Sehabis pulang ujian di kampus, saya sengaja naik tramco yg langsung ke Hay Asyir dari Darrasah. Meski harus membayar mahal, saya tetap naik tramco ini karena kondisi tubuh yang tidak memungkinkan untuk bergelantungan seperti biasa di 80 coret ataupun 25 G. Dalam perjalanan terjadi insiden yang sudah biasa. Si supir tramco menyangka ada penumpang yang belum bayar sehingga ia pun memberhentikan tramconya. Terjadi perang mulut antara tiga orang, si supir, penumpang sebelah saya asal somalia dan penumpang depan saya asal rusia. Masing2 kekeuh berargumentasi pendapatnya benar. Bahkan semuanya sudah sama-sama emosi sehingga saya yg sebelumnya diam pun ambil bicara. Sayangnya omongan saya tidak dihiraukan dan mereka terus perang mulut. Dua orang teman asal Indonesia dan Malaysia pun akhirnya menyuruh si Supir untuk menyilahkan saya bicara agar masalahnya clear. Saya pun mencoba menjelaskan kronologinya. Si Supir akhirnya tidak terima sampai akhirnya usul paling bodoh namun logis pun keluar. Si Supir disuruh untuk mengembalikan ongkos yang telah ia terima dan nanti masing2 penumpang menyerahkannya satu persatu. Dan Akhirnya masalah selesai.
***
Sore selepas maghrib saya pun berkunjung ke Rumah Gadang alias Asrama Mahasiswa Asal SUmatera BArat di MEsir. Sampai disana baru akhirnya saya sadari bahwa ternyata saya sudah lama tidak berkunjung kesana. Ada cukup perubahan di daerah sekitar RG yang membuat saya sempat linglung, terutama mesjid yang dulunya tempat saya melepas lelah sambil tilawah. Senior saya berceletuk "lah bara lamonyo ndak kamari ?"
***
Pukul setengah 12 malam saya pun pulang dari RG menuju Bawwabat. Di Tramco yang saya ambil pun kembali terjadi Insiden. Tiga orang penumpang menolak membayar ongkos yang semestinya. Beruntung si Supir akhirnya tanazul dan mendiamkan saja. Sayangnya, si tiga orang ini kayaknya malah semakin jumawa. Mereka lalu mengungkit2 masalah Tsauroh dan aksi mereka disana. MEreka pun rada-rada mengancam sang Supir. SUpir hanya diam dan berucap Hasbiyallah wa nikmal wakil. Saya sendiri yakin bahwa kalau si supir mau melawan ia pasti bisa lantaran ia benar. Tiga orang tersebut memang membayar ongkos di bawah tarif asli.
Kadang kita menganggap orang yang mengalah itu kalah sehingga kita semangat menginjak-injaknya. Padahal justru yang mengalah adalah pemenang sejati.
# Cairo, Tengah Malam
***
Sore selepas maghrib saya pun berkunjung ke Rumah Gadang alias Asrama Mahasiswa Asal SUmatera BArat di MEsir. Sampai disana baru akhirnya saya sadari bahwa ternyata saya sudah lama tidak berkunjung kesana. Ada cukup perubahan di daerah sekitar RG yang membuat saya sempat linglung, terutama mesjid yang dulunya tempat saya melepas lelah sambil tilawah. Senior saya berceletuk "lah bara lamonyo ndak kamari ?"
***
Pukul setengah 12 malam saya pun pulang dari RG menuju Bawwabat. Di Tramco yang saya ambil pun kembali terjadi Insiden. Tiga orang penumpang menolak membayar ongkos yang semestinya. Beruntung si Supir akhirnya tanazul dan mendiamkan saja. Sayangnya, si tiga orang ini kayaknya malah semakin jumawa. Mereka lalu mengungkit2 masalah Tsauroh dan aksi mereka disana. MEreka pun rada-rada mengancam sang Supir. SUpir hanya diam dan berucap Hasbiyallah wa nikmal wakil. Saya sendiri yakin bahwa kalau si supir mau melawan ia pasti bisa lantaran ia benar. Tiga orang tersebut memang membayar ongkos di bawah tarif asli.
Kadang kita menganggap orang yang mengalah itu kalah sehingga kita semangat menginjak-injaknya. Padahal justru yang mengalah adalah pemenang sejati.
# Cairo, Tengah Malam














































Masjid Amr Bin Ash , Mesjid Pertama di Mesir
Mesjid Sayyidah Aisyah , Ahlul Bait
Kawasan Kairo Lama , dahulu ini adalah KOTA bagi peradaban dinasti Islam
Makam Imam Waqi' , guru Imam Syafi'i
Di depan Makam Sayyidah Fatimah Al-Ayna' , Ahlul Bait
Di Depan Makam Sayyidah Aisyah , Ahlul Bait
Di Depan Makam Ummu Kaltsum , Ahlul Bait
Di Depan makam Sahabat Abu Dzar Al-Ghifari Radiyallahu 'anhu *menurut riwayat yang syadz
Di Depan Makam Rabi'ah Al-Adawiyah dan Dzun Nun Al Mashri
Masjid dan Makam Sahabat Uqbah bin Amir Al-Juhani Rodiyallahu anhu
Makam Ummu Kaltsum , Ahlul Bait
Di Lokasi Makam Ibn Hajar Al-Asqolani
Makam Syaikhul Islam , Amirul mu'minin fil Hadits , Ibn Hajar Al-Asqolani , Pen-Syarah Shohih Bukhori
Masjid Imam Laits bin Sa'ad ,salah seorang mujtahid mutlak pendiri mazhab Al-Laitsi
Makam Imam Laits bin Saad
Makam Ibn Hajar Al-Asqolani
Masjid Imam Syafi'i
Makam Imam Syafi'i
Makam Imam Syafi'i
Makam Imam Syafi'i
Masjid Imam Syafi'i
