Menjelang Ujian - 16 hari lagi -

11:24 PM

Seperti biasa, bangun pukul 3 pagi.Namun malas-malasan dulu sambil buka FB.Pukul 4 baru bangun.Pukul 9.30 berangkat kuliah , rencananya masuk kelas pukul 11 untuk matkul hukum warisan.Sampai di kelas pukul 11.05 , sepi.

[ Hening “ Ya Allah , ini untuk pertama kalinya saya masuk , dan ternyata ga ada dosen :-(( ]

Hanya ada beberapa makhluk di kelas.Ada yang ngobrol-ngobrol , ada yang tukar menukar bahan kuliah.Berhubung saya tipe yang cukup pemalas masuk kelas (sebenarnya ga malas tapi biasanya saya ada talaqi pagi sampai siang di Mesjid Azhar , dan kadang jadi pembimbing mahasiswa buat baca dan memahami diktat ) , maka saya manfaatkan untuk cari-cari bahan kuliah

[ “Akhi , bagi-bagi tahdid kuliah donk “ pinta saya merayu teman sambil kedip-kedip mata #eaaa ]

Pukul 12.34 , teman saya asal mesir datang ke kelas dan ngomong “limin ayizin muqorrorot , ruh illi maktabah darul maram udam makan li isy , fi muqorrorot kulluh hena / siapa yang ingin daftar bahan kuliah silahkan datang ke Tempat Fotokopi darul maram yang di depan orang jual roti Isy , disana ada “ .Saya yang asyik termenung melihat diktat , langsung bangkit.Sayang , dosen tiba-tiba datang.

[ “Mana yang lain ?” tanya dosen.”Pada keluar pak” jawab salah seorang teman.”Oh kalau gitu ya udah, kelas bubar” perintah dosen.*saya garuk-garuk kepala* ]

Beruntung , sebelum dosen keluar beliau dicegat beberapa teman yang bertanya tentang metode ujian.Saya pun tidak mau melewatkan kesempatan emas ini.Saya maju ke depan , bergabung dengan teman2 lain dan menanyakan kepada dosen tentang ujian mata kuliah beliau.

[ “Pak , soalnya susah ga ? “ tanya teman asal Afrika.”Bagi saya sih mudah , tapi kayaknya buat kalian susah” jawab dosen sambil senyum. *ah dosen nya becanda nih **ngerasa horror ]

Saya lalu berjalan ke arah belakang menuju maktabah darul maram.Setelah membeli muqorrorot tadi , saya langsung ke Mesjid Azhar untuk shalat zuhur.Disana saya bertemu teman saya asal mesir yang bernama Hany.Cipika-cipiki bentar lalu ngobrol

[ “Ya Maulana , Izayyak ? ma aroka mundzu zaman / Ya Maulana *panggilan kehormatan buat saya ^_^ , apa kabar ? sudah lama tidak melihat engkau di sini ?” tanyanya.”Alhamdulillah ana Kuweis , kuntu maridlon.Asta’zin , ayiz usholli / Alhamdulillah saya sehat , kemaren2 saya sakit.Minta izin dulu ya , saya mau Sholat “ jawab saya. ]

Setelah sholat zuhur , saya duduk sejenak sambil baca diktat dan baca status serta tak lupa apdet status *niat belajar ga sih.Pukul setengah 2 , saya pun beranjak pulang menuju rumah saya yang berjarak lebih dari 30 km dari kampus.Pukul segini naik bis pasti berdiri dan berdesakan , tapi ketimbang menunggu lama.Tebakan saya benar , bis legendaris 80 coret datang dan ramenya minta ampun.Bis yang mestinya menampung 45 orang ini dimuat sampai dekat 100 orang.Saya sendiri terjepit di bagian depan dekat supir hingga tidak bisa bergerak *bayangkan.Eh songongnya ada pemuda mesir marah-marah kepada saya dan nyuruh saya mundur.Mana bisa ?

[ “Enta syuf , Aho , mafisy makan / ente liat sono , kagak ada tempat “ jawab saya nyolot.Udah tahu saya sesak nafas , malah ngajak berantem ]

Pukul 3 sore saya sampai di rumah.Alhamdulillah selamat dan tidak kurang satu apapun.Banzai..banzai...

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images