<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130</id><updated>2012-02-13T11:36:17.740+07:00</updated><category term='Ranah Masisir'/><category term='Puisi'/><category term='Sejarah'/><category term='Akhlak'/><category term='Opini'/><category term='Sotosop Editing'/><category term='Celotehan'/><category term='Essay'/><category term='Tulisan'/><category term='Hukum'/><category term='Pendidikan'/><category term='Ranah minang'/><category term='Resensi'/><category term='Akidah'/><category term='Al-Azhar'/><category term='Fun'/><category term='Pengetahuan Islam'/><category term='Share of Life'/><category term='Pelajar Islam Indonesia'/><category term='Mesir'/><category term='Catatan Perjalanan'/><category term='Manajemen Diri'/><category term='Tes Psikologi dan Logika'/><category term='Indonesia'/><category term='Syari&apos;ah'/><category term='Politik'/><category term='Hikmah'/><category term='Biografi'/><category term='Sosial'/><category term='Cerpen'/><category term='Jurnal'/><category term='Info Menarik'/><category term='Berita'/><category term='Logika'/><category term='Sastra'/><title type='text'>Celoteh Zamzami Saleh</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>387</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-6680122401513391560</id><published>2012-02-10T01:46:00.002+07:00</published><updated>2012-02-10T01:51:45.821+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fun'/><title type='text'>Tiga wajah satu rupa di tiga negara</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-oOSp27wjdP4/TzQUrljJhxI/AAAAAAAAAyc/c4_tNVVuX4w/s1600/mirip.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 506px; height: 301px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-oOSp27wjdP4/TzQUrljJhxI/AAAAAAAAAyc/c4_tNVVuX4w/s400/mirip.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5707209366831728402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;
Tiga orang yang berwajah serupa
di Tiga Negara

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Indonesia - Mesir - Korea&lt;/span&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;

&lt;span class="dropcap1"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-6680122401513391560?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/6680122401513391560/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/02/tiga-wajah-satu-rupa-di-tiga-negara.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/6680122401513391560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/6680122401513391560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/02/tiga-wajah-satu-rupa-di-tiga-negara.html' title='Tiga wajah satu rupa di tiga negara'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-oOSp27wjdP4/TzQUrljJhxI/AAAAAAAAAyc/c4_tNVVuX4w/s72-c/mirip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3598310245656064383</id><published>2012-02-09T02:48:00.001+07:00</published><updated>2012-02-09T02:48:47.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi'/><title type='text'>Memahami Akar Perbedaan</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mtl fbDocument"&gt;&lt;p&gt;Judul Buku                           = Al-Inshof fi Bayani Asbab Al-Khilaf&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengarang                           = Waliyulloh Ad-Dihlawi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumlah halaman                   = 104 + cover&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cetakan                               = Pertama , 1431 H / 2010 M&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerbit                               = Dar An-nafais , Beirut , Lebanon&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Resensator                          = Uda Zami&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbedaan adalah salah satu sunnatullah yang harus kita pahami dalam  hidup di dunia ini.Semenjak kita lahir , kita telah berada dengan  memegang identitas dalam sekat perbedaan , apakah itu perbedaan bangsa ,  rasa , suku , agama , Negara ,dan lain-lain.Namun perbedaan tidaklah  bermakna perpecahan , justru perbedaan meniscayakan keaneka ragaman yang  membuat hidup menjadi lebih indah dan bermakna dalam rumpun persatuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam islam , kita mengenal mazhab-mazhab dan firqoh-firqoh yang  berbeda satu dengan yang lainnya.Dalam mazhab fiqhiyah kita mengenal 4  mazhab besar yang bertahan dari dulu hingga sekarang.Ada Mazhab Hanafi ,  Maliki , Syafi’I dan Hanbali.Masing-masing mazhab berbeda dalam cara  penetapan sebuah hukum dengan mazhab lainnya , walau perbedaan ini  sifatnya Furu’iyah , bukan perbedaan asasi.Perbedaan cara penetapan  hukum ini berimplikasi terhadap berbedanya hukum serta konsekuensi yang  ditimbulkan.Namun sayang perbedaan ini seringkali diikuti dengan sikap  fanatik buta antara satu pengikut mazhab dengan mazhab lainnya hingga  persatuan dan ukhuwah islam pun seringkali menjadi korban.Tak heran  kalau Syekh Muhammad Abduh menggolongkan fanatisme mazhab sebagai salah  satu penyebab utama mundurnya islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu cara untuk meminimalisir fanatisme mazhab adalah dengan  cara memahami akar perbedaan pendapat itu sendiri.Sehingga kemudian para  penganut mazhab bisa memahami kenapa ia berbeda dengan mazhab yang lain  dan bahwa pendapat selain mazhab dia pun juga memiliki kebenaran  sebagaimana mazhab yang ia ikuti.Pengetahuan dan pemahaman yang utuh  terhadap akar perbedaan para ulama mazhab akan membawa para penganut  mazhab untuk lebih toleran terhadap penganut mazhab lain sehingga  ukhuwah islamiyah pun tetap terjaga.Hal inilah yang kemudian  menginspirasi Syah Waliyulloh ad-Dihlawi untuk menulis sebuah risalah  berjudul “ Al-Inshof fi bayani Asbab al-Khilaf “ , sebuah buku kecil  yang menjelaskan sebab munculnya mazhab-mazhab fiqhiyah dalam islam  serta bagaimana seharusnya sikap seorang muslim dalam menyikapi  perbedaan mazhab tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syekh Ahmad bin Abdurrahim yang lebih dikenal dengan Syah Waliyulloh  ad-Dihlawi dilahirkan di Fulat sebuah daerah di dekat Delhi , India,  pada bulan Rabi’ul Awal 1114 H / 1702 M.Dan wafat pada bulan Muharram  1176 H / 1763 M pada usia 61 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beliau dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang agamis dan sangat  termasyhur dalam bidang keilmuan.Ayahnya adalah seorang ulama besar  dalam bidang fiqh dan sufi.Ia hidup dalam keluarga yang memiliki tradisi  keilmuan dan dakwah sampai hari ini.Dan Syah Waliyulloh ad-Dihlawi  dalam kitabnya “ Al-Imdad fi Ma’tsar al-Ajdad “ pernah berkata bahwa  nasabnya sampai ke Sayyidina Umar bin al-Khattab Ra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beliau hidup dalam kondisi dimana kebodohan dan fanatisme merajalela ,  jihad sudah mulai ditinggalkan , kezaliman didiamkan serta para  penguasa dan rakyat yang berada dalam kerusakan.Kondisi inilah yang  mendasari Syah ad-Dihlawi untuk lebih mengkonsentrasikan perjuangannya  dalam hal menghidupkan kembali ruh perjuangan islam dalam setiap  karyanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut beliau  penyebab utamanya terbelakangnya umat islam di  kawasan india adalah Bid’ah , hingga kondisi ini harus segera diobati  secepatnya.Maka beliau pun mulai berjuang untuk membersihkan ajaran  islam dari bid’ah dan penyembahan terhadap berhala yang masuk ke islam  sebagai implikasi dari kebiasaan penduduk india yang menyembah berhala  dalam kurun waktu yang lama.Langkah awal yang beliau lakukan adalah  menterjemahkan Al-qur’an ke bahasa farsi , serta dakwah-dakwah islam  lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syah Waliyulloh ad-Dihlawi merupakan ulama yang lumayan produktif  dalam menulis. Tercatat puluhan kitab dalam berbagai disiplin ilmu.Namun  yang termasyhur adalah karangan beliau yang berjudul “ Hujjatullah  al-Balighah “ dimana beliau mengungkap rahasia-rahasia Syariat Islam  serta dasar-dasar falsafah islam.Kitab ini sangat kuat dan kental nuansa  ilmiah dan pemikirannya karena menggabungkan kekuatan hujjah Naql dan  Aql.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buku ini terdiri 5 bab ditambah dengan 2 buah catatan di  akhirnya.Pada Bab pertama , Syah ad-Dihlawi mengungkap sebab-sebab  perbedaan pendapat para Sahabat Dan tabi’in dalam masalah Furu’.Di Awal  bab , beliau menyebutkan bahwa Perbedaan pendapat para Sahabat baru  muncul setelah wafatnya Rasulullah.Pada waktu itu Fiqh belum lah menjadi  sebuah disiplin ilmu yang terstruktur seperti sekarang.Dulu setiap ada  masalah , para sahabat akan bertanya kepada khalifah dan para sahabat  lain yang sangat masyhur keilmuannya.Waktu itu , semua ilmu agama ada  dalam setiap hafalan di dada para sahabat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan muncul dalam memahami hadist Rasulullah.Misalnya ketika ada  sebuah hadist menggunakan lafaz perintah , maka sebagian sahabat ada  yang memahaminya sebagai perintah wajib , sebagian lagi ada yang  memahaminya sebagai sunnat dan ada yang memahaminya sebagai mubah.Belum  lagi ketika ada yang memahami hukumnya sebagai nasikh atau mansukh.Nah  dari sinilah awal mula terjadinya perbedaan pendapat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian , beberapa diantara sahabat pun berpencar-pencar ke beberapa  daerah untuk menyebarkan islam.Dan mereka pun menjadi orang yang  memberi fatwa dalam setiap masalah yang didatangkan padanya.Ketika  datang sebuah pertanyaan , mereka pun menjawabnya sesuai dengan hafalan  dan pemahaman mereka.Dan ketika mereka tidak menemukan jawabannya dalam  Al-qur’an dan Hadist , mereka pun berijtihad sesuai dengan kemampuan  mereka dengan cara menggali dan menangkap hikmah-hikmah yang terpendam  dari setiap nash-nash al-qur’an dan Sunnah.Dari sinilah perbedaan  pendapat tersebut mulai jelas terlihat dimana setiap daerah yang dihuni  oleh sahabat berbeda satu dengan lainnya.Pada bab ini , Syah Ad-Dihlawi  mengungkapkan sekitar tujuh buah wilayah perbedaan yang terjadi antara  satu daerah dengan daerah lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bab kedua , Syah Ad-Dihlawi  membahas tentang sebab perbedaan  mazhab para Fuqaha’.Seperti kita ketahui bersama bahwa perbedaan mazhab  tak lain adalah implikasi dari perbedaan pendapat para sahabat dan  tabi’in di masing-masing daerah.Setiap daerah mempunyai ciri khas  masing-masing , dan waktu itu belum ada pengumpulan hadist dan hukum  dari seluruh daerah yang ada.Maka ketika di sebuah daerah terdapat  seorang Sahabat dan tabi’in , maka penduduk setempat lebih memilih hukum  dan hadits yang dikeluarkan oleh Sahabat dan tabi’in tersebut ketimbang  sahabat dan tabi’in di daerah lain.Maka pendapat tabi’in seperti Said  bin Musayyab , lebih dipakai oleh penduduk mekah. Pendapat Atho’ bin  yasar , Qasim , Zuhri dan semisal mereka lebih dipakai oleh penduduk  madinah.Pendapat Syuraih , Sya’bi , Ibrahim lebih dipakai oleh penduduk  Kufah.Implikasi dari pemilihan tersebut menjadi sebab utama munculnya  mazhab Fiqh dalam Islam.Seperti Imam Abu Hanifah yang memakai pendapat  Ibrahim An-Nakh’i ,&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab lain yang mendasari perbedaan mazhab adalah metode pengambilan  hukum serta kaedah-kaedah hukum yang muncul lewat proses ijtihad para  ulama mazhab tersebut.Hal ini dijelaskan dengan sangat gamblang oleh  Syah Ad-Dihlawi pada bab dua ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Bab ketiga , masalah fokus pada perbedaan pendapat antara Mazhab  Ahlil Hadits dan Ahlul Ra’yi.Seperti diketahui bahwa dulu terdapat dua  madrasah besar yaitu Madrasah Ahlul Hadits di Madinah dan Ahli Ra’yi di  Basrah.Salah sebabnya adalah  karena Madinah merupakan pusat peradaban  Islam dan disana masih banyak terdapat para penghafal hadits sehingga  jarang sekali berijtihad.Adapun di Basrah , para penghafal hadits  tidaklah begitu banyak , sehingga ketika ada sebuah masalah dan tidak  ada keterangan dari Hadist yang dihafal oleh para Sahabat dan Tabi’in ,  maka mereka akan berijtihad.Disamping itu , pada masa tersebut ,  pemalsuan hadist sudah mulai terjadi sehingga mereka sangat ketat dalam  menyeleksi keotentikan sebuah hadits.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bab keempat , Syah Ad-Dihlawi lebih fokus kepada perbedaan yang  terjadi di dalam satu mazhab , dan mulai adanya pengelompokan Mujtahid  kepada Mujtahid Mustaqil , Mujtahid Mutlaq , Mujtahid Mazhab dan  lain-lain.Bermazhab bukan berarti lantas taqlid.Bahkan ketika para  pemegang mazhab telah mempunyai kemampuan dalam berijtihad , maka mereka  akan berijtihad.Maka kita temukan banyak sekali mujtahid yang berbeda  ijtihad dengan ijtihad imam Mazhabnya.Seperti Abu yusuf , Muhammad bin  Hasan dan Zafar di mazhab Hanafi , Ibn Abdil Barr dan Ibnul Arabi di  mazhab Syafi’i , Imam Bukhori dan  At-Thobari dalam Mazhab Syafi’i serta  Ibn Taymiyah dalam Mazhab Hanbali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bab kelima , Syah Ad-Dihlawi menceritakan secara singkat kondisi  Umat Islam Paska Kurun keempat dimana mazhab sangat berkembang namun  menimbulkan efek Fanatik yang berlebihan dalam diri penganutnya.Kondisi  ini tak jarang menimbulkan konflik yang melemahkan islam dari dalam ,  sehingga pengtahuan yang utuh terhadap sebab timbulnya perbedaan adalah  hal yang mesti diketahui oleh setiap Muslim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Akhir Buku , Syah Ad-Dihlawi menceritakan kondisi dan implikasi  taklid serta fanatisme buta terhadap mazhab.Bagaimana dulu para Imam  Mazhab selalu mewanta-wanti murid-muridnya untuk tidak fanatik kepada  pendapat mereka.Di Bab ini , Syah ad-Dihlawi meriwayatkan beberapa kisah  yang dialami oleh para Imam Mazhab dimana mereka beramal dengan  pendapat mazhab lain.Bermazhab semestinya memudahkan Muslim untuk  beribadah , namun ketika itu disertai dengan kefanatikan makan akan  menggoncang kesatuan dan ukhuwah umat islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelebihan buku ini adalah , logika dan alur penulisan buku ditulis  secara runut , sehingga memudahkan kita untuk  memahami inti dari  persoalan yang ditulis oleh pengarang yaitu bagaimana kita bisa insyaf  serta memahami perbedaan pendapat ini seutuhnya.Selain itu , buku ini  juga disertai beberapa penjelasan tentang sanad dan derajat sebuah  hadits yang dipakai sebagai dalil maupun contoh.Tak ketinggalan  referensi yang beliau tuliskan dalam catatan kaki sehingga memudahkan  pembaca untuk merujuk dan men-cek kebenarannya.Apalagi dengan fakta  bahwa buku ini telah dibaca dan dikasih pujian oleh seorang Ulama besar  asal Syria , Syekh Abdul Fattah Abu Guddah, sehingga menjadikan buku ini  sangat penting dibaca oleh Umat muslim dalam upaya memahami dan  menghargai perbedaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sayangnya , ada beberapa riwayat dan hikayat yang dibawakan oleh  Pengarang namun tidak disertai sumber sehingga kita mungkin harus  mempertanyakan lagi status keotentikannya , seperti kisah Imam Syafi;i  yang tidak Qunut Subuh karena menghormati Imam Abu Hanifah dan beberapa  hikayat lainnya.Namun demikian , kekurangan ini tidaklah menjadikan  nilai buku ini menjadi kurang.Sungguh , untuk sebuah buku yang bisa  memberikan kita penjelasan sederhana namun lengkap tentang perbedaan  dalam masalah furu’iyah islam , buku ini sangat luar biasa.Sangat  direkomendasikan kepada umat muslim untuk membacanya.Buku ini bisa  didapatkan di Toko Buku Darus Salam dengan harga 7 Pound Mesir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wallahu A’lam&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3598310245656064383?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3598310245656064383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/02/memahami-akar-perbedaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3598310245656064383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3598310245656064383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/02/memahami-akar-perbedaan.html' title='Memahami Akar Perbedaan'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-5901204546193982962</id><published>2012-02-08T22:04:00.008+07:00</published><updated>2012-02-08T23:07:19.592+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Jalan-Jalan | Bab 2 - Demo &amp; Cairo International Book Fair</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-R8-W16Ovavc/TzKYSiqpmdI/AAAAAAAAAyA/PPQKquLp970/s1600/a22.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-R8-W16Ovavc/TzKYSiqpmdI/AAAAAAAAAyA/PPQKquLp970/s400/a22.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706791122142599634" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-YcXLosuz9dc/TzKYSfg4LUI/AAAAAAAAAx4/QVGWUXnx66g/s1600/a21.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-YcXLosuz9dc/TzKYSfg4LUI/AAAAAAAAAx4/QVGWUXnx66g/s400/a21.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706791121296305474" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Ct7Mvzhj-AI/TzKYSv4WQJI/AAAAAAAAAyM/D4nXtFBndfk/s1600/a23.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Ct7Mvzhj-AI/TzKYSv4WQJI/AAAAAAAAAyM/D4nXtFBndfk/s400/a23.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706791125689712786" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pJEtGvQpcl0/TzKXg9FM20I/AAAAAAAAAxc/B1fRS0ihhdE/s1600/a19.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-pJEtGvQpcl0/TzKXg9FM20I/AAAAAAAAAxc/B1fRS0ihhdE/s400/a19.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706790270239824706" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-h2YWv1IZmCg/TzKXgXwLcgI/AAAAAAAAAxU/LRqVQKvhPsE/s1600/a18.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-h2YWv1IZmCg/TzKXgXwLcgI/AAAAAAAAAxU/LRqVQKvhPsE/s400/a18.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706790260219539970" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FKq7XU9v_W0/TzKXgDvTZ_I/AAAAAAAAAxI/C3SLlyb780Q/s1600/a17.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-FKq7XU9v_W0/TzKXgDvTZ_I/AAAAAAAAAxI/C3SLlyb780Q/s400/a17.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706790254847158258" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ecJp4lB2-M0/TzKXf8N1hzI/AAAAAAAAAw8/7mJq1UDbRy8/s1600/a16.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ecJp4lB2-M0/TzKXf8N1hzI/AAAAAAAAAw8/7mJq1UDbRy8/s400/a16.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706790252827739954" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3IlIeXGEvpI/TzKXhH_ByYI/AAAAAAAAAxs/U2wlaJ_w4lE/s1600/a20.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-3IlIeXGEvpI/TzKXhH_ByYI/AAAAAAAAAxs/U2wlaJ_w4lE/s400/a20.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706790273166723458" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/--e86y-phC6I/TzKRdlbnYJI/AAAAAAAAAwk/f86tikOxWug/s1600/a14.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/--e86y-phC6I/TzKRdlbnYJI/AAAAAAAAAwk/f86tikOxWug/s400/a14.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706783615282012306" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ijRhYJ7DZIc/TzKRdCaWlNI/AAAAAAAAAwc/q46mxIxiXiI/s1600/a13.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ijRhYJ7DZIc/TzKRdCaWlNI/AAAAAAAAAwc/q46mxIxiXiI/s400/a13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706783605881476306" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-VbQD_LgVxr4/TzKRcoCrFJI/AAAAAAAAAwM/CajUN_fM8Xg/s1600/a12.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-VbQD_LgVxr4/TzKRcoCrFJI/AAAAAAAAAwM/CajUN_fM8Xg/s400/a12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706783598802834578" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-11j8gtWoo0k/TzKRciiDcOI/AAAAAAAAAwA/UNx3oTjY_cU/s1600/a11.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-11j8gtWoo0k/TzKRciiDcOI/AAAAAAAAAwA/UNx3oTjY_cU/s400/a11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706783597323841762" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-WraaN4LDCIs/TzKRd1t23NI/AAAAAAAAAws/zeZuLQ0kTlU/s1600/a15.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-WraaN4LDCIs/TzKRd1t23NI/AAAAAAAAAws/zeZuLQ0kTlU/s400/a15.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706783619653491922" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-DJ3vngnT3jY/TzKQt4EMK9I/AAAAAAAAAvs/P_J7k53p9YY/s1600/a9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-DJ3vngnT3jY/TzKQt4EMK9I/AAAAAAAAAvs/P_J7k53p9YY/s400/a9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706782795650313170" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-H44fDrNMA0Y/TzKQtZi75sI/AAAAAAAAAvc/SFJBCZaVLB8/s1600/a8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-H44fDrNMA0Y/TzKQtZi75sI/AAAAAAAAAvc/SFJBCZaVLB8/s400/a8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706782787457771202" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-2qJ1zUACPBM/TzKQtFrIpUI/AAAAAAAAAvQ/Khor7lBtLww/s1600/a7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-2qJ1zUACPBM/TzKQtFrIpUI/AAAAAAAAAvQ/Khor7lBtLww/s400/a7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706782782123451714" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-0kpZdEUWw8s/TzKQs73EFvI/AAAAAAAAAvE/J55nVndZlaI/s1600/a6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-0kpZdEUWw8s/TzKQs73EFvI/AAAAAAAAAvE/J55nVndZlaI/s400/a6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706782779489130226" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Uki7Kl_4sDk/TzKQuQInV6I/AAAAAAAAAv0/SnPFTw7MN5A/s1600/a10.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Uki7Kl_4sDk/TzKQuQInV6I/AAAAAAAAAv0/SnPFTw7MN5A/s400/a10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706782802111322018" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-cQR-9kWxTNI/TzKP20ZsTCI/AAAAAAAAAus/iLWTghapDls/s1600/a4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 600px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-cQR-9kWxTNI/TzKP20ZsTCI/AAAAAAAAAus/iLWTghapDls/s400/a4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706781849773952034" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GE74Jh9c-cY/TzKP2eJfl5I/AAAAAAAAAug/qBFqXDLpHgs/s1600/a3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 600px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-GE74Jh9c-cY/TzKP2eJfl5I/AAAAAAAAAug/qBFqXDLpHgs/s400/a3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706781843800430482" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-VnZCfztFA6E/TzKP2IQhZ2I/AAAAAAAAAuQ/2T01PjtiZhI/s1600/a2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-VnZCfztFA6E/TzKP2IQhZ2I/AAAAAAAAAuQ/2T01PjtiZhI/s400/a2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706781837924329314" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-eAe5ZOpZMPM/TzKP1wHrBiI/AAAAAAAAAuI/ruRqkyPsrB8/s1600/a1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 600px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-eAe5ZOpZMPM/TzKP1wHrBiI/AAAAAAAAAuI/ruRqkyPsrB8/s400/a1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706781831444760098" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-iW0EDwVHoGI/TzKP3VJWU_I/AAAAAAAAAu4/XiR6GWANMaM/s1600/a5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 301px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-iW0EDwVHoGI/TzKP3VJWU_I/AAAAAAAAAu4/XiR6GWANMaM/s400/a5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706781858563773426" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-5901204546193982962?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/5901204546193982962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/02/jalan-jalan-bab-1-demo-cairo.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5901204546193982962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5901204546193982962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/02/jalan-jalan-bab-1-demo-cairo.html' title='Jalan-Jalan | Bab 2 - Demo &amp; Cairo International Book Fair'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-R8-W16Ovavc/TzKYSiqpmdI/AAAAAAAAAyA/PPQKquLp970/s72-c/a22.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-8845879574829702197</id><published>2012-01-28T12:08:00.006+07:00</published><updated>2012-01-28T12:45:56.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Jalan-Jalan | Bab 1 - Ziarah Makam</title><content type='html'>Mesir adalah negara yang telah melewati berbagai macam peradaban.Di Sejarah SMP dan SMA , kita pernah mengenal Mesir Peradaban Kuno , Peradaban Modern dan Mesir dengan Peradaban Islam.Setiap peradaban ini , masih menyisakan bukti2 sejarah yang alhamdulillah sampai sekarang masih bisa kita lihat di Mesir.Peradaban Kuno dan modern  kita kenal dengan salah satu buktinya adalah Piramid dan Sphinx - sayangnya setelah hampir 3 tahun di mesir , saya masih belum sempat kesana , mahal :'( - namun untuk peradaban islam , alhamdulillah sangat mudah di temui dan tentu saja tidak butuh biaya besar *hela nafas panjang*
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Nah pada hari kamis kemaren , saya bersama dua orang teman asal pekanbaru dan palembang berkesempatan mengunjungi alias ziarah ke makam beberapa sahabat Rasulullah , Ahlul Bait dan ulama islam.Lokasi ziarah saya adalah daerah Kairo Lama.Dahulu daerah ini adalah pusat peradaban islam , namun hari ini daerah ini sudha menjadi pinggiran kota yang kotor.Walaupun demikian , tidak mengurangi semangat untuk menziarahi makam2 tersebut.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Dan dibawah ini adalah hasil2 perjalanan 
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
WARNING !!! HARAP TIDAK MUNTAH MELIHAT POSE MAKHLUK BERAMBUT GONDRONG DALAM FOTO YAH 
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-CVzNAwyV1u4/TyOGPkfyvKI/AAAAAAAAAt8/1vrrIkR9WQo/s1600/21.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 265px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-CVzNAwyV1u4/TyOGPkfyvKI/AAAAAAAAAt8/1vrrIkR9WQo/s400/21.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702549155234364578" /&gt;Masjid Amr Bin Ash , Mesjid Pertama di Mesir&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pZYZkt5koKQ/TyOGBtlU3qI/AAAAAAAAAtk/gC9ZI8ZJacw/s1600/19.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 600px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-pZYZkt5koKQ/TyOGBtlU3qI/AAAAAAAAAtk/gC9ZI8ZJacw/s400/19.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702548917155323554" /&gt;Mesjid Sayyidah Aisyah , Ahlul Bait&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-WIQG3lS6njc/TyOGBVauNbI/AAAAAAAAAtY/TRyW7dWagQI/s1600/18.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-WIQG3lS6njc/TyOGBVauNbI/AAAAAAAAAtY/TRyW7dWagQI/s400/18.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702548910668395954" /&gt;Kawasan Kairo Lama , dahulu ini adalah KOTA bagi peradaban dinasti Islam&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DvjDsgZ6400/TyOGAyCA5oI/AAAAAAAAAtM/0VIg3HZlhPg/s1600/17.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-DvjDsgZ6400/TyOGAyCA5oI/AAAAAAAAAtM/0VIg3HZlhPg/s400/17.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702548901169522306" /&gt;Makam Imam Waqi' , guru Imam Syafi'i &lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-rw4tZ9gVlu0/TyOGAgYSyqI/AAAAAAAAAtA/TsBVkwV_Y28/s1600/16.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 600px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-rw4tZ9gVlu0/TyOGAgYSyqI/AAAAAAAAAtA/TsBVkwV_Y28/s400/16.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702548896431131298" /&gt;Di depan Makam Sayyidah Fatimah Al-Ayna' , Ahlul Bait&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-0sMa3xDtd0I/TyOGB7VPymI/AAAAAAAAAtw/CbD0-ahmzlM/s1600/20.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-0sMa3xDtd0I/TyOGB7VPymI/AAAAAAAAAtw/CbD0-ahmzlM/s400/20.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702548920845978210" /&gt;Di Depan Makam Sayyidah Aisyah , Ahlul Bait&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-03bImpuxFNw/TyOFHARoNPI/AAAAAAAAAso/Wy6pQdeXwcc/s1600/14.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-03bImpuxFNw/TyOFHARoNPI/AAAAAAAAAso/Wy6pQdeXwcc/s400/14.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547908560696562" /&gt;Di Depan Makam Ummu Kaltsum , Ahlul Bait&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0tlSHOWxXmQ/TyOFGlZpSUI/AAAAAAAAAsc/FmhXEY85z-0/s1600/13.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-0tlSHOWxXmQ/TyOFGlZpSUI/AAAAAAAAAsc/FmhXEY85z-0/s400/13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547901346564418" /&gt;Di Depan makam Sahabat Abu Dzar Al-Ghifari Radiyallahu 'anhu *menurut riwayat yang syadz&lt;/a&gt;


&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qHEV1EwnkKk/TyOFGBz2msI/AAAAAAAAAsQ/eRTWUX24iRk/s1600/12.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qHEV1EwnkKk/TyOFGBz2msI/AAAAAAAAAsQ/eRTWUX24iRk/s400/12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547891792812738" /&gt;Di Depan Makam Rabi'ah Al-Adawiyah dan Dzun Nun Al Mashri&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-wegQ6uxxN3A/TyOFF5tJi-I/AAAAAAAAAsE/InFHk9mxvnk/s1600/11.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-wegQ6uxxN3A/TyOFF5tJi-I/AAAAAAAAAsE/InFHk9mxvnk
/s400/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547889617210338" /&gt;Masjid dan Makam Sahabat Uqbah bin Amir Al-Juhani Rodiyallahu anhu&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-S9zKi5gvoKo/TyOFHt-YZoI/AAAAAAAAAs0/YdnUg7S5JLI/s1600/15.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-S9zKi5gvoKo/TyOFHt-YZoI/AAAAAAAAAs0/YdnUg7S5JLI/s400/15.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547920827999874" /&gt;Makam Ummu Kaltsum , Ahlul Bait&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-xYXgbtH5KNw/TyOEb4j9VEI/AAAAAAAAArw/poR55YHEmqw/s1600/9.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-xYXgbtH5KNw/TyOEb4j9VEI/AAAAAAAAArw/poR55YHEmqw/s400/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547167755719746" /&gt;Di Lokasi Makam Ibn Hajar Al-Asqolani&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--IWjwUOrZuE/TyOEbpwbxpI/AAAAAAAAArg/qF142Das_tg/s1600/8.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/--IWjwUOrZuE/TyOEbpwbxpI/AAAAAAAAArg/qF142Das_tg/s400/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547163781514898" /&gt;Makam Syaikhul Islam , Amirul mu'minin fil Hadits , Ibn Hajar Al-Asqolani , Pen-Syarah Shohih Bukhori &lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-K_O7mObUIag/TyOEa8n7rEI/AAAAAAAAArY/7IcsLS-ZEfc/s1600/7.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-K_O7mObUIag/TyOEa8n7rEI/AAAAAAAAArY/7IcsLS-ZEfc/s400/7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547151666261058" /&gt;Masjid Imam Laits bin Sa'ad ,salah seorang mujtahid mutlak pendiri mazhab Al-Laitsi&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3t8xLlTmqHU/TyOEaqUvLKI/AAAAAAAAArI/Qf2pvVNKJBg/s1600/6.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3t8xLlTmqHU/TyOEaqUvLKI/AAAAAAAAArI/Qf2pvVNKJBg/s400/6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547146753911970" /&gt;Makam Imam Laits bin Saad&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-AjugNcLw7oY/TyOEce3yPgI/AAAAAAAAAr4/ERaVdhIMM0E/s1600/10.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-AjugNcLw7oY/TyOEce3yPgI/AAAAAAAAAr4/ERaVdhIMM0E/s400/10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702547178039426562" /&gt;Makam Ibn Hajar Al-Asqolani&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ZKbrlLN6rGg/TyODoc-Lb6I/AAAAAAAAAq0/2H-066fTcbQ/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ZKbrlLN6rGg/TyODoc-Lb6I/AAAAAAAAAq0/2H-066fTcbQ/s400/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702546284176175010" /&gt;Masjid Imam Syafi'i&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--prbn_gohp8/TyODn9xTxaI/AAAAAAAAAqk/RTErPNjq-p0/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/--prbn_gohp8/TyODn9xTxaI/AAAAAAAAAqk/RTErPNjq-p0/s400/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702546275800696226" /&gt;Makam Imam Syafi'i&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-sdvnR-63zJ8/TyODnsW1-GI/AAAAAAAAAqU/48lRCLuSsEk/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-sdvnR-63zJ8/TyODnsW1-GI/AAAAAAAAAqU/48lRCLuSsEk/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702546271126288482" /&gt;Makam Imam Syafi'i&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-3yLIX4jOvqc/TyODnRPezDI/AAAAAAAAAqM/bEAVWJDJwQc/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-3yLIX4jOvqc/TyODnRPezDI/AAAAAAAAAqM/bEAVWJDJwQc/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702546263847652402" /&gt;Makam Imam Syafi'i&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-HeDJWASzzuo/TyODo5GczxI/AAAAAAAAAq8/dzPPeEi5Dbo/s1600/5.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-HeDJWASzzuo/TyODo5GczxI/AAAAAAAAAq8/dzPPeEi5Dbo/s400/5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702546291727060754" /&gt;Masjid Imam Syafi'i&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


&lt;span class="dropcap1"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-8845879574829702197?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/8845879574829702197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/jalan-jalan-bab-1-ziarah-makam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8845879574829702197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8845879574829702197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/jalan-jalan-bab-1-ziarah-makam.html' title='Jalan-Jalan | Bab 1 - Ziarah Makam'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-CVzNAwyV1u4/TyOGPkfyvKI/AAAAAAAAAt8/1vrrIkR9WQo/s72-c/21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-2558335335605119615</id><published>2012-01-25T19:41:00.009+07:00</published><updated>2012-01-25T20:20:27.690+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Menengok Kampus Universitas Al-Azhar</title><content type='html'>Alhamdulillah UJIAN SELESAAAAAAAAIIIIIII ^_^ *nangis haru*.Setelah sekian lamanya menahan nafsu untuk &lt;strike&gt;nonton one piece&lt;/strike&gt; ngeblog karena sibuk mempersiapkan diri buat ujian term 1 di kuliah , hari ini bisa posting lagi.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
oke..oke..oke.. Mengingat saya yang masih amnesia tingkat rw terhadap blog *lha ini ngapain* , maka postingan pertama paska ujian ini saya isi dengan beberapa foto kampus universitas tertua di Dunia yaitu Universitas Al-Azhar di Kairo Mesir.Foto-foto ini saya &lt;strike&gt;curi&lt;/strike&gt; ambil dengan kamera henpon saya yang tidak sebagus kamera &lt;strike&gt;DLLAJ&lt;/strike&gt; DLSR kayak teman-teman jadi mohon maaf apabila ada kesalahan pada penulisan nama dan gelar #eh.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Sedikit cerita , foto-foto dalam galery ini adalah komplek kampus utama Universitas Al-Azhar yang berada di wilayah Nasr City [ yang udah baca AAC sama KCB pasti sudah pernah mendengar nama daerah ini ].Al-Azhar sendiri mempunyai cabang hampir di seluruh provinsi di Mesir.Nah , Di Kairo , selain komplek kampus ini , masih ada lagi komplek kampus dua di daerah Darasah / Maydan Husein *fotonya nanti menyusul ya.Nah kampus dua inilah sebenarnya kampus Asal Al-Azhar , namun mengingat mahasiswa yang semakin banyak akhirnya di &lt;strike&gt;evakuasi&lt;/strike&gt; dipindahkan ke daerah Nasr City.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Saya sendiri ngampus di kampus dua di daerah Darasah , karena di kampus dua ini hanya ada fakultas untuk keagamaan , sedangkan yang di kampus utama kebanyakan untuk jurusan umum.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Berhubung waktu itu saya lagi ada urusan ke kampus utama *periksa darah* akhirnya saya sempatkan untuk memoto-moto kawasan kampus ini.Namun yang saya poto itu tidak sampai setengah dari besar kompleks Universitas mengingat kompleks Al-Azhar luasnya nyaingin Unand alias luas banget.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Oke saudara-saudara , tanpa panjang kata , selamat menikmati.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-oTkoJbPs4Rc/Tx_8la4BAvI/AAAAAAAAAp0/A9uLvpFfRws/s1600/32.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-oTkoJbPs4Rc/Tx_8la4BAvI/AAAAAAAAAp0/A9uLvpFfRws/s400/32.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701553373073965810" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-OBxGclLGtkE/Tx_8lP6cjCI/AAAAAAAAApo/_uIVG92jew0/s1600/31.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-OBxGclLGtkE/Tx_8lP6cjCI/AAAAAAAAApo/_uIVG92jew0/s400/31.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701553370131368994" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-RPNCS4VQ-kU/Tx_8ln5tGLI/AAAAAAAAAqA/sGx2_zm7IHA/s1600/33.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RPNCS4VQ-kU/Tx_8ln5tGLI/AAAAAAAAAqA/sGx2_zm7IHA/s400/33.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701553376570710194" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Lt9baFjzJRs/Tx_75osKjrI/AAAAAAAAApQ/dZVL0cUpTpw/s1600/29.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Lt9baFjzJRs/Tx_75osKjrI/AAAAAAAAApQ/dZVL0cUpTpw/s400/29.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552620868112050" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-JJ1KmOzgepU/Tx_75Xx_u7I/AAAAAAAAApE/kYbe8HRJB2o/s1600/28.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-JJ1KmOzgepU/Tx_75Xx_u7I/AAAAAAAAApE/kYbe8HRJB2o/s400/28.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552616329165746" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-tdTpR9TW_WQ/Tx_75C_IDVI/AAAAAAAAAo4/jD_PgDF_3c8/s1600/27.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-tdTpR9TW_WQ/Tx_75C_IDVI/AAAAAAAAAo4/jD_PgDF_3c8/s400/27.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552610747092306" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cf2RhG5IBMY/Tx_75CX5icI/AAAAAAAAAos/ByI0Xh5kpc8/s1600/26.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cf2RhG5IBMY/Tx_75CX5icI/AAAAAAAAAos/ByI0Xh5kpc8/s400/26.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552610582563266" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-unR4TWptzRE/Tx_76JEGjWI/AAAAAAAAApc/QJ_A3fNfTPU/s1600/30.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-unR4TWptzRE/Tx_76JEGjWI/AAAAAAAAApc/QJ_A3fNfTPU/s400/30.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552629558447458" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-OYDPDiafHYM/Tx_7ZpWxY2I/AAAAAAAAAoU/O1gF-xdAMJI/s1600/24.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-OYDPDiafHYM/Tx_7ZpWxY2I/AAAAAAAAAoU/O1gF-xdAMJI/s400/24.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552071291003746" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gVjEvHizxJs/Tx_7ZQ77xXI/AAAAAAAAAoI/EFYzwQ4sHnE/s1600/23.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-gVjEvHizxJs/Tx_7ZQ77xXI/AAAAAAAAAoI/EFYzwQ4sHnE/s400/23.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552064735987058" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BUWgY6hmhCU/Tx_7Y4qT4wI/AAAAAAAAAoA/URFEZbjLvBM/s1600/22.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BUWgY6hmhCU/Tx_7Y4qT4wI/AAAAAAAAAoA/URFEZbjLvBM/s400/22.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552058219619074" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9vmfn3zROxM/Tx_7Y4PfguI/AAAAAAAAAnw/8kMP2O7odsk/s1600/21.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9vmfn3zROxM/Tx_7Y4PfguI/AAAAAAAAAnw/8kMP2O7odsk/s400/21.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552058107134690" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-tYnk429EscY/Tx_7Z9Em7GI/AAAAAAAAAog/Pwpy8GO22lw/s1600/25.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-tYnk429EscY/Tx_7Z9Em7GI/AAAAAAAAAog/Pwpy8GO22lw/s400/25.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701552076583529570" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-flHTrWYMJJY/Tx_6vI3s7oI/AAAAAAAAAnY/XRAsLLU6ouU/s1600/19.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-flHTrWYMJJY/Tx_6vI3s7oI/AAAAAAAAAnY/XRAsLLU6ouU/s400/19.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701551341016247938" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lMjU63AM9jY/Tx_6ujIsB5I/AAAAAAAAAnM/lghFMjzv8DY/s1600/18.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-lMjU63AM9jY/Tx_6ujIsB5I/AAAAAAAAAnM/lghFMjzv8DY/s400/18.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701551330886944658" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-7lDwjlgyxUY/Tx_6uvxvqBI/AAAAAAAAAm8/zJc4e8hdyAI/s1600/17.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-7lDwjlgyxUY/Tx_6uvxvqBI/AAAAAAAAAm8/zJc4e8hdyAI/s400/17.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701551334280374290" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QyNxWatWp1A/Tx_6udjLcRI/AAAAAAAAAm0/7RAD9UrULQ0/s1600/16.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-QyNxWatWp1A/Tx_6udjLcRI/AAAAAAAAAm0/7RAD9UrULQ0/s400/16.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701551329387442450" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Q6D1IuBsmOY/Tx_6vcYZtJI/AAAAAAAAAno/ugSkkWlFw7c/s1600/20.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Q6D1IuBsmOY/Tx_6vcYZtJI/AAAAAAAAAno/ugSkkWlFw7c/s400/20.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701551346253673618" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3ko__oQQdvk/Tx_6K06R0hI/AAAAAAAAAmc/sY1QSwWzlNM/s1600/14.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-3ko__oQQdvk/Tx_6K06R0hI/AAAAAAAAAmc/sY1QSwWzlNM/s400/14.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550717183054354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3TqOnJDCils/Tx_6KkBHnnI/AAAAAAAAAmQ/tY8gN7vzp18/s1600/13.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3TqOnJDCils/Tx_6KkBHnnI/AAAAAAAAAmQ/tY8gN7vzp18/s400/13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550712648343154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-6Mbg8qRXV6o/Tx_6KXfQKFI/AAAAAAAAAmA/hjoYZk3AcFI/s1600/12.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-6Mbg8qRXV6o/Tx_6KXfQKFI/AAAAAAAAAmA/hjoYZk3AcFI/s400/12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550709285070930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-i0IPHXMYx50/Tx_6KdUKkyI/AAAAAAAAAl4/WvzTZxq1VQw/s1600/11.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-i0IPHXMYx50/Tx_6KdUKkyI/AAAAAAAAAl4/WvzTZxq1VQw/s400/11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550710849180450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-imsdWtXnA0Q/Tx_6LVumcnI/AAAAAAAAAmo/LutMHdw5vYg/s1600/15.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-imsdWtXnA0Q/Tx_6LVumcnI/AAAAAAAAAmo/LutMHdw5vYg/s400/15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550725992444530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-8gDRtBX6LC0/Tx_5wUFeh0I/AAAAAAAAAlg/lEXmN9xrvk8/s1600/9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8gDRtBX6LC0/Tx_5wUFeh0I/AAAAAAAAAlg/lEXmN9xrvk8/s400/9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550261695055682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cwwnpjLIPk4/Tx_5wIbVDHI/AAAAAAAAAlU/u-3-Und6lYo/s1600/8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cwwnpjLIPk4/Tx_5wIbVDHI/AAAAAAAAAlU/u-3-Und6lYo/s400/8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550258565483634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-U3_y6VBvYn0/Tx_5v9A1yfI/AAAAAAAAAlI/AR6ly5daiG8/s1600/7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-U3_y6VBvYn0/Tx_5v9A1yfI/AAAAAAAAAlI/AR6ly5daiG8/s400/7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550255501593074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-CTWTiGAz688/Tx_5vsVgxrI/AAAAAAAAAk8/JDXyd9VXL8s/s1600/6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-CTWTiGAz688/Tx_5vsVgxrI/AAAAAAAAAk8/JDXyd9VXL8s/s400/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550251024893618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Smo5M0B0cjc/Tx_5w5VF0oI/AAAAAAAAAlo/rgZWLywzgbM/s1600/10.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Smo5M0B0cjc/Tx_5w5VF0oI/AAAAAAAAAlo/rgZWLywzgbM/s400/10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701550271692657282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-EHLW2KtAScc/Tx_5KjiDBTI/AAAAAAAAAkk/s23DgMXo0Ic/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-EHLW2KtAScc/Tx_5KjiDBTI/AAAAAAAAAkk/s23DgMXo0Ic/s400/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701549613006390578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_RjlMFEQA3w/Tx_5KDU5-lI/AAAAAAAAAkc/p7d1oX9mNdg/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-_RjlMFEQA3w/Tx_5KDU5-lI/AAAAAAAAAkc/p7d1oX9mNdg/s400/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701549604361337426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xcc0cvEX9NI/Tx_5J8ROEnI/AAAAAAAAAkM/RVi40z8QGpk/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-xcc0cvEX9NI/Tx_5J8ROEnI/AAAAAAAAAkM/RVi40z8QGpk/s400/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701549602466828914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-tGp0Zf9vhmc/Tx_5Jr-vXXI/AAAAAAAAAkA/yRxxvgAxCVM/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-tGp0Zf9vhmc/Tx_5Jr-vXXI/AAAAAAAAAkA/yRxxvgAxCVM/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701549598094351730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-n63pT-Jj0D4/Tx_5K174CnI/AAAAAAAAAks/sgXcrKqXwS0/s1600/5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 600px; height: 450px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-n63pT-Jj0D4/Tx_5K174CnI/AAAAAAAAAks/sgXcrKqXwS0/s400/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701549617946561138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-2558335335605119615?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/2558335335605119615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/menengok-kampus-universitas-al-azhar.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2558335335605119615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2558335335605119615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/menengok-kampus-universitas-al-azhar.html' title='Menengok Kampus Universitas Al-Azhar'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-oTkoJbPs4Rc/Tx_8la4BAvI/AAAAAAAAAp0/A9uLvpFfRws/s72-c/32.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-4367987779178453108</id><published>2012-01-07T13:19:00.000+07:00</published><updated>2012-01-07T13:21:02.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Share of Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Manusia didikan Alam</title><content type='html'>&lt;p&gt;Salah satu profesi yang membuat saya salut sampai hari ini adalah  agen angkutan umum dan penjahat bergelar ‘Calo’.Manusia yang biasa  beroperasi di terminal dan pelabuhan ini , memiliki kecerdasan emosional  yang luar biasa.Agen angkutan , dengan kemampuannya yang ia pelajari  entah dimana , mulai merayu dan meyakinkan penumpang untuk menaiki  angkutan yang ia ageni.Penumpang yang awalnya ragu-ragu untuk memilih  angkutan apa yang cocok ia naiki , pun mulai menimbang-nimbang untuk  mengambil tawaran si agen.Lalu dengan sedikit campuran antara gaya yang  meyakinkan , gerak tubuh yang tenang serta joke-joke yang memberikan  kenyamanan , agen pun berhasil menggaet seorang penumpang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Calo  lebih luar biasa lagi.Bajingan yang biasa menjamur saat-saat musim  mudik dan balik serta libur panjang ini , setingkat lebih hebat dan  cerdas emosinya ketimbang agen angkutan.Dengan moment yang tepat , ia  bisa membuat seorang calon penumpang jatuh dalam kondisi –meminjam  bahasa Andrea Hirata – &lt;em&gt;‘fait accompli&lt;/em&gt;’' ,sebuah kondisi dimana seseorang harus memilih pilihan yang runyam , pilihan yang sesungguhnya tak rela.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kecerdasan  emosi yang dimiliki Calo , bisa kita lihat sendiri dalam  situasi-situasi diatas.Saat mau mudik lebaran misalnya, rasa ingin  segera bertemu keluarga dan sanak family , membuat logika jernih kita  lemah untuk memikirkan sesuatu selain agar segera sampai tujuan.Kondisi  ini kontras dengan pemandangan stasiun kereta, terminal atau pelabuhan  yang dihuni lautan manusia berniat sama.Bayang-bayang kehabisan tiket  atau terjebak dalam waktu yang lama pun mulai menghantui.Saat-saat  dilematis seperti ini , munculah seseorang yang berpakaian rapi bak  pejabat , datang menawarkan ‘solusi’.Sang Calo menawarkan beberapa  ‘Sorga’ yang sangat indah dalam deskripsi , namun sebenarnya tak pernah  diketahui kebenarannya.Namun mau apa lagi , hanya ini satu-satunya  solusi ,pikir kita waktu itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tawar menawar pun mulai  terjadi dengan calo.Yah bajingan ini memang sangat bajingan.Dengan  santainya ia tawarkan harga tiket 4-10 kali lipat dari harga tiket  standar.Jelas kita mulanya menolak mentah-mentah.Lalu dengan sangat  terlatih ,  ia ramu bujukan , simpati , sikap bersahabat , desakan ,  ancaman , lalu sedikit rasa tak acuh dan tak butuh. &lt;em&gt;“Lihatlah  kerumunan antrian tiket itu , mustahil sampai malam nanti akan  selesai.Susah memang mendapatkan tiket hari  ini.Belum lagi kalau nanti  terjebak macet panjang di dermaga ?”.&lt;/em&gt;Kemampuannya dalam merusak  logika calon penumpang memang tiada duanya.Dan setelah beberapa saat  ,  penumpang pun harus memilihnya walau tak rela , namun tak tahu harus  bagaimana lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alam dan makhluk yang  mendiaminya , memang memberikan kita begitu banyak pelajaran.”Alam  takambang jadikan guru” begitu salah satu falsafah hidup yang diajarkan  orang tua kami di Minangkabau.Bergaul dengan alam , lingkungan dan  makhluk-makhluknya, akan mendapatkan banyak pelajaran yang luar  biasa.Kehidupan yang tidak pernah sepi dari orang yang silih berganti  datang dan pergi , akan turut andil dalam pembentukan proses diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sama  seperti Agen dan Calo diatas.Manusia yang dididik langsung oleh Alam  dan lingkungannya yang keras , berjuang untuk mengepulkan asap dapur  agar terus membumbung.Rasa lapar dan butuh , membuat mereka survive  menjalani hidup.Belajar dari kondisi lalu memanfaatkannya untuk  kebutuhan diri.Tempaan lingkungan yang terus dirasakan setiap harinya ,  membuat mereka menjadi kawakan yang luar biasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alam dan  lingkungan serta makhluk-makhluknya, memang mengajarkan kecerdasan  emosional yang nyaris tidak akan kita temui lagi di bangku pendidikan  formal.Bagaimana kita memaknai sebuah proses kehidupan lalu memetik  pelajaran darinya.Setiap jenis kegiatan , setiap bentuk pekerjaan ,  setiap macam kejadian , sebenarnya adalah kuliah yang sedang dipaparkan  ke hadapan kita.Tinggal sikap kita sendiri , apakah akan melewatkannya  tanpa makna , atau memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk  pembentukan emosional diri yang sesungguhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“&lt;em&gt;Kalaulah setiap tempat adalah sekolah , maka setiap orang adalah guru”&lt;/em&gt; , begitu nasehat yang saya dapatkan dari Kanda Bayu Gawtama (&lt;em&gt;salah seorang KB PII , relawan dan penulis Buku Best seller&lt;/em&gt;)  saat beliau berkunjung ke Mesir.Kita bisa memanfaatkan setiap apapun  yang terjadi , menghayatinya dengan dalam , lalu memetik hikmah dan  pelajaran agar menjadi penerang hidup di masa depan.Nyaris tiada satupun  kejadian yang tidak ada hikmah dan pelajarannya.Hanya saja terkadang  ruang logika kita terkukung oleh ego diri hingga tidak mampu untuk  melihat terangnya cahaya hikmah dan pelajaran itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga diri ini bisa selalu belajar dari kehidupan dan memberikan manfa’at buat semua&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Kita  tak akan pernah sepi dari seliweran manusia di hadapan kita.Keberadaan  orang-orang yang berbeda di dekat kita seringkali menjadi penuntun dan  penguji sampai dimana kemampuan kita melewati proses tersebut hingga  menjadi manusia yang seutuhnya.Manusia Profetik , manusia yang memanggul  tugas kenabian , manusia yang bertitel ‘Kholifah fi al-Ardlh’ , semoga  mampu menjalaninya”. (Inspirasi dari status FB salah seorang sahabat)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/314932_1987104883435_1417696182_31674829_1227377643_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;Agen Kapal Pesiar di Tahrir sedang beraksi (1 September 2011)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-4367987779178453108?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/4367987779178453108/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/manusia-didikan-alam.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4367987779178453108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4367987779178453108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/manusia-didikan-alam.html' title='Manusia didikan Alam'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-7725858330036603541</id><published>2012-01-06T12:41:00.000+07:00</published><updated>2012-01-06T12:43:23.401+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>(Tak) Penting Isinya</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Pilih mana , 2 buah jerawat di wajah atau 2 gores luka bakar di area   punggung ? kalau yang ditanya adalah mana yang akan terlebih dahulu   disembuhkan , maka kebanyakan kita mungkin akan memilih untuk   menyembuhkan jerawat ketimbang mengobati luka bakar di   punggung.Alasannya sederhana , jerawat di wajah sangat mengganggu   penampilan, sedangkan luka di punggung masih bisa disembunyikan di balik   pakaian. Ia menjadi lebih penting untuk menyelesaikan urusan yang  kecil  daripada masalah yang lebih besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal , luka  bakar yang tergores di punggung lebih parah dan lebih  terasa  menyakitkan ketimbang 2 buah jerawat di wajah.Namun seringkali ia   terabaikan hanya karena ia terletak di belakang dan tak tampak oleh   orang lain.Padahal luka di punggung berpotensi menyebabkan masalah lain   yang lebih besar , simpel saja ia akan mengganggu kenyamanan tidur kita  ,  dan ini akan merembes ke masalah lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Boleh jadi tak  ada seorang pun yang tahu bahwa kita memiliki luka  cukup parah di balik  pakaian, sebab kita begitu pandai  menyembunyikannya. Bagaimana jika  jerawat di wajah belum hilang? Atau  justru terus bertambah? Mungkin  kita akan sengaja melupakan luka di  punggung meski terus membesar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itu  baru luka kasat mata yang terpinggirkan akibat tertutupi pakaian  dan  teralihkan oleh sesuatu yang kelihatan dari luar.Kemudian bagaimana   pula jika noda, luka, atau masalahnya bukan di tubuh bagian luar? Bukan   di tempat yang masih bisa terlihat kasat mata? Luka yang hanya bisa   dirasa namun tidak bisa diraba. Noda yang hanya bisa disadari dengan   mata hati, yang selalu bertambah setiap kali diri ini melakukan   pelanggaran terhadap nilai-nilai kebenaran? Setiap kali berlaku   menyimpang saat tak seorang pun melihatnya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya  teringat sebuah dialog yang terdapat dalam salah satu komik  kesukaan  saya , Detektif Conan.Salah seorang tokoh bernama Ai Haibara  berkata &lt;em&gt;“Bodoh...  Jangan menilai orang dari luar... Seperti mawar  yang indah yang  memiliki duri, semakin baik orang dilihat dari luar,  semakin perlu kau  ragukan hatinya...”&lt;/em&gt;.Yah mawar yang cantik pun akan kita puja-puja sampai akhirnya kita sadar bahwa durinya telah membuat kita terluka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  akan sering menemukan orang yang tampak tak memiliki masalah ,  namun  sebenarnya ia tengah terlibat dalam masalah yang begitu pelik.Kita  juga  akan banyak menemukan teramat banyak orang yang begitu bersih   penampilan luarnya namun tak peduli kotoran di hatinya.Bahkan kita juga   akan sering mengacuhkan orang yang tak terlihat menarik dari tampilan   luarnya , padahal di dalam dadanya jauh lebih indah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  memang akan cenderung peduli pada penampilan luar yang  sebenarnya tak  selalu mencerminkan kondisi diri seutuhnya.”Kesan pertama  begitu  menggoda ,selanjutnya terserah anda” tagline sebuah iklan parfum  ini  kadang sesuai dengan karakter kita yang cenderung untuk lebih   memperhatikan penampilan luar ketimbang isi didalamnya.Kita sendiri pun   harus mengakui , sering kali kita lebih senang membeli pakaian yang   bagus untuk menutup diri namun terlupa untuk membenahi penampilan   hati.Kita begitu senang bersolek,memoles wajah dengan kosmetik bermerk   namun terlena untuk memoles hati dengan zikir , alpa untuk mengasah   prilaku dengan perbuatan kebajikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suatu  saat , kita akan teringat betapa perihnya luka di punggung  ketika ada  seseorang yang menepuk punggung kita.Disaat itulah kita akan  menyadari  bahwa sakit yang ada di punggung kita begitu luar biasa yang  sayangnya  selama ini kita hiraukan karena lebih mementingkan tampilan  muka.Kita  mungkin akan memekik histeris kesakitan ketika punggung kita  ditepuk ,  dan saat itulah orang akan tahu bahwa kita menyimpan luka  besar di  balik bagusnya pakaian kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;* Renungan  pagi...tampilan muka itu penting , namun memperbaiki diri itu harus dan  mendesak..Memang ada juga benarnya kata pepatah "Dont Judge the Book by  It's Cover" --Jangan timpuk buku , ntar kovernya rusak ^_^&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-7725858330036603541?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/7725858330036603541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/tak-penting-isinya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7725858330036603541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7725858330036603541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/tak-penting-isinya.html' title='(Tak) Penting Isinya'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3496075001792441718</id><published>2012-01-05T21:45:00.000+07:00</published><updated>2012-01-05T21:46:21.905+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Share of Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>(Tak) Sendiri itu Indah</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ada yang pernah mendengar sebuah lagu kacaw berjudul "Jangan Takut"  yang dibawakan oleh sebuah grup band mahasiswa "The Panas Dalam" ?.  Dalam beberapa baitnya , band ini menyebutkan ketakutan-ketakutan 'tak  penting' yang sering dialami manusia.Dengan bait syair yang rada  nyeleneh , lagu tersebut ditutup dengan seuntai kata '&lt;strong&gt;yang mesti kita takuti adalah dibenci dan dijauhi teman.Sepi hidup sendiri'&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada  sebuah episode menarik dari serial anime 'Detektif Conan".Saya sudah  agak lupa episode keberapa , namun yang jelas dalam episode tersebut ada  seorang anak perempuan kecil yang selalu ketakutan ketika melewati  sebuah rumah besar yang memiliki anjing yang selalu menyalak.Hampir  setiap melewati jalan tersebut, anak kecil itu menangis, menggigil  ketakutan lalu lari pontang-panting.Mungkin ada perasaan trauma yang  menghantui anak perempuan kecil itu dengan anjing.Entah karena pernah  dikejar atau digigit , atau mungkin melihat kejadian mengerikan yang  berhubungan dengan anjing.Sayangnya , hanya jalan tersebut yang bisa ia  gunakan menuju sekolah atau rumah teman-temannya sehingga ia tidak punya  pilihan lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga suatu hari , seorang bocah laki-laki  gendut secara tak sengaja melewati daerah itu dan melihatnya sedang  menggigil ketakutan.Laki-laki bocah itu pun mendekatinya dan menemaninya  mengobrol untuk menghilangkan ketakutan terhadap anjing tersebut.Rasa  takut memang tidak sepenuhnya hilang , namun karena ditemani bocah  laki-laki itu -yang ternyata juga takut dengan anjing- perasaan takut  pun berkurang sedikit demi sedikit.Sejak saat itu hampir setiap pergi  dan pulang sekolah , bocah laki-laki dan perempuan itu bersama-sama  melewati rumah besar dengan anjing menyalak tersebut.Karena selalu  berdua , rasa takut itu pun mulai mereda sedikit demi sedikit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya  sendiri pernah mempunyai pengalaman yang hampir mirip dengan kisah  diatas saat saya masih kecil.Ceritanya , ada sebuah rumah yang terletak  di tepi pekuburan yang dihuni oleh seorang pemuda misterius.Orang-orang  sekitar mengenal pemuda itu sedikit gila dan suka menganggangu.Naasnya,  rumah tersebut terletak di antara sekolah dan rumah saya , sehingga mau  tak mau saya harus melewatinya setiap pergi dan pulang sekolah.Saya yang  sudah takut duluan , harus berlari pontang-panting setiap melewati  rumah tersebut.Takut kalau-kalau pemuda itu nongol lalu menangkap dan  menculik saya ^_^.Kalau saya lagi memakai sepeda, sekitar sepuluh meter  sebelum rumah tersebut saya pasti akan mempercepat kayuhan agar melewati  rumah itu secepat dan sesegera mungkin.Hingga suatu hari , saya  menemukan teman akrab yang punya perasaan sama , sama-sama takut dikejar  orang gila.Rasa takut ini pun perlahan mulai mereda karena merasa aman  berdua dengan teman tersebut.Bahkan kami pernah menyambangi rumah  tersebut, hal yang mungkin tidak akan saya atau dia lakukan dalam  keadaan sendirian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berada dalam  kesedihan akan terasa sangat berat ketika harus menjalaninya  sendirian.Merasakan lara sendiri , seolah sepanjang hati berwarna  kelabu.Dingin menusuk ke ulu hati.Namun ketika kita menemukan seseorang  yang mau menyediakan bahunya untuk bersandar , maka perlahan rasa sedih  itu pun mulai berkurang karena terbagi dengan si pemilik bahu.Ketika  menangis tersedu , lalu ada yang datang mengusap bulir-bulir air mata  yang keluar dengan jari atau punggung tangannya.Maka tak lama kemudian ,  buliran air mata itu berganti dengan embun yang teduh dan sejuk membuat  segalanya indah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin bukan hanya perasaan takut dan  sedih.Bahkan saat-saat bahagia kita pun akan terasa hambar jikalau hanya  dinikmati sendiri.Bayangkan saat kita mendapatkan juara atau meraih  nilai kelulusan yang memuaskan , namun hanya dinikmati sendiri.Terasa  ada yang kurang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atau saat kita ulang tahun.Sebagian kita  kerap menunggu telepon atau sekedar SMS dari keluarga dan sahabat yang  mengucapkan " selamat ulang tahun " buat kita.Bayangkan jikalau sampai  larut malamnya tiada satupun yang mengucapkan selamat kepada kita ,  mungkin akan muncul tanya "Kemana semua orang ? atau Lupa ya kalau hari  ini saya ulang tahun ?".&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika kita merasa senang dan  bahagia gara-gara mendapat rezki yang tak disangka-sangka , atau  lamarannya diterima calon istri , mendapatkan bonus di kantor ,  dibelikan hadiah oleh orang tua , memenangkan pertandingan misalnya ,  kita akan mencoba mencari orang lain , apakah itu orang tua ,keluarga  atau teman untuk meluapkan rasa gembira yang sedang kita rasakan.Bahkan  kita terkadang memerlukan orang yang mendengar luapan teriakan histeris  perayaan kesenangan itu.Andai tak seorang pun yang peduli dengan  kegembiraan kita , atau tak ada satupun yang menanggapi bahkan menyadari  betapa bahagianya kita saat itu , lalu membiarkan kita tersenyum-senyum  dan berteriak kegirangan sendirian , terasa ada seuatu yang kurang  dalam kebahagiaan itu&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai  makhluk sosial , kita memang selalu memerlukan orang lain baik dalam  keadaan takut , sedih , kecewa , senang dan bahagia.Kita selalu  mengharapkan orang lain yang mau berlari saat ketakutan , menggigil  bersama saat kedinginan , menangis bersama dalam kesedihan , dan juga  tertawa bersama saat merayakan kemenangan dan kebahagiaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun  yang harus disadari adalah bahwa jika kita tak ingin sendirian dalam  suasana-suasana tersebut , maka sahabat kita pun demikian.Sahabat kita  juga memerlukan orang yang ada dengannya saat dia takut , sedih ,  menangis dan tentunya saat merayakan kebahagiaannya.Jadi sapalah Sahabat  yang sudah lama tak disapa , hubungilah sahabat yang sudah lama tak  dihubungi, temuilah mereka lalu ucapkanlah maaf dan terima kasih karena  sudah ada untuk kita.Bisa jadi saat itu ia sedang merasakan kesepian ,  kegundahan , kesedihan  atau kebahagiaan namun tidak menemukan orang  untuk berbagi.Datanglah padanya lalu katakan "Sahabat , saya ada  untukmu..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Hal paling menakutkan dalam hidup  adalah berada dalam kesendirian, dan kesulitan terbesar dalam hidup  yakni ketika kita tak memiliki seseorang pun untuk berbagi. (Bayu  Gawtama - penulis , life sharer)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pegang Pundakku, Jangan Pernah Lepaskan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila Ku Mulai Lelah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lelah Dan Tak Bersinar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Remas Sayapku, Jangan Pernah Lepaskan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila Ku Ingin Terbang?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terbang Meninggalkanmu&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Sahabat sejati - Sheila on 7)&lt;/p&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3496075001792441718?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3496075001792441718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/tak-sendiri-itu-indah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3496075001792441718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3496075001792441718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/tak-sendiri-itu-indah.html' title='(Tak) Sendiri itu Indah'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-7943410307473889562</id><published>2012-01-05T21:43:00.000+07:00</published><updated>2012-01-05T21:44:35.347+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;ah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan'/><title type='text'>Beberapa Istilah Gelar Fuqaha' yang sering ditemukan dalam Kitab Fiqh Syafi'i</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Dalam literatur  kitab-kitab fiqh mazhab syafi’i , kita sering menemukan beberapa istilah  yang merujuk kepada makna tertentu atau person tertentu.Tulisan dibawah  ini mencoba untuk menjelaskan dengan singkat beberapa istilah yang  merujuk kepada person tertentu yang sering kita temukan dalam  kitab-kitab fiqh mazhab syafi’i&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Ustadz / الأستاذ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah  AL-ustadz dalam literatur kitab fiqh syafi’i merujuk kepada sosok Imam  Abu Ishaq Al-Isfarayaini.Nama lengkapnya Al-Imam Al-‘Allamah Al-ustadz  Abu Ishaq Ibrahim bin Muhammad bin Ibrahim bin Mahran Al-Isfarayaini  Al-ushuli Asy-Syafi’i.Beliau digelari juga dengan Rukn Ad-Dien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Abu Ishaq / أبو إسحاق&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah  Abu Ishaq dalam literatur kitab fiqh syafi’i merujuk kepada sosok Imam  Abu Ishaq al-marwazi.Nama lengkapnya Abu Ishaq Ibrahim bin Ahmad  al-Marwazi.Salah seorang imam mazhab syafi’i.Beliau mengambil fiqh dari  ‘Abdan al-Marwazi dan Ibn Suraikh al-Isthakhori.Beliau ditahbiskan  sebagai pemimpin mazhab Syafi’i pada zamannya.Diantara karangan beliau  adalah Syarh Al-Mukhtasar.Diantara ulama yang mengambil fiqh dari beliau  adalah Ibn Abi Hurairoh (Abu ‘Ali Abdurrahman bin Abdissyams Ad-Dausi )  , Abu Zaid Al-Marwazi , dan Abu Hamid Al-Marwazi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beliau wafat di Mesir&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Ashab / الأصحاب &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah  Al-Ashab dalam literatur kitab fiqh syafi’i merujuk kepada golongan  ashab mazhab syafi’i yang mengeluarkan hukum fiqh berdasarkan  landasan-landasan / ushul yang ditetapkan oleh imam syafi’i , lalu  mereka tetapkan berdasarkan kaedah-kaedah imam Syafi’i.Mereka juga  sering berijtihad dalam masalah-masalah yang bukan ushul dalam mazhab  syafi’i.Diantara golongan ini adalah Imam Abu Hamid Al-Isfarayaini dan  Imam Al-Qufaal&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Imam / الإمام&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah  Al-Imam dalam literatur kitab fiqh syafi’i merujuk kepada sosok  Syaikhul Islam Abul Qosim Abdul Karim bin Muhammad bin Abdul Karim bin  Fadhl bin Hasan Ar-Rofi’i Al-qazuwaini.Beliau merupakan imam besar dalam  Mazhab Syafi’i.Pengarang kitab Al-Aziz yang masyhur dalam Mazhab  Syafi’i.Beliau adalah Ulama yang sangat mahir dalam bidang fiqh , tafsir  dan hadits.Ibn Sholah pernah berkata “Aku tak pernah menemukan di  negeri Ajam / yang bukan arab , manusia seperti beliau”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Imam Al-Haramain / إمام الحرمين &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nama  lengkap beliau adalah Imam Al-‘Allamah Dhiya’uddin  Abu Al-Ma’ali ibn  Syekh Abi Muhammad , Abdul Malik bin Abdullah bin Yusuf bin Abdulllah  bin Yusuf bin Muhammad Al-Haramaini Al-Juwaini . Beliau adalah pemimpin  Mazhab Syafi’i di Naysabur.Lahir tahun 410 H.Mengambil fiqh dari imam  Abul Qosim Al-Isfarayain.Ibnu Sam’ani berkata : Beliau adalah Imam ummat  ini , yang diakui keimamannya dari timur sampai ke barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wafat pada bulan rabi’ul akhir tahun 478 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt; Abu hamid / أبو حامد&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Abu  Hamid dalam literatur kitab fiqh syafi’i merujuk kepada  3 orang sosok :  yang pertama , Qodli Abu Hamid Al-Marwaruzi.Kedua, Abu hamid  al-Isfaroyaini .Ketiga,Abu Hamid al-Ghazali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Qodli Abu  Hamid Al-Marwaruzi , nama lengkap beliau Ahmad bin Basyar bin Amir  Al-Marwaruzi atau al-Maruzi .Salah seorang imam Mazhab Syafi’i , belajar  fiqh syafi’i dari Abu Ishaq al-Marwazi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Abu Hamid  Al-Isfaroyaini , nama lengkap beliau Ahmad bin Muhammad bin  Ahmad  Al-Syeikh Al-Isfaroyaini.Merupakan Syekh Mazhab Syafi’i di Iraq.Lahir  tahun 344 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Abu Hamid Al-Ghazali , nama lengkapnya Ahmad  bin Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali.Beliau ulama yang sangat masyhur ,  terutama dalam filsafat dan tasauf.Beliau banyak mempunyai karangan  dalam bidang Fiqh syafi’i dan Ushul Fiqh seperti Kitab Al-Basith ,  Al-wasith dan Mustashfa.Gelar beliau adalah Hujjatul Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Khurasaniyun / الخرسانيون&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adalah  golongan kedua terbesar yang berpegang dengan mazhab syafi’i setelah  golongan ‘iraq.Golongan ini sangat masyhur pada kurun ke empat dan ke  lima hijriyah.Golongan ini pernah dipimpin oleh Imam Qufal as-Shogir  Abdullah bin Ahmad al-Marwazi (wafat 417 H).Pemimpin-pemimpin lainnya :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Syekh Abu Muhammad , Ayah dari Imam Al-haramaini Al-Juwaini (wafat 438 H)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Qadli Husein Al-Marwazi (wafat 462 H)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Abu ‘Ali As-Sabkhi (Wafat 430 H)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Muhammad bin Abdillah Al-Mas’udi (Wafat 420 H)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ar-Rofi’i / الرافعي&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Silahkan lihat terjemah &lt;strong&gt;Al-Imam&lt;/strong&gt; diatas&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekedar  tambahan, kata Ar-Rofi’i bisa berarti dinisbahkan kepada desa Rofi’an  yang termasuk bagian dari daerah Qazuwain (atau quzwain) , sebuah daerah  di asia tengah.Ada juga yang menisbahkan kata ini kepada kakek beliau  (imam Rofi’i) yang bernama Rofi’.Namun pendapat yang paling shahih bahwa  kata Ar-Rofi’i dinasabkan kepada Sahabat yang bernama Rofi’ bin Khudaij  Ra sebagaimana yang dihikayatkan imam Rofi’i dalam silsilah  keturunannya&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Rabi' / الربيع&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika  ditemukan nama Rabi’ maka yang dimaksud adalah Imam Rabi’ bin Sulaiman  bin Abdul Jabbar Bin Kamil Al-Murodi.Beliau lahir tahun 174 H.Merupakan  salah seorang murid Imam Syafi’i dan perawi kitab-kitab Imam Syafi’i  yang qoul jadid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syekh Abu Ishak Berkata : Beliau (Rabi’)  adalah orang yang meriwayatkan Kitab-Kitab Imam Syafi’i dan Syekh Mazhab  Syafi’i di Mesjid Fustat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Imam Syafi’i berkata tentang  Imam Rabi’ : Sesungguhnya Rabi’ adalah Sahabat ku yang paling kuat  hafalannya.Akan datang berguru kepadanya nanti manusia dari penjuru  dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beliau wafat tahun 270 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Abu Sa'id Al-Isthokhori / أبو سعيد الإصطخري&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nama  lengkapnya adalah Hasan bin Ahmad in Yazid bin Isa , Abu Sa’id  Al-istokhori.Merupakan Syaikh mazhab Syafi’i di Baghdad dan salah satu  Ashabul Wujuh dalam mazhab.Belajar Fiqh dari Abul Qosim Anmathi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Abu Ishaq al-marwazi berkata :&lt;em&gt;  Ketika aku berkunjung ke Baghdad , dan tiadalah di baghdad itu guru  yang paling berhak untuk tempat ku belajar selain Ibn Suraij dan  Abu  Sa’id Al-Isthokhori&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beliau Wafat tahun 328 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Asy-Syaikh / الشيخ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika  ditemukan kata “  الشيخ “ dalam literatur mazhab Syafi’i , maka yang  dimaksud adalah Abu Ishaq Asy-Syirozi.Sebab beliau pernah bermimpi  bertemu Rasulullah dan Rasulullah kemudian menggelarinya dengan الشيخ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nama  lengkapnya adalah Abu Ishaq Ibrahim bin Ali bin Yusuf Asy-Syirozi ,  Merupakan Syaikhul Islam dan referensi Ulama pada Zamannya serta  Pemimpin Mazhab Syafi’i waktu itu.Ia telah menuntut ilmu dengan  melakukan perjalanan dari timur ke barat.Belajar dari Khatib Al-Baghdadi  , Abu walid Al-Baji dan Al-Humaidi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wafat tahun 476 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Asy - Syaikhoni / الشيخان&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang dimaksud dengan Syaikhan dalam Mazhab Syafi’i adalah Imam Rofi’i dan Imam Nawawi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Biografi Imam Rofi'i silahkan lihat diatas&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Biografi  Imam Nawawi .Nama lengkap beliau Syaikh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin  Syaraf An-Nawawi Al-huzomi.Lahir tahun 631 H.Beliau mempunyai banyak  karangan terutama dalam fiqh Syafi’i seperti Al-Minhaj , Syarh Shohih  Muslim , Raudlotut Thalibin dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wafat Tahun 676 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;strong&gt;Asy-Syuyukh / الشيوخ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang dimaksud dengan الشيوخ adalah  (1) Abu Hamid Al-Isfaroyaini , (2) Qodli Abu Thayyib , (3) dan Syaikh Abu Ishaq Asy-Syirozi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada juga yang berpendapat bahwa Yang dimaksud dengan الشيوخ adalah Imam Rofi’i , Imam Nawawi dan Imam As-Subki&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Abul Abbas / أبو العباس&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang  dimaksud dengan Abul Abbas dalam literatur Syafi'iyah adalah Ibn  Suraij.Nama lengkap beliau adalah Al-Imam Al-Bari’Ahmad bin Umar bin  Suraij.Merupakan ulama besar Umat Islam dan salah satu pembesar ulama  mazhab Syafi’i.Wafat di Baghdad tahun 306 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Iraqiyun / العراقيون&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Al-Iraqiyun  adalah segolongan Ulama Mazhab Syafi’i yang tinggal di Baghdad dan  sekitarnya.Diantarai pemimpinnya adalah Syaikh Abu Hamid Al-Isfaroyaini  (Wafat tahun 406 H) , Abu Ishaq Asy-Syirozi ( Wafat 476 H) , Qadli Abul  Hasan Al-Mawardi ( Wafat 450 H ) , Abu Thayyib ath-Thobari ( Wafat 450 H  ) , Ahmad bin Muhammad Al-Muhamili ( Wafat 447 H ) , Sulaim Ar-Razi (  Wafat 447 H ) , dan Abu ‘Ali Al-Bandaniji ( Wafat 425 H )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah Al-Iraqiyun ini sering kita temukan dalam Banyak Literatur Syafi’iyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Qadli / القاضي&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika  ditemukan kata القاضي dalam kitab Ulama-Ulama Khurasan , maka yang  dimaksud adalah Imam Abu Ali Husein Al-Marwazi.Syaikh Mazhab Syafi’i di  Khurasan.Belajar dari Abu Nu’aim al-Baghwi , dan merupakan salah satu  Ashabul Wujuh dalam Mazhab Syafi’i.Beliau juga digelari dengan Habrul  Ummah.Wafat di Mororoz , bulan Muharram tahun 462 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan jika ditemukan dalam kitab Ulama-ulama Iraq , maka yang dimaksud adalah Qadli Abu Hamid al-Marwaruzi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Qadliyan / القاضيان&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang dimaksud dengan القاضيان adalah Al-Mawardi dan Ar-Ruyani&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Biografi  singkat Imam Mawardi . Nama lengkap beliau Qadli Abul Husein Ali bin  Muhammad bin Habib Al-Bashri.Salah seorang Imam Ashabul Wujuh dalam  Mazhab Syafi’i.Al-Khatib berkata : Beliau adalah ulama yang tsiqoh dan  salah seorang Ashabul Wujuh dari Fuqoha’ Mazhab Syafi’i.Wafat bulan  Rabi’ul Awwal tahun 450 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Biografi singkat Imam Ruyani.  Nama lengkap beliau adalah Abul Mahasin Abdul Wahid bin Ismail bin Ahmad  bin Muhammad bin Ahmad.Digelari dengan Fakhrul Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Qufal / القفال&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nama  lengkap beliau adalah Abu Bakar Muhammad bin Ali bin Ismail Asy-Syasyi  Al-Qufal Al-Kabir.Beliau adalah salah seorang ulama mazhab Syafi’i dan  imam kaum muslim.Lahir tahun 291 H.Belajar dari Abu Bakr Ibn Khuzaimah  dan Ibn Jarir Al-Baghwi dan ulama besar lainnya.Wafat bulan Dzulhijjah  tahun 365 H&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Marwazi / المروزي&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang dimaksud adalah Imam Abu Ishaq Al-Marwazi &lt;em&gt;*terjemah telah dituliskan diatas&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Mawardi / الماوردي&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang dimaksud adalah Abul Hasan Ali bin Muhammad bin Habib Al-Bashri Al -Mawardi &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*terjemah telah dituliskan diatas&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah kelar untuk saat ini&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Pojok kanan 20/10/2011 ... Mari mengenal&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-7943410307473889562?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/7943410307473889562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/beberapa-istilah-gelar-fuqaha-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7943410307473889562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7943410307473889562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2012/01/beberapa-istilah-gelar-fuqaha-yang.html' title='Beberapa Istilah Gelar Fuqaha&apos; yang sering ditemukan dalam Kitab Fiqh Syafi&apos;i'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1188372862376881538</id><published>2011-12-31T12:12:00.000+07:00</published><updated>2011-12-31T12:14:31.540+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Seperti cara Allah mencinta...</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Tulisan  fiksi.Terinspirasi dari kitab kecil sarat makna karangan Allamah Syekh  Ali Jum'ah "Haakimuu al-Hub" sebuah pelajaran cinta dari Kehidupan  Rasulullah Shollallahu 'alaihi wa sallam.Selamat menikmati.Semoga  kehidupan kita tak pernah kosong dari rasa dan merasakan cinta Allah  yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang , yang begitu mencintai seluruh  makhlukNYA.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pagi ini cuaca  cerah.Hembusan angin segar ditemani kicauan burung pipit begitu  melegakan hati.Embun pagi yang menetes di sela-sela daun pun begitu  indah terlihat.Hari minggu pagi,hari liburnya masyarakat indonesia dan  beberapa negara besar dunia.Waktu yang tepat untuk beristirahat dari  kebisingan dan rutinitas kerja yang begitu padat.Meskipun sebenarnya  saya sendiri kurang terbiasa dengannya.Maklum , selama 7 tahun saya  belajar di Pondok dan lebih dari 4 tahun saya kuliah di Mesir , hari  minggu tetap saja menjadi hari yang sibuk dengan segala  aktifitas.Kebijakan Pimpinan pondok dan (mungkin) kebiasaan di Mesir  menjadikan hari libur bersama di Hari jum’at bukan Minggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pagi  ini saya lewatkan dengan aktifitas ringan.Mencuci motor , lalu  mengantarkan istri ke pasar , menemaninya belanja lalu mengantarkannya  lagi ke rumah.Sambil menunggu hidangan pagi tersedia , saya berjalan ke  kebun , memetik beberapa sayuran segar  yang ditanam disana.Lumayan,  penghematan biaya saat suasana krisis ekonomi  ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kembali  dari kebun , harum bau masakan begitu menggoda , sayang ternyata  hidangan belum juga selesai dimasak oleh Istri tercinta.Saya lalu  mengambil sepatu dan duduk diteras sambil menyemir sepatu itu.Ah memang ,  hidup sederhana tanpa banyak masalah yang menimpa adalah nikmat yang  tiada terkira.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiba-tiba dari arah dapur,  istri saya datang mendekat lalu bertanya &lt;em&gt;“Uda, bolehkah adek bertanya sesuatu ?”&lt;/em&gt; .Sambil tersenyum saya menjawab &lt;em&gt;“Silahkan dek”.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Uda  , kalau dipikir-pikir kenapa dulu uda memilih adek untuk dijadikan  Istri ? Bukankah masih banyak perempuan yang lebih cantik dari adek ?”&lt;/em&gt;  tanya istri saya dengan raut wajah yang cukup serius.Saya terdiam  sejenak , lalu menyunggingkan senyum ke wajah istri dan kembali sibuk  menyemir sepatu tanpa memberikan jawaban sepatah kata pun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merasa kurang puas karena tanyanya tak dijawab, istri saya lalu kembali  bertanya &lt;em&gt;“ Uda , kok pertanyaan adek tidak dijawab ? Jawab donk ! Adek pengen tahu jawabannya ”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya  menghela nafas singkat.Iseng , saya lalu mengusapkan tangan saya yang  belepotan semir hitam ke wajah istri.Tak ayal wajah yang cantik itu pun  menjadi hitam karenanya.Istri saya tentu kaget lalu terdiam dengan raut  muka kesal dan kecewa.Perlahan air matanya menitik dan tangisannya pun  keluar.Ia lalu berjalan kembali ke dapur dan melanjutkan masakannya  sembari sesekali mengusap air matanya dengan sapu tangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan  sigap , saya letakkan sepatu yang sedang disemir tadi.Lalu berjalan  kearah dapur.Istri saya masih mengaduk-aduk masakan dengan air matanya  yang terus mengalir.Saya datang mendekatinya lalu mematikan kompor ,  memegang tangannya kemudian membimbingnya ke tempat duduk.Ia duduk di  kursi sementara saya bersimpuh di lantai.Kepalanya tertunduk , tidak mau  menatap wajah saya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dek”&lt;/em&gt;  ucap saya dengan lembut , &lt;em&gt;“Adek marah ya ? ”&lt;/em&gt;  .Kepalanya masih tertunduk.Saya pegang tangannya layaknya seorang aktor  di film-film yang hendak memakaikan cincin kepada kekasihnya.Menghela  nafas panjang lalu berkata &lt;em&gt;“Andai wajah Adek benar-benar hitam sehitam semir ini, Uda akan tetap mencintai Adek,”&lt;/em&gt;  ujar saya singkat.Ia masih terdiam walau tangisnya sudah mulai mereda.  Langit di wajahnya masih sedikit mendung, belum sepenuhnya cerah. Ia  lalu menganggukkan kepalanya agak ke atas seolah sedang bertanya &lt;em&gt;”lalu?”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;”Uda  mencintai Adek bukan karena kecantikan Adek, bukan pula karena satu  sisi apapun di tubuh Adek. Ingat, mungkin tiga puluh tahun lagi Adek  tidak secantik hari ini. Kalau Uda hanya melihat kecantikan Adek, cinta  uda akan berkurang seiring dengan berkurangnya kecantikan Adek”.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perlahan  sebaris senyum mulai mengambang di wajah istri saya.Ia menatap mata  saya ,berusaha  mencari celah kebohongan yang ada.Sadar bahwa ia tak  menemukannya , ia lalu turun dari kursi nya dan duduk persis dihadapan  saya.Tangannya yang penuh dengan bekas masakan tetap berpadu dengan  tangan saya yang hitam kelam berlepotan semir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Jika adek ingin tahu apa yang membuat uda memilih ade menjadi pendamping hidup uda maka jawabannya adalah Allah.”&lt;/em&gt; Saya teruskan perkataan yang sempat terhenti tadi.&lt;em&gt;”Allah  lah yang memilihkan adek untuk jadi istri uda , jadi yang paling tahu  sebabnya adalah Allah.” “Kalaupun adek cantik , cerdas , itu semua  hanyalah pakaian luar yang sama sekali tak akan mengubah isi  dalamnya.Semuanya hanyalah perhiasan yang tidak terlalu menunjukkan  hakikat yang sebenarnya”.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Allah lah yang  menjatuhkan pilihan ke dalam hati uda, Allah juga yang menambahinya  dengan rasa cinta kepada adek , maka tak pantas rasanya uda mencintai  adek karena sebab-sebab yang bukan dilandasi karenaNYA” &lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istri  saya tersipu , pipinya mulai merona kemerahan , namun saya tetap  melanjutkan kata-kata yang seolah terkonsep rapi dalam hati, menunggu  waktunya untuk disampaikan.&lt;em&gt;”Cinta yang Allah jatuhkan dalam hati  kita adalah anugerah yang luar biasa.Maka tugas kita adalah menjaga dan  mengarahkan anugerah tersebut agar tetap berada dalam jalan yang di  Ridloi-NYA “.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Rasa cinta , sayang , kasih ,  marah , sedih , kecewa ,semuanya harus diletakkan dalam tatakan bertajuk  karena Allah.Alasnya adalah Allah , karena Allah lah yang menciptakan  semua rasa itu dan meletakkannya dalam hati kita”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mata istri saya pun mulai berbinar.Tak sabar menunggu kelanjutan ceramah cinta dari suaminya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dulu  ketika Adam dikeluarkan dari Syorga , itu bukanlah karena Allah marah  kepada Adam.Allah marah kepada sikap Adam yang telah melanggar aturan  Allah.Bukti cinta Allah tidak pernah putus kepada Adam , Allah berikan  kesempatan untuk bertaubat , sehingga Adam pun merasakan cinta serta  mencintai lebih dalam kepada Allah “.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Baginda  Rasulullah mesti jadi yatim piatu dalam usia yang begitu muda.Itu adalah  bukti cinta Allah yang kemudian mendidik baginda Rasulullah sehingga  menjadi terkenal karena kemandirian dan kejujurannya saat usianya masih  begitu belia.Cinta yang Allah jatuhkan pada Rasulullah begitu besar  hingga Rasulullah mampu untuk menebar cinta itu kepada setiap  umatnya.Kepada istrinya , anaknya , karib kerabatnya , sahabatnya ,  bahkan kepada musuhnya”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Lalu lihat juga kisah  Sahabat Bilal bin Rabah.Seorang mantan budak yang hitam kelam , namun  ditinggikan derjatnya oleh Allah , hingga Rasulullah mendengar bunyi  sandalnya di Syorga.Lihat Umar bin Khattab yang begitu keras kepala  menentang Rasulullah , lalu dengan cinta yang Allah letakkan pada  hatinya hingga beliau berubah menjadi orang yang begitu cinta kepada  Rasulullah , membelanya di setiap saat dan tempat”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Episode  Cinta Allah kepada MakhlukNYA , dipentaskan dengan sangat indah oleh  Baginda Rasulullah.Ummatnya mencintanya bukan karena ia dari Suku  Quraisy , bukan pula karena ia cucu pembesar Abdul Muttalib , tapi  karena sifatnya yang mulia dan penuh cinta yang ia tebarkan  kepada  seluruh ummat manusia.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dek  , Allah mencintai hambaNYA dalam bentuk apa saja.Ia bisa berbentuk  rizki yang berlimpah , kasih sayang yang meruah , namun bisa juga dalam  bentuk cobaan dan musibah.Yakinlah bahwa cintaNYA tak pernah putus  kepada hambaNYA.Meski hambaNYA penuh dosa , tetap ia terima Taubatnya ,  tetap ia alirkan rezkinya.Inilah cinta dek.Cinta adalah rasa yang Allah  titipkan dalam hati kita agar kita menyadari bahwa semua yang kita  miliki adalah bukti rasa cinta Allah kepada kita.Hingga tak layak diri  kita untuk  tidak membalas cinta ini sepenuhnya.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Allah  tak pernah memilih cintaNYA lewat bagusnya penampilan kita,Allah tak  pernah memilah memberikan cintaNYA antara si miskin dan si kaya.Allah  berikan anugerah cinta ke dalam hati setiap makhluknya.Hanya saja  terkadang kita tidak menyadarinya hingga kita tidak membina dan  mengarahkan cinta itu dalam aturanNYA yang juga penuh cinta”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Air mata istri saya kembali menetes , lalu ia ciumi tangan saya dengan penuh rasa cinta.Saya lalu berbisik pelan ke telinganya &lt;em&gt;“Dek  ,Cintai uda karena Allah , patuhi uda karena Allah , kecewa , marah dan  tegurlah uda karena Allah.Cintai uda dengan cara menegur dan  mengingatkan uda tatkala ada tingkah uda yang menyimpang dari  aturanNYA.Begitu pula cara uda mencintai adek.Seperti cara Allah  mencintai hambanya..."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Uda mau makan sekarang ? “ tanya istri saya lembut.” Ia nih , kangen dengan masakan adek”&lt;/em&gt; jawab saya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;”loh kok kangen ? kan tiap hari yang masak kan adek ? “.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Yah begitulah , masakan adek bikin uda selalu kangen “&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“ah gombal , tapi uda harus tunggu agak lama yah ?”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Kenapa ???”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Kan tadi kompornya uda matiin...”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“ Upsss...”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah  meletakkan banyak rasa cinta ke dalam hati.Dan Allah juga yang suatu  saat akan mencabutnya.Apapun dan kepada siapapun hati itu akan mencinta ,  senantiasalah berada dalam koridor Syari'at Allah dan Akhlak yang  mulia.Seseorang yang mengexpresikan semua cintanya dengan tujuan untuk  menggapai cinta Allah lah yang akan mendapatkan ketenangan dan manisnya  cinta yang sebenarnya...Kita berhak mencintai apa saja , tapi dengan  satu tujuan akhir , Allah.Hal yang naif kan kalau kita mengaku cinta  karena Allah namun dalam pelaksanaannya melanggar syariat dan akhlak  yang diturunkan Allah buat makhluknya dengan penuh cinta ? &lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*ketawa sendiri , ternyata saya juga bisa membuat tulisan ngawur ^_^&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1188372862376881538?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1188372862376881538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/seperti-cara-allah-mencinta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1188372862376881538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1188372862376881538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/seperti-cara-allah-mencinta.html' title='Seperti cara Allah mencinta...'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1513132984169126938</id><published>2011-12-30T12:48:00.001+07:00</published><updated>2011-12-30T12:49:47.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>(ternyata) Saya tak bisa poligami...</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Saya tak bisa poligami...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini  kegalauan saya hari ini.Yah meskipun saya sama sekali tidak akan  menggugat status poligami sebagai bagian syari’at namun tetap saya tidak  bisa poligami.Belum ‘Menikah’ saja , saya sudah menelantarkan beberapa  “istri-istri” saya.Istri tua saya sekarang terlantar tak berdaya.Jarang  dijenguk tak pernah dikasihi.Kalaupun diberi makanan dan cinta , tapi  tetap saja makanan dan cinta itu bekas dari istri muda saya.Yah sebagai  manusia biasa saya telah takluk dengan pikat  dan rayuan Istri muda yang  begitu menggoda.Ia lebih cantik , ia lebih lincah dan ia tetap  sederhana dan memikat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal saya tahu , istri tua saya  begitu setia.Sudah lebih dari 3 tahun ia menemani saya tatkala resah dan  gelisah melanda fikiran.Istri tua saya yang menjadi tempat curahan  tatkala beban dunia melanda.Dengan sabar ia menghibur dan memberi  nasehat indah yang membuat saya kembali perkasa.Namun kini ia pun  terlantar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya tak tahu harus bagaimana.Saya hanyalah  manusia biasa.Kemampuan saya yang hanya dianugerahi otak dan hati yang  satu , cuma bisa difokuskan pada satu objek.Dan tetap saja pemenang dari  semua perhatian saya adalah si istri muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya tahu dan  sadar.Banyak dosa yang saya perbuat.Maaf dan ampun untuk mu wahai istri  tua ku.Semoga cinta mu yang luar biasa akan tetap selalu menunjuki  ku.Menemani ku tatkala sendiri, menghiburku tatkala gundah dan menjadi  curahan semua isi hati dan fikiran ku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;untukmu Istri Tua ku --&amp;gt;&lt;a href="http://www.zamzamisaleh.blogspot.com/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;www.zamzamisaleh.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peluk sayang untuk mu istri muda ku --&amp;gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/notes/me/"&gt;http://www.facebook.com/notes/me/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1513132984169126938?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1513132984169126938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/ternyata-saya-tak-bisa-poligami.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1513132984169126938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1513132984169126938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/ternyata-saya-tak-bisa-poligami.html' title='(ternyata) Saya tak bisa poligami...'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-2903547199713643928</id><published>2011-12-30T11:58:00.000+07:00</published><updated>2011-12-30T12:46:36.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akidah'/><title type='text'>Syubhat mengenai Imam Abu Hasan Al-Asy'ari dan Bantahannya</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;شبهة الأطوار الثلاثة لأبى الحسن الأشعرى &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;بقلم :  فوزى العنجرى&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;شبهة . . والردُّ عليها&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;يرى  البعض أن الإمام أبا الحسن الأشعري رحمه الله تعالى قد مرّ في حياته   بثلاث مراحل , الأولى : مرحلة الاعتزال التي دامت إلى ما يقرب من سن   الأربعين .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;والثانية : مرحلة اتباعه لعبدالله بن سعيد بن كلاّب .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;والثالثة : مرحلة رجوعه إلى عقيدة السلف وأهل السنة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ويبنون  على هذه الدعوى أن الأشاعرة اتبعوا الإمام الأشعري في مرحلته  الثانية فقط  وهي التي كان فيها متبعاً لعبدالله بن سعيد !  إذ عندهم أن  عبدالله بن  سعيد بن كلاّب ليس من أهل السنة , وأن الأشاعرة متبعون له لا  للإمام أبي  الحسن لأن الإمام رجع عن عقيدة ابن كلاّب في مرحلته الثالثة ,  وألّف على  عقيدة السلف كتابه الإبانة وبعض كتبه الأخرى .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;هذا تقرير هذه  الدعوى , وقبل الشروع في إثبات بطلانها تاريخياً وعلمياً  نفصل ما ورد  فيها من قضايا , ثم نشرع في تفنيدها , لقد تضمنت هذه الدعوى  ثلاث قضايا :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;الأولى  : الإمام الأشعري مر بثلاث مراحل في حياته , الاعتزال ثم اتباعه  لابن  كلاّب ثم أخيراً رجوعه إلى منهج السنة والجماعة, وهذه هي القضية  الرئيسية   وهي تتضمن القضيتين التاليتين .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;الثانية :  عبد الله بن سعيد بن كلاّب ليس على منهج أهل السنة والجماعة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;الثالثة :  كتاب الإبانة يمثل المرحلة الأخيرة من حياة الإمام الأشعري ( 1 )  , وهي مرحلة العودة إلى طريق السلف الصالح .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;*      *      *&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وللرد على القضية الأولى وهي مرور الإمام بثلاث مراحل أو ثلاث حالات في حياته نقول :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;إن  الإمام الأشعري رحمه الله تعالى عَلَمٌ من أعلام المسلمين يشار إليه   بالبنان , وتعقد على كلماته الخناصر , فهو ليس بنكرة من الناس ,  ولا برجل   مجهول  يخفى على الناس أمره لا سيما في قضية مثل هذه التي نحن بصددها ,  فإن  كان الأمر كما جاء في الدعوى , وأنه مر بثلاث مراحل في حياته فلا بد  أن  يكون المؤرخون قد ذكروا هذا وبينوه , ولكان  ـ حتماً ـ قد اشتهر عنه  وانتشر  كما ذاع وانتشر أمر رجوعه عن الاعتزال إذ لم يَبْقَ أحد ممن ترجم  له إلا  وذكر قصة صعوده المنبر وتبرِّيه من الاعتزال , فهل ذكر أحد من  المؤرخين  شيئاً عن رجوع الإمام عن منهج عبدالله بن سعيد بن كلاّب ؟&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;عند  الرجوع إلى كتب التاريخ لا نجد أي إشارة إلى هذا لا من قريب ولا من  بعيد   , بل نجد المؤرخين  كلهم مطبقين على أن الإمام أبا الحسن بعد هجره   للاعتزال والمعتزلة رجع إلى مذهب السلف الصالح , وصنف على طريقتهم كتبه   اللاحقة الإبانة وغيرها من الكتب التي صنفها في نصرة مذهب أهل الحق .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال الإمام أبو بكر بن فورك رحمه الله تعالى ( تبيين كذب المفتري ص/127 ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  انتقل الشيخ أبو الحسن علي بن إسماعيل الأشعري رضي الله عنه من مذاهب   المعتزلة إلى نصرة مذاهب أهل السنة والجماعة بالحجج العقلية , وصنَّف في   ذلك الكتب . . ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال عنه ابن خلكان ( وفيات الأعيان 3/284) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  هو صاحب الأصول والقائم بنصرة مذهب السنة . . . وكان أبو الحسن أولاً   معتزلياً ثم تاب من القول بالعدل وخلق القرآن في المسجد الجامع بالبصرة يوم   الجمعة ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وفي سير أعلام النبلاء ( 15/89)  قال عنه الذهبي :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;( وبلغنا أن أبا الحسن تاب وصعد منبر البصرة , وقال : إني كنت أقول بخلق القرآن . . . وإني تائب معتقد الردّ على المعتزلة ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وعند العلامة ابن خلدون رحمه الله ( المقدمة ص/853)   :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  إلى أن ظهر الشيخ أبو الحسن الأشعري وناظر بعض مشيختهم ـ أي المعتزلة ـ   في مسائل الصلاح والأصلح , فرفض طريقتهم وكان على رأي عبدالله بن سعيد بن   كلاّب وأبي العباس القلانسي والحارث المحاسبي من أتباع السلف وعلى طريقة   السنة ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فأثبت أن الإمام بعد رجوعه عن الاعتزال كان على رأي عبدالله بن كلاّب والقلانسي والمحاسبي وهؤلاء كلهم على طريقة السلف والسنة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وهكذا  كل كتب التاريخ التي ترجمت للإمام أبي الحسن , مثل تاريخ بغداد  للخطيب  البغدادي , وطبقات الشافعية للسبكي وشذرات الذهب لابن العماد  والكامل لابن  الأثير وتبيين كذب المفتري لابن عساكروترتيب المدارك للقاضي  عياض وطبقات  الشافعية لابن قاضي شهبة وطبقات الشافعية للأسنوي والديباج  المذهب لابن  فرحون ومرآة الجنان لليافعي وغيرها , كلها مطبقة على أن الإمام  أبا الحسن  بعد توبته من الاعتزال رجع إلى مذهب السلف والسنة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;أضف إلى  ذلك , أن رجوع الإمام المزعوم هذا لو ثبت عنه لكان أولى الناس  بمعرفته  ونقله هم أصحابه وتلامذته , لأن أولى الناس بمعرفة الرجل هم خاصته  وأصحابه  وأتباعه الملازمون له , فهؤلاء هم أقرب الناس إليه وأعرفهم بأحواله   وأقواله وآرائه , لا سيما في قضية مهمة مثل هذه القضية التي تتوفر الدواعي   على نقلها , وتتحفز الأسماع على تلقفها، خاصة من إمام كبير مثل الإمام أبي   الحسن , وعند الرجوع إلى أقوال أصحابه وأصحاب أصحابه  أيضاً لا نجد أي   إشارة تفيد ذلك, بل نجدهم متفقين على أن الإمام كان بعد هجره للاعتزال على   منهج السلف والسنة الذي كان عليه المحاسبي وابن كلاب والقلانسي والكرابيسي   وغيرهم ,  فهذه مؤلفات ناصر مذهب الأشعري القاضي أبي بكر الباقلاني رحمه   الله تعالى كالإنصاف والتمهيد وغيرها ، ومؤلفات ابن فورك ومؤلفات أبي بكر   القفال الشاشي وأبي إسحق الشيرازي وأبي بكر البيهقي وغيرهم من أصحاب  الإمام  وأصحاب أصحابه ليس فيها أي ذكر أو إشارة لهذا الأمر الذي هو من  الأهمية  بمكان , فهل يعقل أن يرجع الإمام عن مذهبه ويهجره ثم لا يكون لهذه  الحادثة  المهمة أي ذكر عند أحد من أصحابه وتلاميذه  وهو من هو جلالة  وقدراً  ؟! أم  تُراه قد رجع عن ذلك سرّاً  وهو الذي حين قرر هجر مذهب  المعتزلة اعتلى منبر  المعتزلة نفسه ليعلن ذلك على الملأ ؟!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;كلا,  ليس الأمر كما جاء في هذه الدعوى , بل الحق الذي لا مرية فيه هو أن   الإمام لم يمرّ في حياته إلا بمرحلتين , الاعتزال ثم الرجوع إلى طريق السلف   , وليس لمن يقول بخلاف هذا الأمر من متمسك .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ومن يقول بهذه  الدعوى يعتمد في قوله هذا على أسلوب الإمام في تأليف كتاب  الإبانة وبعض  الرسائل الأخرى , فقد اتبع الإمام فيها طريق التفويض الذي هو  طريق جمهور  السلف , فبنوا على هذا الأسلوب مخالفة الإمام الأشعري لآراء ابن  كُلاّب  الذي يتهمونه بأنه لم يكن على طريق السلف  .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;تُرى هل ما في  الإبانة التي هي على طريق جمهور السلف , وهي من أواخـر كتب  الإمام أو هـي  آخرها (2) , ما يناقض ما كان عليه عبدالله بن سعيد بن كلاّب ؟   أو بتعبير  آخر ,  هل كان ابن كلاّب على خلاف طريق السلف الذي ألَّف  الإمام الأشعري  الإبانة عليه ؟&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وهذا يجرُّنا إلى القضية الثانية .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;الرد على القضية الثانية :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;هل كان عبدالله بن سعيد بن كلاّب منحرفاً عن طريق السنة والسلف ؟&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;نسلم  أولاً أن الإمام الأشعري بعد تركه للاعتزال كان على طريق عبدالله بن  سعيد  بن كلاب , وهذا أمر يوافقنا عليه أصحاب الدعوى , ولكنهم يخالفوننا في  أن  طريق ابن كلاب وطريق السلف هما في حقيقة الأمر طريق واحد , لأن ابن كلاب   كان من أئمة أهل السنة والجماعة السائرين على طريق السلف الصالح .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال التاج السبكي في الطبقات  ( الطبقات 2 /300 ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  وابن كلاّب على كل حال من أهل السنة . . . . ورأيت الإمام ضياء الدين   الخطيب والد الإمام فخر الدين الرازي قد ذكر عبدالله بن سعيد في آخر كتابه   "غاية المرام في علم الكلام " فقال : ومن متكلمي أهل السنة في أيام  المأمون  عبدالله بن سعيد التميمي الذي دمّر المعتزلة في مجلس المأمون  وفضحهم  ببيانه ) اهـ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ونقل الحافظ ابن عساكر رحمه الله  تعالى عن الإمام ابن القابسي رحمه الله  تعالى وهو من كبار أئمة المالكية  في المغرب قوله ( تبيين كذب المفتري ص/123   ,  405   ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  قرأت بخطِّ على بن بقاء الورّاق المحدث المصري رسالة كتب بها أبو محمد   عبدالله بن أبي زيد القيرواني الفقيه المالكي , وكان مقدَّم أصحاب مالك   رحمه الله بالمغرب في زمانه , إلى علي بن أحمد بن إسماعيل البغدادي   المعتزلي جواباً عن رسالة كتب بها إلى المالكيين من أهل القيروان يظهر   نصيحتهم بما يدخلهم به في أقاويل أهل الاعتزال , فذكر الرسالة بطولها في   جزءٍ وهي معروفة , فمن جملة جواب ابن أبي زيد له أن قال : ونسبتَ ابن كلاّب   إلى البدعة , ثم لم تحكِ عنه قولاً يعرف أنه بدعة فيوسم بهذا الاسم , وما   علمنا من نسب إلى ابن كلاّب البدعة , والذي بلغنا أنه يتقلّد السنة  ويتولّى  الردَّ على الجهمية وغيرهم من أهل البدع يعني عبدالله بن سعيد بن  كلاّب )  اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وهذه شهادة عظيمة من الإمام ابن أبي زيد رحمه  الله لابن كلاب أنه يتقلَّد  السنة ويردُّ على المبتدعة , وأنه لم يعلم من  نسب إليه البدعة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وعلّق العلامة الكوثري رحمه الله تعالى  في هامش الصفحة معرِّفاً بابن كلاب  قال ( المصدر السابق )  : ( . . كان  إمام متكلمة السنة في عهد أحمد , وممن  يرافق الحارث بن أسد , ويشنع عليه  بعض الضعفاء في أصول الدين .. ) ثم بيّن  المسائل التي يشنع عليه بسببها   وأن كلامه فيها ليس ببعيد عن الشرع والعقل .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال ابن قاضي شهبة ( طبقات الشافعية لابن قاضي شهبة 1 / 78) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;( كان من كبار المتكلمين ومن أهل السنة ، وبطريقته وطريقة الحارث المحاسبي اقتدى أبو الحسن الأشعري ) اهـ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال عنه جمال الدين الأسنوي ( طبقات الشافعية للأسنوي 2 /178 )  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(كان من كبار المتكلمين ومن أهل السنة . . . ذكره العبادي في طبقة أبي بكر الصيرفي ، قال : إنه من أصحابنا المتكلمين ) اهـ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال الإمام الحافظ الذهبي (سير أعلام النبلاء 11 /175) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;( والرجل أقرب المتكلمين إلى السنة ، بل هو في مناظريهم ) اهـ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;علّق  الشيخ شعيب الأرنؤوط على هذا الكلام قائلاً : ( كان إمام أهل السنة في   عصره ، وإليه مرجعها ، وقد وصفه إمام الحرمين في كتابه " الإرشاد " بأنه   من أصحابنا ) اهـ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ولقد مر معنا قول العلامة ابن خلدون ( المقدمة ص / 853 )  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  إلى أن ظهر الشيخ أبو الحسن الأشعري . . . . وكان على رأي عبدالله بن   سعيد بن كلاّب وأبي العباس القلانسي والحارث المحاسبي من أتباع السلف وعلى   طريقة السنة ) اهـ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فوصفه بأنه من أتباع السلف , وأن الإمام الأشعري كان على رأيه ورأي القلانسي والمحاسبي وهؤلاء من أتباع السلف وعلى طريق السنة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال العلامة كمال الدين البياضي رحمه الله تعالى ( إشارات المرام من عبارات الإمام ص/23 )  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(   لأن الماتريدي مفصّل لمذهب الإمام ـ يعني أبا حنيفة ـ وأصحابِه المظهرين   قبل الأشعري لمذهب أهل السنة , فلم يخلُ زمان من القائمين بنصرة الدين   وإظهاره . . وقد سبقه ـ يعني الأشعري ـ أيضاً في ذلك ـ يعني في نصرة مذهب   أهل السنة ـ الإمام أبو محمد عبدالله بن سعيد القطان . . ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;أي أن الإمام ابن كلاب كان قبل الإمام أبي الحسن في نصرة الدين وإظهار السنة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال الحافظ ابن حجر في ( لسان الميزان 3 /291) في ترجمته , بعد أن نقل قول ابن النديم : إنـه ـ يعني ابن كلاب ـ من الحشوية .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال الحافظ :( يريد من يكون على طريق السلف في ترك التأويل للآيات والأحاديث المتعلقة بالصفات ، ويقال لهم المفوضة ) اهـ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال الإمام الشهرستاني رحمه الله تعالى ( الملل والنحل ص81 ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  حتى انتهى الزمان إلى عبدالله بن سعيد الكلابي وأبي العباس القلانسي   والحارث بن أسد المحاسبي وهؤلاء كانوا من جملة السلف , إلا أنهم باشروا علم   الكلام وأيدوا عقائد السلف بحجج كلامية وبراهين أصولية , وصنَّف بعضهم   ودرَّس بعضٌ , حتى جرى بين أبي الحسن الأشعري وبين أستاذه مناظرة في مسألة   من مسائل الصلاح والأصلح , فتخاصما وانحاز الأشعري إلى هذه الطائفة ,   فأيَّد مقالتهم بمناهج كلامية , وصار ذلك مذهباً لأهل السنة والجماعة ,   وانتقلت سمة الصفاتية إلى الأشعرية ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;بل نزيد على ما  مرَّ ونقول : ليس الإمام الأشعري وحده الذي كان على طريق  الإمام ابن كلاب ,  كلا , بل كان على نفس المعتقد أئمة كبار مثل الإمام  البخاري رحمه الله  تعالى .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال الحافظ ابن حجر رحمه الله تعالى ( الفتح 1/293 ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  البخاري في جميع ما يورده من تفسير الغريب إنما ينقله عن أهل ذلك الفن   كأبي عبيدة والنضر بن شميل والفراء وغيرهم , وأما المباحث الفقهية فغالبها   مستمدة له من الشافعي وأبي عبيـد وأمثالهـما , وأما المسائـل الكلامية   فأكثرها من الكرابيـسي وابن كُـلاَّب ونحـوهما ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;هذه نصوص واضحة بينة في أن الإمام عبدالله بن سعيد بن كلاب كان على طريق السلف والسنة&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فإذا كان الأمر كذلك كما بيّن هؤلاء الأئمة ,  فما السبب في اتهامه بمخالفة طريق السلف ؟&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;يقول ابن عبدالبر في بيان سبب ذلك أثناء ترجمة الإمام الكرابيسي ( الانتقاء ص/ 165 )  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  وكانت بينه ـ يعني الكرابيسي ـ وبين أحمد بن حنبل صداقة وكيدة , فلمّا   خالفه في القرآن عادت تلك الصداقة عداوة , فكان كلُّ واحد منهما يطعن على   صاحبه , وذلك أن أحمد كان يقول : من قال القرآن مخلوق فهو جهمي , ومن قال   القرآن كلام الله ولا يقول غير مخلوق ولا مخلوق فهو واقفي , ومن قال لفظي   بالقرآن مخلوق فهو مبتدع . وكان الكرابيسي وعبدالله بن كلاّب وأبو ثور   وداود بن علي وطبقاتهم يقولون : إن القرآن الذي تكلم الله به صفة من صفاته   لا يجوز عليه الخلق , وإن تلاوة التالي وكلامه بالقرآن كسب له وفعل له  وذلك  مخلوق وإنه حكاية عن كلام الله  . . . وهجرت الحنبلية أصحاب أحمد بن  حنبل  حسيناً الكرابيسي وبدّعوه وطعنوا عليه وعلى كل من قال بقوله في ذلك )  اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;هذا هو سبب الطعن والتشنيع على عبدالله بن كلاّب  ووصْـفِه بأنه لم يكن على  طريق السنة والسلف , إلا أن هذا القول الذي  بُـدّع بسببه لا يقتضي وصفه  بالبدعة أو أنه على غير طريق السلف , لا سيما  أن مسألة اللفظ بالقرآن كان  يقول بها ثلة من أكابر أمة الإسلام مثل الذين  ذكرهم ابن عبدالبر , وممن كان  يقول بذلك أيضاً الإمام البخاري والإمام  مسلم والحارث المحاسبي ومحمد بن  نصر المـروزي وغيرهم  , وما الفتنة التي  حدثت بين البخاري وشيخه الذهلي إلا  بسبب هذه المسألة , نعني مسألة اللفظ ,   ولقد صنّف الإمام البخاري في هذه  المسألـة كتابـه " خلق أفعال العباد "  لإثبات رأيه فيها والردّ على مخالفيه  .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;أما الإمام مسلم فقد كان يظهر القول  باللفظ ولا يكتمه . (  انظر سير أعلام النبلاء 12 /453  وما بعدها ,  12/572 )    .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال الحافظ ابن كثير رحمه الله تعالى في ترجمة الكرابيسي ( طبقات الفقهاء الشافعيين 1/133) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  وأن أحمد بن حنبل كان تكلم فيه بسبب مسألة اللفظ , وكان هو أيضاً يتكلم   في أحمد , فتجنَّب الناس الأخذ عنه لهذا السبب . قلت : الذي رأيت عنه أنه   قال كلام الله غير مخلوق من كل الجهات إلا أن لفظي بالقرآن مخلوق , ومن لم   يقلْ : إن لفظي بالقرآن مخلوق فهو كافر . وهذا هو المنقول عن البخاري  وداود  بن على الظاهري , وكان الإمام أحمد يسدُّ في هذا البابَ لأجل حسم  مادة  القول بخلق القرآن ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وممن كان يقول باللفظ أيضاً  الإمام محمد بن جرير الطبري رحمه الله تعالى ,  وهي من المسائل التي نقم  عليه بسببها بعض متعصبة الحنابلة , قال الحافظ ابن  كثير رحمـه الله تعالى (  المصدر السابق 1/226 )  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;( كان قد وقع بينه ـ الطبري ـ  وبين الحنابلة أظنه بسبب مسألة اللفظ , واتهم  بالتشيع , وطلبوا عقد مناظرة  بينهم وبينه , فجاء ابن جرير لذلك ولم يجئ  منهم أحد , وقد بالغ الحنابلة  في هذه المسألة وتعصبوا  لها كثيراً ,  واعتقدوا أن القول بها يفضي إلى  القول بخلق القرآن , وليس كما زعموا , فإن  الحق لا يحتاط له بالباطل ,  والله أعلم ) اهـ . ( وانظر في محنة ابن جرير  مع الحنابلة البداية  والنهاية 11/145 ,  الكامل لابن الأثير 7/8 , السير  14/272 ـ 277 , الوافي  بالوفيات 2/284 )  .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;نعم , فإن القرآن كلام الله تعالى غير  مخلوق وهو صفة من صفات ذاته العلية ,  إلا أنه لا يصحَّ أن يحتاط لهذا الحق  بالباطل الذي هو إنكار حدوث وخلق ما  قام بالمخلوق , ثم التشنيع على من  يقول بذلك !&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;على أية حال فإن الحق في هذه القضية مع  الكرابيسي وابن كلاّب والبخاري  ومسلم وأبي ثور وداود والمحاسبي والطبري  وغيرهم ممن كان على طريقهم ، أما  الإمام أحمد رضي الله عنه ـ ومن قال  بقوله ـ  فكلامه محمول على سدّ باب  الذريعة لكي لا يتوسل بالقول باللفظ  إلى القول بخلق القـرآن .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال الإمام الذهبي ( السير 12/82 ، وانظر أيضاً السير 11/510 )    :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  ولا ريب أن ما ابتدعه الكرابيسي وحرره في مسألة اللفظ وأنه مخلوق هو حق ،   لكن أباه الإمام أحمد لئلا يُتذرع به إلى القول بخلق القرآن فسدّ الباب )   اهـ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال أيضاً ( ميزان الاعتدال 1/544 )  : ( وكان يقول ـ  يعني الكرابيسي ـ  القرآن كلام الله غير مخلوق , ولفظي به مخلوق , فإن عنى  التلفظ فهذا جيد ,  فإن أفعالنا مخلوقة , وإن قصد الملفوظ بأنه مخلوق فهذا  الذي أنكره أحمد  والسلف وعدّوه تجهماً ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ولا ريب أن  مراد الكرابيسي وابن كلاّب والبخاري ومسلم وأبي ثور وداود ومن  كان على  قولهم لاريب أن مرادهم هو الأول  ,  وعلى الجملة فإن القضية أهون  من أن  يُبـدَّع من أجلها .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال الحافظ الذهبي ( السير 11/510)    بعد أن نقل قول الحافظ أبي بكر  الأعين : مشايخ خراسان ثلاثة قتيبة , وعلى  بن حجر , ومحمد بن مهران الرازي ,  ورجالها أربعة عبدالله بن عبدالرحمن  السمرقندي ومحمد بن إسماعيل البخاري  قبل أن يظهر منه ما ظهر . . . الخ&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال  الذهبي معلّقاً عليه : ( والذي ظهر من محمد ـ يعني البخاري ـ أمرٌ خفيف   من المسائل التي اختلف فيها الأئمة في القول في القرآن وتسمّى مسألة أفعال   التالين , فجمهور الأئمة والسلف والخلف على أن القرآن كلام الله المنزل   غير مخلوق وبهذا ندين الله ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ولا يلزم من هجر الإمام  أحمد لهؤلاء الأئمة أن يكونوا على غير طريق السلف ,  لا سيما أن الحق معهم  فيما ذهبوا إليه كما قرَّرَه الإمام الذهبي , كما  أننا متيقنون بأنهم  رحمهم الله تعالى لم يقولوا هذا القول دون أن تدعو لذلك  حاجة  , كلا ,  وحاشاهم أن يتكلموا بشيء سكت عنه الصحابة والتابعون , لكنهم  لمَّا رأوا  الناس تقحموا هذا الباب , وخاضوا في هذا الأمر , وحملوه على  غير وجهه ,  اضطروا إلى الكلام فيه تبياناً للحق , وكفّاً للناس عن ذلك .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال العلامة الكوثري رحمه الله تعالى ( في تعليقه على تبيين كذب المفتري هامش(2) من الصفحة / 406 ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  أما كلام أحمد في ابن كلاب وصاحبه فلكراهته الخوض في الكلام وتورُّعِه   منه , ولكن الحق أن الخوض فيه عند الحاجة متعيِّنٌ على خلاف ما يرتئيه أحمد   ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;على أن الأمر خفيف كما وصفه الحافظ الذهبي , وأن  هذه المسألة مما اختلفت  فيها أقوال الأئمة , وهم متفقون جميعاً على أن  القرآن الذي هو صفة الرحمن  وكلامه تعالى غيرمخلوق .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;بهذا  يتبين أن الإمام ابن كلاّب لم يكن وحده في هذا الأمر الذي ذهب إليه ,  بل  كان على رأيه كبار أئمة الدين , وبهذا أيضاً يُعلم أنه لم يبتدع أو  يخالف  منهج السلف والسنة , بل هو من أكابر أهل السنة والجماعة السائرين على  خطى  السلف الصالح كما مرّ من أقوال العلمـاء  فيه  .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فإذا كان  الأمر كذلك , فمن أين جاء القول بأن الإمام الأشعري قد ترك  طريقته وآراءه ؟   وهذا السؤال يجرنا إلى الحديث عن القضية الثالثة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;الردّعلى القضية الثالثة :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;كتاب  الإبانة هو متمسك ومعتمد من يقول بمرور الإمام الأشعري بثلاث مراحل في   حياته , والذي لا ريب فيه أن الإمام قد سلك في هذا الكتاب وفي غيره من   الرسائل التي نسبت له أسلوباً مختلفاً في التأليف , فهو في الغالب قد سلك   مسلك جمهور السلف في المتشابهات , نعني بذلك أنه قد أخذ بطريق التفويض ,   ففهم البعض من ذلك أن الإمام قد رجع عن طريق ابن كلاب الذي كان عليه إلى   طريق السلف !&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ونحن قد أثبتنا في الحديث حول القضية الثانية  أن ابن كلاب لم يكن مخالفاً  للسلف بل هو منهم وعلى طريقهم , وهذا كافٍ في  الردِّ لمن تأمل وأنصف .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;لكننا نزيد على ذلك ونقول :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;إن  كتاب الإبانة الذي هو معتمد أصحاب هذه الدعوى , وهو الدليل عندهم على   رجوع الإمام عن طريق ابن كلاب , نقول : إن هذا الكتاب بذاته ينقض دعوى رجوع   الإمام عن هذا الطريق , لأنه مؤلَّف على طريقة ابن كلاّب وعلى منهجه .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال  الحافظ ابن حجر في ( لسان الميزان 3/291 )  ـ وقد مرّ قريباً ـ تعليقاً   على وصف ابن النديم لابن كلاّب بأنه من الحشوية , قال الحافظ : ( يريد من   يكون على طريق السلف في ترك التأويل للآيات والأحاديث المتعلقة بالصفات   ويقال لهم المفوضة , وعلى طريقته ـ يعني ابن كلاّب ـ مشى الأشعري في كتاب   الإبانة ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وهذا يزيد اليقين بأن الإمام ابن كلاب كان  على طريق السلف الصالح ومن  أئمتهم , لأن الإبانة التي ألَّفها الإمام  الأشعري في آخر حياته ـ تبعاً  لمن يزعم ذلك ـ على منهج السلف هي مؤلَّفة  على طريقة الإمام ابن كلاب ,  وهذا يقتضي قطعاً أن طريق السلف وطريق ابن  كلاب هما في حقيقة الأمر طريق  واحد وهو ما كان عليه الإمام الأشعري بعد  رجوعه عن الاعتزال , أي أن الإمام  لم يمرَّ بثلاث مراحل في حياته , بل هما  مرحلتان فقط , مرحلة الاعتزال ثم  أعقبتها مرحلة العودة إلى طريق السلف  التي كان عليها ابن كلاب والمحاسبي  والقلانسي والكرابيسي والبخاري ومسلم  وأبو ثور والطبري وغيرهم , وهي  المرحلة التي ألَّف الإمام فيها كتاب  الإبانة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ويُروى أن الإمام الأشعري عندما ألَّف الإبانة  رفضها بعض حنابلة (3) بغداد  تعصّبـاً ولـم يقبلـوها منـه ( انظرسيرأعلام  النبلاء 15/90 , طبقات  الحنابلة 2/18 , الوافـي بالوفيات 12/146 ) ولعـل  هـذا يؤيد ما مرَّ من أن  الإبانة مؤلَّفة على طريقة ابن كلاب الذي هجره  بعض الحنابلة فيمن هجروه من  الأئمة لأجل مسألة اللفظ وأخذهم بعلم الكلام  للرد على المخالفين من  المعتزلة وغيرهم .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وهذا الذي ذكرناه  عن كتاب الإبانة , إنما أردنا به الإبانة التي صنّفها  الإمام , وليست  الإبانة المتداولة والمطبوعة اليوم , وذلك لما حدث على هذا  الكتاب من  التحريف والنقص والزيادة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال العلامة الكوثري رحمه الله تعالى في مقدمة كتاب " تبيين كذب المفتري " :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;( والنسخة المطبوعة في الهند من الإبانة نسخة مصحفة محرفة تلاعبت بها الأيدي الأثيمة , فيجب إعادة طبعها من أصل موثوق ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال أيضاً ( مقدمته على كتاب إشارات المرام من عبارات الإمام للعلامة البياضي )  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  ومن العزيز جدّاً الظفر بأصلٍ صحيح من مؤلفاته على كثرتها البالغة ,   وطبْعُ كتاب الإبانة لم يكن من أصل وثيق , وفي المقالات المنشورة باسمه   وقفة ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وهذا أيضاً ما ذهب إليه الدكتورعبد الرحمن بدوي مؤيداً للعلامة الكوثري ( مذاهب الإسلاميين 1/516 ) قال :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  وقد لاحظ الشيخ الكوثري بحق أن النسخة المطبوعة في الهند . . تلاعبت بها   الأيدي الأثيمة. . ) اهـ .  كما لاحظ ذلك غيرهم من الدارسين ( انظر مذاهب   الإسلاميين 1/517 وما بعدها )   ,&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وللشيخ وهبي غاوجي حفظه  الله رسالة في هذا الموضوع بعنوان " نظرة علمية في  نسبة كتاب الإبانة  جميعه إلى الإمام أبي الحسن " أتى فيها بأدلة موضوعية  تدل على أن قسماً  كبيراً مما في الإبانة المتداولة اليوم بين الناس لا يصح  نسبته للإمام  الأشعري .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقد طبع كتاب الإبانة طبعة قوبلت على أربع نسخ  خطية بتحقيق الدكتورة فوقية  حسين , وهي طبعة وإن كانت أحسن حالاً من  المطبوعة قبلُ إلا أنها لم تخلُ من  التحريف والنقص والزيادة أيضاً , وهذا  لعله يصحح ما ذهب إليه العلامة  الكوثري رحمه الله تعالى حين قال ( ومن  العزيز جدّاً الظفر بأصلٍ صحيح من  مؤلفاته على كثرتها البالغة ) .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقد  نقل الحافظ ابن عساكر رحمه الله تعالى في كتاب تبيين كذب المفتري فصلين   من الإبانة , وعند مقارنة الإبانة المطبوعة المتداولة مع طبعة الدكتورة   فوقية مع الفصلين المنقولين عند ابن عساكر يتبين بوضوح قدر ذلك التحريف   الذي جرى على هذا الكتاب .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وهذه بعض الأمثلة على ذلك :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;*  جاء في الإبانة المطبوعة ص/16 ما نصُّه ( وأنكروا أن يكون له عينـان مـع   قولـه              تجري بأعيننا  . . ) اهـ   هكذا بالتثنية !&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;* وعند ابن عساكر ص/ 157 ( وأنكروا أن يكون له عين . . . ) بإفراد لفظ العين .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;* وجاء في المطبوعة ص/18 ( وأن له عينين بلا كيف . . )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;* وفي طبعة الدكتورة فوقية ص/22 ( وأن له سبحانه عينين بلا كيف ) هكذا , كلاهما بالتثنية !&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;* وعند ابن عساكر ص/ 158 ( وأن له عيناً بلا كيف . . ) بإفراد لفظ العين .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;والإفراد  هو الموافق للكتاب والسنة وأقوال السلف , وهذا نصٌّ واضح في  التلاعب بنسخ  الكتاب , ولفظ العينين لم يردْ  في القرآن ولا في السنة  ,  ومن ثنَّى فقد  قاس الله تعالى على المحسوس المشاهد من الخلق  تعالى الله  وتقدس عن ذلك .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال  العلامة الكوثري رحمه الله تعالى في تعليقه على كتاب الأسماء والصفات   للبيهقي في هامش ص/313  ( لم ترد صيغة التثنية في الكتاب ولا في السنة ,   وما يروى عن أبي الحسن الأشعري من ذلك فمدسوس في كتبه بالنظر إلى نقل   الكافة عنه )  ثم قال : ( قال ابن حزم : لا يجوز لأحد أن يصف الله عز وجل   بأن له عينين لأن النص لم يـأت بـذلك ) اهـ وقال ابن عقيل معلقاً على حديث   الدجال  ( دفع شبه التشبيه ص/263 ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;( يحسب بعض الجهلة أنه ـ صلى الله عليه وسلم ـ لما نفى العور عن الله عز وجل أثبت&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;من دليل الخطاب أنه ذو عينين , وهذا بعيد من الفهم , إنما نفى العور من حيث نفي النقائص . . ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال ابن الجوزي في الرد على من أثبت لله تعالى عينين  ( دفع شبه التشبيه ص/114 ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  قلت : وهذا ابتداع لا دليل لهم عليه , وإنما أثبتوا عينين من دليل الخطاب   في قوله عليه الصلاة والسلام : " وإن الله ليس بأعور "  وإنما أراد نفي   النقص عنه تعالى ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ومن أمثلة التحريف فيه أيضاً القدح بالإمام الأعظم أبي حنيفة رضي الله عنه :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فقد  جاء في الإبانة المطبوعة ص/ 57 ( وذكر هارون بن إسحاق الهمداني عن أبي   نعيم عن سليمان بن عيسى القاري عن سفيان الثوري , قال : قال لي حماد بن أبي   سليمان : بلِّغ أبا حنيفة المشرك أنِّي منه بريء . قال سليمان : ثم قال   سفيان : لأنه كان يقول القرآن مخلوق .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وذكر سفيان بن وكيع  قال عمر بن حماد بن أبي حنيفة قال أخبرني أبي قال :  الكلام الذي استتاب  فيه ابن أبي ليلى أبا حنيفة هو قوله : القرآن مخلوق .  قال : فتاب منه وطاف  به في الخلق  . قال أبي : فقلت له كيف صرت إلى هذا ؟  قال : خفت أن يقوم  عليّ , فأعطيته التقيّـة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وذكر هارون بن إسحاق قال سمعت  إسماعيل بن أبي الحكم يذكر عن عمر بن عبيد  الطنافسي أن حمّاداً ـ يعني ابن  أبي سليمان ـ بعث إلى أبي حنيفة : إني بريء  مما تقول , إلا أن تتوب .  وكان عنده ابن أبي عقبة , قال , فقال : أخبرني  جارك أن أبا حنيفة دعاه إلى  ما استتيب منه بعد ما استتيب .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وذكر عن أبي يوسف قال : ناظرت أبا حنيفة شهرين حتى رجع عن خلق القرآن ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ترى  هل نحن بحاجة إلى إثبات كذب مثل هذه الأخبار وأنها مدسوسة في كتاب  الإمام  الأشعري , أم أنه يكفي عزوها إلى الإبانة المطبوعة لكي يُعلم  تحريفها  وتلاعـب الأيـدي فيها ؟!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وفي طبعة الدكتورة فوقية ص/90 , 91  جاء بعد الخبر الأول بعد قول سفيان :  لأنه يقول القرآن مخلوق .  ما نصُّه :  ( وحاشى الإمام الأعظم أبو حنيفة رضي  الله عنه من هذا القول بل هو زور  وباطل فإن أبا حنيفة من أفضل أهل السنة )  اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وجاء فيها  بعد قول ابن أبي عقبة : أخبرني جارك أن أبا حنيفة دعاه لما  استتيب منه بعد  ما استتيب . ما نصُّه : ( وهذا كذب محض على أبي حنيفة رضي  الله عنه ) اهـ  .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال العلامة الكوثري رحمه الله تعالى في تعليقه على كتاب  الاختلاف في اللفظ  لابن قتيبة , في هامش ص/ 49  , ما نصُّه ( ومن غريب  التحريف ما دُسَّ في  بعض نسخ الإبانة للأشعري كما دُسَّ فيها أشياء أخر من  أن حمّاد بن أبي  سليمان قال " بلِّغ أبا حنيفة المشرك أني بريء من دينه "  وكان يقول بخلق  القرآن . فإن لفظ حمّاد " بلّغ أبا فلان " لا أبا حنيفة !  كما في أول خلق  الأفعال للبخاري , وجعل من لا يخاف الله لفظ " أبا حنيـفة  " فـي موضـع "  أبا فلان " والله أعلم من هو أبو فلان هذا , وما هي  المسألة . . ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال الشيخ وهبي غاوجي حفظه الله ( نظرة علمية في نسبة كتاب الإبانة جميعه . . . ص/20 )  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  ولا بأس أن نقول : لو كان الإمام الأشعري رحمه الله تعالى نسب حقاً إلى   الإمام ـ يعني أبا حنيفة ـ  القول بخلق القرآن لما كان للإمام الأشعري تلك   المكانة العالية عند الحنفية أتباع الإمام أبي حنيفة رحمه الله تعالى .  فلا  تلتفت أيها القارئ إلى تلك النقول المبتورة مبتدأً والباطلة سنداً ,  وأحسن  الظن بالإمام الأشعري كما تحسن الظن بإمام الأئمة الفقهاء وسائر  الأئمة  رضوان الله تعالى عليهم . وتذكر أنه أُدخِل الكثيرُ من الأباطيل  على حديث  رسول الله صلى الله عليه وسلم , رُكّبت لها أسانيد باطلة ,  لكلمات باطلة  كذلك . ولا تنس أنه حُشِر في كتب كثير من العلماء كلماتٌ  وعبارات وحذف منها  كلمـات وعبارات حتى في حيـاة أصحابها ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ومن  هذه الأمثلة أيضاً ما جاء في الطبعة المتداولة عند ذكر الاستواء ص/69 (   إن قال قائل : ما تقولون في الاستواء ؟ قيل له نقول : إن الله عز وجل   مستوٍ على عرشه كما قال { الرحمن على العرش استوى } . . )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وفي طبعة الدكتورة فوقية ص/105 ( . . نقول إن الله عز وجل استوى على عرشه استواءً يليق به من غير حلول ولا استقرار . . )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فالعبارة الأخيرة محذوفة من الطبعة المتداولة !!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وفي  ص/73 من الإبانة المتداولة ( فكل ذلك يدل على أنه تعالى في السماء  مستوٍ  على عرشـه , والسماء بإجماع الناس ليست الأرض , فدل على أن الله  تعالى  منفرد بوحدانيته مستوٍ على عرشه ) اهـ&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وفي طبعة الدكتورة فوقية ص/113 ( فدل على أنه تعالى منفرد بوحدانيته مستوٍ على عرشه استواءً منزهاً عن الحلول والاتحاد ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;إلى  غير ذلك من عشرات الأمثلة الدالَّة دلالة قاطعة على تحريف الكتاب ,   والقاضية بعدم جواز اعتبار معظمه ممثلاً لعقيدة الإمام الأشعري إلا في ما   وافقت فيه قول الكافة من أهل العلم والنقل عنه .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فإذا ثبت ـ  كما مرَّ معنا ـ  تاريخيّاً أن الإمام بعد رجوعه عن الاعتزال  كان على منهج  السلف وأهل السنة , وإذا ثبت أيضاً أن الإمام ابن كلاب كان من  أئمة السلف  وعلى نهـج السنة , وإذا ثبت أيضاً أن كتاب الإبانة الذي بنيت  عليه هذه  الدعوى من أساسها هو في حقيقة الأمر مؤلف على طريقة ابن كلاب التي  هي  ذاتها طريقة السلف , إذا ثبت ذلك ثبت بناءً عليه أن الإمام لم يمرَّ  بثلاث  مراحل في حياته , وإنما هما مرحلتان مرحلة الاعتزال في بداية حياته  ثم  مرحلة عودته ورجوعه إلى طريق السلف .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ولا نعلم لمن يقول بهذه  الدعوى دليلاً على ما ذهب إليه إلا الاعتماد على  أسلوب الإبانة وبعض  الرسائل الأخرى والطريقة التي كتبت عليها , لأن الإمام  قد سلك في الإبانة  طريق التفويض , وهي طريقة جمهور السلف , وهي في حقيقتها  لا تنافي بينها  وبين طريق التأويل بشرطه , والأشاعرة يعتقدون كل ما في  الإبانة ـ نعني  الإبانة الصحيحة التي كتبها الإمام وليست الإبانة المحرفة ـ   ويعقدون عليه  خناصرهم , إذ كلٌّ من التفويض والتأويل حق لا اعتراض عليه ,  وكلا  الطريقين مأثور عن الصحابة والسلف كما سيأتي بيانه , وكلا الطريقين  متفقان  على التنزيه بعد إثبات ما أثبته الله تعالى لنفسه , وكلاهما متفقان  على  استبعاد الظاهر وما يعهده الخلق من عالمهم .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;قال الحافظ ابن عساكر رحمه الله تعالى ( التبيين ص/388 )  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  بل هم ـ يعني الأشاعرة ـ يعتقدون ما فيها ـ أي الإبانة ـ أسدّ اعتقاد ,   ويعتمدون عليها أشدّ اعتماد , فإنهم بحمد الله ليسوا معتزلة ولا نفاة لصفات   الله معطلة , لكنهم يثبتون له سبحانه ما أثبته لنفسه من الصفات , ويصفونه   بما اتصف به في محكم الآيات , وبما وصفه به نبيّه صلى الله عليه وسلم في   صحيح الروايات , وينزهونه عن سمات النقص والآفات ) اهـ .   وهذا الذي قاله   الحافظ ابن عساكر منطبق على كتاب الإبانة الذي ألفه الإمام , أما ما يوجد   اليوم في أيدي الناس منها فلا ثقة به ولا يصح أن يمثل ـ في الغالب ـ  اعتقاد  الإمام أو الأشاعرة كما أثبتنا ذلك , إلا فيما وافق قول الكافة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقال أيضاً رحمه الله تعالى ( تبيين كذب المفتري ص/389)  :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  ولم يزل كتاب الإبانة مُستصوباً عند أهل الديانة , وسمعت الشيخ أبا بكر   أحمد بن محمد بن إسماعيل بن محمد بن بشار البوشنجي المعروف بالخسروجـردي   الفقيه الزاهد يحكي عن بعض شيوخه أن الإمام أبا عثمان إسماعيل بن عبد   الرحمن بن أحمد الصابوني النيسابوري ما كان يخرج إلى مجلس درسه إلا وبيده   كتاب الإبانة لأبي الحسن الأشعري , ويظهر الإعجاب به , ويقول : ماذا الذي   يُنكر على من هذا الكتاب شرح مذهبه . فهذا قول الإمام أبي عثمان وهو من   أعيان أهل الأثر بخراسان . ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فانظر إلى قدر كتاب  الإبانة وصاحبه عند أعلام الأمة , فهذا شيخ الإسلام أبو  عثمان الصابوني  رحمه الله تعالى وهو من هو جلالة وعلماً وزهداً (4) يثني  هذا الثناء  العاطر على الإمام أبي الحسن وكتابه الإبانة , ومنه تعلم أن شيخ  الإسلام  أبا عثمان الصابوني أيضاً كان على طريق الإمام الأشعري , كيف لا  وقد تولّى  تربيته وتهذيبه الإمام أبو الطيب سهل بن أبي سهل الصعلوكي , وهو ـ  أبو  الطيب ـ  من طبقة أصحاب أصحاب الإمام الأشعري , أي من الطبقة الثانية ,   وكان يحضر مجالس أبي عثمان أئمةُ الوقت كالأستاذ أبي إسحاق الإسفراييني   والأستاذ الإمام أبي بكر بن فورك وسائر الأئمة , وهؤلاء من أعلام أمة   الإسلام من السادة الأشاعرة , وثناؤهم عليه وثناؤه عليهم يدلّ على أنهم على   طريق واحد رحمهم الله تعالى ورضي عنهم . ( انظر ترجمة شيخ الإسلام   الصابوني في تاريخ مدينة دمشق 9/3 , سير أعلام النبلاء 18/40 , الطبقات   الكبرى للتاج السبكي 4/271 )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;بعد كل ما مرَّ , وبعد كل هذه  الأدلة , هل يصح وفقاً للمنهج العلمي للبحث  أن تهمل جميع هذه البراهين  التاريخية والعقلية والعلمية , ثم يؤخذ بكلام  استنباطي لا يرقى إلى مستوى  الظن , وليس له ما يؤيده من النقل والعقل ؟!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ولو بالغنا واعتبرنا ما اعتمدت عليه هذه الدعوى دليلاً لما أمكن الأخذ به علمياً لأن الدليــل&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;متى ما تطرق إليه الاحتمال كساه ثوب الإجمال وسقط به الاستدلال , كما هو مقرر في علم&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;الأصول  , هذا إذا تطرق إلى الدليل الاحتمال مجرد تطرق , فكيف يكون الحال  إذا  قارب هذا الاحتمال حدَّ اليقين كما مرَّ من أدلـة تحريف الإبانة ؟!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;بيد  أننا سنبالغ في الافتراض ونقول : هَبْ ـ جدلاً ـ أن كتاب الإبانة   المتداول غير محرَّفٍ , وأنه ثابت النسبة إلى الإمام الأشعري , وأنه قد رجع   فعلاً عن ما كان يعتقده من التـنـزيـه&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فهل يلزم الأمة أن تتابعه في هذا الأمر ؟!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;إن  من يعتقد ذلك يسيء الظن بعقول أكثر من عشرة قرون من العلماء والأئمة ,   وينسبهم إلى التقليد الأعمى في العقائد , ويغيب عنه أن الأمة نُسِبت إلى   الإمام الأشعري من حيث كونه وقف حاملاً لواء السنة على طريق السلف في وجه   أصحاب البدع والأهواء , لا لأنهم  قلّدوه في ما ذهب إليه , فمتى ما رجع عن   اعتقاده رجعوا  ! كلا .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;فهم في الحقيقة منتسبون إلى رسول  الله صلى الله عليه وسلم والسلف الصالح ,  وما الإمام الأشعري رحمه الله  وغيره من أئمة أهل السنة إلا أدلاّء على  الطريق .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ومن يروج  لمثل هذه الدعاوى يريد أن يقول بلسان حال هذه الدعوى وأمثالها أن  هذا الذي  رجع عنه هؤلاء الأكابر لو كان حقاًّ ما رجعوا عنه !  فالحق عنده  يعرف بمن  قال به وتبناه وليس بما اعتضد به من أدلة وبراهين !  وهل أُتِيَ  من أتِيَ  إلا من قبل هذا الأمر الذي هو تعظيم الكبراء إلى الحدِّ الذي أعمى  أعينهم  عن الأخطاء , فاتبعوهم مقلدين لهم في أخطائهم معتقدين أنها هي الحق  الذي  لا يأتيه الباطل ولا يتطرق إليه .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ولله درُّ الإمام ابن الجوزي ما أصدق عبارته فقد أصاب رحمه الله تعالى المحزّ وطبّق المفصل حيث قال  ( صيد الخاطر ص/187 ) :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(  قد قال أحمد بن حنبل رحمة الله عليه : من ضيق علم الرجل أن يقلد في دينه   الرجال .  فلا ينبغي أن تسمع من مُعَظَّمٍ في النفوس شيئاً في الأصول   فتقلده فيه , ولو سمعت عن أحدهم ما لا يوافق الأصول الصحيحة , فقل : هذا من   الراوي , لأنه قد ثبت عن ذلك الإمام أنه لا يقول بشيء&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;من  رأيه . فلو قدَّرنا صحته عنه فإنه لا يُقَلَّد في الأصول , ولا أبو بكر   ولا عمر رضي الله عنهما . فهذا أصلٌ يجب البناء عليه , فلا يهولنَّك ذكرُ   معظَّمٍ في النفوس ) اهـ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;لقد أطنبنا في مناقشة هذه  القضية , وما كنا لنفعل ذلك لولا أن تمسك بها  البعض واعتبرها أمراً  مسلَّماً ثم ذهب يبني عليها ويؤسس , فاقتضى الأمر  التفصيل , وإلا فإن  القضية أهون من ذلك بكثير , إذ كان يكفينا مؤنة النقاش  القول المأثور (  البينة على من ادعى ) ولا بينة ثمَّ ولا قرينة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ومهما عظُمَ  قدرُ القائل بهذه الدعوى فإنه لن يغير من شأن الحقيقة شيئاً ,  لأن أي  دعوى إنما هي تبعٌ للبراهين والأدلة التي تثبتها فتكون حقيقة أو  تنفيها  فتكون خطأً ووهماً يجب الرجوع عنه , وكلٌّ يؤخذ منه ويردُّ عليه إلا   المعصوم صلى الله عليه وسلم , والحق أحق وأثمن ما يطلبه المسلم وإذ علمت   هذا ـ وفقنا الله تعالى وإياك ـ  فَدعْ عنك من قال إذ الحق لا يعرف بالرجال   , ولكن اعرف الحق تعرف أهله , وعليك بما قيل إن كان حقاً , وإلاّ فالرجوع   إلى الحق أولى من التمادي في الباطل .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;-----------------------------&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(1)  نحن نقول هذا من باب التسليم الجدلي , وإلا فإن الذي رجحه المحققون من   الباحثين أن كتاب اللمع ألَّفه الإمام الأشعري بعد الإبانة . انظرمقدمة   كتاب اللمع للأستاذ حمودة غرابة .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(2) انظر الهامش ص/9 .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(3)  قيدنا هذا الرفض بأنه من بعض الحنابلة , لأنه لم تزل طائفة كبيرة من   الحنابلة يوالون الإمام الأشعري ويحبونه وينتسبون إليه , قال الحافظ ابن   عساكـر في " التبيين " ص/389 أثناء ردّه على الأهوازي الذي استشهد بالقصة   من أجل إثبات  رفض الحنابلة للإمام الأشعري ولكتابه الإبانة , ما نصّه : (   فلو كان الأمر كما قال لنقلوه عن أشياخهم وأظهروه , ولم أزل أسمع ممن يوثق   به أنه ـ الإمام ـ كان صديقاً للتميميين سلف أبي محمد رزق الله بن   عبدالوهاب ابن عبدالعزيز بن الحارث , وكانوا  له مكرمين , وقد ظهر أثر بركة   تلك الصحبة على أعقابهم , حتى نسب إلى مذهبه أبو الخطاب الكلوذاني من   أصحابهم , وهذا تلميذ أبي الخطاب أحمد الحربي يخبر بصحة ما ذكرته وينبي ,   وكذلك كان ينهم وبين صاحبه أبي عبدالله بن مجاهد وصاحب صاحبه أبي بكر بن   الطيب ـ الباقلاني ـ من المواصلة والمؤاكلة ما يدلّ على الاختلاق من   الأهوازي . . ) اهـ . وانظر أيضاً ص/ 163 من نفس الكتاب .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(4) قال عنه التاج السبكي : الملقب بشيخ الإسلام , لقبه أهل السنة في بلاد خراسان , فلا يعنون عند إطلاقهم هذه اللفظة غيرَه .&lt;/p&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-2903547199713643928?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/2903547199713643928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/syubhat-mengenai-imam-abu-hasan-al.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2903547199713643928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2903547199713643928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/syubhat-mengenai-imam-abu-hasan-al.html' title='Syubhat mengenai Imam Abu Hasan Al-Asy&apos;ari dan Bantahannya'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1008145043536697238</id><published>2011-12-29T12:16:00.000+07:00</published><updated>2011-12-29T12:17:36.213+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fun'/><title type='text'>"Belum dibilang 'Menikah' kalau tidak menikahi wanita Mesir"</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Tadi Malam dalam acara  penutupan kegiatan Masif KMM Mesir,  Dr.Ayman Amin Abdul Ghani (  Pengarang kitab Al-Kaafi ) menukilkan perkataan yang menurut sebagian  orang adalah perkataan Imam Syafi'i.Perkataan tersebut berbunyi :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;من لم يتزوج بمصرية فليس بمتزوج&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"Belum dibiliang 'Menikah' kalau tidak menikahi wanita Mesir"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkataan ini ternyata diriwayatkan dengan versi yang berbeda-beda , diantaranya :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;من لم يتزوج بمصرية فهو أعزب&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;من لم يتزوج مصرية لايقول اني تزوجت&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;من لم يتزوج بمصرية فليس بمحصن&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;من مات لم يتزوج مصرية فقد مات أعزب&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;من لم يتزوج بمصريه فأنه لم يتزوج&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkataan  ini sendiri masyhur dikalangan sebagian dan gharib di kalangan lain ,  diantara sumbernya adalah Perkataan Abdul Awwal dalam kitabnya " المجموع  في ترجمة العلامة حماد  الأثصاري " bahwasanya Alamah Syekh Hammad  Al-Atsshori berkata "Aku mendengar Ayahku berkata :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"قال الشافعي: من لم يتزوج مصرية فهو ليس بمحصن "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;*****&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masalah  riwayat ini cukup menjadi perbincangan di kalangan Ahli Ilmu.Pujian  Imam Syafi'i terhadap wanita mesir ini paling tidak menimbulkan tanda  tanya , apa kelebihan wanita mesir ? Hal ini lalu menimbulkan polemik  lain , apakah nukilan ini memang benar-benar berasal dari Imam Syafi'i  Rahimahullah ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada banyak pendapat tentang ini ,  ada yang mentah-mentah menolak bahwa nukilan ini berasal dari Imam  Syafi'i Ra , menurut mereka sangat tidak masuk Akal manusia sekelas Imam  Syafi'i Ra memuji wanita suatu golongan dibanding golongan lain.Ada  juga yang mengambil posisi tawaquf , tidak meng-iya-kan dan tidak pula  menolak.Dan tentu saja ada yang membenarkan bahwa kalimat nukilan diatas  benar dari Imam Syafi'i Ra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut pendapat  kedua dan ketiga (yg tawaquf dan yg membenarkan) , Nukilan ini tidak  bisa serta merta ditolak mengingat diantara perawinya adalah Ulama  Tsiqoh seperti Alamah Syekh Hammad Al-Atsshori , dan bisa jadi nukilan  ini terdapat dalam salah satu Makhtuthot (manuskrip) yang tidak dicetak  dan diterbitkan setelah zaman itu *sampai sekarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memang  , kalau kita ruju' beberapa kitab Manaqib Imam Syafi'i Ra , kita  tidak/belum menemukan nukilan ini , namun ada beberapa catatan bahwa di  dalam kitab Manaqib Imam Syafi'i Ra karangan Imam Al-Baihaqi kemungkinan  besar ada nukilan ini (namun tidak dicetak).hal ini diisyaratkan  sendiri oleh Imam Al-Baihaqi dalam kitab manaqib Imam Syafi'i Ra "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقد أخرجته في نوادر الحكايات في آخر الكتاب.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;( Aku telah mentakhrij beberapa Hikayat yang nadir *jarang diketahui oleh umum , di akhir kitab *kitab Manaqib )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وذكره مرة أخرى: وله حكايات لم يتفق إخراجها في كتاب المناقب وأخرجتها في جزء&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini juga beliau singgung kembali ( Dan ada beberapa hikayat dari Imam Syafi'i Ra yang tidak disepakati oleh Ahli Ilmu ,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;namun aku takhrij dalam kitab Manaqib dan aku buat dalam satu Juz tertentu)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah  perkataan Imam Al-Baihaqi ini bisa jadi mengisyaratkan ada beberapa  nukilan dari Imam Syafi'i Ra yang memang jarang diketahui oleh umum dan  kemungkinan besar hanya diriwayatkan dari lisan ke lisan.Dan nukilan  diatas bisa jadi ada dalam kategori " Nawadir al-Hikayat" tadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;'Ala  kulli hal , tentang kebenaran hal ini hanya Allah lah yang mengetahui  hakikatnya , dan sebagai manusia yang hanya diberi pengetahuan sangat  sedikit , alangkah baiknya kalau hal ini diserahkan kepada Allah dan  dicari Hikmahnya.Dan sikap ilmiah terbaik kita terhadap nukilan ini  adalah tawaquf , tidak mengatakan hal ini benar-benar kalam Imam Syafi'i  dan tidak pula menolaknya mentah-mentah mengingat hal ini ada riwayat  dari Ulama yang tsiqoh  , Sikap tawaquf ini muncul mengingat banyaknya  redaksi yang muncul senada dengan nukilan diatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;*****&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pujian-pujian terhadap wanita , ternyata juga kita temukan perkataan dari Ulama semisal Syekh Al-Basyir pernah berkata :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; من لم يتزوج شامية فهو أعزب. ( Siapa yang tidak menikahi wanita Syam , tidak akan (pernah disebut) menikah)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Wallahu a'lam bish-showab&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;*tentang  salah satu tabiat wanita mesir , saya teringat tulisan Abdul Hakim  pengarang Tarikh Masr (sejarah Mesir) bahwa dulu wanita2 dari kalangan  terhormat mesir (putri raja dll) sangat suka menikahi laki-laki dari  kalangan rakyat biasa , dan mereka lalu sewenang-wenang terhadap  laki-laki.Nah mungkin tabi'at wanita mesir ini hanya bisa ditaklukkan  oleh alki-laki luar biasa , dan Imam Syafi'i Ra telah melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;** Dari beberapa sumber Online&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;زمزمي صالح الفاداني الشافعي الأزهري&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1008145043536697238?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1008145043536697238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/belum-dibilang-menikah-kalau-tidak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1008145043536697238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1008145043536697238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/belum-dibilang-menikah-kalau-tidak.html' title='&quot;Belum dibilang &apos;Menikah&apos; kalau tidak menikahi wanita Mesir&quot;'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-6324874800850386169</id><published>2011-12-28T11:50:00.003+07:00</published><updated>2011-12-28T11:53:39.439+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Share of Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Mari Berbuat</title><content type='html'>Di prancis , seorang lelaki tua akhirnya hidup sebatang kara setelah  ditinggal mati oleh istri dan anak tunggalnya.Bagi kebanyakan orang,  untuk apa hidup terus ? Kemudian ia meninggalkan rumahnya , memilih  beberapa ekor domba dan pergi ke lembah Cavennen,sebuah daerah sepi yang  jauh dari keramaian.ia ingin melupakan masa lalunya disana.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Di  Daerah itu , masih tersisa puing-puing reruntuhan lima desa yang telah  ditinggalkan oleh penduduknya karena alasan yang tidak diketahui.Lelaki  tua itu memperkirakan bahwa seluruh daerah itu akan menjadi gurun  gersang bila tidak ada pohon yang tumbuh.Lalu ia memutuskan untuk  bermukim disana

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Dalam perjalanan menggembalakan domba-dombanya,  lelaki tua itu memunguti biji-biji oak, memilih yang masih baik, dan  merendamnya dalam seember air.Hari-hari berikutnya, dengan sebatang  besi, dilubanginya tanah-tanah yang dilaluinya dan ditanamkannya  biji-biji oak itu satu demi satu.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Dalam waktu tiga tahun,  ia  telah menanam 100.000 biji pohon oak.Ia berharap setidaknya 10.000 biji  oak akan tumbuh.ia juga berharap dapat diberi umur beberapa tahun lagi  untuk terus melakukan hal yang sama.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Ketika akhirnya meninggal  dunia pada 1947, dalam usia 89 tahun, lelaki tua itu telah berhasil  menumbuhkan sebuah hutan yang paling indah di Prancis.Hutan itu  terbentang sepanjang 11 kilometer dengan lebar tiga kilometer.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Apa  hasil dari pertumbuhan hutan pohon oak itu ? kini ada jutaan akar yang  mampu menampung air hujan dan menyuburkan daerah itu.Aliran-aliran  sungai kecil tercipta lagi.Rerumputan dan bebungaan tumbuh  subur.Burung-burung kembali ke hutan.Kehidupan pun berubah  disana.Sejumlah orang kembali menghuni daerah tersebut.dan setiap orang  kembali merasa bahagia, menikmati hidup dan menyelenggarakan berbagai  pesta.
Sumber : Frank mihalic, 1.500 cerita bermakna,penerbit obor , 1997, hal 78-79

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

***

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Masih  ingat dengan konsep 3M –nya AA Gym ? untuk mengubah “Daerah-daerah yang   gersang” disekitar kita, kita harus memiliki keberanian untuk (1)  memulai dari diri sendiri (berhenti untuk menuntut dan menyalahkan semua  pihak ) , (2)memulai dari hal kecil (yang sesuai dengan kapasitas dan  lingkar pengaruh kita), (3)dan memulainya saat ini juga (tidak menunggu  segala sesuatu tersedia untuk bertindak).

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Dalam realita hari ini  “daerah gersang yang tiada berpenghuni” diatas bisa kita terjemahkan ke  dalam beberapa hal.KKN yang meraja lela, budaya materialistik dan  individualistik masyarakat, kenakalan remaja, pendidikan yang mematikan  kreatifitas dan akhlak pelajar, pelaksanaan hukum yang timpang, politik  uang , suap menyuap , pelecehan , tindak kriminal , kesenjangan sosial ,  etika dan moral yang hangus di telan kapitalisme kehidupan dan masih  banyak lagi terjemahannya.Ini semua  merupakan hal-hal yang mesti  mendapatkan penanganan serius dan butuh orang-orang siap  yang  “bermukim” disana sepanjang hidupnya.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Memulai dan selanjutnya  Konsisten dalam berjuang, merupakan hal yang pokok untuk merubah  sesuatu.Semoga saya, anda dan kita semua mampu melakukan hal-hal yang  sederhana namun selalu konsisten sehingga akhirnya mampu melakukan  perubahan di sekitar kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-6324874800850386169?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/6324874800850386169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/mari-berbuat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/6324874800850386169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/6324874800850386169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/mari-berbuat.html' title='Mari Berbuat'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3282037110886640659</id><published>2011-12-28T00:21:00.000+07:00</published><updated>2011-12-28T00:23:45.475+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Dialog Cinta filosofis antara logika , hati dan diri</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;"Seperti apa rupanya ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ia cantik , putih , berjilbab , pokoknya tipe yang selama ini saya idamkan "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Lalu..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"ia pintar , dewasa dan kayaknya bersifat keibuan"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Lalu..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"hmm apa yah ? oh ya tawanya melembutkan , senyumnya menyejukkan ,dan perkataaannya menentramkan"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Lalu ? apa lagi ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Masih kurangkah apa yang saya cari ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hahaha cuma segitu ? cuma segitu alasanmu untuk mengatakan bahwa ia pantas untuk mu ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ya lalu apa lagi ? Tidak kah alasan itu cukup untuk mencintai ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hey , buka matamu ! tidak kah kau lihat bahwa ia terlalu rendah untuk kamu cintai dengan alasan seperti itu ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hahaha  justru kamu yang naif , semakin banyak alasan yang saya gunakan ,  justru akan semakin banyak alasan untuk meninggalkannya"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Nah  itu dia , kamu membuat banyak alasan ,namun semua itu bukanlah alasan  yang cukup tepat untuk mencintai , bahkan tidak pantas untuk  menjadikannya pasangan"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ya lalu apa ? jangan kau serang dengan pertanyaan dan perkataan yang membabi buta seperti ini donk ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Yah cukup satu alasan , dirimu saleh dan dirinya salehah "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hahaha  kau sedang bermain sinetron ternyata , kesempatan untuk mendapatkan  yang salehah hari ini tak lebih dari 30% , itupun setelah bertarung  dengan sekian banyak lelaki saleh"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kau majikan tergoblok  yang pernah kumiliki , bukankah sudah jelas . Alasan untuk mendapatkan  yang sesuai idaman bukan terletak pada dirinya.Ia ada dalam dirimu"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Maksudnya ...?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kau  sendiri bilang bahwa kesempatan untuk mendapatkan yang salehah itu  kecil dan kemungkinan terbesar dimiliki oleh lelaki saleh"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"lalu...?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"masih  belum nyambung juga ? cukup jadikan diri mu alasan untuk mencintai  nya.Jadilah golongan yang memiliki kemungkinan besar itu "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Maksudmu menjadi orang saleh juga ...?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Tidak  mesti , cukup selalu perbaiki niat dan kualitas dirimu .Tidak perlu  menjadi saleh , yang penting kamu selalu berusaha untuk menjadi saleh  dengan niat dan kualitas mu"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"oke oke saya paham , lalu bagaimana dengan dia yang kuceritakan tadi ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hahaha kau sekali lagi menunjukkan kebodohan"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Bodoh ? dimana bodohnya ? "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"kamu  bodoh karena hanya berhasil mengidentifikasi kebaikannya saja.Kamu  tidak cukup pintar untuk mengetahui kejelekan yang ia miliki"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Bukankah mencintai adalah alasan untuk menilai kebaikannya ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Bung ! mencintai adalah alasan untuk mengetahui ia seutuhnya sesuai pengetahuan mu"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Lalu apa yang harus saya lakukan ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Nah bukti bahwa kamu sendiri belum mengenal ia yang nafsu mu puja-puja selama ini"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Maksudnya..?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ketika  kamu hanya mengetahui kebaikannya, lalu memposisikannya sebagai seorang  putri tanpa noda di dalam selangkang nafsu mu , itu bukti bahwa tidak  ada yang kamu ketahui tentang nya kecuali sebesar upil nya"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"oke oke , lantas kalau saya akhirnya mengetahui kejelekannya ? bukankah rasa cinta itu bisa hilang ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Persis...itulah yang akan terjadi kalau kamu cukup bodoh dan tolol "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Nah  apa lagi ini ? bukankah dengan mengetahui kejelekan , akan ada alasan  untuk saya meninggalkannya ? Saya ingin yang sempurna sesuai kehendak  saya "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;" ralat Bung , sempurna sesuai kehendak selangkang  nafsumu. , mengetahui kejelekan seseorang yang memang kamu ingin seriusi  dalam lindungan kubah cinta Ilahi semestinya memang menjadi alasan  untuk meninggalkan , tapi alangkah lebih baik pengetahuan itu  diproyeksikan untuk lebih jujur membuka diri mu dan lebih jujur  mencintai nya kelak"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"lalu intinya ...?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Yah kamu pengennya apa ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Saya belum ingin apa-apa "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"ya udah tidur sana.Dan jangan pernah katakan apa-apa?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"katakan apa-apa pada siapa ?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Katakan  bahwa dalam salah satu pojok dekat jendela hati mu pernah disinggahi  sesuatu yang memikat rasa mu.Jangan jadi pengkhianat.Kelak kalau ia yang  kamu cintai hari ini sudah tidak dicintai lagi atau ketika kamu  ternyata ditakdirkan mendapatkan yang lain , maka kamu setidaknya pernah  mencoreng hati mu dengan berkhianat sebelum waktunya "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"maksudnya,,,?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Yah kamu pernah menjaja kehormatan mu , mengisinya dengan yang bukan hak kamu untuk mencintainya  "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;...Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasiqan dan ketaqwaan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dan sungguh merugilah orang yang mengotorinya... (Q.S: Asy-Syams)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;*Note : Silahkan cari sendiri mana yang jadi &lt;em&gt;Logika , Hati &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Diri&lt;/em&gt; (Kesalahan dalam meletakkan tokoh akan berakibat kesalahan dalam pemaknaan dan inti dialog sesungguhnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Janji dari  Allah adalah yang terbaik&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Bahwa pria baik untuk wanita baik&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Lalu kenapa mesti tergesa mengejar yang terbaik ?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Kalau diri saja belum baik ?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Jadi,kalau mau mendapatkan yang baik&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Berbaik-baik lah diri untuk jadi yang baik&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3282037110886640659?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3282037110886640659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/dialog-cinta-filosofis-antara-logika.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3282037110886640659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3282037110886640659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/dialog-cinta-filosofis-antara-logika.html' title='Dialog Cinta filosofis antara logika , hati dan diri'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-2600274667191309335</id><published>2011-12-27T14:44:00.000+07:00</published><updated>2011-12-27T14:45:10.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fun'/><title type='text'>Musim Dingin yang Sangat Dingin</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Waktu itu musim gugur, seorang suku indian pada daerah terpencil   bertanya pada kepala suku mereka yang baru. "Wala-wala chimo-ela suma   totangka obuawachi?" yang artinya, "Kepala suku, apakah musim dingin   kali ini akan sangat dingin atau seperti biasanya?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena  kepala suku ini sudah modern, dia tidak pernah belajar meramal  cuaca  dengan cara-cara kuno lagi. Ketika melihat ke atas, ia tidak dapat   mengatakan bagaimana nantinya keadaan cuaca. Meskipun begitu, supaya   aman, ia mengatakan bahwa musim dingin nantinya akan terasa dingin,   sehingga ia menyuruh warganya untuk mengumpulkan kayu bakar untuk   persiapan musim dingin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun setelah beberapa  hari, muncul idenya untuk menelepon Layanan  Perkiraan Cuaca, dan  menanyakan, "Apa musim dingin kali ini akan sangat  dingin atau tidak?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kelihatannya  musim dingin kali ini akan sangat dingin," kata petugas di  Layanan  Perkiraan Cuaca tersebut. Kemudian kepala suku kembali dan  menyuruh  warganya untuk mengumpulkan kayu lebih banyak lagi untuk  persiapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seminggu  kemudian dia menelepon kembali Layanan Perkiraan Cuaca. "Apa  musim  dingin kali ini akan sangat dingin?" "Ya," jawab orang di Layanan   Perkiraan Cuaca tersebut, "Musim dingin kali ini akan sangaaat dingin!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala suku kembali dan menyuruh warganya untuk mengumpulkan semua kayu dan ranting pohon yang mereka temukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua minggu kemudian dia menelepon kembali dan bertanya, "Apa anda yakin bahwa musim dingin kali ini akan sangat dingin?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Pasti,"  jawab orang di Layanan Perkiraan Cuaca tersebut, "kelihatannya  akan  jadi musim dingin yang paling dingin yang pernah ada."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kenapa anda begitu yakin?" tanya kepala suku. pria itu menjawab,&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Karena para suku Indian sedang mengumpulkan kayu bakar dalam jumlah yang gila-gilaan!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;* Belajarlah logika ....&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-2600274667191309335?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/2600274667191309335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/musim-dingin-yang-sangat-dingin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2600274667191309335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2600274667191309335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/musim-dingin-yang-sangat-dingin.html' title='Musim Dingin yang Sangat Dingin'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1393731075859969577</id><published>2011-12-26T12:03:00.000+07:00</published><updated>2011-12-26T12:04:35.918+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Share of Life'/><title type='text'>Hati-hati dengan foto... (Jenderal...!!! Narsis Itu Penyakit)</title><content type='html'>&lt;p&gt;Tahun lalu , terjadi ‘musibah’ yang menimpa salah seorang santriwati  di Pondok Pesantren almamater saya.Ceritanya, ia menemukan salah satu  akun facebook yang memakai id namanya.Padahal ia sendiri sudah mempunyai  akun pribadi yang hanya sendiri yang mengetahui passwordnya (tentunya  selain server dan si pemilik facebook).Dan setelah diselidiki , akun  yang memakai id nya itu memang ‘klonengan’.Musibahnya adalah , Akun yang  memakai namanya tersebut  ternyata mengupload foto-fotonya (santriwati  tersebut) yang dalam kondisi (maaf) tidak berjilbab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai  seorang santriwati tentu saja ia merasa mendapatkan aib yang luar  biasa.Ia menangis sejadi-jadinya lalu melaporkan masalah ini ke Kantor  Polisi.Sekolah dan warga sekitar pun gempar.Akhirnya setelah beberapa  hari , ‘pelakunya’ berhasil ditemukan.Seorang bocah berusia belasan  tahun  yang (katanya) sakit hati karena ‘ditolak’ oleh santriwati  tersebut.Ia lalu membuat akun tersebut untuk ‘balas dendam’ (ah  kebanyakan nonton sinetron kayaknya ^_^).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Case closed,  memang kasus telah ditutup , sayang aib yang santriwati rasakan tentu  saja akan membekas di kepala setiap orang.Tentang seorang santriwati  yang semestinya berpakaian islami  , menutup seluruh aurat dan  kehormatan nya serta menghiasinya dengan perhiasan malu.Apalah dikata ,  sekali lancung ke ujian seumur hidup orang tak percaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suka atau bahkan gila foto memang tidak selalu diidentifikasikan sebagai penyakit narsis atau dalam bahasa ilmiahnya penyakit &lt;em&gt;Narcissistic Personality Disorder (NPD), &lt;/em&gt;namun  saya harus sepakat dengan pendapat yang mengatakan bahwa orang yang  suka atau sudah sampai taraf gila ber-foto adalah salah satu ciri dari  orang yang kena penyakit narsis.Sikap suka berfoto dapat diasosiasikan  sebagai sebuah ciri  penyakit yang terlalu menyukai diri sendiri dan  cenderung untuk mengabaikan orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut saya, ada  beberapa alasan kenapa sikap suka ‘menunjukkan diri pada orang lain’  muncul , namun dari sekian banyak alasan , merasa kurang perhatian  adalah alasan terutama munculnya penyakit ini.Hal ini bisa muncul akibat  terlalu dimanjakan orang tua , tidak mendapatkan perhatian dan  komunikasi yang intens dengan orang tua dan guru serta merasa dijauhi  teman .Sikap kurang perhatian ini juga bisa muncul akibat kurangnya  apresiasi dan tanggapan atas sebuah pekerjaan atau sikap yang ia  kerjakan.Dalam beberapa kasus juga ditemukan bahwa sikap ini muncul  akibat pelecehan yang pernah dialami namun terabaikan.masalah ini lalu  berakumulasi sehingga membentuk penyakit narsis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap  manusia membutuhkan perhatian.Ini mungkin kaedah yang terlalu sulit  untuk dipungkiri.Seperti kata Pak Tua Aristoteles Manusia adalah Zoon  Politicon , makhluk yang selalu hidup berasosiasi dalam sebuah hubungan  timbal balik perhatian dan pengaruh.Tidak ada manusia yang bisa hidup  sendirian.Makanya potensi narsis –terima atau tidak- ada dalam setiap  diri manusia.Meskipun kenyataan di masyarakat , penyakit narsis lebih  cenderung dialami oleh para remaja khususnya remaja putri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kembali  ke masalah diatas , apa yang ingin saya sampaikan adalah kembali  menyadari diri dan kodrat sebagai  Muslim.Kasus diatas sejujurnya bukan  hal yang pertama kali ditemukan.Cukup banyaklah para wanita muslimah  yang ternyata suka (maaf) menyimpan foto-foto dalam kondisi (maaf) tidak  berjilbab.Saya sendiri dulu pernah iseng-iseng menanyakan beberapa  sahabat (putri) saya tentang masalah ini , dan rata2 mengakuinya  .Mungkin awalnya biasa dan merupakan sebuah kebanggaan , ketika melihat  diri kita cantik (alhamdulillah) .Lalu setelah beberapa kali berias dan  make over , lantas mencoba melakukan identifikasi ‘sudah mirip artis kah  saya ? ‘ lalu kemudian berfoto beberapa kali dan menyimpan hasil yang  terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sayangnya dalam kondisi dunia global dimana kita  memanfaatkan media elektronik sebagai fasilitas , konsekuensi utamanya  adalah Nyaris tidak ada hal yang rahasia.Boleh jadi kita  merasa aman  karena menyimpan data elektronik bahkan sampai taraf security tingkat  tinggi namun yakinlah itu semua bisa ditembus.Tentunya beberapa sahabat  pernah mendengar kasus seorang mahasiswi di Taiwan yang akhirnya bunuh  diri akibat foto-foto dirinya dalam kondisi (maaf) tidak senonoh , di  upload oleh pacarnya sendiri ke Internet.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan dengan  kemajuan teknologi, foto yang dalam kondisi ‘aman’ pun kadang tidak  luput dari kejailan para surfer internet.Mungkin masih ada yang ingat  kasus (maaf) foto-foto tidak berbusana yang dialami artis negeri ini,  yang setelah diteliti ternyata hasil rekayasa digital (dalam hal ini  Adobe Photoshop).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan ini baru sedikit ‘teguran’ di  dunia.Lantas bagi yang mungkin merasa aman di Dunia , seperti apa  pertanggung jawaban yang akan dilakukan nanti ketika bertemu Rabb –nya ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan  bermaksud untuk menghakimi,sekedar introspeksi diri.Sekali lagi manusia  itu punya potensi untuk narsis karena berakar dari kebutuhan manusia  kan perhatian.Namun tentu saja sebagai seorang muslim, berjalan di  koridor agama itu adalah kemestian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan pula bermaksud  mengharamkan foto, karena penulis bukan ulama atau hakim yang  berkompeten dalam mengurusi masalah ini.Sikap narsis pun mungkin ada  dalam diri penulis , dan bahkan semua orang yang berkesempatan membaca  note ga jelas ini.Cuma mungkin kadarnya yang berbeda.Kalau merasa  kadarnya sudah terlalu tinggi , maka introspeksilah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mau  bukti ? coba saja lihat foto bersama yang sahabat-sahabat lakukan.Dan  dari sekian banyak orang dalam foto tersebut, foto siapakah yang pertama  kali sahabat cari ? ^_^&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Nasehat buat diri sendiri dan buat adek-adek saya , dan semua orang yang terlanjur membaca celotehan ga bermutu ini.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;**Ah jangan-jangan penulis menulis note ini karena narsis juga ??? whewww&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1393731075859969577?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1393731075859969577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/hati-hati-dengan-foto-jenderal-narsis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1393731075859969577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1393731075859969577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/hati-hati-dengan-foto-jenderal-narsis.html' title='Hati-hati dengan foto... (Jenderal...!!! Narsis Itu Penyakit)'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1769782449463595100</id><published>2011-12-26T11:56:00.000+07:00</published><updated>2011-12-26T11:58:33.582+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;ah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan'/><title type='text'>Mujaddid per- kurun menurut Imam Suyuthi</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Dalam sebuah talaqi kitab Sunan Tirmidzi , Syekh Usamah Sayyid  Al-Azhari pernah membacakan sebuah qasidah yang menceritakan tentang  siapa-siapa saja mujaddid yang pernah ada dalam Islam.Waktu itu beliau  menukil qasidah Imam Suyuthi yang berjudul  تحفة المهتدين بأخبار  المجددين . Sayangnya waktu talaqi tersebut saya tidak sempat  mencatat.Dan pagi ini iseng-iseng saya google tentang bait-bait qasidah  tersebut , dan Alhamdulillah ketemu.berikut saya nukilkan qasidah  tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;الحمد الله العظيم المنة * المانح الفضل لأهل السنة&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ثم الصلاة والسلام نلتمس * على نبي دينه لا يندرس&lt;/p&gt;&lt;p&gt;لقد أتى في خبر مشتهر * رواه كل حافظ معتبر&lt;/p&gt;&lt;p&gt;بأنه في رأس كل مائة * يبعث ربنا لهذى الأمة&lt;/p&gt;&lt;p&gt;منا عليها عالماً يجدد * دين الهدى لأنه مجتهد&lt;/p&gt;&lt;p&gt;فكان عند المائة الأولى عمر * خليفة العدل بإجماع وقر&lt;/p&gt;&lt;p&gt;والشافعي كان عند الثانية * لما له من العلوم السامية&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وابن سريج ثالث الأئمة * والأشعري عَدُّهُ مِنْ أُمَّةِ&lt;/p&gt;&lt;p&gt;والباقلاني رابع أو سهل أو * الاسفرايني خلف قد حكوا&lt;/p&gt;&lt;p&gt;والخامس الحبر هو الغزالي * وعده ما فيه من جدال&lt;/p&gt;&lt;p&gt;والسادس الفخر الإمام الرازي * والرافعي مثله يوازي&lt;/p&gt;&lt;p&gt;والسابع الراقي إلى المراقي * ابن دقيق العيد باتفاق&lt;/p&gt;&lt;p&gt;والثامن الحبر هو البلقيني * أو حافظ الأنام زين الدين&lt;/p&gt;&lt;p&gt;والشرط في ذلك أن تمضي المائة * وهو على حياته بين الفئة&lt;/p&gt;&lt;p&gt;يشار بالعلم إلى مقامه * وينصر السنة في كلامه&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وأن يكون جامعاً لكل فن * وأن يعم علمه أهل الزمن&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وأن يكون في حديث قد رَوَى * من آل بيت المصطفى وقد قَوَى&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وكونه فرداً هو المشهور * قد نطق الحديث والجمهور&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وهذه تاسعة المئين قد * أتت ولا يُخلَف ما الهادي وعد&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وقد رجوت أنني المجدد * فيها ففضل الله ليس يجحد&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وآخر المئين فيها يأتي * عيسى نبي الله ذو الآيات&lt;/p&gt;&lt;p&gt;يجدد الدين لهذي الأمةْ * وفي الصلاة بعضنا قد أمّهْ&lt;/p&gt;&lt;p&gt;مقرراً لشرعنا ويحكم * بحكمنا إذ في السماء يعلم&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وبعده لم يبق من مجدد * ويرفع القرآن مثل ما بدي&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وتكثر الأشرار والإضاعة * من رفعه إلى قيام الساعة&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وأحمد الله على ما علما * وما جلا من الخفا وأنعما&lt;/p&gt;&lt;p&gt;مصلياً على نبي المرحمة * والآل مع أصحابه المكرم&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentang mujaddid , hal ini diisyaratkan oleh Rasulullah saw dalam hadits beliau&lt;/p&gt;&lt;p&gt;إِنَّ اللهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Allah mengutus untuk umat ini di setiap pengujung seratus tahun seorang yang memperbarui agamanya.” &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut nama-nama mujaddid hasil terjemahan qasidah diatas :&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Khalifah Umar Bin Abdul Aziz&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Imam Syafi’i ( Abu Abdillah Muhammad bin Idris )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagian  berpendapat Ibn Suraij (Abu Al-Abbas , Ahmad bin Umar bin Suraij ) dan  sebagian lagi berpendapat Imam Al-Asy’ari (Abu Hasan , Ali bin Ismail )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagian  berpendapat imam Al-baqilani (Abu bakar ,Muhammad bin Thayyib) ,  sebagian lagi berpendapat Imam Sahal , sebagian lagi berpendapat Imam  Al-isfaroyini (Abu Hamid , Ahmad bin Muhammad )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hujjatul Islam , Imam Al-Ghazali ( Abu Hamid , Ahmad bin Muhammad Al-Ghazali )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagian berpendapat Imam Fakhr Ar-Rozi , dan sebagian lagi berpendapat Imam Ar-Rofi’i (Abul Qosim Abdul Karim bin Muhammad)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Imam Ibn Daqiq al-Aid &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagian berpendapat imam Bulqini dan sebagian lagi Imam Zainuddin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;*tambahan , Untuk Kurun kesembilan banyak yang mengatakan bahwa Mujaddidnya adalah Imam Suyuthi sendiri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk kurun ke Sepuluh banyak yang mengatakan Imam Syamsuddin Ar-Romli&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt; Nah  untuk kurun-kurun setelahnya sampai sekarang,sebenarnya Syekh Usamah  Juga sempat mengatakan nama-namanya,namun sekali lagi saya lupa  mencatatnya waktu itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;'Ala kulli hal , penyusunan nama2  mujaddid ini tidaklah mutlak seperti yang diqasidahkan oleh Imam  Suyuthi.Imam Dzahabi sendiri mempunyai susunan sendiri seperti yang ia  tuliskan dalam kitab Siyar-nya.Namun untuk beberapa nama seperti  Khalifah Umar bin Abdul Aziz , Imam Syafi'i , Imam Abu Hamid  Al-Isfaroyini dan Imam Al-ghazali serta imam Ibn Daqiq Al-aid , imam  dzahabi sepakat dengan Imam Suyuthi.Penyusunan nama-nama diatas itu  sesuai dengan syarat imam Suyuthi terhadap seorang mujaddid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meskipun nantinya banyak literatur yang lebih memilih mujaddid per mazhab , atau per-disiplin ilmu dalam penyusunannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wallahu 'alam bish-Showab&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1769782449463595100?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1769782449463595100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/mujaddid-per-kurun-menurut-imam-suyuthi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1769782449463595100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1769782449463595100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/mujaddid-per-kurun-menurut-imam-suyuthi.html' title='Mujaddid per- kurun menurut Imam Suyuthi'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3947634547104778653</id><published>2011-12-25T11:47:00.000+07:00</published><updated>2011-12-25T11:48:56.373+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Share of Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Bagian tubuh terpenting</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Bahagia bukanlah saat kau senang sendiri&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;namun saat kau ikut memanggul kesusahan orang lain bersamamu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibuku  selalu bertanya  padaku apa bagian tubuh yang paling penting.  Bertahun-tahun, aku selalu  menebak dengan jawaban yang aku anggap  benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika aku  muda, aku pikir suara adalah yang  paling penting bagi kita sebagai  manusia, jadi aku jawab, "Telinga,  Bu." Jawabnya,  "Bukan. Banyak orang  yang tuli.  Tapi, teruslah  memikirkannya dan aku menanyakanmu lagi  nanti."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa  tahun kemudian sebelum dia bertanya  padaku lagi.  Sejak jawaban  pertama, kini aku yakin jawaban kali ini  pasti benar.  Jadi, kali ini  aku memberitahukannya,  "Bu, penglihatan  sangat penting bagi semua  orang, jadi pastilah mata kita." Dia  memandangku dan berkata,  "Kamu  belajar dengan cepat, tapi jawabanmu  masih salah  karena banyak orang  yang buta."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gagal lagi,  aku meneruskan usahaku mencari  jawaban baru  dan dari tahun ke tahun,  Ibu terus bertanya padaku  beberapa kali  dan jawaban dia selalu, "Bukan.  Tapi, kamu makin pandai  dari tahun ke tahun, anakku."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya  tahun lalu,  kakekku meninggal.  Semua keluarga sedih. Semua menangis.  Bahkan,  ayahku menangis.  Aku sangat ingat itu karena itulah saat kedua  kalinya  aku melihatnya menangis.  Ibuku memandangku ketika tiba  giliranku  untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia   bertanya padaku,  "Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang paling   penting, sayang?"  Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti   ini.  Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibu   melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku,  "Pertanyaan ini   penting. Ini akan menunjukkan padamu apakah  kamu sudah benar-benar   "hidup". Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu,  aku   selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan  kamu kenapa.   Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu harus belajar pelajaran yang   sangat penting."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia memandangku dengan wajah keibuan.    Aku melihat matanya penuh dengan air mata.  Dia berkata, "Sayangku,   bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku bertanya, "Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibu   membalas,  "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman   atau orang yang kamu sayangi ketika mereka menangis.  Kadang-kandang   dalam hidup ini,  semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma   berharap,  kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar  kamu   selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya,   aku tahu, bagian tubuh yang  paling penting adalah tidak menjadi orang   yang mementingkan diri sendiri.  Tapi, simpati terhadap penderitaan  yang  dialami oleh orang lain.  Orang akan melupakan apa yang kamu  katakan...   Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan...  Tapi, orang  TIDAK akan  pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;*cinta   yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih  peduli  terhadapnya.... cinta yang sebenarnya adalah ketika dia tidak   mempedulikanmu dan kamu masih tetap menunggunya dengan setia.... cinta   yang sebenarnya adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu   masih bisa tersenyum dan berkata "aku turut berbahagia untukmu" (cinta   ini antroposentris , jadi jangan terlalu banyak tafsir :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3947634547104778653?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3947634547104778653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/bagian-tubuh-terpenting.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3947634547104778653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3947634547104778653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/bagian-tubuh-terpenting.html' title='Bagian tubuh terpenting'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-620373497915861780</id><published>2011-12-24T13:13:00.000+07:00</published><updated>2011-12-24T13:14:12.423+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;ah'/><title type='text'>Al-Arba'iniyyat</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Al-Arba'iniyyat adalah  kitab-kitab hadits yang berisi 40 buah hadist.Ada beberapa alasan  mengapa para ulama ahli Hadis mengumpulkan 40 Hadis dalam sebuah buku  kumpulan tersendiri:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;1- Harapan termasuk ke dalam golongan orang-orang yang mendapat berita gembira Rasulullah saw dalam Hadis-nya:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Barang  siapa di antara umatku yang menjaga 40 Hadis-ku, saya akan masukkan ia  pada hari kiamat ke dalam orang-orang yang akan menerima syafa‘at-ku”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam  riwayat yang lain disebutkan: ‘Barang siapa di antara umatku yang  menjaga 40 Hadis-ku dan menjadikannya bagian dari urusan agamanya, pada  hari kiamat kelak Allah swt akan mengelompokkannya ke dalam golongan  para ulama dan ahli fikih.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di dalam riwayat yang lain  pula, Rasulullah saw bersabda: “....kelak Allah swt akan  membangkitkannya sebagai seorang yang berilmu(‘Alim) dan ahli fikih  (Faqih).”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam riwayat yang lain yang diriwayatkan oleh  Abu ad-Darda`, Rasulullah saw bersabda: “......saya akan menjadi orang  yang memberi syafa‘at dan sebagai saksi baginya nanti pada hari kiamat.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam  riwayat yang lain pula, dari Ibnu Masud, Rasulullah saw bersabda:  “......dikatakan, masuklah kamu ke surga dari pintu mana yang kamu  suka.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di dalam riwayat yang lain juga, dari Ibnu Umar,  Rasulullah saw bersabda: “.....ia dimasukkan kedalam golongan para  ulama, dan dibangkitkan bersama para martir (syuhada`).”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadis  yang membicarakan tentang penjagaan 40 Hadis ini diriwayatkan dari  banyak jalur periwayatan, dan seluruhnya jalur-jalur itu memang lemah,  tetapi tidak begitu buruk sehingga tercela. Seluruh ulama sepakat bahwa  Hadis yang berkaitan dengan ini lemah (dhaif).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Imam  as-Suyuthi telah meneliti seluruh jalur periwayatan Hadis ini dalam  sebuah bagian (Juz) kumpulan Hadis dan memberinya nama “Juz-`u fi Thuruq  Hadis: ‘Man Hafizha ‘Ala Ummati Arba‘ina Haditsan”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;2-  Rasulullah saw berdoa kepada siapa saja yang mendengarkan Hadis-nya,  menjaganya sesuai sebagaimana ia mendengarnya, lalu mengamalkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rasulullah  saw bersabda: “Semoga Allah swt membahagiakan seseorang yang  berkesempatan mendengarkan perkataan-perkataan saya, setelah itu ia  menjaga perkataan-perkataan saya itu, dan mengamalkan isi-isinya. Berapa  banyak orang yang menghapal perkataan-perkataan saya tetapi tidak  begitu paham dengan isinya, dan berapa banyak orang (guru) yang  mengajarkan perkataan-perkataan saya kepada orang (murid) yang kemudian  ternyata lebih paham darinya.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;3- Mengikuti jejak ulama dahulu yang mengumpulkan 40 Hadis di dalam sebuah kumpulan Hadis khusus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;4-  Sebagai jawaban permintaan para pencinta Hadis yang menginginkan agar  dikumpulkannya Hadis dalam sebuah tema tertentu, dan untuk memudahkan  para penghapal Hadis dalam menghapal dan memahaminya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;5- Memuliakan hitungan 40, sebagaimana yang terdapat dalam kitab dan sunnah,&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;sebagaimana  yang diisyaratkan oleh syaikh Ali Qari pada pendahuluan isi bukunya  yang berjudul “al-Mubin al-Mu‘in li Fahmi al-‘Arba‘in”2. Ia berkata:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Segala  puji bagi Allah swt yang telah menjadikan hitungan angka dan waktu  sebagai pelajaran bagi manusia. Ia ciptakan langit dan bumi dalam  hitungan angka dan waktu. Ia masak tanah Adam as dengan tangan-Nya  selama 40 pagi pada tempat yang mulia. Ia menciptakan pertumbuhan  penciptaa anak-anak Adam dalam nuthfah (setitik mani) selama 40 hari,  kemudian dalam bentuk ‘alaqatan (segumpal darah) dalam 40 hari, kemudian  dalam bentuk mudhghah (segumpal daging) selama 40 hari, setelah itu  Allah swt ciptakan daging-daging yang menutupi tulang. Allah swt juga  menjanjikan kepada Musa as waktu percakapan selama 40 malam. Allah swt  juga mengangkat Nabi Muhammad saw setelah umur beliau genap 40 tahun,  sebagaimana kebanyakan para Nabi diangkat sebagai Nabi pada usia  sekian.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Di Antara Kumpulan Buku al-Arba‘iniyyat yang Masyhur&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(Dari kurun ke II hingga kurun ke XII Hijriah)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah  ulama ahli Hadis telah menerbitkan al-Arba‘iniyyat, yang tidak  terhitung jumlahnya. Bahkan ada salah seorang ulama ahli Hadis yang  menerbitkan al-Arba‘iniyyat melebihi seratus buku. Disebutkan pula bahwa  ulama ahli Hadis yang menjadi kebanggan penduduk Syam, Muhammad bin Ali  bin Ahmad, yang disebut dengan Ibnu Thulun ad-Dimasqi (w. 953 H.) telah  menerbitkan al-Arba‘iniyyat lebih dari 360 buku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bawah  ini akan kami cantumkan sejumlah buku al-Arba‘iniyyat yang masyhur  dikenal hingga kini, sesuai dengan tertib tempat dan tahun kewafatan  penyusunnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama: Kitab-kitab kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat, terdiri dari hadis-hadis dalam tema yang berbeda-beda:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;1-  Kitab “al-Arba‘in”, susunan Imam Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali  al-Marwazi (w. 181 H.). Imam Nawawi berkata: “Sepengetahuan saya Imam  Abdullah bin Mubarak adalah orang pertama yang menulis al-Arba‘iniyyat).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;2-  Kitab “al-Arba‘in”, susunan Hafizh Abu al-Hasan Muhammad bin Aslam  ath-Thusi (w. 242 H.). Ini adalah al-Arba‘iniyyat kedua dalam Hadis  Nabi. Musy‘il bin Bani dan al-Jabru bin al-al-Muthiri telah mengedit  ulang al-Arba‘iniyyat ini, diterbitkan oleh Dar Ibnu Hazm 1421 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;3-  Kitab “al-Arba‘in”, susunan Hafizh Hasan bin Sufyan bin ‘Amir  asy-Syaibani an-Naswi (w. 303 H.). Diedit ulang oleh Syaikh Muhammad bin  Nashir al-‘Ajmi, diterbitkan oleh Dar al-Basya`ir al-Islamiyyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;4-  Kitab “al-Arba‘in Haditsan”, susunan Imam Abu Bakar al-Ajiri Muhammad  bin al-Husain (w. 360 H.). Diedit ulang oleh Ali Hasan Ali ‘abd  al-Hamid, diterbitkan oleh al-Maktab al-Islami 1409 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;5-  Kitab “al-Arba‘in”, susunan Imam Abu al-Hasan ad-Daruquthni Ali bin Umar  (w. 385 H.). Ja‘far al-Kattani menyebutkan kitab ini di dalam  “ar-Risalah al-Mustathrafah”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;6- Kitab “al-Arba‘in”,  susunan Imam Abu Abdullah al-Hakim Muhammad bin Abdillah adh-Dhabi  an-Nasaburi (w. 405 H.). Haji Khalifah menyebutkan kitab ini di dalam  “Kasyfu azh-Zhunun”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;7- Kitab “al-Arba‘in”, susunan Imam  Abu Na‘im al-Ashfahani Ahmad bin Abdullah bin Ahmad (w. 430 H.). Ja‘far  al-Kattani menyebutkan kitab ini di dalam ar-Risalah al-Mustathrafah”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;8-  Kitab “al-Arba‘in”, susunan Imam Abu Bakar al-Baihaqi Ahmad bin  al-Husain (w. 358 H.). Penulis kitab ar-Risalah al-Mustathrafah  menyebutkan kitab ini dalam kitabnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;9- Kitab  “al-Arba‘in”, susunan Imam Abu Ismail Syaikh al-Islam al-Harwi Abdullah  bin Muhammad al-Anshari (w. 481 H.). Haji Khalifah menyebutkannya di  dalam Kasfu azh-Zhunun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;10- Kitab “al-Arba‘in”, susunan  Hafizh al-Qasim bin al-Fadhl ats-Tsaqafi al-Ashbahani (w. 489 H.).  Diedit ulang oleh Musy‘il bin Bani dan al-Jabru bin al-Muthiri,  diterbitkan oleh Dar Ibnu Hazm 1412 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;11- “Arba‘un  Haditsan Mutanawwi‘atan bi al-Arba‘iniyyat”, susunan Hafizh Ibnu  al-Abbar al-Balnasi (w. 658 H.). Disebutkan oleh penulis kitab adz-Dzail  wa at-Takmilah 6/253.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;12- Kitab “al-Arba‘in”, susunan Imam Hafizh Abu Zakaria Muhyiddin an-Nawawi (w. 676 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh  ulama menerima dengan baik kitab Imam Nawawi ini. Bahkan sedemikan  besarnya perhatian ulama terhadap kitab Imam Nawawi ini, sehingga para  ulama tersebut menjadikan kitab Imam Nawawi ini sebagai kitab dasar dan  sebagai kitab penting yang harus dihapal, dipahami dan dibahas oleh para  pelajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah ulama berusaha mengkaji kitab ini,  karena di dalamnya tersimpan begitu banyak faedah dan di dalamnya  tersimpan pula asas-asas agama Islam, dan juga karena kebersihan niat  pengumpulnya dan keikhlasannya kepada Allah swt.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;13-  “Arba‘una Haditsan”, susunan Hafizh ‘abd al-Muhaimin al-Hadhrami (w. 747  H.). al-Lu`lu`i menulis di dalam kitab sejarahnya: “Ia seorang Imam  dalam ilmu Hadis. Kekuatan hapalannya bisa dipertanggungjawabkan, ia  mempunyai al-Arba‘iniyyat dalam Hadis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;14- Kitab  “al-Arba‘un ash-Shahehah”, susunan Hafizh Yusuf as-Sarmari (w. 776 H.),  berdiam di Damaskus. Lihat, “Dzail Thabqat al-Huffazh”, hal. 160.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;15-  “al-Arba‘un Haditsan fi al-Ushul wa al-Furu‘”, Allamah Ibnu ‘Ajibah (w.  1226 H.), disebutkan oleh penulis kitab “al-Yawaqit ats-Tsamaniyah”,  hal. 70.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;16- “Arba‘una Haditsan”, susunan Hafizh Muhammad  bin Khalil al-Qawuqaji ath-Tharabilisi asy-Syami (w. 1305 H.). ‘abd  al-Hay al-Kattani menyebutkannya di dalam “Fihris al-Faharis” dan  berkata: “.....ia seorang ulama yang menjadi sandaran penduduk kota Syam  pada awal kurun ini dan sandaran penduduk Syam, Mesir dan Hijaz pada  saat ini,”, 2/105.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;17- “an-Nafhat al-Muhammadiyyah fi  al-Ahadits al-Arba‘in al-Ahmadiyyah”, susunan Allamah Abu al-Hadi  ar-Rifa‘i al-Halbi (w. 1327 H.). Al-Kattani menyebutkannya di dalam  “Fihris al-Faharis” 1/163 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;18- Kitab “al-Arba‘in min  Ahadits Sayyidi al-Mursalin”, susunan Allamah Yusuf an-Nabhani.  Al-Kattani menyebutkannya di dalam “Fihris al-Faharis”, 2/140.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua:  Kitab-kitab kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat, terdiri dari hadis-hadis  yang berkaitan dengan isnad, hadis-hadis Musalsal, dan hadis-hadis  al-‘Ali&lt;strong&gt;1&lt;/strong&gt;:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;A- Kitab kumpulan 40 Hadis  Al-Arba‘iniyat, dari hadis-hadis yang berkaitan dengan isnad: (isnad  adalah penisbatan Hadis kepada perawinya yang diriwayatkan dengan  sanadnya. Sementara sanad adalah rantai persambungan perawi hingga  sampai kepada teks Hadis yang diriwayatkankan –dalam hal ini- dari  Rasulullah saw.):&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;19- “al-Arba‘un as-Siba‘iyyah”, susunan  Hafizh Abu ar-Rabi‘ Sulaiman bin Musa al-Kala‘i al-Balnisi (w. 634 H.),  dan ia adalah ulama penghapal Hadis terakhir al-Andalusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;20- “al-Arba‘un as-Siba‘iyyah”, susunan Hafizh Abdurrahman bin Muhammad ad-Dibagh al-Qairuni (w. 699 H.)2&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;21-  Kitab “al-Arba‘in al-Abdal at-Tisa‘iyyat li al-Bukhari wa al-Muslim”,  susunan Hafizh Amirulmukminin ‘abd al-Mukmin bin Khalaf ad-Dimyathi (w.  706 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Naskah kitab ini kini terdapat di Maktabah al-Khalidiyyah Baitulmaqdis di situ tertulis 688 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;22- “al-Arba‘un at-Tisa‘iyah”, susunan al-Maidumi, diteliti oleh Hafiz al-‘Iraqi Abdurrahim bin al-Husain (w. 806 H.)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;23- “Arba‘un ‘Asyariyah”, susunan Hafizh al-‘Iraqi (w. 806 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;24-  “Al-Imtina‘ bi al-Arba‘in al-Mutabayinah bi Syarth as-Sima‘”, susunan  Hafizh Ibnu Hajar al-‘Atsqalani (w. 852 H.), diriwayatkan oleh Hafizh  ‘abd al-Hay al-Kattani dengan sanad yang disyaratkannya hingga sampai  kepada Hafizh Ibnu Hajar. Di dalam kitab tersebut tertulis:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya  berkeinginan keras mengumpulkan sejumlah hadis-hadis saya yang bersanad  tinggi (Sanad al-‘Ali) saja ke dalam al-Arba‘iniyyat. Hadis-hadis yang  saya himpumkan itu hendaknya hadis-hadis yang saya dapatkan dengan cara  mendengarkan saja (Thariqah as-Sima‘: guru membacakan dan murid  mendengarkan), dan mengabaikan hadis-hadis yang saya dapatkan dengan  perizinan (Thariqah al-Ijazat, baik secara lisan atau tertulis) atau  hadis-hadis dari kumpulan Hadis guru saya yang diberikannya kepada saya  (Thariqah at-Tanawul).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam al-Arba‘iniyyat saya tersebut  akan saya sertakan nama-nama perawinya agar menjadi jelas asal usul  datangnya teks Hadis, dan menjadi jelas pula rantai persambungan  perawinya hingga sampai kepada teks Hadis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka saya mulai dengan  Hadis Musalsal (Hadis yang seluruh perawinya meriwayatkan Hadis tersebut  dengan cara yang sama), setelah itu dengan hadis-hadis yang saya  dapatkan (dari Rasulullah saw) dengan perantara 10 orang perawi (Hadis  al-‘Usyurah).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Metode lain saya pakai adalah saya  mentertibkan hadis-hadis tersebut sesuai dengan urutan alfabet bahasa  Arab yang 28 itu. Saya masukkan juga al-Arba‘iniyyat saya itu dua Hadis  dari Ibnu Umar, Ubnu Abbas, Ibnu az-Zubair, Ibnu Amru bin al-Ash  sehingga sempurnalah kumpulan saya itu dipenuhi dengan hadis-hadis  terkenal dari para sahabat yang bernama Abdullah pada awal namanya  (Hadis al-‘Abadalah).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kumpulan al-Arba‘iniyyat saya  ini juga terdapat Hadis yang diriwayatkan Ibnu az-Zubair dengan  bapaknya. Al-Arba‘iniyyat saya ini saya tutup dengan dua Hadis milik  Aisyah. Karena saya ingin kumpulan saya ini agar diakhiri dengan sahabat  yang paling banyak meriwayatkan Hadis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para sahabat yang  banyak meriwayatkan Hadis adalah: Abu Hurairah. Hadis-hadisnya dalam  kumpulan ini berdampingan dengan Hadis Abu Bakar. Selanjutnya Jabir pada  huruf (Jim), Anas pada huruf (Alif). Selanjutnya pula Ibnu Abbas, dan  Aisyah. Hadis-hadis keduanya tercantum pada akhir buku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam  kumpulan ini ada sahabat periwayat Hadis yang mana gelarnya terkenal,  tetapi dalam penetapan namanya terdapat perbedaan. Atau gelar dan  namanya sama tidak terkenal. Atau gelarnya tidak terkenal dan penetapan  atas namanya juga terdapat perbedaan. Dalam hal ini saya telah  mengeluarkan sedikit energi tambahan untuk menjelaskan semuanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kumpulan  Hadis al-Arba‘iniyyat ini saya tutup dengan Hadis Abu Darda`, dan  beberapa kata penutup. Perlu juga diketahui bahwa selesai mencantumkan  Hadis saya berusaha menjelaskan dengan makna dan maksud serta hal-hal  yang berkaitan dengan Hadis tersebut. Seperti misalnya dengan memberi  nilai negatif (al-Jarhu) atau nilai positif (at-Ta‘dil) kepada para  perawi hadis-hadis tersebut. Misal lainnya, jika terdapat cacat atau  kekacauan dalam hadis-hadis tersebut, maka semampu saya saya terangkan  semuanya.”1&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;25- “Al-Arba‘un al-Mutabayinah”, karanagn Hafizh Jalaluddin as-Suyuthi (w. 911 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;26-  Kitab “al-Arba‘in al-‘Asyariyat”, susunan Allamah Burhanuddin  al-Qalqasyandi (w. 922 H.). Al-Arba‘iniyyat dibawa oleh Saqin  al-‘Ashimi, ulama ahli Hadis dari Pas dan Maghribi pada zamannya.2&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;27-  “Al-Arba‘un bi Sanad Wahid Muttashil bi as-Sima‘”, berikut penelitian  atas setiap Hadisnya, susunan Hafizh Ibnu Thulun (w. 953 H.)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;28- “Al-Arba‘un al-Ahad ‘Asyariah al-Isnad”, susunan hafizh Ibnu Thulun (w. 953 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;29-  “Al-Arba‘un al-Itsna ‘Asyariah al-Isnad bi as-Sima‘ al-Muttashil; Ma‘a  al-Kalam ‘ala Ahaditsihima”, susunan Hafizh Ibnu Thlun (w. 953 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;B- Kitab kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat dari Hadis-hadis al-‘Ali (Hadis dengan sanad tinggi artinya perawinya sedikit):&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;30- “Al-Arba‘un min al-Abdal al-‘Awali”, susunan Hafizh Ibnu Thulun (w. 953 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;31- “Al-Arba‘un min al-Muwafiqat al-‘Awali”, susunan Hafizh Ibnu Thulun (w. 953 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;C- Kitab kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat dari Hadis-hadis al-Musalsal:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;32- “AL-Arba‘un al-Musalsalat”, susunan Hafizh Ibnu Thulun (w. 953 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;33- “Sanad al-Arba‘in al-Ibriziyyah al-Musalsalah bi al-Asyraf”, susunan Allamah Quthubuddin an-Nahrawali (w. 990 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga:  Kitab-kitab Kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat; 40 Hadis dari sahabat,  40 Hadis dari guru, dan 40 Hadis dari penyusun kitab:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnu  Thulun terhitung sebagai ulama hadis yang paling banyak menyusun  al-Arba‘iniyyat. 4 di antara al-Arba‘iniyyat-nya yang penting adalah:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;34- “al-Arba‘un Haditsan ‘an Arba‘in Shahabiyan, Kullu Hadits minha Muntaqa min Arba‘in”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;35- “Al-Arba‘un al-Multaqithah min Arba‘in Masyayyikhah”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;36- “Al-Arba‘un al-Mukharajah min Mushannifat Arba‘in”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;37-  “Al-Arba‘un ‘an Arba‘in Syaikhan min Masyayikh Masyayikhihim Muftatahah  bi Tarajimihim Musytamilah ‘ala Arba‘ina Baban fi al-Fiqh fi ad-Din li  Arba‘ina Shahabian.”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;38- Kitab “al-Arba‘un az-Zahirah fi  al-Ahadits an-Nabawiyyah al-Fakhirah ‘an Arba‘in Syaikhan fi Arba‘ina  Baban min Abwab al-‘Ilm Mukharrajah ‘an Arba‘in Mushannifan min Marwiyat  Abi al-Hasan Ali bin al-Muqbir”, Hafizh ar-Radani menyebutkanya di  dalam kitabnya yang bernama “Shilah”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;39- “Al-Arba‘un  Haditsan ‘an Arba‘in Syaikhan min Arba‘in Baldah”, susunan Hafizh Ibnu  Abi ash-Shaif al-Yamani az-Zabidi, Mekkah (w. 609 H.). Asy-Syarji  menyebutkan kitab ini di dalam kitab “Thabqat al-Khawash”, hal. 141.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keempat: Kitab-kitab kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat, dari Hadis-hadis negeri:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;40-  “Al-Arba‘un al-Buldaniyah”, susunan Muhaddits Syam Hafizh Abu al-Qasim  Ali bin Asakir (w. 751 H.). Kitab ini diriwayatkan oleh Hafizh ‘abd  al-Hay al-Kattani dengan sanad yang disyaratkannya sampai kepada Qadhi  Zakaria; dari Hafizh Ibu Hajar, dari Abu al-Hasan bin Abu al-Majd, dari  Abu Hurairah bin adz-Dzahabi, dari Abu Muhammad al-Qasim bin  al-Muzhaffar bin Asakir, dari Abu Muhammad Abdullah bin Umar bin  Hammuyah, dari Qadhi Zakaria.1&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kitab ini telah terbit dengan editor Hafizh Muhammad Muthi‘, Dar al-Fikr, 1413 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;41- “Al-Araba‘un al-Buldaniyah”, susunan Syaikh al-Hafizh Abu Thahir as-Silfi (w. 576 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;‘Abd  al-Hay al-Kattani berkata: “Kitab ini sebuah kumpulan yang tidak  terlalu tebal. Pada awalnya para ulama ahli Hadis banyak menyusun kitab  hadis al-Arba‘iniyyat. Sehingga ada kira-kira 70 kumpulan hadis  al-Arba‘iniyyat yang sampai ke tangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada ketika itu,  banyak pula teman-temannya yang memintanya agar menyusun pula kitab  al-Arba‘iniyyat. Maka ia lakukan dengan mengeluarkan 40 Hadis dari  kitab-kitab al-Arba‘iniyyat yang sampai kepadanya itu. Ia pilih 40 Hadis  dari 40 guru-nya dari 40 kota. Ia mulakan dari Mekkah dan Madinah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah  itu ia berkata, ‘Menyebutkan Mekkah dan Madinah pada awal sekali adalah  karena Mekkah dan Madinah kota yang paling indah untuk disebutkan.  Setelah Mekkah dan Madinah, kota-kota yang lain yang saya pilih atas  dasar keteraturan yang saya sukai; dengan demikian akan menampakkan  kepada sebuah keberagaman dan keluasan wilayahnya”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia beri nama kitabnya itu dengan “al-Arba‘in al-Mustaghna bi Ta‘yini ma Fihi ‘an al-Mu‘in.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah  itu Syaikh Abu Thahir as-Silfi berkata tentang kitab kumpulannya itu:  “Saya kira tidak akan ada ulama yang mampu menyusun kitab seperti ini.  Karena hanya ulama yang banyak melakukan perjalanan menembus negeri demi  negeri pada masa mudanya dalam pencaharian Hadis yang mampu  melakukannya. Sama saja apakah negeri dekat atau jauh. Dalam pada itu ia  mestilah tidak perduli dengan kemungkinan mati di negri orang. Ia juga  semestinya tidak hirau dengan keluarga, harta, dan kampungnya demi  pencaharian sebuah Hadis.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya berkata (al-Kattani):  Syaikh Abu Thahir as-Silfi ini dan Ibnu Asakir hidup sezaman. Tetapi  saya kira setiap mereka tidak pernah bertemu.”2&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;42- “al-Arba‘un al-Halbiyah”, susunan Hafizh ‘abd al-Mukmin bin Khalaf ad-Dimyathi, (w. 706 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;43- “Al-arba‘un al-Mutabayinah al-Isnad al-Mukharrajah ‘ala ash-Shaheh min Hadits Ahli Bagdad”, susunan Hafizh ad-Dimyathi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;44- “Al-Arba‘un Haditsan al-Buldaniyah”, susunan Hafizh Abu ishaq bin al-Haj (w. 768 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;45-  “Al-Arba‘un Buladaniyah”, susunan Hafizh al-‘Iraqi (w. 806 H.). Tetapi  belum sempurna, tersisa empat negeri lagi. Hafizh Abu Hamid bin Zhahirah  telah membaca kumpulan Hadis ini di hadapan Hafizh Iraqi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;46- “Al-Arba‘un al-Buldaniyah”, susunan Hafizh thulun (w. 953 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;47- “Al-Arba‘un min Marwiyat Arba‘in Qaryah”, susunan Hafizh Inu Thulun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;48- “Al-Arba‘un al-Makkiyah”, susunan Allamah Muhammad bin Ibrahim al-Mursyidi al-Makki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelima: Kitab-kitab kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat, dari hadis-hadis yang dikumpulkan dari sejumlah kitab kumpulan hadis:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hafizh Ibnu Thulun mempunyai empat kumpulan dalam jenis ini:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;49- “Al-Arb‘un al-Multaqithah min Arba‘im Masyayyikh.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;50- “Al-Arba‘un al-Mukharrajah min Mushannifat Arba‘in”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;51- “Al-Arba‘un al-Mustakhrajah min al-Muwaththa`”, riwayat Muhammad bin al-Hasan, sahabat Imam abu Hanifah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;52- “Al-Arba‘un Haditsan al-Muntaqat min Fadha`ili al-Quran”, susunan Hafizh al-Maqdasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;53- “Arba‘un Hadits dari riwayat Malik dari Nafi‘ dari Ibnu Umar”, susunan Hafizh Jalaluddin as-Suyuthi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;54- “Al-Arba‘un ath-Thayyibah al-Muntaqat min Sunan Ibni Majah”,&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;susunan  Hafizh Muhammad bin Yusuf al-Barzali (w. 636 H.), dan ia adalah orang  tua Syaikh Qasim al-Barzali –salah seorang ulama ahli Hadist.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allamah  al-Hakim ‘abd al-Lathif al-Baghdadi telah mengupas kitab ini, dan  Allamah al-Maghribi Abdullah Kanun mengeditnya. Diterbitkan oleh Wazarah  al-Awqaf wa asy-Syu`un al-Islamiyyah di Maghribi 1979 M.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keenam: Kitab-kitab kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat Dalam Masalah Akidah:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;55- “Al-Arba'un al-Ilahiyyah, susunan Hafizh Abu Said Shalahuddin Khalil bin Kikladi al-‘Ala`i (w. 761 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;56-  Kitab “Al-Arba'in”, susunan Sulaiman bin Ibrahim al-‘Alwi al-Yamani (w.  825 H.). Muridnya Ibnu al-Wazir al-Yamani menyebutkannya di dalan  “ar-Raudhah al-Basim”, 1/92, dan ia berkata: “Di dalamnya disebutkan  Hadis-hadis ‘mimpi’”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketujuh: Kitab-kitab kumpulan 40 al-Arba‘iniyyat, Hadis-hadis Qudsi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;57- “Al-Arba'un al-Qudsiyyah”, susunan Muhyiddin bin Ali bin al-‘Arabi (w. 638 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;58-  “Al-Ahadits al-Qudsiyyah Al-Arba'iniyyin”, susunan Hafizh Ali al-Qari  (w. 1014 H.). Diterbitkan di penerbitan ‘Ari Afandi di Istambul tahun  1324 H, sebagaimana pula diterbitkan di Halb tahun 1345 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedelapan: Kitab-kitab kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat, Dalam Ilmu Tashawwuf:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;59- Kitab “Al-Arba'in ash-Shufiyah”, susunan as-Salmi. Diteliti oleh Hafizh as-Sakhawi (w. 902 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesembilan: Kitab-kitab Kumpulan 40 Hadis al-Arba‘iniyyat Dalam Satu Tema yang Sama:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;60-  “Al-Arba'un ash-Shagri al-Mukharrajah fi Ahwal ‘Ibadillah Ta‘la wa  Akhlaqihim”, susunan Imam Hafizh Abu Bakar Ahmad bin al-Husain  al-Baihaqi asy-Syafi‘i (w. 358 H.). Diterbitkan dengan editor Muhammad  as-Sa‘id bin Basyuni Zaglul, Dar al-Kutub al-Ilmiyah, tahun 1407 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;61-  Kitab “Al-Arba'in fi Irsyad as-Sa`irin ila Manazil al-Muttaqin”,  susunan Hafizh Abu al-Futuh Majduddin Muhammad bin Ali ath-Tha`i  al-Hamdzani (w. 555 H.). Editor Dr. ‘abd as-Sattar Abu Ghuddah. Dar  al-Basya`ir al-Islamiyyah, tahun 1420 H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;62- “Al-Arba'un  al-Abdal”, susunan Hafizh Abu al-Qasim Ali bin al-Hasan bin Hibatullah  bin Asakir (w. 571 H.). Naskah Hadis ini terdapat di Maktabah  azh-Zhahirah, kotak 17, no. 199-215.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;63- “Arba'un Haditsan  fi al-Hadhdhi ‘ala al-Jihad,” susunan penyusun kitab ini. Diterbitkan  di Dar al-Khulafa` li al-Kitab al-Islami –kuwait. Diedit oleh Ahmad  al-Hulwani, dan diterbitkan di Dar al-Fikr.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;64-  “Al-Arba'un fi Ishtina‘ al-Ma‘ruf”, susunan Hafizh Zakiyuddin ‘abd  al-‘Azhim bin ‘abd al-Qawi al-Mundziri, Mesir (w.656 H.). Kitab ini  telah diedit olah Allamah al-Maghribi Muhammad bin Tawut ath-Thanji,  diterbitkan oleh Wizarah al-Awqaf, Maghribi tahun 1962 M. Dikaji oleh  Abdurahman bin Muhammad ats-tsa‘alabi (w. 875 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;65- “Al-Arba'un fi al-Jihad”,susunan Hafizh ‘abd al-Mukmin bin Khalaf ad-Dimyathi (w. 706 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;66-  Kitab “Al-Arba'un fi A‘mal al-Muttaqin”, susunan Hafizh Shalahudin  Khalil bin Kikladi al-‘Ala`i (w. 761 H.). ‘abd al-hay al-Kattani berkata  tentang kitab susunan Hafizh Shalahuddin Khalil ini: “Kitab tersebut  terbagi ke dalam 46 juz dan disebut “Al-Arba'un al-Kubra”.1&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;67-  Kitab “Al-Arba'un al-Musnadah fi al-Khilafah wa al-Khulafa”, susunan  Hafizh Muhammad bin Marzuq al-Akbar Abu Abdillah at-Tilmisani (w. 781  H.). Penyusun kitab “Nail al-Ibtihaj” menyebutkannya di dalam kitabnya  hal. 667. Demikian juga penyusun kitab “Ta‘rif al-Khalqi”, 1/136.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;68- “Al-Arba'un fi al-Jihad’, susunan Hafizh Waliyuddin al-‘Iraqi (w. 826 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;69- “Al-Arba'un fi ath-Thailasan”, susunan Jalaluddin as-Suyuthi (w. 911 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;70- “Al-Arba'un fi al-Jihad”, susunan penyusun kitab ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;71- “Al-Arba'un fi Fadha`ili Ali al-‘Abbas”, susunan penyusun kitab ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;72- “Al-Arba'un fi al-Jihad”, susunan Hafizh Ibnu Hajar al-haitsami (w. 974 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;73- “Al-Arba'un Haditsan fi al-‘Adl”, susunan penyusun buku ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;74-  Kitab “Al-Arba'un Haditsan fi Tarki ash-Shalah wa Mani‘ az-Zakat wa  al-Amru bi al-Ma‘ruf wa an-Nahyu ‘an al-Munkar wa al-Washiyyah bi  al-Ibnu Jarir ath-Thabari”, susunan Hafizh an-Najmi al-Ghaithi (w. 984  H.), editor ‘Ala` ‘abd al-Wahhab Muhammad. Penerbit, dar al-Basya`ir  al-Islamiyyah: 1408 H/1987 M.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;75- Kitab “Al-Arba'in fi  Jawami‘ al-Kalim”, susunan Imam ali al-Qari (w. 1014 H.). Naskah tulisan  tangannya terdapat di di Madinah al-Munawwarah, al-Mahmudiyyah, kotak  no. 2668, dan di al-Jami‘ah al-Islamiyyah 1589/6 dalam satu kertas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Naskahnya juga terdapat di Istambul:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Ra`is al-Kitab: 1146/53.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- As‘ad Afandi: 3525/6.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Damad Ibrahim Pasya: 297/30.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Haji Husni Pasya: 251/6.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;76- “Arba'un Haditsan fi Fadha`ili al-Quran”, susunan penyusun kitab ini. Beberapa naskah tulisan tangannya terdapat di:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1- Al-Madinah al-Munawwarah: ‘Arif Hikmat 17/3, kotak no. 3.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2- Istambul: As‘ad Afandi 3524/3&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3- Kairo: (pertama) 7/26 – 1/120.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4- Jerman barat: Berlin: 1525, Munich: 886.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;77-  “Raf‘u al-janah wa Khafdhu al-Janah bi Arba‘in Haditsan fi an-Nikah”,  susunan penyusun sendiri. Sejumlah naskah tulisan tangannya terdapat di:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1- al-Madinah al-Munawwarah: ‘Arif Hikmat 82/28, kotak 4, no. 45-85.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2- Istambul: Humaidiyyah 388/21, no. 3.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3- Jerman Barat, Berlin 5593.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;78- “Al-Arba'un Haditsan fi ar-Rahmah”, susunan Hafizh Murtadha az-Zubaidi al-Yamani (w. 1205 H.).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;79- “Al-Arba'un fi Fadha`ili al-haj wa al-‘Umrah”, susunan Allamah Shiddiq Hasan Khan al-Qanuji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;80-  “Arba'un Haditsan fi Tarki azh-Zhulm”, susunan Syaikh Muhammad Ibnu  al-Jauhari al-Mishri. Dikaji oleh ‘Allamah Ibnu Abdi as-Salam an-Nashiri  (w. 1239 H.)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;dan masih banyak lagi yang lainnya seperti  karangan Syekh Yasin Fadani yang MAsyhur " Al-Arba'una Haditsan min  Arba'ina Syaikhan 'an Arbaina kitaban "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;wallahu a'lam&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;dari berbagai sumber&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-620373497915861780?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/620373497915861780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/al-arbainiyyat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/620373497915861780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/620373497915861780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/al-arbainiyyat.html' title='Al-Arba&apos;iniyyat'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-6476743529667182502</id><published>2011-12-23T19:07:00.000+07:00</published><updated>2011-12-23T19:08:22.769+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnal'/><title type='text'>Taragak gulai paku</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Di masyarakat  minangkabau , biasanya konsep sarapan beda dengan makan pagi.Sarapan  identik dengan beberapa kuliner bukan nasi.Ada banyak pilihan untuk  sarapan , namun biasanya yang jadi favorit adalah Goreng Pisang dengan  Ketan , Bubur kacang ijo , Bubur ketan hitam , Pical lontong dan   Ketupat gulai.Adapun yang namanya makan pagi harus dengan nasi.Karena di  minang, belum disebut makan kalau tidak dengan nasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah  satu makanan favorit saya adalah ketupat gulai.Biasanya ada 3 jenis  kuah a.k.a gulai yang  jadi siraman si ketupat.Ada gulai buncis , gulai  nangka a.k.a cubadak , dan gulai pakis a.k.a paku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan pagi ini saya harus jujur mengakui kalau saya rindu berat dengan ketupat gulai paku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iseng-iseng  habis holat subuh , saya nyari gambar ketupat gulai paku di  gugel.Gambar ketupat gulai pakunya cukup untuk saya kelaparan  sendiri.Paku alias pakis ini merupakan tanaman kenangan bagi saya.Waktu  SD , saya pernah berjualan paku untuk mendapatkan upah sekedar beli  permen dan rental PS.Lokasi yang lembab adalah tempat favorit si paku  untuk tumbuh.Biasanya di tepi sungai , atau di dekat hutan.Jadi setiap  pulang sekolah , saya hunting tanaman paku –walau harus bertarung dengan  pacet dan lintah- untuk besok paginya di jual ke ibuk-ibuk penjual  ketupat gulai paku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Waktu sekolah di Pondok , tanaman paku  menjadi menu darurat ketika duit belanja sudah seret.Tinggal nyari ke  hutan di belakang kos-kosan lalu diramu dengan skill memasak ala chef ga  jelas , jadilah beberapa model masakan.Biasanya tanaman paku identik  dengan gulai atau rendang , tapi selama di pondok saya berhasil  menciptakan goreng paku , ‘uok’ paku , dan favorit adik saya , tumis  paku pedas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sayang , waktu pulang di evakuasi kemaren ,  hanya satu kali saya sempat menyantap ketupat gulai paku yang  istimewa.Dan pagi ini kangen itu memuncak ...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bicara  tentang ketupat gulai paku.Ada sebuah cerita yang cukup membuat saya  tertawa geli.Cerita ini saya dapatkan di blog uda Yudi helfi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alkisah  Seorang Pariaman membawa Ketupat Gulai Pakis untuk dijual di Jakarta.  Berbekal payung besar dan sebuah gerobak, ia mangkal saban pagi di dekat  mall pinggiran Jakarta. Di kaca gerobak tertulis "Ketupat Sayur.  Masakan Padang". Padahal saya tahu persis ia adalah orang Pariaman,  bukan orang Padang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pagi ini ia apes. Ternyata penjual  daun pakis yang menjadi langganannya tidak datang. Sementara stok sudah  habis. Dengan kesal terpaksa ia memilih satu di antara dua pilihan :  Tidak berjualan dengan resiko tidak ada pemasukan hari ini, atau tetap  berjualan dengan resiko harus mengganti gulai. Akhirnya pilihan jatuh  pada alternatif kedua. Digulainyalah buah nangka sambil mengumpat-umpat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah  menggelar tenda di tempat mangkal, merapatlah sebuah mobil mentereng ke  gerobaknya. Tak lama kaca depan terbuka dan menjulurlah sebuah kepala  milik lelaki paruh baya. Dari gayanya tampaknya ia orang Minang juga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ada Ketupat?" tanyanya tanpa turun dari mobil. Perlu diketahui, cara seperti ini dianggap tidak sopan di Minang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ada, Pak." Jawab si Penjual menahan kekesalannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Apo Gulainya?" Si lelaki mulai berbahasa Minang menanyakan gulai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Gulai Cubadak (nangka), Pak"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Oh,  mengapa tak pakai gulai paku?" Si penjual masih kesal dan sekarang suhu  kekesalannya bertambah naik dengan gaya si lelaki yang tak sopan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Susah mencari paku sekarang Pak."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ah, kamu aja yang pemalas. Datang aja ke Toko Material. Di sana &lt;em&gt;sambuah*&lt;/em&gt; paku dengan berbagai ukuran" (* banyak)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang  si penjual sudah marah. Rasanya sudah mendidih di ubun-ubun. Ia tak  peduli lagi lelaki paruh baya ini membeli dagangan atau tidak. Keluarlah  jawabannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"Bagha kilo paku tu ka Apak kandak-an? Bia den tolong manggulaikan !!!"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Si lelaki terdiam, jual beli batal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/312100_2019474932666_1417696182_31700224_1120369505_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;awas ngiler&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/317007_2019476132696_1417696182_31700225_1905086977_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;awas ngiler&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/315446_2019486052944_1417696182_31700237_2146119445_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;awas ngiler&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-6476743529667182502?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/6476743529667182502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/taragak-gulai-paku.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/6476743529667182502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/6476743529667182502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/taragak-gulai-paku.html' title='Taragak gulai paku'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-4972196696560033874</id><published>2011-12-22T12:42:00.000+07:00</published><updated>2011-12-22T12:43:47.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fun'/><title type='text'>Kenapa , tentang , aku , kamu</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Tak kusangka sedalam ini ku terluka&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sakit&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perih&lt;/p&gt;&lt;p&gt;hancur&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kecewa luar biasa&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yah, aku tak tahu kenapa&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secepat ini kau melupakan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Segala kenangan-kenangan masa-masa itu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dulu kau bilang aku harus berubah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku berubah karena mu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku pun berubah untuk mu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku tahu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini bukan soal pantas atau tidaknya aku untuk mu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini soal rasa mu yang menguap hilang&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kau tahu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kau pergi begitu saja&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal dulu kau tak seperti itu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Aku, tak pernah tahu kenapa kamu berubah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjadi tak acuh kepada ku&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meninggalkan ku sendirian dan terluka&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yah kamu menghilang ....&lt;strong&gt;Saat negara Api menyerang&lt;/strong&gt; ^_^ wkwkwk&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Avatar the Legend of Aang versi Curhat)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Balasan...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maaf&lt;/p&gt;&lt;p&gt;hanya sebaris kata sederhana ini&lt;/p&gt;&lt;p&gt;yang bisa kuucapkan padamu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tentang&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku tak tahu bagaimana&lt;/p&gt;&lt;p&gt;menjelaskan kepada mu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dengan bahasa yang mudah dipahami&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tentang&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku yang memang harus seperti ini&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berubah menjadi yang tidak kau sukai&lt;/p&gt;&lt;p&gt;namun akan membuat ku berarti&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tentang&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku yang menjadi seperti ini&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semenjak kaki berperi menusuk ku&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tajam membekas ke hati&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tentang&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku yang saat ini&lt;/p&gt;&lt;p&gt;menerima kondisi ini&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dengan lapang hati&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tentang&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku yang harus jauh dari mu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;walau membuat sakit hati mu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;namun aku harus begitu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tentang&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;aku yang saat ini&lt;/p&gt;&lt;p&gt;harus ...&lt;strong&gt;membela kebenaran&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;membasmi kejahatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;siapa aku&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;wiro sableng&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;*Hahahaha jangan terlalu serius bacanya :D&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-4972196696560033874?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/4972196696560033874/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/kenapa-tentang-aku-kamu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4972196696560033874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4972196696560033874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/kenapa-tentang-aku-kamu.html' title='Kenapa , tentang , aku , kamu'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-5497938495369334269</id><published>2011-12-22T03:36:00.000+07:00</published><updated>2011-12-22T03:37:16.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Dan laki-laki pun menangis</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Siapa bilang bahwa  laki-laki tak pernah menangis ?  Kenyataannya tangisan juga sering  menjadi teman kaum laki-laki.Bedanya dengan perempuan , laki-laki  cenderung menyembunyikan tangisannya di dalam kekuatan akalnya.Dengan  logika nya yang penuh pemikiran , ia sembunyikan setiap tetes tangis  yang mengalir dari relung batinnya agar tidak kelihatan oleh orang lain ,  bahkan dari keluarga , sahabat dan orang terdekatnya.Hanya saat-saat  tertentu saja , tangisan itu termanifestasi dalam bentuk buliran-buliran  air mata.Biasanya itu terjadi kalau emosi yang dirasakannya tak cukup  kuat ditahan oleh fisiknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laki-laki yang bertanggung  jawab malah lebih sering menangis.Namun tetap , tangisan itu ia telan  kedalam pusaran batinnya.Laki-laki yang bertanggung jawab , akan sekuat  mungkin mengatur anggota tubuhnya agar tidak kelihatan sedang menangis ,  hingga tiada yang tampak melainkan ketegarannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu kenapa laki-laki menangis ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada  banyak alasan laki-laki untuk menangis , sebanyak alasan yang juga  dimiliki oleh perempuan.Laki-laki akan menangis karena membayangkan  pertanggung jawabannya kelak di hadapan Allah.Membayangkan dirinya yang  menjadi tonggak rumah tangga , pengawal bagi ibunya , pembina istri dan  anak-anaknya.Tangisnya pun ia sembunyikan dalam bentuk cucuran keringat  yang keluar ketika ia bekerja menafkahi keluarganya.Sekuat mungkin ia  tahan keluh kesah dan kepedihan agar jangan sampai keluar lewat  lisannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laki-laki juga menangis dalam hatinya , ketika  tubuhnya lelah dan letih menjaga keluarganya dari kelaparan dan kejamnya  dunia.Sedapat mungkin ia korbankan dirinya agar jangan sampai terdengar  di telinganya tangisan anak dan istrinya yang merintih  kelaparan.Cucuran peluh bahkan darah tak ia hiraukan demi  keluarganya.Sekuat mungkin ia berusaha agar jangan sampai terlihat di  matanya , kesedihan anak dan istrinya yang hidup dalam kekurangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laki-laki  juga menangis dalam kemarahannya , ketika harga diri dan kehormatan  keluarganya dihina.Tak rela sedikitpun jika orang tua , anak dan  istrinya dicerca.Tak jarang ia terima semua kepedihan dan kuatnya hinaan  itu sendirian.Ia menangis agar jangan sampai ada satupun keluarganya  yang ikut merasakan pedihnya hinaan dan cercaan yang ia terima.Ia ambil  beban itu semua dengan harapan agar keluarganya hidup bahagia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laki-laki  juga menangis dalam kesendiriannya , memikirkan dirinya sebagai salah  satu mata rantai pejuang agamanya.Ia menangis lantaran khawatir dirinya  tak sanggup berbuat apa-apa untuk agamanya.Senantiasa ia niatkan dalam  hati agar suatu saat ia diberi kesempatan , maju ke daerah medan juang ,  membela agama yang ia pegang dengan kuat selama ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan  laki-laki juga menangis diantara sujud-sujudnya.Menyadari amanah yang  begitu besar di bahunya.Menahan perihnya hati tatkala melihat anak dan  istrinya jauh dari agama.Melihat keluarganya begitu enteng meremehkan  agama.Melihat kerabat dan sahabat begitu lupa dengan agama dan  terperangkap dalam godaan dunia.Mengalir deras air matanya bermunajat  agar diberi kekuatan dan petunjuk untuk melewati semuanya dalam ridlo  Rabb-nya&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cobalah sejenak pandangi Ayah kita...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cobalah sejenak lihat kakak dan adik kita...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cobalah sejenak rasakan apa yang dirasa pemimpin kita...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Temukanlah  , bahwa diantara ketegaran mereka , akan terlihat sebuah kesedihan dan  tangis yang dalam.Tangisan yang mungkin saja akibat perlakuan kita.Tak  ada lagikah sisa-sisa kepedulian dalam diri kita , sehingga beban yang  mereka rasakan kita tambah lagi dan lagi...?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;tiada tangisan dari laki-laki mulia&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;melainkan karena amanah di bahu nya&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;ia tahu bahwa apa yang ia lakukan hari ini&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;akan datang saat pertanggung jawabannya nanti&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;maka , tak ia hiraukan walau bibirnya pecah&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;tak ia pikirkan kan bahunya yang tersobek berdarah&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;tak ia sebut bahwa kakinya bernanah&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;bahkan tak ia tampakkan bahwa tangannya patah&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Ia tahu , bahwa amanah dirinya adalah berat&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Ia sadar , bahwa tanggung jawabnya harus ia angkat&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Maka , tak akan pernah ia mengeluh tentang penat&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;atau kepedihan dalam hatinya yang tersayat.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Sungguh sulit kutemukan laki-laki seperti ini&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Yang menghormati Orang tuanya dengan indahnya budi&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Yang menyayangi anak-anak nya laksana peri&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;dan bergaul dengan wanita sekitar laksana pengembala sapi&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Salut untuk mu hai laki-laki sejati&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;yang tak takut dengan hamparan berduri&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;yang tak lemah dengan panas dan sayatan api&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Yang tak goyah melawan kejamnya hari&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Kalaulah boleh pinta dari diri ini&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Izinkan aku menjadi seperti mu dalam dunia ini.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-5497938495369334269?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/5497938495369334269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/dan-laki-laki-pun-menangis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5497938495369334269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5497938495369334269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/dan-laki-laki-pun-menangis.html' title='Dan laki-laki pun menangis'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1727099363833732692</id><published>2011-12-21T11:52:00.001+07:00</published><updated>2011-12-21T11:52:50.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Masih ada jalan</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Pasar malam dibuka di sebuah kota . Penduduk menyambutnya dengan  gembira.Berbagai macam permainan, stand makanan dan pertunjukan  diadakan. Salah satu yang paling istimewa adalah atraksi manusia  kuat.Begitu banyak orang setiap malam menyaksikan unjuk kekuatan otot  manusia kuat ini.Manusia kuat ini mampu melengkungkan baja tebal hanya  dengan tangan telanjang. Tinjunya dapat menghancurkan batu bata tebal  hingga berkeping-keping.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengalahkan semua pria di kota  itu dalam lomba panco. Namun setiap kali menutup pertunjukkannya ia  hanya memeras sebuah jeruk dengan genggamannya.Ia memeras jeruk tersebut  hingga ke tetes terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;'Hingga tetes terakhir', pikirnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manusia  kuat lalu menantang para penonton: 'Hadiah yang besar kami sediakan  kepada barang siapa yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja air  jeruk dari buah jeruk ini!'&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian naiklah seorang  lelaki, seorang yang atletis, ke atas panggung.Tangannya kekar. Ia  memeras dan memeras. dan menekan sisa jeruk. tapi tak setetespun air  jeruk keluar. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis. Ia  gagal. Beberapa pria kuat lainnya turut mencoba, tapi tak ada yang  berhasil. Manusia kuat itu tersenyum-senyum sambil berkata : 'Aku  berikan satu kesempatan terakhir, siapa yang mau mencoba?'&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang  wanita kurus setengah baya mengacungkan tangan dan meminta agar ia  boleh mencoba. 'Tentu saja boleh nyonya. Mari naik ke panggung.' Walau  dibayangi kegelian di hatinya, manusia kuat itu membimbing wanita itu  naik&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ke atas pentas. Beberapa orang tergelak-gelak mengolok-olok  wanita itu. Pria kuat lainnya saja gagal meneteskan setetes air dari  potongan jeruk itu apalagi ibu kurus tua ini. Itulah yang ada di pikiran  penonton.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wanita itu lalu mengambil jeruk dan  menggenggamnya. Semakin banyak penonton yang menertawakannya. Lalu  wanita itu mencoba memegang sisa jeruk itu dengan penuh konsentrasi. Ia  memegang sebelah pinggirnya, mengarahkan ampas jeruk ke arah tengah,  demikian terus ia ulangi dengan sisi jeruk yang lain. Ia terus menekan  serta memijit jeruk itu, hingga akhirnya memeras. dan 'ting!' setetes  air jeruk muncul terperas dan jatuh di atas meja panggung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penonton terdiam terperangah. Lalu cemoohan segera berubah menjadi tepuk tangan riuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manusia  kuat lalu memeluk wanita kurus itu, katanya, 'Nyonya, aku sudah  melakukan pertunjukkan semacam ini ratusan kali. Dan, banyak orang  pernah mencobanya agar bisa membawa pulang hadiah uang yang aku  tawarkan, tapi mereka semua gagal. Hanya Anda satu-satunya yang berhasil  memenangkan hadiah itu.Boleh aku tahu, bagaimana Anda bisa melakukan  hal itu?'&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;'Begini,' jawab wanita itu, 'Aku adalah seorang  janda yang ditinggal mati suamiku. Aku harus bekerja keras untuk mencari  nafkah bagi hidup kelima anakku.Jika engkau memiliki tanggungan beban  seperti itu, engkau akan mengetahui bahwa selalu ada tetesan air walau  itu di padang gurun sekalipun. Engkau juga akan mengetahui jalan untuk  menemukan tetesan itu. Jika hanya memeras setetes air jeruk dari ampas  yang engkau buat, bukanlah hal yang sulit bagiku'.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selalu  ada tetesan setelah tetesan terakhir. Aku telah ratusan kali mengalami  jalan buntu untuk semua masalah serta kebutuhan yang keluargaku  perlukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun hingga saat ini aku selalu menerima tetes  berkat untuk hidup keluargaku. Aku percaya Tuhanku hidup dan aku percaya  tetesan berkat-Nya tidak pernah kering, walau mata jasmaniku melihat  semuanya telah kering. Aku punya alasan untuk menerima jalan keluar dari  masalahku. Saat aku mencari, aku menerimanya karena ada pribadi yang  mengasihiku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;'Bila Anda memiliki alasan yang cukup kuat, Anda akan menemukan jalannya', demikian kata seorang bijak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seringkali  kita tak kuat melakukan sesuatu karena tak memiliki alasan yang cukup  kuat untuk menerima hal tersebut. (Bits &amp;amp; Pieces, The Economics  Press)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1727099363833732692?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1727099363833732692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/masih-ada-jalan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1727099363833732692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1727099363833732692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/masih-ada-jalan.html' title='Masih ada jalan'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-4173590094513127652</id><published>2011-12-20T11:14:00.012+07:00</published><updated>2011-12-20T11:50:19.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Perjalanan'/><title type='text'>Memory Pelatihan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-bZ1M4b1x5S8/TvAQUwgkKhI/AAAAAAAAAj0/cnZQy4DTWPk/s1600/10.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-bZ1M4b1x5S8/TvAQUwgkKhI/AAAAAAAAAj0/cnZQy4DTWPk/s400/10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688064278173854226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;span class="dropcap1"&gt;Du&lt;/span&gt;nia pelatihan kayaknya sudah mengambil satu tempat dalam kegiatan wajib saya.Terhitung sejak 2006 -setelah mengikuti Pelatihan Pemandu PII- saya mulai aktif di dunia training.Dibawah ini ada beberapa pengalaman mengelola kepelatihan yang pernah saya tangani :

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Forpasdi , Bukittinggi 2006&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BIB , Bukittinggi 2006&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leadership Basic Training PII , Bukittinggi 2006&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leadership Basic Training PII , Pasaman 2006&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelatihan Kader FSI / Sanlat SMA 1 Bukittinggi , 2006
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pra Basic Training , Padang Japang 2007&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pra Basic Training , Padang Panjang 2007&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pra Basic Training , Padang Japang 2008
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pra Basic Training , Koto Laweh Tanah Datar 2007&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leadership Basic Training PII Pasaman 2007&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelatihan Kader FSI / Sanlat SMA 1 Bukittinggi , 2007&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leadership Training Pelajar , Pasaman 2008&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Outbond Training Pelajar , Pasaman 2008&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Upgrading + Outbond PII , Pasaman 2008&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leadership Basic Training PII , Pasaman 2009&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Telaah Nilai Kepribadian Muslimah , Batusangkar 2009
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leadership Basic Training PII , Mesir 2009&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Latihan Manajemen Dasar , Mesir Februari 2010&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leadership Basic Training PII , Mesir 2010&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Latihan Manajemen Dasar , Mesir November 2010&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sanlat Sekolah Indonesia Cairo , Mesir 2011
&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Leadership Basic Training PII , Mesir 2011&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelatihan Dasar Kepemimpinan PPMI Mesir , Mesir 2011&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Setelah beberapa lama , kemaren saya mencob mengumpulkan beberapa memory pelatihan yang pernah saya tangani.Silahkan menikmati *note: Foto di bawah ini 100% Narsis :D

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-89l2CEoO4n8/TvAQLj8KYOI/AAAAAAAAAjo/m-9jxNA_hwI/s1600/9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-89l2CEoO4n8/TvAQLj8KYOI/AAAAAAAAAjo/m-9jxNA_hwI/s400/9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688064120181121250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;


&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-WLa4gDS0lv8/TvAP-U-sgzI/AAAAAAAAAjc/OPXZC27IAo0/s1600/8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 189px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-WLa4gDS0lv8/TvAP-U-sgzI/AAAAAAAAAjc/OPXZC27IAo0/s400/8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688063892826915634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-qHq2qzQFMo0/TvAPtI5_NZI/AAAAAAAAAjQ/hbAo_-Di5yI/s1600/7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-qHq2qzQFMo0/TvAPtI5_NZI/AAAAAAAAAjQ/hbAo_-Di5yI/s400/7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688063597528167826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-7nIJmMleAj4/TvAPjwnVTZI/AAAAAAAAAjE/_uCE5aChjJA/s1600/5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-7nIJmMleAj4/TvAPjwnVTZI/AAAAAAAAAjE/_uCE5aChjJA/s400/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688063436388650386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-GTgQuYubu-w/TvAPbN8PskI/AAAAAAAAAi4/lNyDNDs70YA/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-GTgQuYubu-w/TvAPbN8PskI/AAAAAAAAAi4/lNyDNDs70YA/s400/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688063289642168898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-urfJjjIjiIo/TvAPUmKWULI/AAAAAAAAAis/px4pIKjJ4hc/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-urfJjjIjiIo/TvAPUmKWULI/AAAAAAAAAis/px4pIKjJ4hc/s400/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688063175884689586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-lSFG0Gk_UP8/TvAPOgEYOtI/AAAAAAAAAig/gpPxFQcnnbw/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-lSFG0Gk_UP8/TvAPOgEYOtI/AAAAAAAAAig/gpPxFQcnnbw/s400/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688063071169821394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-x3tFtq-R-Po/TvAPCuzbxJI/AAAAAAAAAiU/e1xL-gTC-Js/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-x3tFtq-R-Po/TvAPCuzbxJI/AAAAAAAAAiU/e1xL-gTC-Js/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688062868966851730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-4173590094513127652?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/4173590094513127652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/memory-pelatihan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4173590094513127652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4173590094513127652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/memory-pelatihan.html' title='Memory Pelatihan'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-bZ1M4b1x5S8/TvAQUwgkKhI/AAAAAAAAAj0/cnZQy4DTWPk/s72-c/10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-8213685636548605347</id><published>2011-12-20T10:53:00.004+07:00</published><updated>2011-12-20T11:08:55.022+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Buku itu teman terbaik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-LMC64a-5b2E/TvAHAUtWd6I/AAAAAAAAAhw/UTZ-jPPqgxc/s1600/pustaka%2Bpribadi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-LMC64a-5b2E/TvAHAUtWd6I/AAAAAAAAAhw/UTZ-jPPqgxc/s400/pustaka%2Bpribadi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688054031509256098" border="0" /&gt;&lt;center&gt;Koleksi Pustaka Pribadi&lt;/center&gt;&lt;/a&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;Se&lt;/span&gt;baik-baik teman duduk adalah buku" begitu kira-kira ucapan salah seorang ulama termasyhur dalam Islam , Imam Syafi'i.Kenyataannya memang tak ada teman yang lebih baik dari buku.Dalam kesendirian , buku adalah tempat bercerita , sahabat tempat curhat , bahkan guru yang tak pernah jenuh untuk mengajar.Buku tak pernah marah jika kita komplain terhadap isinya , bahkan jika kita membantingnya sebagai pelampiasan emosi.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Jauh beda ketika kita bertemankan Rokok , Miras , Narkoba , Gadget , BB , Hape , Bahkan manusia sekalipun.Rokok misalnya , memang jadi teman yang enak saat sendiri.Mengepul-ngepul asap sembari bermain-main dengannya.Indah memang , bahkan terlalu nikmat untuk dijabarkan dengan kata-kata .Namun disaat yang sama kita sadar bahwa ribuan jenis racun dengan resiko yang begitu berat sedang di 'upload' oleh teman kita itu (rokok) ke dalam tubuh kita.Hal yang sama jika kita berteman dengan miras dan narkoba.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Berteman dengan hape , BB , dan gagdet lainnya pun tak jauh sama.harga mereka mahal , belum lagi kebutuhan pulsa agar fitur yang menarik bisa di akses. Kondisi baterai pun harus dipertimbangkan.Ia tidak bisa menemani kita selama mungkin.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Berteman dengan manusia , tidak perlu saya jelaskan disini.Kita sudah pernah mengalaminya..

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

*Catatan singkat , beberapa hari sebelum Ujian Semester Ganjil dimulai.harapan menjelang Pameran Buku Internasional di Akhir bulan januari nanti , semoga ada yang mau berbaik hati ngasih saya duit buat shopping buku disana, amin

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-JyAOJW1i3fQ/TvAHR-TXEoI/AAAAAAAAAh8/M-r0Ze52xGU/s1600/Membaca.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-JyAOJW1i3fQ/TvAHR-TXEoI/AAAAAAAAAh8/M-r0Ze52xGU/s400/Membaca.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688054334732309122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-8213685636548605347?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/8213685636548605347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/buku-itu-teman-terbaik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8213685636548605347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8213685636548605347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/buku-itu-teman-terbaik.html' title='Buku itu teman terbaik'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-LMC64a-5b2E/TvAHAUtWd6I/AAAAAAAAAhw/UTZ-jPPqgxc/s72-c/pustaka%2Bpribadi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-8334976332248140780</id><published>2011-12-20T01:32:00.000+07:00</published><updated>2011-12-20T01:33:04.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;ah'/><title type='text'>Apakah pahala Doa dan bacaan al-qur'an kita untuk Mayit tidak sampai ?</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/254907_1779334849314_1417696182_31462102_3019824_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;Kitab Al-Azkar karangan Imam Nawawi RA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(بابُ ما ينفعُ الميّتَ من قَوْل غيره)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;أجمع العلماء على أن الدعاء للأموات ينفعهم، ويَصلُهم ثوابه.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;واحتجوا  بقوله تعالى: (وَالَّذِينَ جاؤُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنا  اغْفِرْ لَنا ولإِخْوَانِنا الَّذين سَبَقُونابالإِيمَانِ) [الحشر: 10]  وغير ذلك من الآيات المشهورة بمعناها، وفي الأحاديث المشهورة كقوله صلى  الله عليه وسلم: 475 - " اللَّهُمَّ اغْفِرْ لأهْلِ بَقِيعِ الغَرْقَدِ "،  وكقوله صلى الله عليه وسلم: " اللَّهُمَّ اغْفِرْ لحينا وميتنا " وغير ذلك.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;واختلف العلماء في وصول ثواب قراءة القرآن، فالمشهور من مذهب الشافعي&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وجماعة، أنه لا يَصل.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وذهب  أحمدُ بن حنبل وجماعةٌ من العلماء، وجماعة من أصحاب الشافعي، إلى أنه يصل،  فالاختيار أن يقول القارئ بعد فراغه: اللهمّ أوصلْ ثوابَ ما قرأته إلى  فلان، والله أعلم.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ويُستحبّ الثناء على الميت وذكر محاسنه.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terjemahan  (yg penting2 saja)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ijma'  Ulama bahwa do'a untuk mayat itu dapat memberi manfa'at bagi mereka ,  dan sampai pahala doa tersebut kepada si mayat.Dalilnya :&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;وَالَّذِينَ  جاؤُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنا اغْفِرْ لَنا ولإِخْوَانِنا  الَّذين سَبَقُونابالإِيمَانِ) [الحشر: 10] (silahkan cari artinya sendiri  lewat terjemahan al-quran lalu jangan lupa baca penafsiran ulama  terhadap ayat tersebut agar kita tidak salah memahami apa tujuan ayat  tersebut)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hadits ,Nabi Muhammad Sholallahu 'alaih wa sallam bersabda " اللَّهُمَّ اغْفِرْ لأهْلِ بَقِيعِ الغَرْقَدِ&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hadits ,Nabi Muhammad Sholallahu 'alaih wa sallam bersabda اللَّهُمَّ اغْفِرْ لحينا وميتنا&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Sekedar catatan ringan bahwa Untuk&lt;strong&gt; doa untuk Mayit / orang yg sudah meninggal &lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;ulama islam telah sepakat bahwa doa tersebut bermanfaat bagi mayit dan pahala doa tersebut sampai kepada mereka&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun  pahala bacaan al-qur'an semisal Al-fatihah , Yasin , disinilah terjadi  ikhtilaf ulama ,menurut pendapat yg masyhur di kalangan Mazhab Syafi'i  bahwa pahala doa tersebut tidak sampai (Catatan : yg tidak sampai itu  pahalanya, namun manfaatnya sampai) .Adapun mazhab imam Ahmad bin hanbal  , jama'ah ulama serta jama'ah dari ashab mazhab syafi'i berpendapat  bahwa pahala bacaan al-qur'an tersebut SAMPAI kepada si Mayit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Makanya  setiap selesai bacaan al-qur'an yg  kita niat kan pahalanya agar sampai  kepada mayit,agar membaca doa setelah selesai membaca al-qur'an  tersebut : اللهمّ أوصلْ ثوابَ ما قرأته إلى فلان، "Ya Allah sampaikanlah  pahala bacaan al-qur'an yang aku baca ini untuk si fulan...wallahu a'lam&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : Kitab Al-Azkar karangan Imam Nawawi RA.Bab ما ينفعُ الميّتَ من قَوْل غيره&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*ini  baru satu kitab , banyak kitab lain yang menukilkan hal yang  sama.Bahkan kitab Ibn Taymiyah (majmu' fatawa ibn Taymiyah) sendiri &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;dan  masih banyak Dalil2 yang lain...namun imam Nawawi mencukupkan dalam  kitab ini 3 dalil itu saja.CUkup bagi orang yang mengetahui insya Allah&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga  Nukilan singkat ini bermanfa'at , minimal agar sengketa "Berdoa untuk  mayat itu adalah bid'ah" bisa berkurang lewat ilmu , bukan lewat hawa  nafsu dan ilmu yang sedikit serta sikap taklid yg berlebihan..Wallahu  A'lam&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*kecuali kalau kita berani melawan ijma' ulama hehehe ^_^&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-8334976332248140780?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/8334976332248140780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/apakah-pahala-doa-dan-bacaan-al-quran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8334976332248140780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8334976332248140780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/apakah-pahala-doa-dan-bacaan-al-quran.html' title='Apakah pahala Doa dan bacaan al-qur&apos;an kita untuk Mayit tidak sampai ?'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1540264916454510148</id><published>2011-12-20T01:28:00.000+07:00</published><updated>2011-12-20T01:29:19.023+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Menarik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Mengenal procrastination - "Penyakit" suka menunda dan menolak tugas</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Kebiasaan  terus menerus  menunda suatu tugas atau pekerjaan yang tidak disuka dan  malah  mengerjakan tugas atau pekerjaan lain dalam bahasa psikologi  disebut &lt;em&gt;procrastination&lt;/em&gt;. Orang yang memiliki gejala ini disebut &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt;. Walaupun kelihatan seperti masalah sepele tetapi akan sangat merugikan apabila seseorang menjadi &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt; terlalu lama. Ada beberapa ciri yang biasa dimiliki oleh seorang &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt;. Apakah kita termasuk salah satunya? :) &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Optimis vs takut&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt; biasanya   sangat percaya diri bisa menyelesaikan satu pekerjaan dalam waktu   singkat. Misal, kita merasa mampu membuat pembukuan dalam waktu 2 jam.   Jadi jika ada waktu 12 jam, 10 jam bisa dipakai untuk bersantai, dong.   Padahal, alasan sebenarnya karena malas, takut tidak bisa, atau tidak   menyukai pekerjaan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Merasa terlalu sibuk&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merasa terlalu sibuk akhirnya membuat seseorang &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt; jadi   tidak mengerjakan tugas yang seharusnya dia kerjakan. Misal, kita   merasa tidak bisa membuat pekerjaan karena harus membersihkan kamar   sekaligus memasak. Padahal pada akhirnya, tidak satu pun dari tugas itu   yang dikerjakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Keras kepala&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt; merasa   kalau dia sama sekali tidak bisa dipaksa untuk melakukan sesuatu. Ini   karena adanya keyakinan, segala sesuatu harus diatur oleh diri sendiri   atau harus menunggu mood bagus muncul dengan sendirinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Selalu menjadi korban&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena tidak bisa mengerjakan tugas dengan baik atau mendapatkan nilai jelek, seorang &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt; merasa dia adalah korban dari keadaan. Sayangnya &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt; sama sekali tidak sadar jika itu semua akibat dari kesalahannya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Suka beralih&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat harus mengerjakan tugas, tiba-tiba kita ingin mendengarkan musik atau menonton TV. Ini salah satu ciri &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt; yang sering dimiliki seseorang. Karena ingin menghindari tugas yang bikin takut, akhirnya &lt;em&gt;procrastinator&lt;/em&gt; memilih untuk melakukan hal lain yang kurang penting.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kenapa sih?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada beberapa hal yang bisa menimbulkan sifat &lt;em&gt;procrastination&lt;/em&gt;:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Kepercayaan yang salah (false belief)&lt;/strong&gt;.   Maksudnya adalah kepercayaan yang salah jika kerja lebih baik dan  lebih  terasa menantang jika kita berada di bawah tekanan atau waktu  yang  sempit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Takut gagal&lt;/strong&gt;. Ketakutan berlebih jika kita bakal gagal mengerjakan tugas itu dan akhirnya lebih memilih menghindar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Perfeksionis&lt;/strong&gt;. Yang akhirnya membuat kita merasa tidak perlu mengerjakan satu tugas yang tidak kita sukai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Terburu-buru&lt;/strong&gt;. Sifat buru-buru atau biasa disebut impulsif membuat &lt;em&gt;procrastinator &lt;/em&gt;cepat sekali beralih melakukan hal lain selain tugas utamanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Memberontak&lt;/strong&gt;. &lt;em&gt;Procrastination&lt;/em&gt; bisa   muncul sebagai reaksi pemberontakan terhadap orang tua ataupun atasan   yang otoriter alias suka mengatur kehidupan/pekerjaan kita. &lt;em&gt;Procrastinator&lt;/em&gt; memberontak dengan cara tidak ingin diatur dalam kehidupan/pekerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Beberapa Solusi :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt; 1. Lakukan untuk orang yang kamu cintai &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pikirkan  saja seseorang yang kamu cintai (seperti orang tua , adik , kakak ,  sahabat  dll )  dan lakukan itu demi kebahagiaannya serta bayangkan  ekspresi mereka jika kamu menundanya atau tidak  mengerjakannya.Sanggupkah kamu melihat wajah ibu yang kamu cintai  menangis ? atau raut kecewa sahabat mu ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Lakukan di waktu produktifmu &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Misalnya,  waktu produktifmu adalah jam 8 pagi sampai jam 12 siang dan jam 6 sore  sampai jam 9 malam . Maka, lakukanlah di waktu-waktu tersebut. Setelah  waktu produktifmu lewat, beristirahatlah atau lakukan hal yang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Lakukan dengan cara yang lain &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamu  tidak harus melakukannya dengan cara yang umum. Kamu dapat melakukannya  dengan caramu sendiri   . Buatlah itu se-menyenangkan mungkin. Jika  kamu, contohnya, senang  mengerjakan pekerjaan rumahmu di kafe atau  mall, kamu dapat  melakukannya. Hanya saja jangan biarkan hal-hal lain  mengalihkan  perhatianmu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Beri hadiah pada dirimu sendiri&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentukan  hadiahmu  sendiri. Sebagai contoh, "jika aku dapat membaca 50 halaman  hari ini, aku dapat jalan-jalan sore besok !!" . Kamu akan lebih  termotivasi untuk mencapai tujuanmu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Pikirkan konsekuensi jika kamu menyerah / tidak melakukannya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika  kamu harus  melakukan sesuatu yang tidak kamu suka demi mencapai tujuan  lainmu, kamu  harus melakukannya ,  tak peduli kamu suka atau tidak.  Jika kamu menyerah,  maka bisa jadi perjalananmu akan terhambat.  Hancurkan tembok di  depanmu, jangan biarkan itu menghalangi jalanmu!  .Bayangkan jika hanya karena kamu malas membaca hari ini , nilai akhir  ujian mu rendah dan membuat orang tua mu kecewa ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt; 6. Bagikan perasaan dan keadaanmu kepada orang yang bisa memotivasimu &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memiliki  seseorang disampingmu yang bisa memotivasi adalah sesuatu yang baik .   Jangan ragu-ragu untuk berbagi dan meminta bantuan jika seseorang bisa   menolongmu. Itu seperti energi ekstra dalam perjalananmu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9219213 *dengan sedikit perubahan&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1540264916454510148?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1540264916454510148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/mengenal-procrastination-penyakit-suka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1540264916454510148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1540264916454510148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/mengenal-procrastination-penyakit-suka.html' title='Mengenal procrastination - &quot;Penyakit&quot; suka menunda dan menolak tugas'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-5146325891562352729</id><published>2011-12-19T21:50:00.001+07:00</published><updated>2011-12-19T21:50:52.536+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Share of Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Untuk orang lain</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Seperti biasa , Sabtu  pagi adalah jadwal tetap saya ke Mesjid Azhar.Kesempatan untuk mengikuti  pelajaran pagi bersama Mufti Mesir Prof.Dr.Ali Jum’ah adalah hal yang  tidak boleh dilewatkan.Pukul 07.00 saya keluar dari rumah menuju  mahattoh Bawabah 2.Biasanya , sekitar 10 menit lagi akan ada Bis  Legendaris dengan nomor 80 coret yang akan melalui mahattoh ini.Kalaupun  ketinggalan , biasanya 15 atau 20 menit kemudian akan ada bis 353  jurusan Sayyidah Aisyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beruntung , hanya menunggu 5  menit saja , bisa 80 coret pun datang , dan lebih enaknya lagi ada  bangku kosong yang bisa diduduki.Biasanya , bis ini selalu sesak oleh  penumpang , terutama mahasiswa , mengingat bis ini akan melalui  Universitas Al-Azhar yang berlokasi di Hay Sadis dan Darasah.Bis pun  membawa saya menuju daerah Darasah. Pukul 7 lewat 45 menit , bis sampai  di mahattoh depan Rumah Sakit Husein.Saya pun meloncat turun dari bis  dan dengan langkah cepat menuju ke Mesjid Azhar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alhamdulillah  , meskipun ratusan santri Azhar sudah mengerumuni Syekh Ali Jum’ah ,  saya masih bisa duduk dan dengan jelas melihat Wajah Syekh serta  mendengar suaranya , walau jaraknya lumayan jauh.Inilah resiko jika  telat menghadiri pengajian ulama besar , harus rela untuk duduk  dibelakang.Walau begitu , suara Syekh yang lantang masih bisa didengar  dengan jelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa saat setelah saya duduk ,  Dr.Muhammad Wussam pun membacakan beberapa hadist dari Shahih Bukhori  dengan sanad yang muttashil dari beliau sampai ke Imam Bukhori dan  tentunya ke Rasulullah.Saya sendiri ketika mendengar pembacaan sanad ,  masih sering tercengang dan berdecak kagum dalam hati.Bagaimana caranya  beliau-beliau itu menghafal nama-nama perawi lengkap dengan gelar dan  tahun wafat serta beberapa karangannya.Sanad yang muttashil dalam setiap  ilmu adalah keunggulan Al-Azhar dan Ulamanya yang jarang dimiliki oleh  Madrasah lain.Dan untuk belajar hadist sendiri , saya masih belum bisa  belajar dari guru (apalagi yang digelari manusia dengan muhaddits) namun  tidak mempunyai sanad.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa hadits pun  dibacakan.Sesekali Syekh Ali Jum’ah memberi penjelasan tentang Hadits  tersebut.Baik dari segi ilmu hadits secara dirayah dan riwayah , maupun  ke pembahasan lain seperti Fiqh , Ushul Fiqh , Tafsir , Ilmu Lughoh dan  ilmu-ilmu lain.Setelah pembacaan hadist , beliau pun mulai mengajarkan  kitab Ghayatul Wushul karangan Syaikhul Islam Zakaria Al-Anshori.Kitab  Ushul fiqh ini beliau jelaskan dengan sangat gamblang.Wajar kalau Syekh  Ali Jum’ah terkenal sebagai Ushuli (Ahli Ushul Fiqh) zaman  ini.Pengetahuan beliau tentang dasar-dasar ilmu sangatlah dalam.Saya  sendiri tak heran kalau beliau ditunjuk untuk menjadi mufti Mesir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul  9 lewat 20 Menit , pelajaran pun selesai.Di Akhir pelajaran , Syekh Ali  Jum’ah mengasih kabar kalau hari ini , akan ada Ceramah Umum oleh Syekh  Abdullah bin Bayyah , Ulama besar dari Mauritania , yang bertempat di   Auditorium Syekh Muhammad Abduh , Kampus Universitas Al-Azhar.Saya lalu  keluar mesjid dan dengan langkah cepat menuju ke tempat penjual  Tha’miyyah bil Baydh.Maklum rasa lapar mulai menggerogoti perut.Setelah  perut terisi , saya lalu menuju ke Kampus .Mulanya saya sekedar ingin  melihat kondisi kelas , apakah muhadlarah sudah dimulai , sekaligus  ingin mengecek sudah berapa buah Diktat yang turun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun  didepan Gedung Fakultas Syari’ah , ternyata sudah ramai orang yang akan  menyambut Syekh Bin Bayyah.Langkah saya terhenti disana.Selang beberapa  menit kemudian , sebuah sedan hitam berhenti tepat di gerbang Auditorium  , dan keluarlah Syekh Bin Bayyah dari Sedan itu.Saya lalu bersegera  masuk ke dalam Auditorium tersebut.Sayang , karena bangku di lantai  utama sudah penuh saya terpaksa berlari ke tingkat dua .Alhamdulillah  masih bisa mendapatkan tempat duduk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sembari menunggu  Ceramah Umum di mulai , iseng-iseng saya buka fesbuk lewat Hape.Disana  saya terkejut dengan status salah seorang teman yang memberitakan  tentang Demo yang akan dilakukan oleh sebagian pihak yang bertujuan  untuk menurunkan Syekh Ali Jum’ah dari jabatan Mufti.Sebagian pihak ini  tidak terima dengan tuntutan yang dilakukan Syekh Ali Jum’ah terhadap  syekh mereka ke pengadilan.Sayangnya , teman saya itu malah dengan  membabi buta mengatakan bahwa Syekh Ali Jum’ah banyak berfatwa yang  bertentangan dengan Al-qur’an dan Sunnah.Saya lalu berkomentar di  statusnya tersebut.Tidak untuk bertengkar , hanya sekedar mengingatkan  bahwa jangan ikut campur komentar dalam soal khilaf antar ulama kalau  belum tahu apa-apa.Apalagi berkata bahwa Syekh Ali Jum’ah menyelisihi  Al-Qur’an dan Sunnah , emang sudah berapa ilmunya selama kurang lebih 3  tahun disini ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beruntung , hape saya tiba-tiba mati karena  kehabisan baterai , dan saya pun dengan khusyuk mulai mendengar ceramah  tersebut.Walau harus diakui bahwa pembahasan yang berat , ditambah  dengan suasana ruangan yang dingin , cukup membuat mata saya diserang  kantuk , Namun saya paksakan dan dalam hati tetap berdoa , semoga  kehadiran saya dalam ruangan tersebut , dihitung sebagai proses amal  yang akan dibalasi Allah dengan kebaikan.Amin&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam  perjalanan pulang , ada sedikit hal yang masih mengganjal hati  saya.kalau saya tidak salah , sebagian pihak yang akan mendemo Syekh Ali  Jum’ah itu pernah mengeluarkan fatwa tentang haramnya melakukan  Demonstrasi.Nah kenapa hari ini - &lt;em&gt;sebenarnya bukan hari ini saja , red&lt;/em&gt; - mereka malah melanggarnya ? ataukah fatwa itu ada Takhsisnya buat mereka ? atau atau atau...Ah saya tidak mau berspekulasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masalah  ini lalu mengingatkan saya kepada sebuah kisah yang pernah diceritakan  oleh Ustadz saya Alllahu Yarham Syamsul Kamal semasa saya belajar di  Pondok.Ustadz saya yang satu ini  dikenal ahli dalam bidang nahwu ,  shorof dan fiqh syafi’i.Dan satu lagi keahlian beliau adalah ahli  berkisah hikmah.Begini ceritanya...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suatu hari , di sebuah mesjid , ada seorang Ustadz kondang yang sangat berpengaruh di desa itu , berceramah tentang ayat &lt;em&gt;“lan  tanaalul birra hatta tunfiqu mimma tuhibbun / kamu tidak akan  memperoleh kebaikan hingga kamu infakkan sebagian apa-apa yang kamu  cintai&lt;/em&gt;”.Lalu dengan ciri khas retorikanya  yang bisa menarik perhatian pendengar , ia lalu dengan gamblang menjelaskan ayat itu &lt;em&gt;,”  Bapak-bapak , ibuk-ibuk , kita ini belum bisa dinamakan orang baik  kalau masih belum mampu berkorban dalam memberi , dan ketika memberi pun  harus lah yang terbaik dan yang kita cintai , barulah kita disebut  orang baik” &lt;/em&gt;ujarnya lantang.Para jama’ah pun seolah tersihir dengan  ceramahnya , termasuk istrinya yang juga ikut menghadiri ceramah  tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika pulang ke rumah , sang istri pun mulai  mengerjakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga.Ia lalu memasak makanan  sederhana untuk sang ustadz yang merupakan suami tercintanya.Walaupun  suaminya adalah Ustadz kondang , namun kehidupan mereka sangatlah  sederhana , malah kadang kekurangan.Kebetulan Sang Ustadz kondang ini  punya seekor ayam yang sangat disayanginya.Begitu sayangnya sampai ia  bahkan enggan untuk menjualnya ketika keluarganya kesulitan.ia lebih  suka menjual emas yang dimiliki atau harta apapun , pokoknya selain ayam  ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika sedang asyik memasak , tiba-tiba pintu rumah  Ustadz tersebut diketok oleh seseorang.”Assalamu’alaikum , Pak ustadz “,  ujar sang tamu mengucapkan salam.”Wa’alaikumussalam” , jawab istri  Ustadz tadi dari arah dapur.Ia pun lalu bergegas ke depan dan membuka  pintu.Ternyata yang datang adalah buk Ani , tetangga lima buah rumah  dari rumah ustadz tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Ada apa yah buk Ani ? Ada yang bisa saya bantu ? ,” tanya Istri Ustadz ramah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“  Buk Ustadz saya mau minta tolong.Saya ingin pinjam uang sekedarnya ,  anak-anak saya sudah dari kemaren belum makan.Saya sudah tidak sanggup  lagi melihat muka mereka yang pucat karena menahan lapar.Tolonglah buk  Ustadz , tolonglah saya. “ pinta buk ani dengan wajah memelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hati  Istri Ustadz pun treyuh . Ia sendiri sadar bahwa ia sudah tidak punya  uang lagi.Beras pun sudah habis dimasak tadi.Namun ia juga tidak tega  melihat penderitaan yang dialami buk Ani.Ia lalu melihat ke arah kandang  ayam kesayangan sang Ustadz.Terjadi pergolakan besar di Hatinya.ia tahu  bahwa ini adalah ayam kesayangan Suaminya yang bahkan ketika mereka  kesusahan pun tidak boleh dijual , “Tapi tadi kata suami saya dalam  ceramahnya , kita belum bisa dianggap baik kalau belum bisa memberikan  harta terbaik yang kita cintai , Ah saya yakin Suami saya pasti tidak  akan marah “.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia lalu memberikan ayam tersebut kepada Buk  Ani tetangganya.Terserah mau diapakan olehnya , apakah mau dijual atau  bisa langsung diolah menjadi masakan.Buk Ani pun mengucap terima kasih  berulang-ulang sambil berurai air mata , lalu pamit meninggalkan rumah  Ustadz.Si Istri pun kembali ke dapur , dan melanjutkan kesibukan  memasaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satu jam kemudian , sang Ustadz pun pulang ke  rumah.Ia membuka pintu dan langsung disambut dnegan senyum manis  istrinya.Bau masakan yang lezat pun membuat perutnya menari-nari  kelaparan.Sang Ustadz lalu bersih-bersih dan tak lama kemudian duduk di  meja makan ditemani oleh istrinya tercinta.Masakan istrinya yang begitu  lezat membuatnya seperti tersihir.Ia pun kegirangan dan tak henci  mengucap Syukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehabis makan , istrinya berkata “ Pa , ceramah papa tadi itu luar biasa.Mama bangga punya suami kayak papa “ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ah  yang benar ma ? papa juga bangga dan bersyukur punya istri yang bisa  masak masakan enak seperti mama “ balas si Ustadz dengan sedikit gombal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Benar  pa , ceramah papa tadi begitu menggugah.Mama tadi juga dengar banyak  ibu-ibu pengajian yang seperti tersihir oleh ceramah papa..Ibu-ibu itu  pun bertekad tidak akan pelit lagi dalam bersedekah dan akan berusaha  untuk memberikan sedekah yang terbaik “&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah ma ,  banyak warga yang sudah mulai insaf dalam berislam yang baik dan  benar.islam itu indah ma.Banyak kasih sayang di dalamnya.Mama sendiri  gimana ? “ tanya suaminya&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yah mama kan istri ustadz jadi juga harus patuh donk.” Jawab sang istri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Eh  tau ga pa , duit belanja udah habis nih.Beras persedian buat besok juga  ga ada.Tadi malah buk ani , tetangga kita minta bantuan sama mama “  lanjut istrinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Oh ya ? , Alhamdulillah tadi papa dapat  sedikit rezki , dikasih honor sama pengurus mesjid , lumayan buat  besok.Trus apa kata mama sama buk ani ? “ , tanya Sang Ustadz .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yah  , awalnya mama bingung.Kita kan sudah ga punya apa-apa lagi.Namun mama  kasihan banget deh pa melihat buk Ani.Mukanya lemas dan pucat ,  anak-anaknya pun dari kemaren belum makan.Nah tiba-tiba mama melihat  ayam kesayangan papa.” , jawab istrinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perasaan pak Ustadz mulai tidak enak “ Trus..? “  &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“yah  karena papa tadi bilang bahwa kalau kita ingin jadi orang baik , harus  memberikan apa yang kita cintai , jadi mama kasihkan saja ayam  kesayangan papa sama buk Ani.Ga apa-apa kan pa ? “ ujar sang Istri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“MA...!!!  Ceramah itu untuk jama’ah , untuk orang lain , bukan untuk  papa...Bedain donk !!! masak mama tega memberikan ayam kesayangan papa  !!!  , Astaghfirullah mama !!! “ , Bentak pak Ustadz.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan istrinya pun hanya melongo ,  terdiam...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Pojok kanan 22/10/2011 , Masih Spechless dengan manusia "Suci" ....&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-5146325891562352729?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/5146325891562352729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/untuk-orang-lain.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5146325891562352729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5146325891562352729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/untuk-orang-lain.html' title='Untuk orang lain'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3096146181715476938</id><published>2011-12-18T23:24:00.000+07:00</published><updated>2011-12-18T23:28:45.992+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Menjelang Ujian - 16 hari lagi -</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Seperti biasa, bangun  pukul 3 pagi.Namun malas-malasan dulu sambil buka FB.Pukul 4 baru  bangun.Pukul 9.30 berangkat kuliah , rencananya masuk kelas pukul 11  untuk matkul hukum warisan.Sampai di kelas pukul 11.05 , sepi.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;[ Hening “ Ya Allah , ini untuk pertama kalinya saya masuk , dan ternyata ga ada dosen :-((  ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya  ada beberapa makhluk di kelas.Ada yang ngobrol-ngobrol , ada yang tukar  menukar bahan kuliah.Berhubung saya tipe yang cukup pemalas masuk kelas  (sebenarnya ga malas tapi biasanya saya ada talaqi pagi sampai siang di  Mesjid Azhar , dan kadang jadi pembimbing mahasiswa buat baca dan  memahami diktat ) , maka saya manfaatkan untuk cari-cari bahan kuliah&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[ “Akhi , bagi-bagi tahdid kuliah donk “ pinta saya merayu teman sambil kedip-kedip mata #eaaa ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul  12.34 , teman saya asal mesir datang ke kelas dan ngomong “limin ayizin  muqorrorot , ruh illi maktabah darul maram udam makan li isy , fi  muqorrorot kulluh hena / siapa yang ingin daftar bahan kuliah silahkan  datang ke Tempat Fotokopi darul maram yang di depan orang jual roti Isy ,  disana ada “ .Saya yang asyik termenung melihat diktat , langsung  bangkit.Sayang , dosen tiba-tiba datang.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;[  “Mana yang lain ?” tanya dosen.”Pada keluar pak” jawab salah seorang  teman.”Oh kalau gitu ya udah, kelas bubar” perintah dosen.*saya  garuk-garuk kepala* ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beruntung , sebelum  dosen keluar beliau dicegat beberapa teman yang bertanya tentang metode  ujian.Saya pun tidak mau melewatkan kesempatan emas ini.Saya maju ke  depan , bergabung dengan teman2 lain dan menanyakan kepada dosen tentang  ujian mata kuliah beliau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[ “Pak , soalnya  susah ga ? “ tanya teman asal Afrika.”Bagi saya sih mudah , tapi  kayaknya buat kalian susah” jawab dosen sambil senyum. *ah dosen nya  becanda nih **ngerasa horror ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya lalu  berjalan ke arah belakang menuju maktabah darul maram.Setelah membeli  muqorrorot tadi , saya langsung ke Mesjid Azhar untuk shalat  zuhur.Disana saya bertemu teman saya asal mesir yang bernama  Hany.Cipika-cipiki bentar lalu ngobrol&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[  “Ya  Maulana , Izayyak ? ma aroka mundzu zaman / Ya Maulana *panggilan  kehormatan buat saya ^_^  , apa kabar ? sudah lama tidak melihat engkau  di sini ?” tanyanya.”Alhamdulillah ana Kuweis , kuntu maridlon.Asta’zin ,  ayiz usholli / Alhamdulillah saya sehat , kemaren2 saya sakit.Minta  izin dulu ya , saya mau Sholat “ jawab saya. ]&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;Setelah  sholat zuhur , saya duduk sejenak sambil baca diktat dan baca status  serta tak lupa apdet status *niat belajar ga sih.Pukul setengah 2 , saya  pun beranjak pulang menuju rumah saya  yang berjarak lebih dari 30 km  dari kampus.Pukul segini naik bis pasti berdiri dan berdesakan , tapi  ketimbang menunggu lama.Tebakan saya benar , bis legendaris  80 coret  datang dan ramenya minta ampun.Bis yang mestinya menampung 45 orang ini  dimuat sampai dekat 100 orang.Saya sendiri terjepit di bagian depan  dekat supir hingga tidak bisa bergerak *bayangkan.Eh songongnya ada  pemuda mesir marah-marah kepada saya dan nyuruh saya mundur.Mana bisa ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[  “Enta syuf , Aho , mafisy makan / ente liat sono , kagak ada tempat “  jawab saya nyolot.Udah tahu saya sesak nafas , malah ngajak berantem ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul 3 sore saya sampai di rumah.Alhamdulillah selamat dan tidak kurang satu apapun.Banzai..banzai...&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3096146181715476938?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3096146181715476938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/menjelang-ujian-16-hari-lagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3096146181715476938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3096146181715476938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/menjelang-ujian-16-hari-lagi.html' title='Menjelang Ujian - 16 hari lagi -'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-5075034704207865064</id><published>2011-12-17T23:14:00.003+07:00</published><updated>2011-12-17T23:21:34.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Menjelang Ujian - 17 hari lagi -</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Note ini saya tulis untuk berbagi kesedihan yang sedang saya  alami.Jujur , kehilangan seorang guru adalah hal yang cukup  menggundahkan hati.Semoga Allah membalasi beliau dengan balasan yang  berlipat ganda&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tadi malam sebelum tidur ,  sekilas melihat foto-foto beberapa guru dan syekh yang saya upload di  FB.Saya terpaku sejenak saat melihat foto Syekh Imad Iffat.Beliau  termasuk salah seorang guru yang pertama kali saya temui di Mesjid  Azhar.Waktu itu beliau mengajar kitab Hasyiyah Baijuri dalam masalah  Fiqh Syafi’i.Orangnya ganteng dan rapi serta bahasanya bagus.,Dalam hati  saya berkeinginan untuk hadir dalam majelis beliau yang sekarang  mengajar kitab Mughni Labib karangan ibn hisyam dalam masalah ilmu  Nahwu.lumayan untuk mengurangi Futur yang melanda &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-wuB11DTLaVc/TuzAw32JaSI/AAAAAAAAAhk/5fV4fl1jV2s/s1600/Syekh%2BImad%2BAffat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-wuB11DTLaVc/TuzAw32JaSI/AAAAAAAAAhk/5fV4fl1jV2s/s400/Syekh%2BImad%2BAffat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687132375319406882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[Bismika  Allahumma Ahya wa amut , Ya Allah izinkan hamba untuk bangun esok pagi  pukul setengah 3 , amin...ngrokkk...ngroook...zzzttt...zzzttt]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul  2.30 , alarm hape saya berbunyi.Mata yang masih berat + udara yang  dingin membuat saya tergoda untuk menarik selimut kembali, beruntung  tidak jadi.Akhirnya saya coba hilangkan kantuk dengan menyalakan  komputer dan langsung buka FB.Terkejut melihat status salah seorang  teman yang memberitakan kabar berpulangnya beliau yang terhormat Syekh  Imad iffat.Saya langsung membuka beberapa situs berita mesir.Disitu  memang disebutkan bahwa sore jum’at ada bentrokan antara militer dan  pendemo di depan kementerian.3 orang tewas , 2 diantaranya tewas  ditembak oleh pelaku yang ntah siapa (besar dugaan sniper) , dan salah  satunya adalah beliau yang saya kagumi.Saya langsung posting status yang  sama&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[ Inna Lillahi wa Inna Ilaihi  Raji'uun.,Tersentak , melihat berita pas bangun , Turut berduka cita  atas berpulangnya Salah Seorang guru kami Syekh Imad Iffat.Semoga amalan  baik beliau diterima dan kesalahannya diampuni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;إنا لله و  إنا إليه راجعون,,, اللهم اغفر للشيخ عماد عفت و ارحمه و عافه و اعف عنه  اللهم اجعل قبره نورا وعن يمينه نورا وعن يساره نورا واّته كتابه من نور  وارزق اهله الصبر والايمان واحتساب الاجر والثواب من الله,,, اللهم نفعنا  بعلومه فى الدارين آمين ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul 11 Siang saya  menuju Mesjid Azhar yang bersebelahan dengan Kampus 1 Universitas  Al-Azhar tempat saya kuliah.Dari berita yang saya baca, jenazah beliau  akan disholatkan setelah zuhur di mesjid Azhar.Tentunya saya tak ingin  kehilangan momen ini.Namun setelah sampai disana , ternyata jenazah  beliau belum datang dan akhirnya Sholat jenazah akan dilaksanakan  setelah Ashar&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[ “zam,nan ma Syekh Imad ko”  kata bang Halim.”Beliau maaja Mughni labib bang di Atrak” jawab  saya.”ooo nan gagah yo ? “ “Yo bang , penampilan beliau rapi , dulu  beliau maaja Hasyiyah Baijuri” ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah  Sholat Zuhur , mesjid Azhar pun terlihat begitu ramai nyaris  sesak.Sebagian adalah mahasiswa Al-Azhar yang biasa ke Mesjid setelah  zuhur , sebagian lagi adalah rombongan pendemo yang turut berjuang di  daerah tahrir bersama Syekh.Mereka mulai meneriakkan yel yel.Kami yang  di Mesjid disuruh keluar untuk bergabung , namun Syekh Muhammad Wussam  lebih memilih untuk membacakan Al-Qur’an , dan saya lebih memilih  al-qur’an ketimbang sorak-sorakan&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[ “Sya’ab  yurid isqotun nizhom , Sya’ab yurid isqotun nizhom askari / rakyat ingin  agar pemerintahan militer mundur” begitu yel-yel yang menggema ]&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;Pukul  2.30 Jenazah sampai di Mesjid Azhar.Disini awal kerusuhan  mulai.Beberapa pendemo yang seperti tidak tahu adab di mesjid melakukan  yel-yel di dalam mesjid.Beberapa orang Syekh Azhar harus turun tangan  untuk mengganti yel-yel dengan Takbir dan kalimat istirja’&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[  “ Ya Syababul Azhar, Ijlisu wa tawadla’u , fainnakum fi bayt min  buyutillah / Wahai Pemuda Azhar , duduk dan tenanglah , sesungguhnya  kalian sedang berada di salah satu rumah Allah “ terdengar teriakan  Syekh Usamah lewat Mic , sayang tidak diacuhkan ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semakin  rusuh , beberapa orang pendemo seolah2 hanya memikirkan demo dan lupa  bahwa mereka sedang berada di Mesjid.Syekh Ali Jum’ah Mufti Mesir pun  mengumandangkan Azan pertanda masuknya ashar , yel-yel pun perlahan  berhenti dan tenang saat shalat ashar berlangsung.Sayang begitu Azhar  selesai , mereka kembali berteriak.Bahkan lebih parah karena mereka  mulai menghina Mufti yang dianggap tidak pro mereka.Padahal Mufti adalah  guru yang sangat dihormati oleh Allahu yarham Syekh Imad&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;[  Seorang pendemo berteriak “ Isqot mufti mubarak / turunkan mufti zaman  mubarak (maksudnya Syekh Ali Jum’ah) , langsung dibalas oleh teman saya  “Inta Tasqut / kau yang turun” , keduanya lalu didiamkan oleh jama’ah  yang lain ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kericuhan memuncak.Beberapa  pendemo entah kerasukan atau apa , mulai menyerang para Syekh , target  mereka adalah Syekh Ali jum’ah mufti mesir.Mereka lupa bahwa disana  masih ada Jenazah Syekh Imad.Syekh Ali lalu dievakuasi dengan pengamanan  ketat para murid beliau.Adapun jenazah , maka komando langsung diambil  alih oleh Dr.Amru Wardlani.Beliau meminta jama’ah untuk membuat jalan ,  beberapa orang murid yang aktif di Azhar pun lagi-lagi yang memagari  barisan agar bisa dilalui jenazah.Saat itu sayup-sayup terdengar  ditelinga saya , suara salah seorang pendemo yang menghina Syekh Ali  Jum’ah dengan hinaan yang tidak pantas.Saya hanya terdiam sembari berdoa  dalam hati agar ia diberi hidayah&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;[ “ huwa  khain , huwa rajulun qabih , qabahallahu lah / dia (maksudnya mufti)  adalah pengkhianat , dia adalah laki2 yang keji , semoga Allah  membalasnya dengan keji “ ujar pendemo itu ]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul  4 sore saya kembali ke rumah.Walau dalam keadaan sakit , saya tetap  paksakan diri untuk hadir disana.Semua karena saya cinta beliau , karena  mencintai guru adalah salah satu syarat di terimanya Ilmu...Semoga  Allah membalasi amalan mu dengan berlipat ganda wahai Guruku.Semoga kita  bertemu lagi nanti dibawah naungan RahmatNya dan SurgaNya...Amin&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-5075034704207865064?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/5075034704207865064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/menjelang-ujian-17-hari-lagi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5075034704207865064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5075034704207865064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/menjelang-ujian-17-hari-lagi.html' title='Menjelang Ujian - 17 hari lagi -'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-wuB11DTLaVc/TuzAw32JaSI/AAAAAAAAAhk/5fV4fl1jV2s/s72-c/Syekh%2BImad%2BAffat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1174917195775470553</id><published>2011-12-16T15:12:00.000+07:00</published><updated>2011-12-16T15:14:41.625+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Semut Dan Lalat</title><content type='html'>&lt;p&gt;Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong  sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar  Dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat  bergegas terbang memasuki rumah itu.Si lalat langsung menuju sebuah meja  makan yang penuh dengan makanan lezat. "Saya bosan dengan sampah-sampah  itu, ini saatnya menikmati makanan segar," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah  kenyang, si lalat bergegas ingin keluar Dan terbang menuju pintu saat  dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. si lalat  hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang  melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali  dengan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Si lalat pun terbang di sekitar kaca,  sesekali melompat Dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si  lalat mencoba keluar dari pintu kaca.Lalat itu merayap mengelilingi kaca  dari atas ke bawah Dan dari kiri ke kanan bolak-balik, demikian terus  Dan terus berulang-ulang. Hari makin petang, si lalat itu nampak  kelelahan Dan kelaparan. Esok paginya, nampak lalat itu terkulai lemas  terkapar di lantai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak jauh dari tempat itu, nampak  serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk  mencari makan. Dan ketika menjumpai lalat yang tak berdaya itu, serentak  mereka mengerumuni Dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga  mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang  malang itu menuju sarang mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam perjalanan, seekor  semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua, "Ada apa dengan  lalat ini, Pak? Mengapa dia sekarat?"  "Oh.., itu sering terjadi, Ada  saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah  berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha keluar dari  pintu kaca itu. Namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia  frustasi Dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat Dan menjadi menu  makan malam Kita."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semut kecil itu nampak manggut-manggut,  namun masih penasaran Dan bertanya lagi, "Aku masih tidak mengerti,  bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa tidak berhasil?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih  sambil berjalan Dan memanggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab,  "Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah Dan telah mencoba  berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semut  tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya  melanjutkan perkataannya, namun kali ini dengan mimik Dan nada lebih  serius, "Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang  sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti  lalat ini."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda."&lt;/p&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1174917195775470553?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1174917195775470553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/semut-dan-lalat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1174917195775470553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1174917195775470553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/semut-dan-lalat.html' title='Semut Dan Lalat'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-6989493484072206894</id><published>2011-12-15T19:11:00.000+07:00</published><updated>2011-12-15T19:12:08.622+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Kertas</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Hembusan angin pantai menerpa wajahnya.Laki-laki muda itu kembali  duduk termenung di bawah pohon kelapa yang nyiurnya melambai menyerbak  kenangan.Rambutnya yang gondrong bergerak gelombang layaknya ombak yang  menghempas karang.Wajahnya sendu.Ada guratan kepedihan terpahat  disana.Namun jelas tampak ia berusaha tegar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perlahan ia  keluarkan secarik kertas lusuh dan ponsel dari saku tas pinggangnya.Ia  pandangi kertas itu dalam-dalam.Ekspresi wajah nya terlihat pasrah walau  matanya tetap saja berusaha mencari bayangan si pengirim kertas.Tidak  banyak kata yang terangkai dalam kertas berhiasan hati itu , hanya  beberapa baris kalimat yang dulu sempat membuat air matanya membuncah  keluar.Tulisan sederhana yang disampaikan oleh orang yang ia cintai ,&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"  Kanda ... ada satu rahasia yang ingin adik sampaikan.Tentang satu rasa  yang menghantam keras hati adik selama ini.Rasa itu adalah rasa yang  selalu kanda ajarkan lewat setiap tutur kata , yang kanda berikan dalam  alunan tingkah laku.Rasa kagum yang dulu selalu adik ungkapkan dengan  rengekan , telah berubah menjadi rasa cinta yang kemudian adik simpan  rapat-rapat.Sayang keputusan kanda sudah bulat.Adik tahu , adik  tidak  akan  bisa merobohkan tembok ketegasan prinsip yang kanda miliki .&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"...Selamat  jalan Kanda .Semoga Kebaikan selalu mengiringi hati kanda yang lembut  penuh cinta.Berharap suatu saat nanti , takdir akan mempertemukan kita  di tempat yang indah , dibawah RidloNya"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pandangan  laki-laki itu tiba-tiba kosong mengarah ke lautan.Campuran udara asin  berpasir tak menggoyahkan tatapannya.Ingatannya terbang jauh  meninggalkan tubuhnya yang mulai di terpa angin dan percikan air  laut.Kadang ia menyesali , kenapa dulu ia tidak mengambil kesempatan  itu.Kesempatan suci untuk membangun mahligai cinta bersama orang yang  sangat ia sayangi.Dan  kesempatan tidak akan datang dua kali.Kemaren ,  semua harapan dan cita itu  lenyap , tiada berbekas , hanya meninggalkan  selaksa sesal yang mengguncang pondasi-pondasi semangatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Matanya  lalu terpejam.Mulutnya bergerak-gerak seperti dukun yang sedang merapal  mantra.Airmata perlahan jatuh melewati sela-sela tirus mukanya ,   membasahi kertas lusuh yang ia pegangi erat.Tak lama kemudian , sebaris  senyum ia paksakan menghiasi mukanya yang basah.Ia berdiri dan  berlari  ke arah pantai .Sambil berteriak lantang, ia lemparkan kertas itu ke  arah aliran ombak yang keras menghempas.Kertas itu perlahan hanyut dalam  mainan gelombang.Membawanya ke suatu tempat yang tak pernah ia  ketahui.Seperti hidup yang penuh misteri namun harus tetap dijalani...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia ceburkan diri ke dalam lautan , tersentak sejenak lalu bersyukur &lt;em&gt;"Untung ponsel ku masih ketinggalan di bawah pohon..."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-6989493484072206894?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/6989493484072206894/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/kertas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/6989493484072206894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/6989493484072206894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/kertas.html' title='Kertas'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-2909901002095530368</id><published>2011-12-14T18:03:00.000+07:00</published><updated>2011-12-14T18:04:07.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Filosofi Pensil</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Suatu hari , seorang anak yang baru masuk sekolah dasar bertanya  kepada ayahnya, “Yah kenapa aku hanya boleh memakai pensil , sedangkan  kakak boleh memakai pena , bukankah pena jauh lebih bagus dari pada  pensil ? “ . Ayahnya tersenyum , lalu berkata “ Nak , pensil itu  memiliki pelajaran yang bagus buat kamu , ayah malah berharap kamu  seperti pensil saat besar nanti “ .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tapi yah , pensil itu  kan tidak istimewa.Ia Cuma memiliki satu warna , dan kadang membuat  tangan kotor “ ujar anak itu. Ayahnya pun menjawab “Itu semua tergantung  bagaimana kamu memaknai pensil tersebut “.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pensil  mengajarkan kita beberapa hal dalam hidup .Walau ia berpenampilan  sederhana , namun pensil memiliki kualitas prinsip yang bagus ,” lanjut  ayahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Pelajaran pertama yang bisa kita ambil dari  pensil adalah bahwa pensil mengingatkan kita bahwa kita bisa berbuat hal  yang hebat dalam hidup ini.Walaupun kita hanyalah sosok yang sederhana  di mata manusia , yakinlah bahwa selalu ada Kuasa maha Dahsyat yang  selalu membimbing kita.Seperti tangan kita yang kadang berhasil  membimbing pensil untuk menulis hal-hal yang luar biasa , yakinlah bahwa  selalu ada Kuasa Allah yang membimbing kita menurut kehendakNya. Maka  kuatkanlah keyakinan mu kepadaNYA ,”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Pelajaran kedua ,  kadang ketika menulis , sesekali kita harus berhenti karena ujung pensil  sudah tumpul hingga tulisan kurang bagus.Dan kita menggunakan rautan  untuk menajamkannya kembali.Nah Rautan ini sudah tentu membuat si pensil  menderita , namun setelah proses meraut selesai , pensil akan tajam dan  tulisan pun bagus kembali ,”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Begitu juga kita dalam  hidup.Kadang hidup kita merasa jalan ditempat saat berbagai penderitaan  dan kesusahan melanda.Padahal yang sebenarnya terjadi adalah kita sedang  “diraut” untuk menajamkan kembali kualitas hidup kita.Kalaulah kita  tidak ditajamkan kembali maka hidup ini akan biasa-biasa saja.Kita tidak  akan pernah menjadi baik.Karena justru saat penderitaan dan kesusahan  datanglah kita sebenarnya sedang dipersiapkan untuk menjadi yang lebih  baik lagi . “&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Pelajaran ketiga , Pensil selalu memberi  kesempatan kita untuk menggunakan penghapus agar kita bisa memperbaiki  tulisan yang salah.Seperti kita yang selalu berhak untuk meminta maaf  dan memperbaiki kesalahan dalam hidup ini. Namun walau begitu sebisa  mungkin kesalahan itu diminimalisir , jangan sampai salah di tempat yang  sama berulang-ulang , karena itu menandakan kita tidak pernah mau  belajar.Kita bisa lihat bahwa penghapus tidak sepenuhnya bisa  membersihkan tulisan yang terlanjur ditulis pensil.Ada titik-titik kotor  yang tetap saja menganggu.Seperti perbuatan dan perkataan kita yang  membekas kepada orang lain.Walau kita sudah dimaafkan , tetap saja  meninggalkan noda.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Pelajaran keempat , bagian paling  penting dari pensil bukanlah kayu dan hiasan indah yang melapisi  luarnya.Bagian terpenting dari pensil adalah arang yang ada  didalamnya.Seindah apapun riasan luarnya  , sebagus apapun kayu yang  melapisinya , tetap saja pensil tidak akan berarti kalau tanpa arang  yang ada didalamnya.Oleh sebab itu selalulah berhati-hati dalam hidup  dan sadari potensi serta sifat yang ada dalam dirimu.Memperbaiki Hati  dan sifat mu lebih baik dari sekedar mengindahkan tampilan luar mu “&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“  Pelajaran kelima , pensil selalu memberikan goresan.Bahkan tak jarang  ia mengotori tangan mu dan daerah sekitarnya.Oleh karena itu  berhat-hatilah dalam berbuat , jangan sampai arang yang sedikit malah  membuat kotor banyak tempat.Sadar atas setiap tindakan adalah sebuah  kemestian ...”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Mari belajar...hidup terlalu singkat untuk memikirkan senda gurau belaka &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-2909901002095530368?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/2909901002095530368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/filosofi-pensil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2909901002095530368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2909901002095530368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/filosofi-pensil.html' title='Filosofi Pensil'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-4951196456567190975</id><published>2011-12-13T22:25:00.004+07:00</published><updated>2011-12-13T22:39:35.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Menjelang Ujian - 21 hari lagi -</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;P&lt;/span&gt;agi ini , sengaja bangun pukul 2 malam.Mencoba sedikit membaca diktat tentang ilmu Faro’id &lt;blockquote&gt;[ dinginnya musim , membuat mata dan tubuh macet , akhirnya tidur lagi sampai subuh ]&lt;/blockquote&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Pukul 11 siang berangkat ke kampus .Entah karena suhu yang dingin sepoi atau memang badan yang letih , akhirnya ketiduran di bis 80 coret.&lt;blockquote&gt;[ ”enta nazil fein / kamu turun dimana” tanya sang Kenek.”di Azhar” jawab saya lemah.]&lt;/blockquote&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Sampai di kampus , teringat belum beli diktat matkul “adab” , langsung ke fakultas Lughoh / bahasa untuk beli , ternyata lagi tutup.Akhirnya karena perut terus kasih alarm tanda lapar , bergegas menuju toko “tho’miyah bil bayd” disebelah mesjid azhar &lt;blockquote&gt;[  “Yaa Andonesi , ta’al / Hai orang indonesia , masuklah “ , ujar si penjaga tho’miyah ]&lt;/blockquote&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Pukul 12.50 , 10 menit lagi menjelang kelas matkul ketiga dimulai.Bergegas kembali menuju toko buku di Fakultas Lughoh.Alhamdulillah , sudah buka.Setelah darisana langsung menuju lantai tiga Gedung Fakultas Syari’ah , sayang di depan mata , Dosen melarang masuk “padahal masih 3 menit lagi menuju pukul 1 siang” &lt;blockquote&gt;[ “hmm jam di hape saya tidak molor khan ? “ , bingung dalam hati ]&lt;/blockquote&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Tidak diizinkan masuk , akhirnya berdiri sendirian di luar kelas sembari baca-baca diktat matkul Balaghoh.Berharap beberapa saat lagi Sang Doktor terhormat berkenan mengizinkan masuk.Satu persatu teman2 datang , ada  beberapa yang mencoba masuk , sayang sang dosen keukeh tidak mengizinkan &lt;blockquote&gt;[ “ ITLAK BARRAH / KELUAR !!! “ ujar sang Dosen dengan nada sedikit tinggi ]&lt;/blockquote&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Masih menunggu di luar , paling tidak menunggu teman2 yang rajin masuk kelas untuk menanyakan perkembangan kelas.Seorang teman asal Malaysia bertanya “ Zam , anta bukannya udah kelas 4 ?” , saya jawab “ Belum lah , ana kan datang terlambat “ &lt;blockquote&gt;[ dalam hati bertanya “bukankah dia yang semestinya udah tingkat 4 ?” , saya tidak mau bertanya tentang hal ini , khawatir menyinggung perasaannya ]&lt;/blockquote&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Tenggelam dalam asyiknya diktat , seorang teman asal nigeria marah-marah sendiri karena tidak diizinkan masuk &lt;blockquote&gt;[ “ huwa ismuhu ibrahim , Eh ibrahim ? Nabiyuna Ibrahmi musy keda.Ahsan ana raji’ , huwa lam yiftahil bab / Namanya (dosen itu) Ibrahim ,Ibrahim apaan ? nabi Ibrahim gak kayak gini tingkahnya.Ah lebih baik saya pulang , dia tidak akan buka pintu “ ]&lt;/blockquote&gt; .Dalam hati saya mengurut dada , “hormati guru “ itu petuah guru saya agar ilmu lekat di kepala dan jatuh ke dada.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Pukul 2 lebih , akhirnya pintu pun dibuka.Sang dosen keluar.Saya lalu mendekati seorang teman yang lumayan rajin kuliah.Sambil melangkah , salah seorang teman asal pakistan menyeletuk &lt;blockquote&gt;“ Huwa yu’allimunal adab wa lakinnahu musy muaddab , huwal khobits / dia yang ngajarin kita tentang ada tapi dia sendiri tidak beradab , dia itu ko****n “... saya lalu menoleh padanya dan memasang muka dingin [ Ya Akhi , ‘alaika bihusnizzhon , fal yaqul khoiron aw liyasmut / Saudaraku , Kamu harus berbaik sangka , berkatalah yang baik atau diam ] &lt;/blockquote&gt;, eh malah dia melotot , saya lalu diam.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Pulang kuliah , badan tepar.Ternyata musim dingin memang tidak cocok untuk saya.Walau begitu masih banyak hal yang  mesti disyukuri.Dingin mengajarkan saya untuk sabar . &lt;blockquote&gt;[ Semoga badan saya tidak cenat cenut pas ujian nanti ]&lt;/blockquote&gt;

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Mohon doa , semoga ujian semester ini “Baik-baik sayang” .Mudah2an kuliah saya lancar2 saja , tamat 4 tahun dengan ilmu mumpuni , dan segera pulang kampuang untuk berbakti dan berbi ...[tet not} *sensor...Wafaqonallah...


&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Pukul 5.30 malam , malah teringat rendang , tidak bisa...rindu ini harus di penuhi... &lt;blockquote&gt; *hunting math'am / restoran yang jualan rendang &lt;/blockquote&gt;

Masih 21 hari lagi..semangat belajar..Insya Allah najah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-4951196456567190975?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/4951196456567190975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/menjelang-ujian-21-hari-lagi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4951196456567190975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4951196456567190975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/menjelang-ujian-21-hari-lagi.html' title='Menjelang Ujian - 21 hari lagi -'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-8217859976665793202</id><published>2011-12-13T21:21:00.003+07:00</published><updated>2011-12-13T21:33:28.335+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fun'/><title type='text'>MENGENALI PENYAKIT WANITA</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nangisuitis &lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;
Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, Mata kedap-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir,hidung meler,bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Curhatitis A.&lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, atau OBH( Obat
Berhati Hamba).

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Curhatitis B&lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;
Bawaannya pengen nyerocos terus, efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena nangisuitis.
&lt;br/&gt;
Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Shoping Syndrome&lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;
Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot kalo lihat barang bagus.Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4(Parah banget) dompet cowoknya ikut tipis.
&lt;br/&gt;
Coba minum hematcoid atau tablet PD (pengendalian diri).

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cerewetisme&lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;
Lebih parah dari curhatitis, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat,telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus.
&lt;br/&gt;
Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lamanian Dandanitos&lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;
Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplak-teplok pipi pake bedak.Efek samping: menor,telat, cowoknya berkarat,gak kebagean makanan.
&lt;br/&gt;
Minum segera Sari Bawak( Bagi Waktu) dan Taperi (Tambah Percaya Diri). Buat cowoknya minum toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;
Cemburunutomy&lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;
Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik. 
&lt;br/&gt;
Coba cegah dengan sirup prasangka baik 3 sendok sehari, pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ngambekilation&lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;
Gejala hampir sama dengan Cemburunutomy, minum sabaron dan
Bersyukurinis.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;
Gossiphorrhea&lt;/span&gt;
&lt;br/&gt;
Dikenal juga sebagai penyakit rumpingitis, yang diderita oleh sebagian besar wanita di seluruh dunia.. Penyakit ini divonis oleh para ahli kesehatan sedunia sebagai akibat dari pergaulan, karena kalau tidak bergaul, apalagi kalo ga kenal orang lain sama sekali alias isolasi total, dijamin penyakit ini ga bakal diderita. Orang gila aja yang ngegosip sendirian..

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Mungkin 5 atau 10 tahun ke depan WHO bisa mengkategorikan penyakit-penyakit ini sebagai penyakit yang MENGANCAM KELANGSUNGAN HIDUP UMAT LELAKI ALL AROUND THE WORLD¦!!!

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

&lt;blockquote&gt;Sumber : Ga ingat lagi  ^_^ &lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-8217859976665793202?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/8217859976665793202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/mengenali-penyakit-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8217859976665793202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8217859976665793202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/mengenali-penyakit-wanita.html' title='MENGENALI PENYAKIT WANITA'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-2921765830831011776</id><published>2011-12-13T21:15:00.002+07:00</published><updated>2011-12-13T21:19:56.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Emosi dan Jarak</title><content type='html'>Mengapa orang yang marah dan emosional, menggunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter ?
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Pada realitanya, meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya  hati mereka begituuuu jauhnya. Itulah sebabnya mereka harus saling  berteriak !
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Begitu juga saat seorang ibu merasakan keluh kesah anaknya , padahal anaknya jauh di belahan bumi sana.Itu karena hati ibu dan anak yang begitu dekat.Saat si anak mengeluh kesakitan , suara keluhan itu terdengar nyaring dan memilukan terasa oleh ibu.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Itulah kenapa, dalam Islam ukhuwah begitu penting.Karena fungsi ukhuwah  adalah mendekatkan hati.Hingga kita mungkin tidak perlu bertanya lebih  jauh tentang apa yang dialami dan dirasakan saudara kita , karena ia ada  mengisi salah satu ruang di hati , yang selalu merasa apa yang dia  rasa.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
# Sedikit&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-2921765830831011776?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/2921765830831011776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/emosi-dan-jarak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2921765830831011776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2921765830831011776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/emosi-dan-jarak.html' title='Emosi dan Jarak'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-4836097968805158642</id><published>2011-12-13T20:32:00.000+07:00</published><updated>2011-12-13T20:38:11.435+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Seperti Monyet...</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Dari sebuah artikel , ada info menarik tentang teknik berburu monyet  di hutan-hutan Afrika. Caranya begitu unik. Sebab, teknik itu  memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa  cedera sedikitpun. Maklum, ordernya memang begitu. Sebab, monyet-monyet  itu akan digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di  Amerika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara menangkapnya sederhana saja. Sang pemburu  hanya menggunakan toples berleher panjang Dan sempit. Toples itu diisi  kacang yang telah diberi aroma tertentu. Tujuannya,agar mengundang  monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam  dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para  pemburu melakukannya di sore Hari. Besoknya, mereka tinggal meringkus  monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa  dikeluarkan. Kok, bisa? Tentu Kita sudah tahu jawabnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Monyet-monyet  itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples. Mereka  mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang Ada  di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa  menarik keluar tangannya Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama  itu pula mereka terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat.  Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana !&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin  Kita akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu. Tapi, tanpa  sadar sebenarnya Kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri. Ya,  kadang Kita bersikap seperti monyet-monyet itu. Kita mengenggam erat  setiap permasalahan yang Kita miliki layaknya monyet mengenggam kacang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf.  Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih Ada di dalam dada.  Kita tak pernah bisa melepasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan, Kita bertindak  begitu bodoh, membawa "toples-toples" itu ke mana pun Kita pergi. Dengan  beban berat itu, Kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar, Kita  sebenamya sedang terperangkap penyakit hati yang akut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya  monyet-monyet itu bisa selamat jika mau membuka genggaman  tangannya.Andailah mereka mau berkorban , melepaskan kacang yang sudah  dalam genggaman , tentu mereka bisa mengangkat tangannya kembali dan  menikmati hidup yang indah di hutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Begitu juga kita.Kita  pun akan selamat dari penyakit hati jika sebelum tidur Kita mau melepas  semua "rasa tidak enak" terhadap siapapun yang berinteraksi dengan  Kita.Kita maafkan semua kesalahan yang telah dilakukan orang lain  terhadap kita.Kita korbankan segala ego diri untuk memafkan.Memang berat  , tapi ada keuntungan yang besar di baliknya.Memaafkan adalah cara  terbaik untuk membuat hati ini kembali lapang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kecuali  kalau kita tetap bersikeras untuk menahan semuanya dalam  hati.Menyimpannya dan terus membuat diri kita berada dalam  kebinasaan.Yah tak ubahnya seperti monyet...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Allah  tidak akan menambah kemaafan  seseorang, melainkan dengan kemuliaan, dan  tidaklah seseorang  merendahkan dirinya karena Allah melainkan Allah  akan meninggikan  derajatnya.” (H.R Bukhari dan Muslim)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-4836097968805158642?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/4836097968805158642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/seperti-monyet.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4836097968805158642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4836097968805158642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/seperti-monyet.html' title='Seperti Monyet...'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1372228786037672291</id><published>2011-12-13T15:34:00.001+07:00</published><updated>2011-12-13T15:34:50.907+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Share of Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Menemukan Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sebuah cerita yang saya termukan di sebuah milis , tentang  kebahagiaan.Bahagia adalah hal yang paling diinginkan oleh manusia lebih  dari apapun.Hampir seluruh perbuatan kita di dunia ini adalah atas  dasar "Mencari Kebahagiaan" , hanya saja kadang kita lupa bahwa bahagia  itu bukan tentang apa yang kita cari , namun apa yang kita miliki...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Suatu  ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung.  Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya.Seluruh penjuru  mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang  membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang  menyapanya. Ada orang lain disana.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"Sedang apa kau disini anak muda?" tanya seseorang.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Rupanya  ada seorang kakek tua. "Apa yang kau risaukan..?" Anak muda itu menoleh  ke samping, "Aku lelah Pak Tua. Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuh  untuk mencari kebahagiaan, namun tak juga kutemukan rasa itu dalam  diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah, tapi tak ada tanda  kebahagiaan yang hadir dalam diriku.Kemana kah aku harus mencarinya?  Bilakah kutemukan rasa itu?"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Kakek Tua duduk  semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian.Di pandangnya wajah  lelah di depannya. Lalu, ia mulai bicara, "di depan sana, ada sebuah  taman. Jika kamu ingin jawaban dari pertanyaanmu,tangkaplah seekor  kupu-kupu buatku. Mereka berpandangan."Ya...tangkaplah seekor kupu-kupu  buatku dengan tanganmu" sang Kakek mengulang kalimatnya lagi.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Perlahan  pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa  lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan  bunga-bunga yang bermekaran. Tak heran, banyak kupu-kupu yang  berterbangan disana. Sang kakek, melihat dari kejauhan, memperhatikan  tingkah yang diperbuat pemuda yang sedang&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;gelisah itu.  Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah  sasaran. Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Dikejarnya kupu- kupu  itu ke arah lain. Ia tak mau kehilangan buruan.Namun lagi-lagi. Hap!. Ia  gagal. Ia mulai berlari tak beraturan.Diterjangnya sana-sini.  Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;mendapatkan  kupu-kupu itu. Diterobosnya semak dan perdu di sana.Gerakannya semakin  liar. Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang  dapat ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan.Nafasnya memburu, dadanya  bergerak naik-turun dengan cepat.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Sampai akhirnya  ada teriakan, "Hentikan dulu anak muda. Istirahatlah. " Tampaksang  Kakek yang berjalan perlahan. Tapi lihatlah, ada sekumpulan kupu-kupu  yang berterbangan di sisi kanan-kiri kakek itu. Mereka terbang  berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu. "Begitukah caramu  mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak-nabrak tak tentu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rusak?" Sang Kakek menatap pemuda itu.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"Nak,  mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu.Semakin kau  terjang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru,semakin pula ia  pergi dari dirimu.""Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena  kebahagiaan itu bukan benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang  dapat kau simpan.Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu  dalam kalbumu.Ia tak akan lari kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari  kebahagiaan itu sering datang sendiri."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Kakek  Tua itu mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu  yang hinggap di ujung jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu,  memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan,  kelopak sayap yang mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan yang hadir  dalam hati. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang  mampu menyelaminya.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mencari  kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Sulit,bagi mereka yang  terlalu bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu apa yang mereka  cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana- sini,  menabrak sana-sini, atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya.Kita  dapat saja mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru arah.  Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang  dapat kita santap setelah mendapatkannya. Namun kita belajar. Kita  belajar bahwa kebahagiaan tak bisa di dapat dengan cara-cara seperti  itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat di genggam  atau benda yang dapat disimpan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahagia adalah udara, dan  kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu  memang ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula  kebahagiaan itu akan  pergi dari kita. Semakin kita berusaha meraihnya,  semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cobalah temukan  kebahagiaan itu dalam hati kita. Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi  dalam hati kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang  kita lakukan. Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani hidup  kita.Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh. Temukanlah  bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita.  Kita harus percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di sekitar  kita. Bahkan mungkin, bahagia itu "hinggap" di hati kita, namun kita  tak pernah memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia itu berterbangan di  sekeliling kita, namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pribadi  yang bahagia adalah pribadi yang menyadari akan sebuah rasa indah yang  diletakkan Allah pada hatinya.Rasa yang sebenarnya selalu ada , namun  kadang manusia lupa.Bahagia bukanlah tentang apa yang kita cari , tapi  memaknai apa yang dimiliki.Coba lihat disana , bahagianya seorang tukang  ojek yang dibayar penumpang sebesar Rp.5000 , ternyata sama dengan rasa  bahagia seorang pengusaha yang menang tender Rp.3 milyar ???&lt;/p&gt;
&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1372228786037672291?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1372228786037672291/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/menemukan-kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1372228786037672291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1372228786037672291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/menemukan-kebahagiaan.html' title='Menemukan Kebahagiaan'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-42207170899646842</id><published>2011-12-12T22:55:00.000+07:00</published><updated>2011-12-12T22:58:46.480+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fun'/><title type='text'>Dasar Pria....</title><content type='html'>&lt;span class="dropcap1"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Suatu hari , s&lt;span&gt;eorang   pria        sedang bermain golf dan kemudian dia memukul  bola masuk  ke        pepohonan. Dia pergi ke pepohonan tersebut untuk  mencari bola  golf dan dia        menemukan seekor katak yang  terperangkap. Si katak  berkata        kepadanya,&lt;/span&gt;&lt;span&gt; "kalau kau melepaskan aku dari perangkap ini, aku akan mengabulkan tiga        permintaanmu. ".&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Si pria        membebaskan si katak. Si katak berkata, &lt;/span&gt;&lt;span&gt;"terima          kasih,tapi aku lupa mengatakan kepadamu ada akibat dari          permintaan-permintaan tersebut. Apapun yang kau minta, istrimu akan          mendapatkan 10 kali lipatnya".&lt;/span&gt;&lt;span&gt; Sang pria, yang        memang punya istri yang menyebalkan, berkata &lt;/span&gt;&lt;span&gt;"itu tidak        masalah."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Untuk          permintaan pertama, dia minta untuk menjadi pria yang paling   tampan di        dunia dari seluruh pria di dunia. Si katak          memperingatkannya,&lt;/span&gt;&lt;span&gt; "kamu sadar kan kalau permintaan ini  juga akan mengakibatkan  istri kamu        menjadi orang yang paling  cantik diantara semua wanita  di dunia lipat 10.        Pria-pria akan  mengelilinginya? ".&lt;/span&gt;&lt;span&gt; Si pria        berkata, &lt;/span&gt;&lt;span&gt;"tidak        masalah, karena aku akan menjadi pria tertampan di dunia, dia dan wanita        lain akan memperhatikan aku."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Lalu,          CLING, si pria menjadi pria tertampan di dunia, sementara   istrinya menjadi        wanita yang kecantikannya 10 kali lipat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Untuk        permintaan kedua si pria meminta untuk menjadi pria terkaya di seluruh        dunia. Si katak berkata,&lt;/span&gt;&lt;span&gt; "itu        akan membuat istrimu menjadi orang paling kaya di dunia. dan kekayaannya        10 kali lipat dari kekayaanmu."&lt;/span&gt;&lt;span&gt;. Si pria        berkata, &lt;/span&gt;&lt;span&gt;"tidak        masalah, karena kami masih suami istri, miliknya adalah milikku dan        milikku adalah miliknya."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Lalu,        CLING, dia menjadi pria terkaya di dunia. Sementara istrinya mendapatkan        kekayaan 10 kali lipatnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Si        katak bertanya tentang permintaan terkhirnya, dan dia menjawab, &lt;/span&gt;&lt;span&gt;"aku        menginginkan serangan jantung ringan...."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Moral : &lt;em&gt;" Laki-Laki itu makhluk yang Cerdas , maka hati-hati bermain-main dengannya..."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;em&gt;STOP !!!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt; Bagi  pembaca yang berjenis kelamin LAKI-LAKI , Saya sarankan untuk berhenti  membaca lelucon ini sampai disini...Lelucon ini akan membuat kalian  nyaman ^_^ &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;dan yang berjenis kelamin WANITA , SIlahkan teruskan membaca hal kecil dibawah..&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;----&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;---&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;----&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;----&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Lalu,        DUAGH, si pria terkena &lt;strong&gt;serangan jantung        ringan&lt;/strong&gt;, sementara sang istri terkena serangan jantung yang        &lt;strong&gt;10 kali &lt;span&gt;lebih ringan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; dari suaminya.^_^&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Laki-laki  dan wanita itu sama-sama unik.Dan sama-sama ingin keberadaannya  dimengerti dan diakui oleh orang lain , terkhusus oleh lawan  jenisnya.Nah dalam cerita diatas , bisa kita lihat bahwa salah satu  kelemahan dari laki-laki adalah Kurang cerdas dalam mengelola  kecerdasannya.Biasanya ketika kecerdasannya berada dalam level atas ,  emosinya lah yang akan mengontrol pikirannya.Disinilah letak pentingnya  seorang perempuan yang mendampinginya.Dalam kondisi ini , hanya  perempuanlah yang bisa membuatnya kembali &lt;em&gt;Balance , &lt;/em&gt;seimbang kondisi psikologinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Namun  tentu saja ,tidak sembarangan wanita yang bisa membuat kondisi diri  Laki-laki kembali "normal".Butuh kecakapan dan sifat diri  tertentu.Termasuk diantaranya adalah kemampuan untuk memberi semangat ,  motivasi dan tentunya sabar dalam menghadapi apapun yang keluar dari  mulut dan diri laki-laki.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kondisi inilah yang  membuat banyak orang mengambil kesimpulan bahwa " Laki-laki sangat  menyukai perempuan cantik , namun yang akan mereka pilih menjadi  pendamping hidup adalah yang membuat mereka nyaman , dan bisa mengerti  mereka dalam setiap kondisi " ...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Jadi....silahkan ambil kesimpulan sendiri...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Catatan : &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kalau        kamu &lt;strong&gt;pria&lt;/strong&gt; dan kamu &lt;strong&gt;masih membaca sampai sini&lt;/strong&gt; maka hal        ini hanya membuktikan bahwa &lt;strong&gt;pria tidak        pernah mendengarkan dan peduli &lt;/strong&gt;pada peringatan apapun, terutama        "perhatian"    diatas !!! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-42207170899646842?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/42207170899646842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/dasar-pria.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/42207170899646842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/42207170899646842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/dasar-pria.html' title='Dasar Pria....'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-7712053243527832631</id><published>2011-12-11T12:13:00.000+07:00</published><updated>2011-12-11T12:14:14.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Igauan tentang sekolah alam</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Sekolah Alam hari ini  telah menjadi alternatif pendidikan yang sangat diapresiasi oleh banyak  masyarakat.Testimoni yang saya dapatkan dari mereka yang berkecimpung di  dunia sekolah alam , bahwa metode yang ada pada sekolah ini dapat  memfasilitasi tumbuh kembang sang anak dan memberikan banyak pelajaran  yang tidak mereka dapatkan di sekolah biasa.Sayangnya saya belum sempat  berkunjung ke salah satu sekolah alam di Indonesia , jadi saya belum  bisa melihat lebih jauh seperti apa bentuk dan metodenya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bicara  tentang sekolah alam , saya teringat dengan pepatah lama yang berbunyi  “Alam takambang jadikan guru” . Yah alam ini ternyata telah mengajarkan  kita begitu banyak pelajaran hidup.Semua hal yang terjadi di sekitar  kita adalah kuliah-kuliah ilmu yang memberikan begitu banyak nilai untuk  mengarungi hidup.Dan keistimewaannya adalah pelajaran ini diberikan  secara gratis.Hanya saja mungkin diri kita yang suka “tidur” ketika  pelajaran berlangsung hingga hanya sedikit ilmu yang terserap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kembali  ke cerita sekolah Alam.Dari informasi yang saya dapatkan di internet  dan hasil diskusi dengan teman yang pernah kesana , kadang saya malah  membayangkan sekolah alam ini tak jauh beda dengan SD saya dulu di  kampung.Katanya , di sekolah alam ini selain ada fasilitas modern  seperti lapangan olahraga dan taman bermain , juga dilengkapi dengan  kebun alami , kandang ayam dan bebek , kolam ikan dan sawah mini.Para  siswa pun diajak untuk mengenal fasilitas ini lebih dekat.Mereka bertemu  dan bermain langsung dengan hewan ternak , mereka belajar cara  menangkap ikan di kolam , mereka melihat bagaimana cara mengolah sawah  bahkan diajak untuk berjalan-jalan diantara pematangnya.Dan itu semua  tidak jauh beda dengan apa yang pernah saya alami waktu kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat  SD “tugas wajib” saya di rumah adalah memberi makan ayam dan bebek.Dan  saya sudah mengenal sawah sejak kecil mengingat kiri kanan rumah saya  adalah areal persawahan (meskipun punya orang).Sekolah saya pun  dikelilingi sawah , dimana saya dan teman-teman sebaya kadang lebih suka  memilih pulang jalan kaki lewat areal sawah ini ketimbang harus  dijemput pakai kendaraan.Sambil menikmati rimbunnya padi , sesekali ada  diantara kami yang iseng mendorong teman hingga jatuh ke dalam sawah dan  bermandikan lumpur , dan akhirnya perang lumpur pun terjadi.Saat musim  panen , keahlian untuk membuat suling dari batang padi pun kami  pelajari.Sedangkan kolam ikan fungsinya hampir sama seperti kolam renang  bagi kami walau kedalaman air Cuma 30 cm , tak lebih tinggi dari lutut  kami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun di balik itu semua , saya banyak belajar  hal-hal yang sederhana.Saya tau bagaimana menghargai petani ketika  melihat usaha mereka dalam menanam padi dan mengolah sawah.Saya juga  belajar cara berternak dan memperlakukan ternak dengan baik.Saya juga  belajar cara menghargai alam dan lingkungan.Semua pelajaran itu alami ,  tidak didapatkan di bangku kelas , namun langsung dialami dan dirasakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah  disinilah saya akhirnya mengangguk takzim kenapa waktu saya kecil dulu ,  sekolah alam belum ada.Dulu alam adalah sekolah kedua bagi para  siswa.Sekolah yang mengajarkan mereka nilai hidup.Sekolah yang mendidik  mereka begitu banyak pelajaran yang hari ini tidak bisa dinikmati lagi  oleh anak-anak zaman sekarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anak sekarang  sudah jauh  dari itu semua. Mereka tidak tahu bagaimana padi, kebun seperti apa,  berjalan seru-seruan lewat pematang sawah, kotor-kotoran di lumpur  sawah, basah kuyup karena kecebur kolam ikan dan lain sebagainya. Mereka  membutuhkan perangkat pendukung untuk itu sedangkan zaman saya tidak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan  salah anak-anak.Salahkan lah para ambisius yang merenggut alam  mereka.Yang membabat habis hutan mereka untuk dijadikan lahan perumahan ,  pabrik , dan kerajaan bisnis mereka.Yang menggusur rimbunan pohon yang  tertata rapi untuk dijadikan tumpukan-tumpukan uang mereka.Yang  menimbuni setiap petak sawah dan kolam yang ada , untuk dijadikan bekal  mereka wisata ke luar negeri.Kapitalisme dalam hidup telah mengambil  kebahagian dan pendidikan terindah anak-anak.Wajar kalau hari ini ,  banyak anak-anak yang gersang hidupnya , karena mereka telah terpisahkan  oleh kehidupan alami.Kehidupan yang semestinya mereka dapatkan untuk  menjadi bekal buat masa depan mereka nanti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anak-anak hari  ini yang terpisahkan dari dunia yang indah bernama alam , sederhana  namun menjanjikan kebahagiaan dan pelajaran berharga.Semoga sekolah alam  bisa menjadi alternatif solusi ,  Meskipun harus membayar mahal...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Pojok Kanan 16/10/2011 , "duhai anak ku , entah seperti apa hidup yang akan kau jalani nanti (icak-icaknyo lah punyo anak) "&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-7712053243527832631?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/7712053243527832631/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/igauan-tentang-sekolah-alam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7712053243527832631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7712053243527832631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/igauan-tentang-sekolah-alam.html' title='Igauan tentang sekolah alam'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-7158226767293258753</id><published>2011-12-11T02:10:00.000+07:00</published><updated>2011-12-11T02:11:07.550+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Tasintak</title><content type='html'>Kulihat dari jendela , alam terlihat terang , seolah fajar telah menyingsing pertanda subuh yang dinanti telah datang.mata yang mengantuk , badan yang letih dan mulut yang terus menguap ,menemani pencarian sebuah benda kecil berharga.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
"Ah itu dia" , ucapku lemah.Benda kecil itu lalu kupegangi.lalu kuusap untuk mencari tonjolan yang kuinginkan untuk melihat sesuatu di dalamnya."Ah ia menyala" , ujarku senang.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Dan aku pun terkejut , ternyata benda kecil bernama Handphoney itu memukulku keras sembari membelalakkan matanya " ini baru jam 3 pagi bung , belum subuh " , teriaknya keras.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Aku tak percaya , "ini pasti sudah dekat subuh" pikirku ,  lalu ku buka jendela.Angin musim dingin pun menyerangku keras , menggetarkan seluruh pondasi kuat pemberian Tuhanku.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
Diluar terang , dan terangnya bukan karena fajar , namun karena purnama yang begitu lembut menerangi gelapnya malam."Hai walau subuh masih lama , jangan tidur lagi.Bukankah kau ingin bercengkrama dengan Tuhanmu ?" , sapa sang bulan.
&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
"Ah bulan , kau memang bisa.." dan selimut hangat tebal pun kembali mengedipkan mata genitnya padaku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-7158226767293258753?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/7158226767293258753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tasintak.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7158226767293258753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7158226767293258753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tasintak.html' title='Tasintak'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1501093316055466164</id><published>2011-12-11T01:58:00.000+07:00</published><updated>2011-12-11T02:00:24.426+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Tentang Cemburu</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Salah satu sifat yang dimiliki oleh para pecinta adalah  Cemburu.Cemburu adalah rasa yang dijatuhkan Allah untuk melihat dan  bahkan untuk menghitung seberapa kuat kadar cinta dalam hati  manusia.Ibarat proses sekolah , maka cemburu adalah bagian dari  ujian-ujian yang akan membuat seseorang bertanya pada dirinya “apakah  saya mencintai dia sebenarnya? ”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam islam , cemburu  merupakan salah satu sifat yang –secara kentara - biasanya dimiliki oleh  laki-laki yang saleh.Islam bahkan mencela laki-laki yang tidak memiliki  rasa cemburu.Dalam sebuah hadits , diriwayatkan bahwa Rasulullah saw   bersabda : " Tiga golongan yang tidak bakal masuk surga : orang yang  durhaka terhadap bapak ibunya, Duyuts / dayuts ( Orang yang tidak  mempunyai rasa cemburu), dan perempuan yang menyerupai laki-laki." ( HR.  Nasai dan Hakim).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu , seorang suami harus  cemburu ketika melihat aurat istrinya dinikmati orang lain , seorang  ayah harus cemburu ketika melihat anaknya menggumbar ketidak sopanan di  ruang publik , seorang saudara harus cemburu ketika melihat saudaranya  berbuat maksiat di depannya , bahkan seorang sahabat harus cemburu  ketika melihat sahabatnya diperlakukan tidak sopan oleh orang lain  lantaran sikapnya.Kalau rasa ini tidak muncul , bisa dipastikan bahwa  ada yang salah dalam hubungan antara suami-istri , Ayah-anak , antara  saudara dan antara sahabat.Mereka mungkin berhubungan secara fisik dan  sosial , namun tidak menyangkut dalam hati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena cemburu  adalah sifat , maka terjemahannya bisa bermacam-macam.Ada sebagian  orang yang bisa menyikapi rasa cemburunya dengan bijak dan  proporsional.Bagi suami , mungkin lebih sering untuk mengungkapkan  kejujurannya bahwa ia cemburu dengan tingkah istrinya dan berusaha  sekuat tenaga untuk lebih menyenangkan lagi istrinya.Bagi ayah , mungkin  lebih banyak yang menggunakan pendekatan pendidikan dan teguran pada  anaknya.Bagi sahabat dan saudara , saling terbuka dan saling menasehati  mungkin menjadi jalan bijak untuk mengungkapkan rasa cemburu dalam  hatinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun banyak juga yang kurang pas dalam  mengungkapkan rasa cemburunya.Seorang suami tanpa babibu langsung  menampar istrinya dan meninggalkannya tanpa sempat saling  terbuka.Seorang ayah menghukum anaknya dengan keras.Seorang sahabat  langsung meninggalkan saudaranya yang terombang ambing dalam ketidak  jelasan akibat sikapnya.Yah , bagi sebagian kita mungkin pernah membaca  berita di koran tentang seorang suami yang membunuh istrinya karena  cemburu buta dan lain sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diriwayatkan  dari Abdullah bin Mas’ud , bahwa Sa'ad bin Ubadah pernah berkata, "  Kalau ketahuan ada seorang lelaki bersama istri saya, akan saya potong  lehernya dengan pedang sebagai sangsinya."   Rasulullah pun bersabda. : "  Herankah kalian dengan cemburunya Sa'ad itu ?, ketahuilah bahwa saya  lebih cemburu dari padanya. Demi Allah saya cemburu karena kecemburuan  Allah terhadap perbuatan keji, baik secara terang-terangan maupun  sembunyi-sembunyi " (HR. Bukhari)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita bisa bisa lihat  fenomena hari ini dimana rasa cemburu sudah tidak lagi dipandang penting  .Seorang istri nyaris acuh tak acuh ketika mendapatkan suaminya  berselingkuh dan bertingkah keji , begitu pula sebaliknya.Seorang ayah  nyaris tidak peduli dengan dandanan anaknya yang memperlihatkan  kemolekan tubuhnya di depan umum secara gratis.Seorang sahabat malah  tenang-tenang saja ketika melihat sahabatnya berbuat kesalahan secara  berulang-ulang di depan matanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Islam menyuruh cemburu ,  namun juga menjelaskan batasan-batasannya.Dengan akhlak yang diajarkan  dalam keluhuran ajarannya , islam mengajak seseorang untuk cemburu dan  lebih memperhatikan tingkah orang-orang terdekat disekitar kita.Cemburu  yang diajarkan adalah cemburu yang cerdas , karena ada akhlak yang  menjadi batasan dan tuntunannya.Tidak hanya sekedar cemburu namun ada  tindak lanjut bijak setelahnya hingga cemburu tidak lagi menjadi api  yang berkobar panas yang membakar dan memusnahkan cinta , namun malah  menjadi hujan yang menyegarkan cinta itu kembali dan membuatnya lebih  subur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Diriwayatkan Abu Hurairah , bahwa  Rasulullah saw bersabda :   " Allah itu pencemburu dan seorang mukmin  juga pencemburu, Kecemburuan Allah itu bila ada seorang hamba datang  kepada-Nya dengan perbuatan yang diharamkan-Nya. (HR. Bukhari).&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;h6 class="uiStreamMessage" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span class="messageBody" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;&lt;blockquote&gt;*  Nabi pernah bertanya pada para sahabatnya " apakah kalian rela melihat  istri kalian bersama lelaki lain? ", ada seorang sahabat berkata " pasti  aku pisahkan lehernya (si istri) dari badannya " (rasa emosi yang  manusiawi dari seorang suami), dan Nabi bersabda "dan Allah pun  demikian, tidak mau di hati hambanya ada yang lain selain Allah *&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt; *Pojok kanan 10/10/2011 , " Saya cemburu , sahabat..."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1501093316055466164?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1501093316055466164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tentang-cemburu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1501093316055466164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1501093316055466164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tentang-cemburu.html' title='Tentang Cemburu'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-4000691069565172054</id><published>2011-12-10T00:51:00.005+07:00</published><updated>2011-12-10T00:58:02.728+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Tentang Blog dan Blogger Community ( Komunitas Blogger Sumatera Barat)</title><content type='html'>Dalam beberapa “kicauan” di Twitterland dan “Update Status” di Facebook , saya selalu bilang bahwa blog saya ini [ http://zamzamisaleh.blogspot.com ] adalah “istri” saya.Tentu saya tidak bisa bercumbu ria dengan blog layaknya “Apak-Amak” yang sudah nikah.Namun paling tidak saya memfungsikan blog ini sebagai tempat curahan diri , baik fikiran maupun perasaan.Hal yang sama juga akan saya fungsikan pada istri saya kelak *ngaco.com.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Saya mulai kenalan dan PDKT dengan blog rentang tahun 2007-an.Awalnya saya dikenalkan dengan wordpress.com.Jadilah saya mulai mendaftar dan ngeblog di wordpress.Sayang,sebagai abg yang belum tahu apa itu tulisan - *lulus Es De ga ? -  , blog saya akhirnya terlantar [sekarang kayaknya udah ga ada].Lalu saya dikenalkan dengan Blogger.com , yang sejak 2008 mulai saya “pahami,cintai,sayangi,dan diisi” dengan tulisan-tulisan , kebanyakan adalah hasil sendiri.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Mengenai blog , ada begitu banyak pelajaran yang dapat diperoleh.Sejauh yang saya amati , ada 3 karakter yang diajarkan ketika kita nge-blog ; berpikir teratur, menulis teratur, dan tanggungjawab gagasan [ setelah diskusi dengan beberapa senior yang juga nge-blog ].Blog biasanya baru bisa “hidup” jika seorang blogger memiliki 3 karakter ini.Ada pakem sendiri yang diajarkan oleh blog , jauh berbeda dengan mengetik status di Fb ataupun berkicau di twitter.Blog mengajak blogger untuk disiplin dan penuh kreatifitas agar blognya tidak tenggelam.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Menulis blog bukanlah hal yang sederhana.Walau konten tulisan kadang ngaco menjurus gila pun seorang blogger diajak untuk berpikir , baik secara sederhana sampai yang kontemplatif.Akan sangat jarang sekali sebuah postingan yang berasal dari sebuah lontaran seperti halnya Status dan Twit.Ada sebuah pemikiran serius yang terjadi ketika seseorang nge-blog.Sebuah proses berpikir selalu meniscayakan tesis dan antitesis yang selalu berhadap-hadapan sehingga membuat gagasan yang tertuang semakin matang, semakin bijak dan semakin dapat dipertanggungjawabkan. Ada argumentasi, data dan kelogisan yang berpadu untuk menghasilkan sebuah posting sesederhana apapun. Walhasil, blogger rata-rata lebih "bijak" karena proses berpikir, mengungkap dan menuliskan itu.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Blog juga mengajarkan identitas.Dari beberapa blog professional , kita bisa mengenali konten dan postingan seperti apa yang bisa kita temukan dari blog itu hanya lewat desain tampilan blog-nya.Hal ini bukanlah semata-mata keisengan si blogger, melainkan kostumisasi yang apik penuh pemikiran.Seorang blogger , mulai dari tahap pemilihan tema dan template sampai kepada  perombakan design blog akan selalu berupaya agar tampilan blognya mencirikan identitas “siapa dia”.Tampilan blog seolah merupakan simbol dari si Blogger.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Kekuatan identitas ini ditambah pula dengan adanya moderasi komentar yang membuat blogger dan visitor bisa berhubungan dengan penuh nilai hanya lewat media komentar.Seorang visitor akan berusaha sekuat mungkin memberikan komentar yang sesuai dengan postingan.Adanya saling tukar tambah ilmu dan informasi akan jadi lebih kuat disini.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Ini baru sedikit pelajaran buat si blogger.Nantinya akan banyak lagi pelajaran yang bisa didapatkan , termasuk latihan menulis dan mengungkapkan.Dua hal terakhir ini sangat saya rasakan , mengingat dulunya saya termasuk “urang gagu barasian”.Punya banyak ide, punya ribuan gagasan , namun mentah dan jadi mimpi karena tidak bisa diungkapkan.Dan blog telah menjadi wadah saya selama ini sebagai tempat curahan fikiran dan perasaan terampuh.Itulah kenapa saya menyebutnya dengan “Istri” [ lovely banget ^_* ]

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

***

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Manusia adalah Zoon Politicon, manusia adalah makhluk sosial begitu kata pak Tua Aristoteles.Kebutuhan manusia untuk selalu bersosialisasi adalah hal yang tidak terbantahkan.Manusia tidak bisa hidup dan berkehidupan sendiri , dan parahnya manusia juga tidak mau kalau status dan eksistensinya tidak diakui dalam sebuah komunitas.Hal ini bisa jadi merupakan salah satu sebab menjamurnya Social network hari ini.Berapa juta manusia yang mendaftarkan dirinya di situs jejaring sosial macam FB dan Twitter ? dan bisa ditebak bahwa kita adalah salah satu diantaranya.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Satu hal yang kita sadari adalah bahwa hubungan manusia dengan manusia lainnya selalu membawa motif.Baik motif yang bersifat personal maupun sosial.Maka tak heran kalau di FB , grup-grup menjamur , dari yang bermanfaat seperti forum diskusi , grup Community organizer sampai grup “asa jadi” seperti “Gerakan sejuta Facebooker dukung Ani dan Anto pacaran”.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Kondisi ini sebenarnya sudah dilalui oleh komunitas-komunitas blogger.Ada begitu banyak komunitas blogger yang eksis di dunia maya , baik yang regional , nasional sampai internasional.Semuanya mempunyai motif , mulai dari yang sederhana [ seperti ajang kenalan , chat , tukar menukar banner , saling blogwalking ] sampai yang serius dalam pembahasan isu dan wacana positif.Jangan heran kalau hari ini , isu-isu yang berkembang disekitar kita mulanya hanya berawal dari saling kenal di komunitas blog , ngomong-ngomong ga jelas , saling blogwalking dan sebagainya.Pemanfaatan blogger community yang positif biasanya akan berlanjut kepada pertemuan di dunia nyata , dimana wacana di proses menjadi aksi nyata.Dan terus terang saya menyukai hal ini.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;
*** 

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Salah satu community blogger regional yang hari ini saya ikuti adalah &lt;a href="http://palanta.org "&gt;Palanta.org&lt;/a&gt;.Palanta adalah nama dari &lt;a href="http://palanta.org "&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komunitas Blogger Sumatera Bara&lt;/span&gt;t&lt;/a&gt; yang sebenarnya sudah lama saya kenal di dunia maya.Namun baru beberapa hari yang lalu bisa mendaftar disana.Ada beberapa kegembiraan yang meletup di ruang hati saya.Pertama, saya akhirnya tahu bahwa “urang awak” pun banyak yang nge-blog.Satu hal yang saya miriskan dari budaya urang awak hari ini adalah mulai menurunnya semangat membaca dan menulis , dan saya pikir nge-blog adalah salah satu solusi bagi para penulis yang selama ini minder dan lemah semangat karena alasan “sia nan ka mambaco tulisan ambo ?”.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Kedua , saya mulai bisa blogwalking dan bertegur sapa dengan “samo-samo urang awak”.Jujur , kebanyakan visitor blog saya yang sering memberikan komentar atau paling tidak menyapa saya lewat shoutbox malah sahabat kita dari malaysia.Kalaupun ada dari indonesia pun ternyata bukan “urang awak”.Nah , saya pikir keberadaan palanta bisa menjadi solusi masalah pribadi saya ini *curcol is forbidden :D .

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Ketiga , seperti yang sudah saya ungkapkan diatas , saya selalu yakin bahwa seorang blogger adalah orang-orang serius dalam menanggapi sebuah wacana , apalagi terkait hal-hal positif dan membangun.Maka saya yakin pula bahwa Creative Minority yang tergabung dalam komunitas Blog Sumatera Barat ini adalah orang-orang yang serius dan berkualitas.Saya punya keyakinan kuat bahwa Komunitas ini nantinya bisa menghasilkan sebuah karya yang positif “untuak anak nagari”.Namun tentu saja dibutuhkan keseriusan dan pengorganisasian yang rapi agar sebuah kerja bisa terlaksana dengan baik.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

***

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Kalau kita lihat , ada banyak tokoh besar , wartawan maupun “Cadiak pandai” Minangkabau yang eksis menggagas ide lewat blognya, dan saya pikir Palanta bisamenjadi “tampek barundiang dan tagua sapo” antara orang – orang tersebut dengan anggota komunitas hingga akhirnya ide tersebut bisa di tindak lanjuti.Komunitas Blogger Sumatera Barat ini harus bisa mewadahi blogger-blogger urang awak yang senantiasa aktif lewat blognya.Dengan demikian , keberadaan komunitas ini – walau tidak terlalu besar - tidak hanya sekedar “palamak ota” di dunia maya , namun juga menjadi bagian dari mata rantai perubahan Sumatera Barat , karena seorang bijak pernah berkata bahwa “Perubahan besar tidak pernah dilakoni oleh kelompok yang besar , perubahan dahsyat di dunia ini selalu diawali oleh komunitas yang kecil sederhana ”

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;


4 tahun sudah komunitas Blogger Urang Awak Eksis di dunia maya.4 tahun juga media ini telah menjadi wadah pemersatu , saling kenal , tukar menukar informasi dan ilmu ,sampai menjadi tempat curhat dan curah gagasan bersama.Semoga ke depan , aksi dari sekumpulan blogger Minang yang tidak banyak jumlahnya ini bisa bertambah dan mewarnai perubahan di sumatera barat menuju yang lebih baik lagi.Tentunya pikiran dan usaha yang positif sangat dibutuhkan dari seluruh blogger untuk mengembangkan ide-ide positif kreatif yang muncul agar bermanfaat buat bersama.

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Siapa tahu Palanta menjadi salah satu “Pamacik tali untuak mambangkik batang tarandam di Ranah Minang”.Kenapa tidak ?

&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;

Salam dari urang awak di rantau
&lt;br/&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Uda zami - Kairo&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-4000691069565172054?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/4000691069565172054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tentang-blog-dan-blogger-community.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4000691069565172054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4000691069565172054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tentang-blog-dan-blogger-community.html' title='Tentang Blog dan Blogger Community ( Komunitas Blogger Sumatera Barat)'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-8718082361460278409</id><published>2011-12-09T23:22:00.001+07:00</published><updated>2011-12-09T23:22:49.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Tentang Gosip</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Suatu hari , seorang  pria berjumpa dengan Sokrates –sang filsuf besar Yunani yang sangat  terkenal dengan ketinggian pengetahuan dan kebijaksanaannya .Ia berkata  “Tahukah Anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang  teman anda ?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tunggu sebentar ,” jawab Sokrates.”Sebelum  anda memberitahukan sesuatu , saya ingin anda melewati sebuah ujian  kecil.Ujian tersebut dinamakan ‘Ujian Saringan Tiga Kali’.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saringan tiga kali ?” tanya pria tersebut.”Betul,” Lanjut Sokrates.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebelum  anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, mungkin ide bagus  untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan anda  katakan.Itulah kenapa saya sebut ujian saringan tiga kali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saringan pertama adalah &lt;strong&gt;KEBENARAN&lt;/strong&gt; , Sudah yakinkah anda bahwa apa yang akan katakan kepada saya memang benar ?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tidak,” kata pria tersebut ,”sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukannya kepada Anda.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Baiklah,” kata Sokrates ,”Jadi anda sungguh tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sekarang mari kita coba saringan yang kedua , yaitu &lt;strong&gt;KEBAIKAN&lt;/strong&gt;.Apakah yang akan anda katakan kepada saya mengenai teman saya itu adalah sesuatu yang baik ?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tidak ,malah sebaliknya , mengenai hal yang buruk.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jadi,”  lanjut Sokrates , “Anda ingin mengatakan kepada saya sesuatu yang buruk  mengenai dia , tapi anda tidak yakin bahwa itu benar.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Anda mungkin masih bisa lulus ujian selanjutnya , yaitu &lt;strong&gt;KEGUNAAN&lt;/strong&gt;.Apakah apa yang ingin anda beritahukan kepada saya tentang teman saya tersebut berguna untuk saya ?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hmm Tidak , sungguh tidak ,” jawab pria tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau  begitu,” simpul Sokrates ,“jika apa yang ingin anda beritahukan kepada  saya tidak benar, tidak baik , bahkan tidak berguna untuk saya , kenapa  anda ingin menceritakannya kepada saya ?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanpa  kita sadari , gosip memang sudah menjadi bagian dari budaya kita.Gosip  adalah salah satu hal yang paling sering dibicarakan oleh banyak  orang.Tak heran jika rating gosip di stasiun TV indonesia sangatlah  tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gosip itu nikmat karena si tukang gosip sering  kali merasa bahwa ia tidak memiliki kesalahan jika  mengungkapkannya.Tiada beban mental dan moral ketika seseorang  bergosip.Gosip enak dibicarakan karena lebih sering menyangkut detail  kehidupan yang seringkali tidak jelas asal usulnya.Bahkan kenikmatan  bergosip justru terletak kepada ketidak jelasan sumber dan hal yang  diperbincangkan.Kondisi inilah yang membuat setiap orang merasa berhak  untuk menambahkan bumbu penyedap dalam setiap gosip yang ia kemukakan  sesukanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apakah gosip memiliki manfaat positif bagi  kehidupan kita ? saya tidak memiliki jawaban yang mungkin dimiliki oleh  mereka yang suka gosip.Namun saya pikir kisah diatas cukup untuk  mengajarkan kita , seberapa jauh gosip itu memberikan manfa’at.Lagipula ,  setiap kita nanti akan diminta tanggung jawab atas seluruh hal yang  pernah kita ucapkan dan kita lakukan.Jadi jangan merasa aman ketika  berkata seenaknya , apalagi tentang saudara sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“...Apakah   salah seorang kamu suka untuk memakan tubuh saudaranya sendiri yang  sudah menjadi mayat ? sungguh kamu membencinya...” (Q.S : Al-Hujurat ,  12) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Pojok kanan 10/10/2011 , SAY NO TO GOSIP , SAY YES TO PANGSIT !!!&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-8718082361460278409?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/8718082361460278409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tentang-gosip.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8718082361460278409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/8718082361460278409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tentang-gosip.html' title='Tentang Gosip'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-2754833914098420576</id><published>2011-12-09T23:21:00.000+07:00</published><updated>2011-12-09T23:22:17.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ranah Masisir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Al-Azhar'/><title type='text'>Jadwal Kuliah saya...Mari kuliah</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="uiHeader uiHeaderBottomBorder mbm"&gt;&lt;div class="clearfix uiHeaderTop"&gt;&lt;div class="uiHeaderActions rfloat"&gt;&lt;a class="uiButton" role="button" href="http://www.facebook.com/editnote.php?draft&amp;amp;note_id=10150413656060519&amp;amp;id=1417696182"&gt;&lt;span class="uiButtonText"&gt;Edit&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;Jadwal Muhadlarah Tingkat 3 Syari'ah Islamiyah Banin&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;by &lt;a href="http://www.facebook.com/uda.zami"&gt;Uda Zami&lt;/a&gt; on Sunday, October 9, 2011 at 12:25pm&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;Sabtu :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;09.00 - 11.00 : Fiqh Syafi'i (Dr.Yasir Abdul Azhim)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;11.00 - 13.00 : Bahasa Inggris&lt;/p&gt;&lt;p&gt;13.00 - 15.00 : Ahwal Sakhsiyah (Dr.Ibrahim Wargham)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ahad :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;09.00 - 11.00 : Bahasa Inggris&lt;/p&gt;&lt;p&gt;11.00 - 13.00 : Ahwal Sakhsiyah ( Dr.Ibrahim Wargham)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;13.00 - 15.00 : Ushul Fiqh&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senin :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;09.00 - 11.00 : Fiqh Syafi'i ( Dr.Mahmud Ghawis)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;11.00 - 13.00 : Tafsir Ayat Ahkam ( Dr.'Iwadh )&lt;/p&gt;&lt;p&gt;13.00 - 15.00 : Fiqh Muqoron (Dr.Abdul Hamid Bayumi)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selasa :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;09.00 - 11.00 : Ushul Fiqh&lt;/p&gt;&lt;p&gt;11.00 - 13.00 : Fiqh Muqoron (Dr.Muhammad Duwairi)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;13.00 - 15.00 :Al-Ma'ani wal Adab (Dr.Ibrahim Qasim)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rabu :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;09.00 - 11.00 : Tafsir Ayat Ahkam ( Dr.'Iwadh)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;11.00 - 13.00 : Al-Ma'ani wal Adab (Dr.Ibrahim Qasim)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;13.00 - 15.00 : Manhaj Da'wah Islam (Dr.Hasan Abdul Razaq)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-2754833914098420576?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/2754833914098420576/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/jadwal-kuliah-sayamari-kuliah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2754833914098420576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2754833914098420576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/jadwal-kuliah-sayamari-kuliah.html' title='Jadwal Kuliah saya...Mari kuliah'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-7594030349945739809</id><published>2011-12-05T10:05:00.000+07:00</published><updated>2011-12-05T10:07:38.687+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Tentang Paradox</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Paradox Dunia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita memiliki bangunan yang tinggi, namun kesadaran yang pendek;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;jalan yang luas, namun sudut pandang yang sempit;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kita banyak menghabiskan, tetapi sedikit memiliki;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kita banyak membeli, tetapi sedikit menikmati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita memiliki rumah yang besar, namun keluarga yang kecil;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tempat yang nyaman, namun waktu yang sedikit;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita memiliki gelar yang banyak, namun kurang memiliki perasaan;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;pengetahuan yang banyak, namun pertimbangan yang kurang;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ahli yang banyak, tetapi solusi yang sedikit;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;obat yang banyak, tetapi kesehatan yang buruk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita menggandakan milik kita, tetapi mengurangi nilai diri kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita berbicara terlalu banyak, membenci terlalu sering, namun jarang mencintai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita belajar bagaimana mencari nafkah, tetapi tidak belajar untuk hidup;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita menghitung tahun-tahun kita hidup, tetapi tidak menghitung apa yang sudah kita lakukan dalam tahun-tahun yang kita jalani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita sudah sering pergi ke bulan dan kembali,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tetapi memiliki masalah saat menyeberang jalan untuk menemui tetangga kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita sudah menaklukkan luar angkasa, namun tidak menaklukkan ruang dalam diri kita;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kita sudah melakukan hal yang lebih besar, namun tidak melakukan hal yang lebih baik;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita berusaha membersihkan udara, namun mencemari jiwa kita;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kita bisa memisahkan atom, tetapi tidak bisa memisahkan prasangka buruk kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita banyak menulis, tetapi belajar lebih sedikit;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kita merencanakan lebih banyak, namun menyelesaikan lebih sedikit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita belajar untuk berlari, tetapi tidak belajar menunggu;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kita memiliki pendapatan yang tinggi, namun, moral yang rendah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita membangun banyak komputer untuk menyimpan informasi, namun berkomunikasi lebih sedikit;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita memiliki kuantitas yang lebih, namun kualitas yang kurang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari-hari ini adalah hari dimana suami istri bisa bekerja mencari nafkah, namun banyak terjadi perceraian;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;hari-hari dimana kita memiliki rumah yang lebih baik, namun keluarga yang rusak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Paradox Akhirat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita mengaku mengenal Allah, namun tidak menunaikan hak-hak-Nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita sering membaca Al-Quran, tapi ktidak mau mengamalkan isinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita mengakui bahwa iblis adalah musuh yang sangat nyata,  namun dengan suka hati mengikuti jejak dan perintahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita mengaku mencintai Rasulullah, tetapi gemar meninggalkan ajaran dan sunnahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita sangat menginginkan surga, tapi malas melakukan amalan ahli surga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita takut dimasukkan ke dalam neraka, namun malah hobby menyibukkan diri dengan perbuatan ahli neraka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita mengaku bahwa kematian pasti datang, namun tidak pernah mempersiapkan bekal untuk menghadapinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  sibuk mencari aib orang lain tapi malah melupakan cacat dan kekurangan sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  setiap hari memakan rezeki Allah, tapi Jarang mensyukuri nikmat-Nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita sering mengantar jenazah ke kubur, tapi tidak pernah menyadari bahwa kita akan mengalami hal yang serupa&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Ibrahim bin Adham R.A)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-7594030349945739809?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/7594030349945739809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tentang-paradox.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7594030349945739809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7594030349945739809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/tentang-paradox.html' title='Tentang Paradox'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-5062752867140693544</id><published>2011-12-02T12:28:00.001+07:00</published><updated>2011-12-02T12:31:50.537+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Telepati</title><content type='html'>Ah aku tak tahu dari mana kekuatan itu datang.Tiba-tiba tangan penuh luka ini menari dengan jemari menekan tuts handphone , membentuk sebuah tulisan berkedip di layar " Hai , apa kabar ? "
 &lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

Pesan itu pun terkirim.
&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

Satu Jam&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;
...........&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

Dua Jam&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;
............&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

Satu hari&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;
............&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

Dua hari&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;
............&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;
............&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

dan sudah dekat masa itu , namun tiada balasan&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

--------------------------&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

Karena bahasa tubuh adalah ungkapan termudah dari setiap erangan hati dan pikiran.&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

#Ah telepati ku ternyata tidak berfungsi lagi.&lt;/br&gt;&lt;/br&gt;

--&amp;gt; Muqorror , Ijroat , sesuatu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-5062752867140693544?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/5062752867140693544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/telepati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5062752867140693544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/5062752867140693544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/12/telepati.html' title='Telepati'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-653588635718483343</id><published>2011-11-29T17:08:00.000+07:00</published><updated>2011-11-29T17:10:04.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Filsafat Cinta</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Ada sebuah kisah yang  menarik yang saya temukan di salah satu forum.Tentang filsafat cinta .  Yah karena tokohnya adalah ahli kebijaksanaan yang ternama , Socrates  dan Plato.Walaupun keotentikan kisah ini masih perlu pembuktian , namun  semoga kisah ini bisa memberikan pelajaran&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, Socrates, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gurunya  menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana.  Berjalanlah kamu  dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu  saja ranting.  Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling  menakjubkan,  artinya kamu telah menemukan cinta” .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plato  menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat  berjalan tidak  boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah  menemukan yang  paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang  lebih menakjubkan  lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat  kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari  bahwasanya  ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting  yang tadi,  jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Apa itu pernikahan? Bagaimana saya bisa menemukannya?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gurunya  pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlah  tanpa  boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu  pohon  saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi,   karena artinya kamu telah menemukan apa itu pernikahan”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plato  pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan  membawa  pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak  juga  terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plato  pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya,  setelah  menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan  tangan  kosong. Jadi di kesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa   tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan   membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk   mendapatkannya”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah pernikahan”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta  versi Makhluk itu aneh.Semakin dicari maka akan terasa semakin  hilang.Bukti bahwa kontaminasi nafsu bermain disana.Cinta memang kadang  menuntut kesempurnaan , namun ketika harapan terlalu tinggi tanpa ada  rasa ingin menerima , yang ada hanyalah kehampaan.Waktu yang dihabiskan  oleh para pencari kesempurnaan akan sia-sia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka yang  menerima ketidak sempurnaan dan memaknai cinta dengan sebaik-baiknya ,  mungkin itulah pernikahan.Ketidak sempurnaan tidak lantas dijadikan  sebagai tameng untuk kurangnya rasa cinta .Ketidak sempurnaan itu justru  dijadikan sebagai bahan untuk lebih mencintai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun  tetap, cinta adalah karunia Allah yang dijatuhkan langsung ke hati  manusia.Maka selalulah berharap agar cinta itu , apapun bentuknya ,  tetap mengarahkan kita ke arah cintaNYA.Karena pada hakikatnya, cinta  yang dibangun atas pondasi Karena Allah adalah cinta yang sebenarnya...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena tidak romantis rasanya , tidak menyertakan Allah dalam setiap langkah kita , terutama dalam cinta pada makhluknya :D&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Pojok  kanan 6/10/2011 , setelah untuk kesekian kalinya "dikuliahi" tentang  cinta dan pernikahan ... Ya Allah , saya yakin pada JanjiMU...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-653588635718483343?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/653588635718483343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/filsafat-cinta.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/653588635718483343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/653588635718483343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/filsafat-cinta.html' title='Filsafat Cinta'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-753420555972347740</id><published>2011-11-29T17:04:00.000+07:00</published><updated>2011-11-29T17:08:40.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Tentang perubahan sosial</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Orang tua saya pernah bercerita bahwa zaman mereka bersekolah dulu ,  hal yang disebut kenakalan adalah ketika kau telat datang sekolah ,  bolos sekolah , ribut di kelas , tidak membuat PR ,makan permen karet di  kelas ,dan yang paling parah adalah mencontek saat ujian.Untuk beberapa  hal ini , kita akan diberi sanksi yang cukup berat oleh para  pendidik.Di zaman mereka sangat jarang terdengar kasus yang benar-benar  masuk dalam wilayah kriminal seperti mencopet , merampas uang teman ,  narkoba dan seks bebas , hal yang hari ini menjadi sarapan pagi berita  kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keluhan-keluhan diatas , pada hari ini nyaris tidak  bergaung lagi.Guru tidak lagi terlalu mempermasalahkan apakah kau telat  atau bolos sekolah , kau makan di kelas , tidak buat PR dan  sebagainya.Paradigma kenakalan pelajar telah berpindah ke arah kriminal  seperti mencopet, tawuran , melakukan “bullying” terhadap teman  ,merampas uang teman , bahkan mengkonsumsi miras , narkoba dan seks  bebas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini adalah perubahan yang sedang terjadi di sekitar  kita.Sadar atau tidak , batasan norma sosial sedang dihantam begitu  kuat oleh mereka yang berdalilkan kebebasan dan privacy.Dari cara  bergaul misalnya , dulu zaman ayah dan ibu kita , sangat tidak lazim  bagi perempuan dan laki-laki untuk bertemu 4 mata , jangankan begitu ,  jalan berduaan saja sudah merupakan aib yang mencoreng muka.Hari ini ,  semuanya dianggap lumrah , bahkan ketika pertemuan 4 mata itu  berlangsung di ruang tak lazim seperti kamar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari cara  berpakaian , dulu pakaian itu sengaja dibikin longgar dan menutup  area-area yang tidak menimbulkan gejolak syahwat.Hari ini , sering kita  temukan orang yang berpakaian namun kelihatan telanjang.Dulu orang  begitu kuat untuk menjaga kepribadian dan rahasia diri.Hari ini lewat  jaringan sosial semua  diumbar , bahkan ketika yang diumbar sudah masuk  tataran privacy.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa hal diatas mungkin sangat  sedikit dari kenyataan yang sedang berlangsung.Dan bahkan kenyataan  dilapangan akan jauh lebih mengerikan.Silahkan tengok headline surat  kabar di negeri kita , mulai dari yang level lokal , regional dan  nasional.Akan selalu ada berita yang membuat kita miris dan orang tua  kita bergumam singkat “kami dulu tidak seperti itu”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih  ingat kasus di Jawa barat tentang seorang anak yang mencoba bunuh diri  karena malu tidak bisa membayar uang SPP.Ada anak berprestasi yang bunuh  diri karena tidak lulus UN.Tawuran pelajar di sejumlah kota besar  seperti yang terjadi kemaren di SMA 6 Jakarta.Remaja putri yang hamil di  luar nikah dan akhirnya putus asa lalu jatuh ke lembah  prostitusi.Tindak kekerasan seksual yang baru-baru ini jadi  sorotan.Fenomena perceraian , perselingkuhan ,kasus narkoba , miras ,  Korupsi  dan masih banyak lagi yang lainnya yang cukup membuat kita  bosan jika sering-sering melihatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini adalah perubahan  sosial yang sedang kita alami.Sepakat atau tidak , arus ini akan  menghantam kita walau kadar yang dirasakan berbeda.Kita bisa saja  berjuang sendirian , seperti orang yang menyelamatkan diri dengan sekoci  tatkala penumpang kapal lain harus mati-matian berenang dan sebagian  lagi memilih tenggelam.Namun apakah itu pilihan kita ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semestinya  perobahan sosial ini disikapi dengan bijak oleh diri kita sendiri.Ada  tantangan besar zaman yang memaksa kita untuk melakukan peningkatan  kualitas dan kecerdasan diri.Dulu orang tua kita bisa dengan aman  mengaji di surau tanpa adanya gangguan jaringan sosial atau jadwal  nge-date bareng si Dia.Hari ini malah terlihat sebaliknya , kita terlena  dengan keduanya.Padahal kalau kita mampu kita masih bisa melakukan apa  yang dulu pernah dilakukan orang tua , walau tentu saja dalam suasana  yang berbeda.Kita masih bisa mengaji bersama di surau dan diskusi via  dunia maya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mencerdasi diri dalam menghadapi perubahan  sosial adalah sebuah keniscayaan.Mau tidak mau kita harus mengembangkan  potensi diri agar tidak terjebak dalam arusnya.Kita harus terus  melakukan perubahan-perubahan baik dalam diri maupun di lingkungan ,  sambil senantiasa meng-upgrade kualitas diri.Kalau kita menyadari , kita  sesungguhnya sedang dituntut untuk mengembangkan potensi kemanusiaan  kita , sambil terus belajar dan menyiasati hal-hal rumit di sekeliling  kita.Jika perubahan sosial menunjuk pada masalah dan tantangan yang  besar , semestinya kita harus lebih sadar dan berlatih menghadapinya  tanpa lelah dan kata menyerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yah ,kecuali kalau malah  lebih senang berada di rumah , menonton serial TV kesukaan ditemani  secangkir teh dan cemilan sembari sesekali mengupdate status di jaringan  sosial , hingga nanti kita sadari bahwa disekeliling kita ada saudara  kita yang hancur harga dirinya , ada teman kita yang terjerumus dalam  ruang dosa , ada keluarga kita yang selalu putus asa hingga memohon  disegerakankan ajalnya.Sudikah kita ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;em&gt;*Pojok kanan , 5/10/2011 ... Mungkin kita termasuk yang mengamini teori &lt;strong&gt;Friedrich Nietzsche  &lt;/strong&gt;bahwa  'Tuhan telah Mati' ... yah kita sendiri telah mengganti posisiNYA dalam  hati kita hingga kita tidak menyadari lagi ada tugas sosial yang  menanti kita , seperti yang dulu dilakukan kekasihNYA , Muhammad dan  para sahabatnya ... kita yang hari ini lebih suka sendiri....&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-753420555972347740?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/753420555972347740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/tentang-perubahan-sosial.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/753420555972347740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/753420555972347740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/tentang-perubahan-sosial.html' title='Tentang perubahan sosial'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3035869296666365205</id><published>2011-11-28T17:52:00.000+07:00</published><updated>2011-11-28T17:53:29.422+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Tentang lupa</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Manusia adalah makhluk  pelupa.Itulah sebabnya dalam bahasa arab , akar kata manusia (insan) dan  lupa (Nisyan) sama.Tidak ada manusia yang bisa mengingat seluruh hal  yang pernah singgah dalam kehidupannya.Bahkan menurut penelitian , daya  ingat seseorang bisa langsung turun beberapa persen hanya selewat 1  lebih 10 detik saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Walaupun begitu , hal ini tidak bisa  secara otomatis menjadi alibi setiap kesalahan manusia.Ketika kita  melanggar norma , kita tidak bisa dengan santainya berucap “saya kan  manusia yang pelupa”. Disifati dengan lupa , bukan berarti tidak ada  yang teringat oleh manusia.Justru kekuatan ingat manusia lebih kuat dari  lupanya.Lupa biasanya hanya menyerang titik-titik tertentu .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk  menyiasati lupa inilah kita butuh alarm.Kita butuh pengingat yang  setiap saat mengingatkan kita akan hal-hal yang harus kita ingat.Ada  banyak macam alarm yang bisa mengingatkan kita.Mulai dari mencatat  hal-hal penting , menggunakan fasilitas pengingat elektronik , sampai  saling bertukar nasehat dengan orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin karena  itulah dalam surat al-‘ashr , Allah mengatakan bahwa manusia itu adalah  makhluk yang merugi , kecuali mereka yang beriman , mengerjakan amalan  kebaikan dan saling menasehati dengan kebenaran dan kesabaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Pojok kanan 5/10/2011 , Karena manusia itu pelupa , ingatkanlah !&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/319551_2062257802211_1417696182_31731491_793096267_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;Kadang kita butuh alarm diri , bahkan untuk hal2 yang sepele&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/299628_1970738074275_1417696182_31656141_3438927_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;Pengingat sederhana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/298238_1970737554262_1417696182_31656140_561431_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;Tak perlu muluk-muluk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3035869296666365205?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3035869296666365205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/tentang-lupa.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3035869296666365205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3035869296666365205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/tentang-lupa.html' title='Tentang lupa'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3009875455050324298</id><published>2011-11-28T17:51:00.000+07:00</published><updated>2011-11-28T17:52:31.789+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Forgive and Forget ...</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Saat pelatihan Basic Training kemaren , saya melakukan sebuah tes  sederhana.Ceritanya saya meminta peserta untuk menuliskan 10 buah nama  orang yang sangat penting bagi kehidupan mereka.lalu dari 10 nama  tersebut , saya meminta mereka untuk mencoret nama orang yang paling  sering mereka sakiti dan yang paling sering mereka bohongi.Namun saya  sengaja tidak meminta mereka menjelaskan siapa nama yang mereka coret ,  walau dari yang sudah-sudah , nama tersebut adalah nama orang yang  paling disayangi dari 9 orang lainnya.Tes ini bisa salah dan bisa benar ,  jadi no offense ya gan :D&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang kita main  jujur-jujuran ... kenapa kita sering kali kecewa saat orang tua lupa  untuk membelikan sesuatu yang kita butuhkan namun tak begitu masalah  ketika teman sekelas lupa mengembalikan baju yang ia pinjam ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa  kita begitu marah saat sahabat kita lupa menyapa kita ketika bertemu di  suatu tempat namun tidak begitu masalah ketika kita main diam-diaman  dengan teman baru ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa kita sangat sedih kalau (bagi  yang udah punya pasangan) pasangan kita lupa hari ulang tahun kita namun  tidak masalah kalau teman-teman biasa menganggap hari itu sebagai angin  lalu ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa kita ternyata lebih sering menyakiti orang  yang sebenarnya kita sayangi ? apakah itu konsekuensi dari sebuah kasih  sayang ? harus merasakan kepedihan dari orang yang sangat dicintai ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya  konsekuensi dari hubungan kasih sayang yang erat adalah sebuah  tuntuan.Tidak ada kasih sayang yang tidak menuntut.Karena Allah  mengasihi kita , maka Allah menuntut kita untuk mematuhi segala  perintahnya dan menjauhi segala larangannya.Karena Orang tua menyayangi  kita , maka orang tua menuntut kita untuk rajin belajar misalnya.Karena  kita mencintai seseorang  , maka kita pun menuntutnya untuk memberikan  yang terbaik buat kita.Ketika tuntutan ini tidak terpenuhi , maka akan  ada implikasi yang harus diterima.Akan ada "hukuman" yang mesti  dijalani.Sayangnya , terkadang hukuman ini begitu berat padahal yang  kita hukum adalah orang yang kita cintai ? (ini diluar logika hukum  Allah ya )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya saja , terkadang kita harus introspeksi  diri.Tiada hal yang lebih baik menjadi standar sebuah kasih sayang  selain ajaran agama.maka apapun tuntutan dan hukuman yang kita berikan  buat yang kita cintai , mestilah berlandaskan agama.Wajar jika kita  menuntut orang yang kita sayangi untuk tepat waktu misalnya , namun akan  aneh kalau kita meminta orang yang kita sayangi untuk memberikan kita  sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran agama.Dan malah tambah aneh  kalau kita  menghukumnya dengan sesuatu yang berat hingga menghilangkan  rasa sayang itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Standar kasih sayang dalam agama sendiri  mengacu kepada fitrah manusia sebagai makhluk yang lemah dan pelupa.Maka  kita akan merasa kecewa kalau menuntut sebuah kesempurnaan dari orang  yang kita cintai (selain kepada Allah tentunya).Dari itu , Maafkanlah  kesalahannya dan lupakan semuanya.Mulai dari awal lagi dalam lindungan  kasih sayang Allah.Mungkin kita butuh waktu sendiri saat dikecewakan ,  tapi jangan jadikan itu alasan untuk tidak berbuat apa-apa.Forgive and  forget...Maafkan ia dan setapak demi setapak , lupakanlah kesalahannya&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  adalah manusia , kita adalah makhluk yang tidak sempurna  , kita adalah  ciptaan Allah yang memiliki ketidak berdayaan dalam hidup.Maka  berbuatlah hal-hal yang sederhana.Meminta maaf tatkala salah ,  memberikan maaf atas kesalahan , tidak terlalu banyak menuntut yang  tidak-tidak (apalagi menuntut yang di luar standar agama) dan hiduplah  dengan damai dibawah naungan kasih sayang Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yah  , tanpa kita sadari , kita sering tidak adil dalam bersikap . Kita  asyik-asyik saja kalau disakiti oleh orang biasa dalam hidup kita ,  namun kita malah menjadi beringas kalau disentil sedikit saja oleh orang  yang kita sayangi.Tanyalah diri , masihkah kita mencintai dan  menyayangi mereka ? menerima mereka dengan segala kekurangan mereka ?  bukankah  karena mereka tidak sempurna , kita semakin sayang ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Pojok  kanan , 4/10/2011 ... Teori ini kadang membuat saya berpikir , saat  saya sedang dijauhi dan didiamkan oleh seseorang karena kesalahan saya ,  apakah itu bukti bahwa ia memang menyayangi saya ? (haa ge er wkwkwk)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3009875455050324298?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3009875455050324298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/forgive-and-forget.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3009875455050324298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3009875455050324298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/forgive-and-forget.html' title='Forgive and Forget ...'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-782198625137975734</id><published>2011-11-28T17:50:00.000+07:00</published><updated>2011-11-28T17:51:15.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Menjadi yang 'Spesial'</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“ Orang biasa -  memuji keindahan sebuah rumah yang indah dan rapi , orang cerdas -  memuji kehebatan si pembuat rumah , orang spesial – memuji kekuasaan  pencipta si pembuat rumah “ (Kata hikmah dari salah seorang guru saya di  pondok dulu)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa waktu lalu , untuk ke sekian kalinya saya menonton salah satu film India yang berjudul &lt;em&gt;Rab Ne Bana Di Jodi &lt;/em&gt;.  Film yang dibintangi oleh aktor bollywood terkenal ‘Shahrukh khan’  sebenarnya cukup asyik untuk ditonton.Bahkan lumayan menarik malah,  melihat Shahrukh khan yang biasanya kelihatan keren namun kali didandani  nyaris seperti orang culun.Mau tahu kisahnya ? silahkan nonton sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah  , kali ini saya tidak ingin membahas alur ceritanya.Saya Cuma sedang  terinspirasi dengan salah satu soundtrack film tersebut yang untaian  liriknya sangat dalam.Syairnya menyentuh dan cukup membuat saya agak  berpikir dalam memaknainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“....Tujh Mein Rab Dikhta Hai, Yaara Main Kya Karoon&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;I See God In You, My Love, What Am I To Do?”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merasakan kehadiran Tuhan saat melihat seseorang...menarik bukan&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentu  maksud melihat disini bukanlah dalam bentuk manifestasi jism dan tubuh  Tuhan sehingga terjebak dalam kesesatan kaum yang menyerupakan makhluk  dengan Tuhan.Bukan pula terlalu meng-agung-kan seseorang sehingga  menghilangkan posisi Tuhan dalam jiwa kita.Kedua hal ini jelas dosa  besar.Saya lebih suka memaknai ‘Melihat Tuhan’ dalam bait ini sebagai  “Melihat qudrat dan kuasa Tuhan”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alangkah indahnya ketika  kita mampu untuk merasakan Qudrat Allah ketika kita melihat  makhluknya.Ketika memandang luasnya laut , kita tidak hanya memuji  keindahan laut serta segala kekayaan isinya , namun kita lebih banyak  bertasbih karena kebesaran dan keindahan CiptaanNYA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika  melihat aneka ragam kemajuan teknologi , kita tidak hanya ternganga  melihat kehebatan dan kecerdasan para pembuatnya , namun kita langsung  teringat dengan Allah yang telah menciptakan mereka dan mengisi mereka  dengan beberapa kelebihan sehingga mampu menciptakan banyak  penemuan-penemuan yang canggih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika kita melihat  sahabat , kita tidak hanya berterima kasih atas pengorbanan dan  kesetiaan mereka , Namun kita langsung menyadari bahwa Allah lah yang  telah mengarahkan hati sahabat untuk selalu setia dan berkorban demi  kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika melihat orang tua , kita tidak hanya bertekuk  lutut menangis di hadapan mereka atas segala pengorbanan yang mereka  lakukan terhadap kita , Namun kita lebih banyak bersyukur kepada Allah  karena telah dilahirkan dari pasangan orang tua yang begitu perhatian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan  bahkan ketika kita melihat seseorang spesial yang sangat kita  cintai.Kita bersyukur bahwa Allah telah mendekatkan kita kepadanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemampuan  untuk merasakan adanya Allah dalam setiap kesempatan inilah yang begitu  kita harapkan.Apapun yang kita lakukan , muaranya hanya satu yakni  Allah.Allah lah yang menjadi tujuan dari segala perbuatan kita.Allah lah  yang menjadi sebab atas segala aktifitas kita.Hingga konsekuensinya ,  segala perbuatan kita harus sesuai dengan tuntunanNYA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjadi  manusia dengan kemampuan seperti ini tentu bukanlah hal yang mudah ,  namun juga bukan hal yang mustahil.Selalu membiasakan diri mentadabburi  ciptaanNYA , senantiasa bersyukur dan bersabar atas segala yang menimpa ,  serta ta’at dan patuh pada segala PerintahNYA , akan membawa kita  menjadi manusia seperti ini , yang mampu merasakan kuasaNYA dalam setiap  saat dan tempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini kesimpulan pertama .&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal  kedua yang saya ambil pelajaran dari lagu tersebut adalah bahwa  alangkah indahnya ketika kita menjadi seseorang yang ketika dilihat oleh  orang lain , mereka akan langsung ingat kepada Allah.Mungkin karena  ibadah kita , atau karena akhlak kita , atau karena sesuatu yang kita  miliki , apapun itu.Sama seperti pengakuan salah seorang sahabat ketika  melihat Syekh-nya memberikan pelajaran.Ia langsung tersadar akan Kuasa  Allah dan Maha Besarnya Allah.Kemampuan yang diberikan Allah dalam diri  Syekh yang Saleh tersebut membuat sahabat saya langsung ingat kepada  Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah kemampuan ini bisa dalam bentuk apa saja ,  namun sangat naif kalau kita memaknainya sebagai kemampuan super seperti  tidak terbakar api , bisa terbang , bisa menghilang , tidak mempan  disayat pedang dan lain-lain seperti yang sering dilakukan oleh tukang  sihir.Kemampuan yang saya maksud disini adalah kemampuan memaknai  perintah Allah secara sederhana seperti ibadah yang ta’at , akhlak yang  menghiasi diri , tutur kata yang indah dan sopan , ilmu yang memberikan  manfaat dan hal-hal serupa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjadi manusia dengan  kemampuan seperti ini sangatlah tidak mudah.Walau begitu , saya yakin  semakin dekat kita dengan Allah , ikhlas hanya karenaNYA , menjalankan  seluruh aktifitas dengan sebaik-baiknya , dan tetap dalam koridorNYA ,  Allah akan menjadikan kita manusia yang spesial tersebut , yang dapat  menginsyafi manusia lainnya lewat tindakan dan ucapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertanyaan  selanjutnya sederhana , maukah kita menjadi seseorang yang spesial  tersebut ? yang mampu merasakan kuasa Allah di setiap saat dan tempat ?  yang bisa meng-insyafi orang dengan apa yang Allah berikan kepada kita ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mari bertanya kepada diri masing-masing (jangan tanya rumput yang bergoyang ! )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Pojok kanan , 4/10/2011 , kadang kita harus banyak mendengar yang tidak terkatakan...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-782198625137975734?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/782198625137975734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/menjadi-yang-spesial.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/782198625137975734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/782198625137975734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/menjadi-yang-spesial.html' title='Menjadi yang &apos;Spesial&apos;'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-2864200608119618238</id><published>2011-11-28T17:47:00.000+07:00</published><updated>2011-11-28T17:50:34.273+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Rekam jejak tubuh</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Catatan lama yang pernah "tersuruk"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Ditulis untuk menemani peraduan dengan diktat aka muqorror kuliah tercinta&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Bahan muhasabah dan penyemangat diri...semoga berkenan (kalau tidak , yah mau apa lagi :D )&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kairo, 18 Jan 2011&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul 07.00 Pagi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mari berbuat kebaikan&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suatu  hari salah seorang sahabat mengeluhkan kebiasaannya yang tidak bisa  tidur malam.Yah ia mengaku bahwa ia mengidap insomnia, meskipun saya  meragukannya karena ia bilang bisa tidur ba'da subuh.Di lain waktu ,  salah seorang sahabat juga curhat bagaimana ia susah sekali bangun di  waktu subuh.Nyaris sholat subuhnya ia lakukan dikala matahari sudah  duduk di singgasananya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tubuh kita ini memang benda  unik.Begitu banyak fasilitas dan feature-nya.Salah satunya adalah bahwa  tubuh mempunyai fungsi rekam jejak.Namun rekam jejak ini berlangsung  tanpa kita sadari.Ia bukanlah perintah otak, namun lebih dalam fungsi  memory alam bawah sadar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rekam jejak ini selalu  berlangsung terus menerus selama hidup kita.Ibarat tape recorder, ia  hanya akan berhenti tatkala sumber kekuatannya habis.Rekam jejak manusia  hanya akan berhenti tatkala ruh nya tercabut dari jasad.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah bagaimana rekam jejak ini berlangsung ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses  merekam ini -seperti yang dikatakan diatas- terus berlangsung selama  hidup.Dan hebatnya hampir seluruh anggota tubuh kita yang menjadi  "microphone" perekamnya.Mata merekam seluruh apa yang dia lihat.Hidung  merekam seluruh apa yang ia cium.Telinga merekam seluruh apa yang ia  dengar.Lidah merekam seluruh yang ia rasa.Kulit merekam seluruh apa yang  ia sentuh.Begitupun anggota tubuh lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lantas kenapa  muncul beberapa kebiasaan unik seperti susah bangun pagi, tidak bisa  tidur malam,pagi-pagi harus ke "belakang", pukul 12 Siang perut  keroncongan dan sebagainya ? Disinilah letak kebiasaan menjadi  faktor.Sebuah rekaman akan semakin kuat tatkala kita merekamnya  berulang-ulang dengan sifat yang sama.Misalnya kita merekam diri kita  untuk bangun tiap jam 1 malam.Ketika bangun jam 1 malam itu dilakukan  secara berulang2 maka ia akan terekam sangat kuat dalam alam bawah sadar  kita.Sehingga nantinya tanpa bantuan alarm pun, tubuh kita secara  otomatis akan membangunkan kita&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Begitu pun kebiasaan  lain.Kita misalnya selalu merekam diri kita untuk begadang tiap malam,  mata pun akan sulit terpejamkan ketika malam datang walau berbagai cara  dilakukan (ini tentunya di luar jalan pintas seperti minum obat tidur,  suntik dll).Kita merekam diri kita untuk bangun subuh atau tidur siang  pun akan seperti itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rekam jejak ini  bukan hanya berpengaruh kepada kebiasaan yang bersifat fisik namun juga  mental dan sikap.Kalau kita membiasakan mengucapkan basmalah tatkala  memulai setiap pekerjaan misalnya , hal ini akan terus terekam dalam  diri kita sehingga nyaris tiada aktivitas yang kita lakukan tanpa  dimulai dengan basmalah.Begitu juga dengan mengakhiri nya dengan  hamdalah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hal mental, kita yang biasanya membiasakan  diri untuk menakuti pelajaran matematika misalnya, tatkala soal itu  mudah pun kita akan tetap takut.Kita yang menganggap mudah pelajaran  fungsi pascal di komputer misalnya ketika dihadapkan dengan rumus logika  ribuan baris pun akan enjoy menikmatinya meskipun logika pascal  tersebut jauh lebih sulit dari matematika yang kita takuti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan  mungkin saja mereka yang merokok dan minum2an keras (di luar konteks  candu yang terdapat didalamnya) bisa jadi menjadi perokok dan peminum  karena selalu merekam proses merokok dan minumnya secara berulang2  sehingga minum dan merokoknya akan terus berlanjut.Kita mungkin sering  mendengar perokok yang butuh rokok tatkala selesai menikmati santapan  makan atau tatkala kesunyian melanda mereka atau ketika rasa stress  muncul.begitu juga dengan minum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertanyaan  yang muncul adalah bisakah rekam jejak ini dihapus ? mengingat ia  sering kali telah menjadi bagian diri yang tidak bisa dipisahkan ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghapus  rekam jejak memang sangat sulit namun bukan berarti tidak bisa.Salah  satu caranya adalah dengan melakukan perbuatan yang paradox, yah dengan  melakukan perbuatan yang di luar rekaman di waktu dan tempat serta sifat  yang sama dengan rekaman yang ingin kita hapus tersebut.Tentunya dalam  proses penghapusan tersebut perlu adanya media tambahan untuk menolong  prosesnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Misalnya kita punya kebiasaan begadang malam,  dimana saat begadang tersebut rasa ngantuk nyaris tidak bisa kita  rasakan.Maka disaat malam datang kita rubah kebiasaan tersebut dengan  bantuan semisal obat tidur atau dengan cara membaca untuk melelahkan  mata.Saat-saat awal mungkin tiada terasa perubahannya, namun yakinlah  bahwa tubuh kita sedang melakukan "Overwriting" terhadap kebiasaan  begadang tadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini juga berlaku dalam kebiasaan  lainnya.Mereka yang susah bangun pagi,bisa menggunakan media atau  bantuan semisal maraton pagi , atau senam atau bermain bersama  teman.Yang susah bangun malam bisa dengan bantuan Alarm dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perubahan  pasti bisa dilakukan , namun hal yang terpenting adalah tekad dan niat  untuk berubah.Kita tidak akan bisa berubah selagi dari dalam bagian diri  kita masih belum mau melakukan perubahan.Proses rekam jejak tidak akan  bisa berlangsung tatkala kita sendiri tidak mau menghapus rekaman lama  dan meng-overwrite nya dengan rekaman baru -yang lebih bagus tentunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin  karena tubuh punya rekam jejak dan karena tubuh seringkali  ketergantungan dengan rekaman tersebut, makanya islam sangat  menganjurkan umatnya untuk berhati-hati dalam merekam sifat , mental ,  maupun aktifitas fisiknya.Sahabat Abdullah bin Mas'ud RA pernah berkata  "Berhati-hatilah dengan kebiasaan mu karena sesungguhnya kebiasaanmu  adalah akhlakmu".&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita lihat bagaimana islam sejak kecil  sudah merekam di telinga kita agar selalu dekat dengan Rabbnya.Tatkala  ia masih dalam kandungan , dianjurkan bagi ibu hamil untuk  memperdengarkan lafaz-lafaz al-qur'an.Ketika ia baru saja terlahir ke  dunia, kedalam telinganya di suarakan lafaz-lafaz azan dan atau  iqomah.Ketika kecil ia dianjurkan untuk diajarkan tentang sejarah  nabinya serta beberapa ajaran dasar islam.Ketika berumur 7 tahun ia  mulai dibiasakan melakukan Ibadah kepada tuhannya dan lain sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  dari kecil juga sudah direkamkan untuk berbuat kebaikan.Senantiasa  mengucapkan basmalah tatkala memulai aktifitas dan mengakhirinya dengan  hamdalah.Dibiasakan berzikir dan berdoa tatkala selesai  Sholat.Dibiasakan untuk mematuhi perintah orang tua dan guru.Dibiasakan  untuk mengucapkan terima kasih, dibiasakan untuk bersedekah dan amalan  kebaikan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semuanya bertujuan agar rekaman itu melekat kuat dalam diri kita sehingga nanti tiada lagi kesulitan dalam melaksanakannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  mungkin pernah melihat bagaimana seorang muslim tiada kering mulutnya  dari zikir kepada Allah.Kita juga barangkali pernah menemukan muslim  yang senantiasa keluar kata-kata kebaikan dan hikmah dari bibirnya.Kita  juga mungkin sering melihat muslim yang senantiasa berbuat kebaikan di  setiap saat dan tempat tanpa peduli kondisinya.Ketahuilah semua itu  berawal dari rekaman-rekaman sederhana yang ia biasakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pak  tua Aristoteles pernah berkata " Kita adalah apa yang kita lakukan  berulang-ulang, oleh karena itu prestasi bukanlah keunggulang namun  merupakan sebuah kebiasaan " Silogisme dari premis ini adalah "Kita  adalah kebiasaan".Jadi kita adalah rekaman yang kita lakukan secara  terus menerus , kontinyu , dan tidak terubah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Identitas  dan pengenalan orang kepada kita adalah tentang bagaimana kita merekam  perbuatan2, sikap2 fisik dan mental sederhana namun dilakukan secara  terus menerus sehingga tubuh kita selalu melakukan dan mengulang rekaman  tersebut tanpa kita sadari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita tentunya ingin kebiasaan  kita adalah kebiasaan yang baik.Oleh karena itu selagi masih hidup,  selagi masih menghirup udara dan menikmati nikmat Allah di dunia ini  mari kita evaluasi rekaman2 terkuat yang telah menjadi kebiasaan  kita.Jikalau itu kebiasaan baik mari pertahankan.Kalau itu buruk segera  overwrite rekaman itu dengan frontal , jangan ditunda dan jangan  dimanja.Karena Proses Overwrite rekaman itu butuh usaha yang keras dan  niat yang kuat dari diri kita.Nah kalau ada bagian dalam 24 jam kita  yang belum terisi dengan rekaman yang kuat, segera isi dengan rekaman  yang bagus semisal zikir dan melakukan aktifitas positif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rekaman  terkuat kita biasanya akan kelihatan nanti disaat umur kita sudah  mencapai batasnya.Kita mungkin sudah pernah mendengar cerita - cerita  atau melihat secara langsung bagaimana di akhir hayat seseorang ia terus  berzikir , ada yang diakhir hayatnya senantiasa melantunkan ayat-ayat  Al-Qur'an atau minta diwudlu'kan buat sholat.Itulah rekaman terkuat  mereka disaat hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun kita juga pernah mendengar di  akhir hayat seseorang masih meminta minuman keras, rokok , minta di  sawerkan duit , ada juga yang bergosip , ada juga yang minta dicariin  pacar dan sebagainya.Nau'dzubillah min dzalik.Semoga Allah menjauhkan  kita dari rekaman-rekaman jejak tubuh yang hina selama kita hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang silahkan kita evaluasi , banyakan mana rekaman kita yang menjadi kebiasaan kita , yang baik atau malah yang buruk ???&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"Kecil teranja-ranja, besar terbawa-bawa, tua terubah tidak " (Pepatah melayu / minang lama)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-2864200608119618238?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/2864200608119618238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/rekam-jejak-tubuh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2864200608119618238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/2864200608119618238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/rekam-jejak-tubuh.html' title='Rekam jejak tubuh'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3493883634875136010</id><published>2011-11-24T12:11:00.000+07:00</published><updated>2011-11-24T12:14:25.497+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Apa sebenarnya yang kita cari ?</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Seorang Pengusaha Amerika yang sedang menikmati liburannya berdiri di  tepian dermaga sebuah desa nelayan kuno di Meksiko selatan.Ia lalu  melihat perahu kecil yang hanya dinaiki oleh seorang nelayan muda sedang  berlayar menuju arah dermaga.Di dalam perahu kecil itu terdapat  beberapa ikan dengan ukuran besar jenis Tuna Yellowfin .Sambil menikmati  indahnya matahari sore , pengusaha amerika itu memuji kualitas ikan  tangkapan si nelayan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk menangkap mereka ?” tanya si pengusaha amerika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Oh, hanya beberapa jam saja ,” jawab si nelayan meksiko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kenapa kau tidak tinggal lebih lama dan menangkap lebih banyak ikan lagi ?” si pengusaha amerika kembali bertanya&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sambil tersenyum , nelayan itu menjawab “Dengan begini , saya memiliki lebih banyak waktu untuk hidup bersama keluarga”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiba-tiba si Pengusaha menjadi serius “Tapi apa yang anda lakukan dengan sisa waktu yang anda miliki ?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Si  Nelayan kembali menanggapinya seraya tersenyum “ Saya tidur larut malam  , bermain dengan anak-anak saya , menonton pertandingan bola , dan  bercengkrama lebih banyak dengan istri saya.Kadang di malam hari saya  berjalan-jalan ke desa untuk menemui teman-teman saya , lalu bermain  gitar dan menyanyikan beberapa lagu...”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Si Pengusaha  Amerika lalu berkata “ Begini anak muda , aku adalah lulusan Bisnis dari  Harvard.Aku mengantongi banyak sekali ilmu tentang cara-cara bisnis  yang akan lebih menguntungkan untuk kehidupan anda.Anda bisa memulainya  dengan mengurangi waktu-waktu yang tidak produktif dan menambah waktu  memancing anda beberapa jam lagi.Lalu kemudian dengan hasil pancingan  itu , kelak anda bisa membeli sebuah perahu yang lebih besar.Dengan  perahu yang lebih besar , anda bisa memancing lebih banyak lagi hingga  kemudian anda bisa membeli kapal yang lebih besar lagi dan kemudian  memancing lebih banyak lagi...”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan semangat  menggebu-gebu, si pengusaha amerika menjelaskan sebuah skema besar yang  bisa membawa keuntungan yang lebih banyak bagi si nelayan , “Kemudian ,  ketimbang menjual hasil tangkapan anda ke tangan para tengkulak , anda  akan mendapat lebih banyak keuntungan dengan menjualnya langsung ke  prosesor atau bahkan membuka pabrik pengkalengan ikan sendiri.Pada  Akhirnya, anda bisa mengontrol produk , proses dan distribusi nya  sekaligus.Lalu anda bisa meninggalkan desa kecil ini  dan pindah ke kota  besar seperti Kota Meksiko , atau mungkin bahkan Los Angeles dan New  york , dimana anda bisa lebih luas mengembangkan perusahaan anda...”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena  belum pernah memikirkan hal seperti itu, si nelayan Meksiko bertanya,  "Tapi berapa lama waktu yang saya butuhkan untuk melakukan semua itu ?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah  perhitungan mental yang sangat cepat, Si Pengusaha Amerika berkata,  "Mungkin sekitar 15-20 tahun, atau mungkin bisa kurang jika Anda bekerja  sangat keras."&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Dan kemudian apa, Senor?" tanya si nelayan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Wah,  itu bagian yang terbaik!" Si pengusaha menjawab dengan tertawa. "Bila  waktunya tepat, Anda akan menjual saham perusahaan anda kepada publik  lalu anda menjadi seorang jutawan...”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sungguh ??? Jutawan ??? Apa yang akan saya lakukan dengan itu semua?" tanya si nelayan muda tak percaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Si  Pengusaha membual, "Kemudian anda bisa pensiun dengan senang  hati.Menikmati indahnya hari tua tanpa harus memikirkan uang lagi.Anda  bisa pindah ke sebuah desa nelayan kuno pesisir di mana Anda bisa tidur  larut malam, bermain dengan cucu-cucu Anda, menonton pertandingan bola,  dan dan bercengkrama lebih banyak dengan istri anda... Anda bisa  berjalan ke desa di malam hari di mana Anda bisa bermain gitar dan  bernyanyi dengan teman-teman Anda ... Semua yang Anda inginkan. "&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hidup  ini akan lebih indah ketika kita mengetahui apa sebenarnya yang ingin  kita cari.Dan ketika kita mengetahuinya , kita akan menyadari bahwa apa  yang kita cari ternyata lebih dekat dari apa yang kita pikirkan.Di dalam  dunia ini terkadang kita lebih memilih untuk mengambil pilihan-pilihan  sulit saat pilihan sederhana terbentang di depan mata kita.Yah , itu  semua karena kita kesulitan untuk mengetahui hal penting yang ingin kita  cari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beri waktu sejenak pada diri , agar ia bisa  memahami apa yang ia cari , lalu berusahalah semampunya , sekuat  usahanya ... Lakukanlah semua dengan cinta...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Istirahatkanlah  dirimu dari terlalu banyak memikirkan hal-hal yang sudah dijamin Allah  untukmu (seperti rezki , cita-cita , jodoh ,dll) .Karena sesuatu yang  telah dijamin Allah untuk mu , tak perlulah kau habiskan tenaga mu untuk  mengejarnya "&lt;/strong&gt; (Ibn 'Athaillah as-Sakandari)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Pojok Kanan , 3/10/2011 , merubah kembali peta hidup&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3493883634875136010?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3493883634875136010/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/apa-sebenarnya-yang-kita-cari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3493883634875136010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3493883634875136010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/apa-sebenarnya-yang-kita-cari.html' title='Apa sebenarnya yang kita cari ?'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-7523401985446473029</id><published>2011-11-24T12:10:00.000+07:00</published><updated>2011-11-24T12:11:16.825+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>The International Food Shortage</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Recently, a worldwide survey was conducted and the only question asked  was: &lt;em&gt;“Would you please give your honest opinion about the solution to  the food shortage in the rest of the world?”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;The survey was, not surprisingly, a huge failure.  Because:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;In Africa they didn't know what “food” meant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;In Eastern Europe they didn't know what “honest” meant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;In Western Europe they didn't know what “shortage” meant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;In China they didn't know what “opinion” meant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;In the Middle East they didn't know what “solution” meant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;In South America they didn't know what “please” meant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;And, in the USA they didn't know what “the rest of the world” meant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;*dikutip dari www.inspirationalstories.com&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;And &lt;em&gt;'Smurfly'&lt;/em&gt; , i'm afraid if in Indonesia , they didn't know what the "kindness" meant...do you fell it ???&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;---Smurfvalous&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-7523401985446473029?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/7523401985446473029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/international-food-shortage.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7523401985446473029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/7523401985446473029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/international-food-shortage.html' title='The International Food Shortage'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-3622733528572113866</id><published>2011-11-24T12:05:00.000+07:00</published><updated>2011-11-24T12:09:08.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Serial Panik</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;Mungkin tidak ada hal yang bisa mengubah manusia selain Panik.Ketika  di kelas.Saat itu ada seorang teman yang begitu menyebalkan karena  selalu menertawakan kita.Kita pun bersiap-siap untuk melabraknya, “ini  tidak bisa dibiarkan lagi” ujar kita dalam hati.Kita masuk ke  kelas.Dengan langkah gagah menuju meja teman tersebut.Lengan  disingsingkan  sehingga terlihat lebih jantan.Tarik nafas sejenak , lalu  “Sob , gue mau ngomong sesuatu ama lo” ujar kita lantang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ada apa sob ?” tanya teman tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“gue  mau bilang kalau...” omongan kita terputus karena handphone teman  tersebut bunyi.Ia lalu mengangkat telpon , bicara sebentar lalu  kelihatan air mukanya pucat dan air mata perlahan menetes.Ia tutup  telponnya , lalu berkata lagi “Sory sob , eh tadi lo mau bilang apa ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  pun tiba-tiba panik.Ekspresi wajah teman itu membuat kita tidak tega  untuk mengungkapkannya.Dan akhirnya , rencana untuk melabraknya pun  gagal&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panik juga jadi alasan kenapa  banyak orang-orang swasta yang kerja di perusahaan harus selalu gigit  jari karena jarang naik gaji.Datang ke kantor , lalu masuk ke  toilet.Membasuh muka lalu berkata sambil menghadap bayangan sendiri di  cermin “Kamu pasti bisa , kau harus yakinkan bos mu untuk menaikkan gaji  mu”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kaki pun melangkah tegap menuju kantor bos.Mengetuk  pintu dan masuk.”Bos ada hal yang ingin saya bicarakan” ucap kita tenang  dan dalam.”oke silahkan duduk” jawab si bos.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bos , saya ingin membicarakan hal yang sangat serius” Ujar kita memulai pembicaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Oke silahkan , apapun itu asal jangan minta naik gaji yah “ Jawab si Bos dengan suara dalam mengancam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ahh  si bos , mana mungkin lah saya minta naik gaji.bla bla bla” kita pun  mulai ngeles dan bicara tidak karuan karena sudah panik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan  panik mungkin juga jadi alasan kenapa banyak laki-laki yang telat  menikah.Hanya bermodal keberanian , mencoba mendatangi Calon mertua.”Pak  , ada hal yang ingin saya bicarakan ?” kita memulai pembicaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kamu sudah lama kenal anak saya ?” tanya Calon mertua sambil memelintir kumis tebalnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Belum pak “ jawab kita mulai panik&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Lalu mau apa kamu kesini ?” calon mertua kembali bertanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Oh ga ada pak ,saya Cuma mau pinjam buku catatan pak , maklum besok mau ujian...bla bla bla” dan kita pun harus ngeles kembali&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panik  memang dahsyat , dan sampai saat ini saya masih belum menemukan  solusinya kecuali harus menerima saran dari Gufy temannya miki tikus &lt;strong&gt;“Dont Panic ...!”&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;em&gt;*Pojok kanan 2/10/2011 , masih menganalisa kenapa panik bisa begitu dahsyatnya&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-3622733528572113866?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/3622733528572113866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/serial-panik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3622733528572113866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/3622733528572113866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/serial-panik.html' title='Serial Panik'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1492498396990532255</id><published>2011-11-16T11:01:00.000+07:00</published><updated>2011-11-16T11:02:22.938+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Tentang Cita...</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Waktu kecil , paling  tidak ada 5 buah cita-cita wajib yang selalu tertanam dalam benak  anak-anak.Dokter,Insinyur,Pilot,Arsitek, dan Presiden.Saat bertanya  kepada anak kecil yang mungkin baru duduk di bangku TK atau SD ,  kebanyakan kita akan menemukan jawaban salah satu dari 5 pilihan  ini.Cita-cita ini lah yang kemudian menjadi obat ampuh tatkala motivasi  belajar si kecil tiba-tiba berkurang.”Katanya mau jadi Dokter ?”  pertanyaan ini bisa untuk membangkitkan lagi semangat belajar mereka ,  walau kadang ada embel-embel “Tapi kalau aku selesai belajar , beliin es  krim yah” ujar mereka merayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat remaja , cita-cita ini  mulai mengambang di dalam jiwa mereka.Awal masa pubertas , remaja  cenderung menemukan hal-hal yang baru yang menurut mereka lebih “keren”  ketimbang 5 opsi diatas.Pilihan-pilihan baru seperti “artis , pengusaha ,  anak band” pun mulai masuk ke dalam daftar cita-cita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjelang  dewasa , tingkat ke-abstrakan sebuah cita-cita dalam diri pun mulai  tampak.Masalah-masalah yang menghadang sering kali membuat seseorang  berpikir “Terlalu muluk-kah cita-cita saya ?” .Realitas kehidupan yang  menerjang sendi-sendi kedirian seseorang membuat mereka berpikir dua  kali untuk menegaskan sebuah cita-cita.Perang batin inilah yang kemudian  menjadi penentu.Ada yang berhasil menjaga impiannya dengan senjata  bernama “prinsip” , sedangkan yang lain harus rela terombang-ambing  ombak realita karena diserang oleh virus “realita itu bertolak belakang  dengan idealisme”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan ketika telah tua nanti , mungkin  ada sedikit penyesalan yang menyeruak, baik bagi mereka yang bertahan  dengan prinsip , maupun mereka yang tergerus gelombang realita.Walaupun  begitu , sesal ini bisa menjadi kado yang indah buat anak cucu.Dibalut  dengan kotak hikmah dan diikat dengan pita syukur.Semuanya tiada yang  sia-sia.Semuanya bernilai dan memberikan pelajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal  yang cukup sulit adalah bagaimana mengkreasikan hidup antara wilayah  prinsip dan realita agar keduanya tidak saling menyerang satu sama  lain.Tak perlu Impian yang muluk-muluk , cukup yang sederhana saja namun  dilakukan dengan proses yang indah dan penuh determinasi.Dengan  demikian , proses berbalut determinasi inilah yang akan memberikan nilai  dalam kehidupan.Ia akan menjadi penyadar diri tentang “apakah saya  pantas memeluk impian itu atau tidak”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prinsip sendiri  bukanlah suatu hal yang regid dan beku hingga tidak bisa diubah , begitu  pula dengan realita bukanlah suatu yang mesti terus menerus kita  ikuti.Gelombang Realitas kadang harus kita lawan.Sama seperti  penyeberang sungai deras yang sesekali harus melawan arus agar tidak  terarahkan menuju realitas yang lebih parah.Nah proses mempertahankan  prinsip dan koridor menentang arus inilah yang akan menjadi titik  penting penjagaan impian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang mahasiswa misalnya  bercita-cita menjadi seorang dokter ahli bedah.Ia lalu mengambil kuliah  strata 1 nya di Universitas Indonesia Misalnya.Adapun untuk S2 dan  spesialisnya , ia telah rencanakan untuk dilanjutkan di London mengingat  tingkatpengetahuan dan prestisnya lebih tinggi.Namun ternyata realita  hidup tidak mengizinkan finansialnya untuk berangkat kesana.Bahkan  setelah pontang-panting mencari lowongan beasiswa , tetap saja tidak ada  jalan.Nah disini realita mengajarkannya bahwa rencana awal untuk S2 di  london harus segera ia rubah , namun bukan berarti harus tergerus arus  hingga tidak kuliah sama sekali.Ia bisa menunda kuliahnya dengan bekerja  , mengumpulkan uang lebih dahulu , lalu baru berangkat ke London , atau  ia bisa mengambil pilihan kedua untuk melanjutkan S2 di Universitas  lain yang tidak terlalu tinggi biayanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun tentu saja ,  butuh pembacaan yang utuh terhadap potensi diri sejak dini.Mencapai  Impian bukan soal kerja yang keras dan semangat yang tinggi.Pembacaan  terhadap kualitas diri juga harus dilakukan , agar kita tahu apakah kita  pantas menjemput impian tersebut dan seberapa lama ia akan diraih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjuangan  butuh pengorbanan.Ini rumus mutlak yang harus diterima.Tiada cita-cita  yang bisa diraih secara gratis.Ia harus melewati ribuan rintangan yang  mau tidak mau harus membutuhkan Tumbal-tumbal tersendiri.Meskipun begitu  , bukan berarti tanpa pilihan sebenarnya.Seseorang berhak untuk memilih  tidak berkorban dan mencari jalan lain , namun yakinlah tidak banyak  pelajaran yang bisa diambil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengorbanan bukan hanya  mengajarkan kita bahwa Impian itu adalah sesuatu yang  berharga.Pengorbanan mengajarkan kita bahwa ada sebuah lilin penerang  diri yang harus selalu dijaga walau apapun aral yang  melintang.Pengorbanan membisikkan ke hati kita bahwa suatu saat ,  kebahagiaan yang ditukar dengan kepedihan  akan membuahkan keuntungan  kebahagiaan yang berlipat ganda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada  sebuah kisah yang cukup menginspirasi saya.Saat perang mut’ah antara  pasukan Islam dan Romawi.Perang begitu berkecamuk sampai akhirnya  Panglima Perang Sahabat Zaid bin Haritsah Ra Syahid , namun tepat  sebelum panji perang jatuh menyentuh tanah , Sahabat Ja’far bin Abi  Thalib menyambarnya dan melanjutkan perang sebagai Panglima Kedua  sebagaimana yang telah disuruh Rasululllah saw.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia lalu  menjadi pusat penyerangan dari Pihak Romawi yang jumlahnya begitu  besar.Perang ia lanjutkan dengan tangan kiri memegang panji  perang.Sampai akhirnya sebuah tebasan menebas tangan kanannya hingga  putus.Ia lalu pindahkan panji ke Dada nya dan tangan kiri yang memanggul  perang.Namun tangan kiri ini pun ditebas.Walau begitu panji perang  tetap tidak jatuh.Ia terus pertahankan panji perang di Dadanya sembari  terus mengendalikan kudanya menerjang kaum Kafir Romawi.Begitu kuatnya  ia memegang janji walau harus kehilangan anggota tubuhnya yang  berharga.Ia terus berlari , menerjang dengan gagah berani hingga  akhirnya beberapa tombak menembus dadanya, melepaskan ruh dari tubuhnya  dalam kondisi senyum karena menjemput syahid.Panji ini lalu disambar  oleh Abdullah bin Rawahah Ra , dan perang tetap berlanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa  yang memotivasi Ja’far bin Abi thalib ? Hartakah ? Perempuan Cantik kah  ? Kehidupan yang harmonis kah ? kedudukan yang mulia kah ? atau sekedar  titel “pemberani” kah ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak , motivasinya hanya  satu.Cinta Allah.Ini adalah bara semangat yang selalu ia jaga dalam  hatinya.Ia tak peduli kehilangan apapun dari dirinya.Ia tahu bahwa  menyerahkan semuanya kepada Allah tidak akan menghasilkan kekecewaan.Ia  sadar bahwa tiada satupun janji yang bisa dipegang selain janji  Allah.Maka ia serahkan dirinya , untuk mencapai citanya di Jalan  Allah.Hanya karena Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kekuatan cinta memang Dahsyat , apakah lagi kalau menyandarkannya kepada Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*Pojok kanan 2/10/2011 , saat sadar bahwa realita ini akan tetap menghantam ...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1492498396990532255?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1492498396990532255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/tentang-cita.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1492498396990532255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1492498396990532255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/tentang-cita.html' title='Tentang Cita...'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-1346864281243453206</id><published>2011-11-16T11:00:00.000+07:00</published><updated>2011-11-16T11:01:07.925+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Ali bin Abi Thalib , potret Laki-laki Sejati</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Kalau dirimu menginginkan perempuan seperti Fatimah , maka pantaskanlah diri layaknya Ali”&lt;/em&gt;  begitu bunyi sebuah komentar di blog saya.Tanggapan ini cukup membuat  saya bertanya-tanya pada mulanya.Kenapa mesti Pasangan Sayyidina ‘Ali Ra  dan Sayyidah Fatimah Ra (tentunya setelah pasangan Rasulullah saw dan  Istri-istrinya) yang dijadikan perumpamaan ? kenapa bukan Sayyidina Abu  Bakr atau Umar atau Ibn Mas’ud misalnya ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah mengutak  atik kembali biografi beliau di beberapa literatur sejarah islam , saya  baru menyadari bahwa Pasangan ini memang sangat pantas dijadikan  teladan.Saya tidak ingin membahas apa yang terjadi dalam rumah tangga  keduanya mengingat akan banyak sekali menghabiskan space dan waktu  ^_^.Namun memang kisah Keluarga Ali dan Fatimah sangat layak dijadikan  referensi.Untuk saat ini saya lebih tertarik membicarakan kondisi  Sayyidina Ali pra pernikahan dengan Sayyidah Fatimah.Semoga dapat  menjadi pelajaran (terutama buat yang nulis kali yah :D )&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Siapa  yang tidak kagum dengan Sosok Sayyidah Fatimah ? Jangan tanyakan  tentang parasnya karena ia terlahir dari Laki-laki paling tampan  se-dunia sepanjang masa.Sikapnya yang lembut ,tegas dan  berhiaskan  akhlak yang mulia menambah keanggunan putri Rasul Allah yang terakhir  itu.Dalam hal ibadah , kesantunan dan kecekatan dalam berusaha , ia  termasuk Ratunya.Semua itu sudah cukup untuk menjadi alasan banyak  laki-laki untuk meminangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diantara sekian banyak  pengagum Fatimah , masuklah dalam daftar itu seorang pemuda Miskin  cerdas bernama Ali bin Abi thalib , sepupu dari Baginda Rasulullah  saw.Ia sendiri sudah cukup lama mengenal Fatimah , bahkan bisa dibilang  bahwa mereka berdua adalah sahabat sejak kecil.Kekaguman Ali terhadap  Fatimah disimpannya rapat-rapat dalam hati.Yah , siapa yang yang tidak  kagum ketika melihat seorang gadis cantik berlari menyongsong Ayahnya  yang kotor dan penuh luka habis dilempari kotoran unta oleh Kafir  Quraisy.Ia basuh luka dan kotoran yang ada di sekujur tubuh ayahnya  dengan penuh cinta.Ia tutup luka ayahnya dengan secarik kain agar tak  menetes lagi keluar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Siapa yang tidak jatuh hati melihat  ketegasan dan keberanian seorang Perempuan cantik yang berlari menuju  ka’bah tatkala Muhammad Rasulullah ayahnya dihina dan ditertawakan oleh  pembesar Quraisy.Ia hardik seluruh orang-orang terhormat itu hingga  tiada satupun yang bisa membalas menimpali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya tidak  tahu apakah waktu itu Sayyidina ‘Ali menganggap bahwa apa yang ia rasa  adalah cinta , namun yang jelas batinnya cukup tersentak kaget saat  tersiar kabar bahwa seorang laki-laki mulia hendak meminang Fatimah  binti Muhammad yang ia kagumi.Laki-laki yang tidak sembarangan tingkat  kemuliaannya.Ialah Sayyidina Abu bakar Ash-Shiddiq , laki-laki pertama  yang beriman dengan Muhammad.Laki-laki memiliki begitu kuat dalam  membela Islam sejak awal syiarnya.Laki-laki yang hidupnya dihiasi  keta’atan kepada Allah dan akhlaq yang begitu mulia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ali  pun merasa bahwa ia sedang diuji oleh Allah.Ia tahu bahwa Abu Bakar  jelas lebih pantas dari dirinya.Bukan karena Status Abu bakar yang dari  sisi finansial lebih berada darinya , ataupun status kedekatan  persahabatannya dengan Rasulullah.Ali tahu bahwa perjuangan Abu bakar  terhadap dakwah islam nyaris tiada yang menandingi.Ia menemani dan  mendukung penuh Rasulullah hampir dalam setiap keadaan.Beberapa sahabat  lain pun masuk islam lewat dakwahnya.Ia banyak memerdekakan budak.Bahkan  dari sisi finansial , ia banyak menyumbangkan hartanya kepada Islam  (hingga nyaris tiada yang tersisa untuk keluarganya).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ali  pun kemudian mendukung Abu Bakar yang hendak meminang Fatimah.Ia mungkin  memang mencintai Fatimah , namun Abu bakar mungkin lebih pandai untuk  membahagiakan Fatimah ketimbang dirinya.Cinta memang bukan hanya soal  rasa , namun juga soal keberanian dan kesiapan.Cinta juga soal  keberanian mengambil kesempatan atau berkorban perasaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun  ternyata lamaran Abu Bakar ditolak oleh Rasulullah.Semangat Ali pun  mulai muncul kembali dan terus ia jaga.Ia persiapkan dirinya sebaik  mungkin agar pantas untuk meminang Fatimah.Namun setelah mundurnya Abu  bakar , ternyata ada lagi seorang laki-laki yang begitu luar biasa  berani dan perjuangannya.Laki-laki yang sejak keislamannya , muslim pun   lebih berani menegakkan mukanya dalam berdakwah.Laki-laki yang bahkan  Syetan saja lari terbirit-birit jika mendengar telapak kakinya.Ialah  Umar bin Al Khaththab.Ali pun merasa di uji kembali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Umar  ibn Al Khaththab. Ya, Al Faruq, sang pemisah kebenaran dan kebathilan  itu juga datang melamar Fathimah. ’Umar memang masuk Islam belakangan,  sekitar 3 tahun setelah ’Ali dan Abu Bakr. Tapi siapa yang menyangsikan  ketulusannya? Siapa yang menyangsikan kecerdasannya untuk mengejar  pemahaman? Siapa yang menyangsikan semua pembelaan dahsyat yang hanya  ’Umar dan Hamzah yang mampu memberikannya pada kaum muslimin? Dan lebih  dari itu, ’Ali mendengar sendiri betapa seringnya Nabi berkata, ”Aku  datang bersama Abu Bakr dan ’Umar, aku keluar bersama Abu Bakr dan  ’Umar, aku masuk bersama Abu Bakr dan ’Umar..”.Dan Ali pun harus kembali  ridla dan mendukung Umar yang menurutnya lebih pantas dari dirinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sayang  , sekali lagi cinta memang soal keikhlasan menerima dan menolak , serta  saat diterima dan ditolak.Kabar pun menyeruak , Lamaran Umar juga  ditolak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di satu sisi kabar ini cukup membuat Ali kembali semangat  dalam mempersiapkan dirinya untuk melamar Fatimah , namun disisi lain  kabar ini juga membuatnya bingung dan dilema.Kalaulah Abu bakar dan Umar  yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya dalam kacamata agama saja  masih ditolak oleh Baginda Nabi , apa lagi dirinya yang tidak sehebat  mereka berdua.”Menantu macam apa yang kiranya ditunggu-tunggu oleh  Rasulullah” , tanyanya dalam hati.Miliarder kaya dermawan seperti Utsman  kah yang menikah dengan Ruqayyah dan Umm Kaltsum ? atau seperti Abul  ‘Ash bin Rabi’ , istri Zainab binti Rasulullah ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mengapa  engkau tidak mencoba kawan ?” ujar teman-temannya menyemangati.”Aku  punya firasat bahwa kau lah yang ditunggu-tunggu oleh Baginda  Rasulullah” lanjut temannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Aku ?” ujar Ali  keheranan.”Yah , engkau kawan ,siapa lagi “ jawab temannya.”Aku hanyalah  pemuda miskin , Apa yang akan kuandalkan ? ”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jelas dari  sisi finansial , Ali merasa sangat tidak siap.Hanya satu set baju besi  dan sedikit tepung untuk makan yang ia miliki.Namun untuk meminta  Fatimah bersabar hingga batas waktu ? ah haruskah dirinya meminta  Fatimah untuk menunggu barang satu atau dua tahun dulu agar dirinya siap  ? lantas dimana letak keberaniannya sebagai seorang laki-laki ? “Engkau  Pemuda sejati , hai Ali” batinnya mengingatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ali lalu  memberanikan diri menghadap ke rumah Rasulullah untuk meminang  Fatimah.Ia siapkan satu-satunya harta yang ia miliki berupa baju besi  untuk digadakan dan dibelikan mahar.Ia sadar bahwa dirinya adalah pemuda  sejati.Pemuda yang siap bertanggung jawab atas setiap  perbuatannya.Pemuda yang berani menanggung konsekuensi atas segala  keputusannya.Ia yakin bahwa Allah maha kaya , dan Allah lah yang  memberikannya rezeki dari jalan yang tak pernah ia duga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ahlan  wa Sahlan” begitu jawaban Nabi sambil tersenyum.Ali sendiri awalnya  bingung dengan jawaban tersebut , hingga akhirnya ia diberi tahu bahwa  jawaban tersebut adalah keridloan dan kesukaan Nabi Muhammad atas  lamaran Ali&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ali adalah potret laki-laki sejati.Ia tahu  bahwa cintanya harus ia perjuangkan lewat jalan-jalan Tuhannya.Ia yakin  bahwa takdir Allah tidak pernah salah.Ia sadar bahwa usaha dan keyakinan  lah yang membawanya seperti ini.Ia siapkan dirinya , ia pantaskan  kondisinya, ia kuatkan tekad untuk mencobanya , serta ia siapkan diri  untuk menerima kondisi sebaliknya.Ia tahu bahwa cinta tak pernah  menanti.Sekarang atau tidak sama sekali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam  sebuah riwayat juga dikisahkan bahwa suatu hari (setelah mereka  menikah) Fathimah berkata kepada ‘Ali, “Maafkan aku, karena sebelum  menikah denganmu. Aku pernah satu kali jatuh cinta pada seorang pemuda  ”‘Ali terkejut dan berkata, “kalau begitu mengapa engkau mau menikah  denganku? dan Siapakah pemuda itu?”Sambil tersenyum Fathimah berkata,  “Ya, karena pemuda itu adalah Dirimu.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa Fatimah ternyata juga mencintai Ali ? saya rasa para pembaca khususnya wanita sudah mengetahui dan memahami jawabannya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-1346864281243453206?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/1346864281243453206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/ali-bin-abi-thalib-potret-laki-laki.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1346864281243453206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/1346864281243453206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/ali-bin-abi-thalib-potret-laki-laki.html' title='Ali bin Abi Thalib , potret Laki-laki Sejati'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAAAAAAAfw/T1yVpkfcmRk/s220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8328792143125816130.post-4353096128167767777</id><published>2011-11-16T10:58:00.000+07:00</published><updated>2011-11-16T11:00:11.831+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Serial Marah</title><content type='html'>&lt;span style="color:Red;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Marah itu mudah..Tapi marah pada orang yang tepat dengan kadar yang tepat dan pada waktu yang tepat bukanlah hal yang mudah&lt;/em&gt;. (Tulisan yang saya baca di Hiasan dinding LBIM beberapa tahun silam)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Marah  itu sifat.Maka wujudnya sulit diketahui.Adapun expresi hanyalah  penafsiran dari sifat tersebut.Banyak sekali ekspresi dari sebuah  kemarahan , mulai dari tindakan positif seperti memberi nasehat , atau  yang negatif seperti memaki-maki dan melakukan tindakan brutal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seperti  kata Pak Tua Aristoteles, mengekspresikan marah bukan lah hal yang  mudah.Marah dengan orang yang tepat , pada waktu dan tempat yang tepat ,  dengan kadar yang tepat dan untuk tujuan yang tepat bukanlah perkara  mudah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan untuk saat ini , agar ekspresi marah tidak  menjadi kontra produktif , manusia dengan kadar iman yang gemulai  seperti saya lebih suka meng-ekspresikannya dalam bentuk diam.Yah ,  apapun marahnya , diam adalah ekspresinya&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8328792143125816130-4353096128167767777?l=zamzamisaleh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/feeds/4353096128167767777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/serial-marah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4353096128167767777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8328792143125816130/posts/default/4353096128167767777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zamzamisaleh.blogspot.com/2011/11/serial-marah.html' title='Serial Marah'/><author><name>Zamzami Saleh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02816614674990012616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-ZI7dVBDrYEc/Ti_BZUR7XZI/AAAA
