Sudah setahun penulis diamanahi oleh pimpinan untuk mengampu mata pelajaran Ushul Fiqih di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang. Sudah setahun pula hati penulis miris karena para santri ternyata tidak mengenal siapa pengarang kitab yang mereka pelajari. Bahkan nama pengarangnya saja mereka tidak peduli walau tercantum dalam halaman pertama kitab. Kebetulan kitab ushul fiqih yang penulis ajarkan disini adalah kitab Lathaif Al-Isyarat...