Curhatan harmonisasi sosial

4:39 AM

*) catatan ini ditulis dengan kondisi badan yang setengah hidup,alhamdulillah sebuah "surat cinta" datang dari yang maha kuasa berupa penyakit yang menggerogoti tubuhku sore ini.Namun tetap kupaksakan untuk menulis catatan ini...sebuah curhatan diri buat mereka yang peduli..mengingat bulan yang suci akan segera menghampiri...^_^

***

Terkadang aku heran,bagaimana mungkin para muslim yang mengaku bahwa islam adalah ajaran dengan tingkat kesempurnaan yang tidak patut dipertanyakan lagi, berbuat hal-hal seperti itu.Muslim yang mengaku bahwa islam adalah rahmatan lil'alamin namun senantiasa memberikan teror bagi orang-orang yang dikuasainya.Muslim yang dalam alqur'annya terdapat begitu banyak ajakan tentang mengasihi makhluk,ternyata memandang sebelah mata saudara-saudara mereka yang mereka labeli dengan status "pengemis".Muslim yang dalam setiap usahanya selalu meniru rasulullah Muhammad saw,ternyata kehilangan rasa kemanusiaannya tatkala tangan si pemulung menengadahkan tangan kepadanya sekedar meminta sebuah roti.

Dalam Al-Qur’an sangat banyak ayat yang mengharuskan adanya keadilan sosial dan keadilan ekonomi. Allah memerintahkan untuk melawan penindasan dan monopoli ekonomi, membela kaum mustadh’afin, serta berbuat adil sebagai parameter ketaqwaan. Dalam masa awal kenabianpun, Rasulullah didampingi oleh orang-orang dari kalangan lemah ini. Banyak penulis dan ahli sejarah, diantaranya Asghar Ali Engineer dan Karen Amstrong yang menyatakan bahwa penolakan kaum Quraisy kepada Rasulullah bukanlah semata karena ajaran yang dibawa beliau, tapi lebih karena alasan ekonomi dan politik belaka. Mereka kuatir ajaran kesetaraan yang dibawa Nabi akan mengancam monopoli ekonomi yang dimiliki mereka, dan pengakuan mereka atas kenabian beliau akan memberi kekuatan politik kepada Rasulullah SAW.

Ada tiga jawaban dari Eko Prasetyo kenapa memihak kaum miskin jadi prioritas; pertama, kemiskinan sangat berlawanan dengan misi Islam sebagai rahmat bagi semesta alam karena kemiskinan adalah ekspresi kehidupan yang kalah serta tertindas. Kedua, kemiskinan sangat bertentangan dengan martabat manusia sebagai makhluk yang paling mulia dan dimuliakan. Ketiga, yang paling utama adalah mandat Al-Qur’an yang meletakkan prinsip keadilan sebagai kunci ketaqwaan yang sejati dan sempurna. Maka sangat wajar bila Rasulullah bersabda: ‘Kemiskinan adalah dekat dengan kekufuran’, dan seorang muslim tidak seharusnya miskin.

Yah dalam sejarahnya,agenda-agenda Syahwat Harta selalu menghiasi dinamika kehidupan dunia ini.Rasa takut kehilangan harta bahkan sering disinggung-singgung dalam beberapa ayat al-qur'an dan hadist rasulullah.Sayang kebanyakan kita malah terlalu terlena dengan semua kenikmatan duniawi itu.

Saya teringat kisah tsa'labah, salah seorang sahabat anshor yang dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa beliau adalah orang miskin yang didoakan nabi Saw sehingga kehidupan nya membaik,sayang akhirnya kehidupannya telah melenakannya.Muncul rasa keengganan untuk mengeluarkan zakat sampai-sampai Nabi saw,abu bakar,umar pun menolak zakatnya tatkala turun sebuah ayat untuknya (riwayat-riwayat ini diperselisihkan).Kita tidak bicara tentang status riwayat-riwayat tersebut.namun yang kita bicarakan adalah bagaimana Islam memberikan peringatan keras kepada mereka yang enggan membayar zakat,dalam hal yang lebih global adalah bagaimana islam sangat menentang orang-orang yang berupaya menjadikan kehidupan sosial di dunia ini jadi timpang dan tidak seirama.

Hari ini,kita terlalu sering melihat tsa'labah-tsa'labah modern berkeliaran dengan seenaknya.Tak peduli dengan kondisi tetangganya yang tidak makan seharian,menutup telinganya dari music kecrekan para pengamen dan dengan santainya berjalan dengan seluruh kemegahannya di depan anak-anak kecil dan tua renta yang tak berdaya.

Saya tak heran jikalau ide-ide islam kiri,revolusi islam,revolusi tauhid dan yang sejenisnya berkumandang kembali di beberapa penjuru dunia.Suara-suara para aktivis kemanusiaan yang menghimbau mereka yang kaya dan berlebihan untuk menyantuni mereka yang lemah.Tak lain hanya agar keharmonisan dunia ini kembali ada.Saya tak heran melihat kondisi ini akan muncul lagi tokoh-tokoh seperti hassan hanafi dan eko prasetyo yang menyuarakan revolusi islam.Semata-mata agar mereka yang sedang tertidur,terlena dengan hiruk pikik duniawi kembali membuka matanya dan memperhatikan kesenjangan disekelilingnya.Yang jelas dibutuhkan kesadaran yang sempurna untuk melakukan perobahan tersebut.Mengingat tokoh harmonisasi kehidupan layaknya Avatar the last air bender hanya kekal di dunia imajinasi.

Atau mestikah revolusi jadi jawabannya...?

وعن بريدة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ما منع قوم الزكاة إلا ابتلاهم الله بالسنين
Dari Buroidah berkata : “Rosululloh bersabda : “Tidaklah sebuah kaum enggan membayar zakat kecuali akan diuji oleh Alloh dengan musim paceklik.” (HR. Thobroni dalam al Ausath, Hakim, Baihaqi dengan sanad shohih, lihat shohih Targhib : 763)

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images