Sudah cukup lama dunia pendidikan Indonesia disibukkan dengan istilah pendidikan berkarakter. Entah apa maksudnya, entah bagaimana penerapannya dan entah seperti apa rencananya. Yang jelas, bicara soal karakter maka kita akan lebih familiar dengan twitter atau sms yang jelas berkarakternya. Twitter hanya membatasi penggunanya untuk berkarakter sebanyak 140 karakter saja. Tidak boleh lebih. Dalam 140 karakter itulah seorang twitter man (or bird) harus bisa...
Bagi saya, salah satu indikator dedikasi seseorang terhadap apa yang ia geluti adalah ia mampu berimprovisasi.Improvisasi selalu berhubungan dengan berjalannya akal seseorang dalam memproses setiap apapun yang ia lihat, ia dengar, dan ia rasa dari dunia aktivitasnya. Seorang hakim misalnya, akan kelihatan dedikasinya jika ia mampu menangkap bukti-bukti atau fakta-fakta dalam persidangan yang mungkin akan berbeda dengan apa yang tertera dalam skenario BAP....
Mana yang harus kita pilih, alasan yang masuk akal atau alasan yang menenangkan ?ada yang bilang bahwa jika sesuatu itu masuk akal dan menenangkan, kenapa harus memilih ? ah yang bilang seperti ini biasanya bermental politikus. Atau setidaknya bermental sebagai tukang iklan. Yang selalu bilang bahwa keduanya bisa saja, namun ujung-ujungnya ya untuk memenangkan pendapatnya saja. Padahal itu adalah kebutuhan orang lain.Kembali ke...
Kebanyakan kita sangat mencintai salah kaprah. Ingin menyebut masak beras malah disebut masak nasi. Ingin menyebut air bening malah disebut air putih. Sama salah kaprahnya ketika menyebut bahwa yang tahu dengan anak kecil hanyalah perempuan. Itulah kenapa ketika disebut guru TK pasti perempuan, ketika disebut tukang masak pasti perempuan. Padahal setidaknya dua profesi ini malah banyak yang ahlinya adalah laki-laki.Lagu anak-anak dahulu banyak...
Sudah setahun penulis diamanahi oleh pimpinan untuk mengampu mata pelajaran Ushul Fiqih di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang. Sudah setahun pula hati penulis miris karena para santri ternyata tidak mengenal siapa pengarang kitab yang mereka pelajari. Bahkan nama pengarangnya saja mereka tidak peduli walau tercantum dalam halaman pertama kitab. Kebetulan kitab ushul fiqih yang penulis ajarkan disini adalah kitab Lathaif Al-Isyarat...