Menjelang Ujian - 21 hari lagi -

10:25 PM

Pagi ini , sengaja bangun pukul 2 malam.Mencoba sedikit membaca diktat tentang ilmu Faro’id

[ dinginnya musim , membuat mata dan tubuh macet , akhirnya tidur lagi sampai subuh ]


Pukul 11 siang berangkat ke kampus .Entah karena suhu yang dingin sepoi atau memang badan yang letih , akhirnya ketiduran di bis 80 coret.
[ ”enta nazil fein / kamu turun dimana” tanya sang Kenek.”di Azhar” jawab saya lemah.]


Sampai di kampus , teringat belum beli diktat matkul “adab” , langsung ke fakultas Lughoh / bahasa untuk beli , ternyata lagi tutup.Akhirnya karena perut terus kasih alarm tanda lapar , bergegas menuju toko “tho’miyah bil bayd” disebelah mesjid azhar
[ “Yaa Andonesi , ta’al / Hai orang indonesia , masuklah “ , ujar si penjaga tho’miyah ]


Pukul 12.50 , 10 menit lagi menjelang kelas matkul ketiga dimulai.Bergegas kembali menuju toko buku di Fakultas Lughoh.Alhamdulillah , sudah buka.Setelah darisana langsung menuju lantai tiga Gedung Fakultas Syari’ah , sayang di depan mata , Dosen melarang masuk “padahal masih 3 menit lagi menuju pukul 1 siang”
[ “hmm jam di hape saya tidak molor khan ? “ , bingung dalam hati ]


Tidak diizinkan masuk , akhirnya berdiri sendirian di luar kelas sembari baca-baca diktat matkul Balaghoh.Berharap beberapa saat lagi Sang Doktor terhormat berkenan mengizinkan masuk.Satu persatu teman2 datang , ada beberapa yang mencoba masuk , sayang sang dosen keukeh tidak mengizinkan
[ “ ITLAK BARRAH / KELUAR !!! “ ujar sang Dosen dengan nada sedikit tinggi ]


Masih menunggu di luar , paling tidak menunggu teman2 yang rajin masuk kelas untuk menanyakan perkembangan kelas.Seorang teman asal Malaysia bertanya “ Zam , anta bukannya udah kelas 4 ?” , saya jawab “ Belum lah , ana kan datang terlambat “
[ dalam hati bertanya “bukankah dia yang semestinya udah tingkat 4 ?” , saya tidak mau bertanya tentang hal ini , khawatir menyinggung perasaannya ]


Tenggelam dalam asyiknya diktat , seorang teman asal nigeria marah-marah sendiri karena tidak diizinkan masuk
[ “ huwa ismuhu ibrahim , Eh ibrahim ? Nabiyuna Ibrahmi musy keda.Ahsan ana raji’ , huwa lam yiftahil bab / Namanya (dosen itu) Ibrahim ,Ibrahim apaan ? nabi Ibrahim gak kayak gini tingkahnya.Ah lebih baik saya pulang , dia tidak akan buka pintu “ ]
.Dalam hati saya mengurut dada , “hormati guru “ itu petuah guru saya agar ilmu lekat di kepala dan jatuh ke dada.

Pukul 2 lebih , akhirnya pintu pun dibuka.Sang dosen keluar.Saya lalu mendekati seorang teman yang lumayan rajin kuliah.Sambil melangkah , salah seorang teman asal pakistan menyeletuk
“ Huwa yu’allimunal adab wa lakinnahu musy muaddab , huwal khobits / dia yang ngajarin kita tentang ada tapi dia sendiri tidak beradab , dia itu ko****n “... saya lalu menoleh padanya dan memasang muka dingin [ Ya Akhi , ‘alaika bihusnizzhon , fal yaqul khoiron aw liyasmut / Saudaraku , Kamu harus berbaik sangka , berkatalah yang baik atau diam ]
, eh malah dia melotot , saya lalu diam.

Pulang kuliah , badan tepar.Ternyata musim dingin memang tidak cocok untuk saya.Walau begitu masih banyak hal yang mesti disyukuri.Dingin mengajarkan saya untuk sabar .
[ Semoga badan saya tidak cenat cenut pas ujian nanti ]


Mohon doa , semoga ujian semester ini “Baik-baik sayang” .Mudah2an kuliah saya lancar2 saja , tamat 4 tahun dengan ilmu mumpuni , dan segera pulang kampuang untuk berbakti dan berbi ...[tet not} *sensor...Wafaqonallah...

Pukul 5.30 malam , malah teringat rendang , tidak bisa...rindu ini harus di penuhi...
*hunting math'am / restoran yang jualan rendang
Masih 21 hari lagi..semangat belajar..Insya Allah najah

You Might Also Like

2 komentar

  1. di Indonesia sama Mesir ternyata ada persamaan. mahasiswanya cuma bisa ngomel-ngomel sendiri diluar kelas kalo ga boleh masuk karena telat.. hihihihi..

    di Mesir kalo musim dingin ga enak yah da?

    ReplyDelete
  2. Yah sebenarnya musim dingin itu tidak enak karena tidak ada pemanas ruangan ^_^ [maklum mahasiswa dengan kantong seadanya] , jadinya yah dingin banget :D .Kita yang biasa hidup di daerah tropis kerasa banget.Apalagi saya yang cukup bermasalah dengan hawa dingin.Apalagi dinginnya bikin perut cepat lapar [duit lagi :D].Yang bikin kaget tuh , kita udah pake baju berlapis-lapis dan menggigil kedinginan , teman2 saya asal Rusia malah enak2an make baju tipis *karena mereka udah biasa dingin.

    Namun yang enak di musim dingin adalah siangnya cepat [ subuh nya jam 5 lewat 10 , maghribnya jam 5 kurang 5 ]

    Terima kasih sudah berkunjung

    ReplyDelete

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images