Syarat Ilmu - Mengetahui Biografi Tokoh

9:43 AM

suasana dars di Masjid Azhar temo dulu
Salah satu modal besar dalam memahami ilmu agama adalah pengetahuan terhadap orang-orang dan tokoh-tokoh yang "bermain" dalam ilmu tersebut. Itulah kenapa hampir dalam setiap ilmu , pengetahuan terhadap Rijal/tokoh sangatlah penting, sebab bagaimana mungkin kita akan merasa aman menerima ilmu dari orang yang katanya cerdas namun memiliki cacat terlalu besar seperti suka berdusta, penjilat pemerintah, fanatik buta, dekat dengan golongan ahli bid'ah (seperti kesyiah-syiahan), dan tentu saja ulama yang tidak mengamalkan ilmunya.

Syekh Usamah pun pernah berkata bahwa kewajiban seorang murid adalah mengetahui biografi gurunya. Ia harus tahu minimal pengetahuan umum tentang gurunya, termasuk disana kapan lahir, siapa orang tuanya, besar dimana, dengan siapa ia belajar, ilmu apa saja yang ia kuasai, karangannya, serta beberapa kutipan-kutipan dan nasehat guru. Itulah kenapa dulu salah satu ciri khas seseorang muhaddits misalnya adalah mempunyai kitab Tsabat alias kumpulan perjalanan keilmuannya termasuk disana biografi guru dan sanad, bahkan lebih spesifik lagi adalah Mu'jam Asy-Syuyukh alias kumpulan biografi guru.

Beruntung di Azhar, budaya ini masih dipraktekkan (bagi kalangan talaqers) walau belum semuanya tentunya.

Berkata Imam Ali Ibn Al-Madini: "Memahami makna kandungan hadis adalah setengah ilmu, dan mengenali para perawi adalah setengah ilmu."

------------------------------

Perlahan-lahan mengetahui dan menghafal biografi para rijal. Bismillah

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images