Kitab Mukhtashar Imam Muzani

11:03 AM


Mengenal Kitab “Al-Mukhtashar” Imam Muzani

Dalam Mazhab Syafi’i, kitab Mukhtashar Muzani adalah salah satu dari 5 kitab yang sangat populer dikalangan mazhab. Empat kitab lainnya adalah Al-Wasith dan Al-Wajiz karangan Imam Al-Ghazali serta kitab At-Tanbih dan Al-Muhazzab karangan Imam Asy-Syirazi. Mukhtashar Muzani merupakan kitab fiqh yang berisikan pendapat-pendapat Imam Asy-Syafi’i dan tersusun sistematis sesuai bab-bab fiqh. Tidak seperti Al-Umm yang berisikan riwayat-riwayat dan sanad pendapat yang belum sistematis, Mukhtashar Muzani lebih mudah dibaca dan dipahami serta ditela’ah.

Para pakar berselisih pendapat dalam masalah kemana kitab-kitab fiqh dalam mazhab syafi’i menginduk ? Mayoritas berpendapat bahwa Kitab-kitab Fiqh mazhab Syafi’i menginduk pada kitab Al-Umm Imam Asy-Syafi’i, sebagian lagi berpendapat menginduk pada kitab Mukhtashar Imam Al-Muzani. Sebagian lagi mencoba menggabungkan kedua pendapat bahwa kitab Al-Umm lebih kompleks dalam memuat pendapat-pendapat Imam Asy-Syafi’i sebagai pendiri mazhab namun tidak terlalu sistematis, sedangkan Mukhtashar Muzani lebih sistematis tersusun sesuai bab-bab fiqh dan merangkum apa yang ada dalam Al-Umm.

Secara umum, kitab ini terdiri dari bab-bab fiqh yang dimulai dengan Bab At-Thaharah dan diakhiri bab Itq Ummahatu Al-Awlad. Setiap pembukaan bab beliau menuliskan “ قال الشافعي / Imam Asy-Syafi’i berkata...”. Dalam menuliskan setiap masalah, beliau memulai dengan argumentasi dan dalil Al-Qur’an lalu Hadits lalu pendapat/ijtihad Imam Asy-Syafi’i dalam masalah tersebut, kecuali masalah-masalah yang sifatnya ijtihad langsung imam Asy-Syafi’i dengan menggunakan metode Istdilal, biasanya langsung ke hasil pendapat Imam Asy-Syafi’i.

Hal yang membuat kitab ini spesial adalah bahwa beliau selalu melakukan sholat 2 rakaat sebelum menulis satu masalah Fiqih dalam kitabnya ini. Bayangkan sudah berapa rakaat yang beliau lakukan dalam menulis satu kitab ini. Dan satu lagi, kitab ini dianggap sebagai kitab pertama yang ditulis dalam Mazhab Asy-Syafi’i (maksudnya oleh selain pendiri mazhab).

Kitab ini sangat banyak menjadi perhatian para ulama khususnya dalam mazhab Syafi’i setelahnya. Ada yang membuat syarah, nazham, dan aktifitas ilmiah lainnya terkait kitab ini. Diantaranya adalah :  Syarah oleh Imam Abu Thayeb, Thahir bin Abdillah Ath-Thabari (445 H), Syarah oleh Abul Futuh, Ali bin Isa Asy-Syafi’i (710 H), Syarah oleh Imam Abu Ishaq, Ibrahim bin Ahmad Al-Marwazi (340 H) dan lain-lain.

Biografi Singkat Imam Muzani

Nama lengkap beliau adalah Abu Ibrahim, Ismail bin Yahya bin Ismail Al-Muzani. Beliau berasal dari kabilah Muzainah Al-Adnaniyah di Arab. Lahir di Mesir, 175 H dan wafat tahun 264 H. Beliau dimakamkan di daerah Qarafah-Mesir, tak jauh dari makam guru sekaligus sahabat beliau, Imam Asy-Syafi’i.  Beliau dikenal sebagai salah satu pembela mazhab Syafi’i sehingga Imam Asy-Syafi’i sendiri memuji beliau “(المزني ناصر مذهبي / Muzani itu adalah pembela mazhabku)”. Imam Muzani juga yang memandikan jenazah Imam Asy-Syafi’i tatkala beliau wafat (dalam riwayat lain Imam Muzani  memandikannya bersama Imam Rabi’ bin Sulaiman Al-Muradi –Murid Imam Syafi’i).

Dalam mazhab Syafi’i beliau dikenal sebagai salah satu ashab dan mujtahid muntasib, artinya beliau adalah mujtahid yang berfatwa sesuai kaedah yang telah ditetapkan oleh Imam Asy-Syafi’i kecuali dalam beberapa masalah. Kitab Mukhtashar sendiri telah membuktikan posisi beliau yang tinggi dalam mazhab.

Beliau dikenal sebagai orang yang alim, zuhud dan sangat banyak dalam beribadah. Selain itu beliau juga dikenal sebagai orang yang sangat cerdas, hingga Imam Asy-Syafi’i pernah berkata tentang beliau “seandainya saja Setan yang mendebatinya, pasti ia yang menang”.


Rahimahullahu wa nafa’ana bi’ulumihi fid daraini, aamiin.


You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images